Sakit Parah

Pukul dua dini hari Zea sudah bangun karena ingin melaksanakan salat tahajud. Dia menunaikan salat dengan dua rakaat itu dengan khusyuk. Setelah selesai, dia tidak melanjutkan tidur karena rasa kantuknya hilang. Dia yang merasa sangat haus pun bermaksud pergi ke dapur untuk minum.

Dia pun menuruni anak tangga dengan perlahan untuk menuju ke dapur. Namun, baru saja dia akan menginjakkan kakinya di lantai dapur, tiba-tiba saja dia mendengar pembicaraan dua orang pelayan yang sudah bangun. Sepertinya mereka memang bangun di jam segini untuk membersihkan rumah. Pantas saja saat bangun tidur Zea selalu melihat rumah sudah dalam keadaan bersih.

"Kasihan sekali Tuan Steven. Tadi aku baru saja memberikannya obat karena penyakitnya kembali kambuh. Pasti itu karena efek dia yang memaksakan diri untuk bekerja."

"Iya, padahal dokter menganjurkan dirinya untuk istirahat di rumah karena keadaannya yang sudah semakin parah."

"Tapi mau bagaimana lagi? Tuan Steven melakukan itu agar Nona Zea tidak khawatir."

"Bagaimana bisa ada pria yang mencintai wanita sedalam itu?"

"Tuan Steven memang sangat mencintai Nona Zea. Dia rela melakukan apapun demi membuatnya senang. Tapi, beliau tidak memberitahukan penyakitnya kepada Nona Zea karena tidak ingin merepotkannya."

"Iya, yang paling membuat sedih adalah Tuan Steven yang menikahi paksa Nona Zea demi memenuhi keinginan terakhirnya sebelum pergi, yaitu ingin berada di samping wanita yang dicintainya. Tapi sayang, beliau hanya bisa melihatnya tanpa bisa menyentuhnya."

"Aku hanya berharap di sisa umur Tuan Steven, beliau mendapatkan kebahagiaan yang selalu diinginkannya."

"Ya, makanya dia mulai belajar mendekatkan diri pada Allah karena sisa umurnya sudah tak lama lagi."

"Mau bagaimana lagi? Tuan Steven terlambat mengetahui kalau dirinya memiliki penyakit kanker paru-paru."

Mendengar percakapan itu, Zea langsung syok dan menutup mulutnya tak percaya. Dia tidak menyangka bahwa Steven menyembunyikan penyakit yang mematikan seperti ini darinya.

Dia pun tak jadi mengambil minum. Dia pergi menaiki anak tangga untuk pergi ke dalam kamar Steven.

Tanpa mengetuk, dia langsung memasuki kamar itu hingga membuat Steven yang sedang duduk di atas ranjang pun terkejut. Dia bahkan langsung menutupi nampan bekas obatnya dengan selimut.

"Hei, kenapa tidak mengetuk pintu dulu?" tanya Steven yang berusaha menutupi rasa gugupnya.

"Maaf, Kak."

"Kenapa kamu belum tidur?"

"Aku baru saja melaksanakan salat tahajud. Aku ke sini karena ingin mengingatkanmu untuk melaksanakannya."

"Aku sudah melaksanakannya tadi." Steven menunjuk sebuah sajadah yang masih tergelar di tempatnya. Rencananya sajadah itu akan dipakainya lagi saat salat subuh.

"Oh, baguslah." Zea masih berdiri di tempatnya dalam keadaan bingung. Mana mungkin dia mengatakan pada pria itu bahwa dia telah mengetahui penyakitnya.

"Apa ada lagi yang ingin kau sampaikan?"

"A-aku ingin tidur di kamar ini, Kak." Zea pun langsung mengutarakan niatnya. Dia tidak peduli rasa malunya saat ini. Tekadnya sudah bulat, yaitu ingin memberikan hari-hari yang indah pada Steven.

"Apa? Tidur di sini? Bersamaku?" tanya Steven terkejut.

"Ya, Kak, apakah boleh?"

"Bo-boleh, tapi, ada apa? Mengapa tiba-tiba kamu mau tidur denganku?"

"Aku ini istrimu, Kak. Tidak baik jika kita tidak tidur dalam satu kamar. Maksudku, aku tidak ingin disebut sebagai istri durhaka."

"Kamu tidak perlu melakukannya jika kamu tidak suka, Zea."

Terpopuler

Comments

renita gunawan

renita gunawan

akhirnya zea mengetahui juga tentang penyakit yang diderita oleh steven.semoga zea bisa memberikan sedikit kebahagiaan untuk steven sebelum steven menghembuskan nafas terakhirnya

2023-01-10

0

Naysila mom's arga

Naysila mom's arga

kasihan steven,,,semoga ad jalan terbaik buat steven dan zea

2022-11-14

0

Ayas Waty

Ayas Waty

kira2 Steven bisa sembuh gk ya

2022-11-14

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!