Masa lalu Sean

Anaya berjalan menuju kamar Seena yang tampak sedikit terbuka.Rupanya gadis itu sedang melakukan panggilan video dengan teman temannya.Anaya sedikit ragu untuk mengetuk pintu kamar Seena.Tapi rasa penasarannya amat tinggi.

Gadis itu menunggu sebentar hingga Seena selasai melakukan panggilan video dengan temannya.

Anaya tak mau menjadi orang ketiga dalam hubungan Sean dan wanita yang bernama Jessica itu.Setidaknya jika memang mereka saling cinta Anaya bisa membatalkan pernikahan ini.Tapi ada sedikit berdenyut didadanya jika pernikahan ini dibatalkan.Apa yang terjadi padanya kenapa dia merasa tak ingin pernikahan ini batal.Apakah dia sudah jatuh cinta pada Sean?. Entahlah yang jelas ada rasa tak senang jika mendengar nama Jessica disanding sandingkan dengan Sean.

"Anaya ngapain kamu disini,hum?",tanya Nyonya Anita melihat Anaya yang berdiri didepan pintu kamar Seena.Ia bingung dengan sikap Anaya yang ia lihat banyak melamun.

"Tan...te?",lirih Anaya.

"Iya...kamu ngapain disini hum?.Mau ketemu Seena?",tanya Nyonya Anita penuh selidik.

"I-iya Tante tapi sepertinya Seena sedang sibuk jadi saya agak ragu mengganggunya",jawab Anaya canggung.

"Oh...Tante juga ada perlu sama Seena nih.Yuk masuk bareng Tante aja sekalian?",ajak Nyonya Anita merangkul bahu Anaya.

"Tante udah siap ketemu Kak Sean?", tanya Anaya.

"Udah cuma mau nanyain siapa aja yang akan diundang",ucap Nyonya Anita tak sepenuhnya berbohong.

"Oh...kalau begitu aku nanti aja ketemu Seena nya Tante lagian juga gak penting kok hanya karena bosan saja jadi cari Seena",jawab Anaya beralibi.

"Yakin?...Kok Tante perhatikan kamu seperti ada yang menganggu pikiran kamu",tebak Nyonya Anita.

"Gak kok Tante hanya gugup saja kalau beberapa hari lagi status aku akan berubah",jawab Anaya.

"Itu wajar sayang...Tante dulu juga gitu tapi yakin deh sama Tante kalau Sean itu anak yang baik kok.Dia gak akan pernah main main jika sudah memutuskan sesuatu",ucap Tante Anita.

" Apa aku tanyakan saja ya sama Tante Anita tentang Jessica itu?",pikir Anaya menimbang nimbang.

"Naya...are you oke?",tanya Tante Anita memegang pundak Anaya membuat gadis itu kembali terlonjak kaget.

"Oh...oke kok Tante",jawab Anaya kikuk.

"Baiklah Tante tinggal dulu ya mau ketemu Seena nih",ucap Nyonya Anita lalu memasuki kamar sang putri di mansion itu.

Anaya semakin bingung dengan semuanya ingin bertanya tapi dia takut kalau akan terlalu ikut campur.Tapi dia sungguh tak enak hati jika memang Sean dan Jessica memang mempunyai hubungan.

Anaya memilih kembali ke kamar paling tidak ia bisa bertanya pada Sean langsung.Gadis itu kembali masuk kamar saat keluar dari lift.Namun langkahnya terhenti saat samar samar ia mendengar Sean menyebutkan nama Jessica.Pria itu terdengar marah marah sambil mengumpati sang lawan bicara di ponselnya.Pria itu juga mengucapkan kalimat yang membuat Anaya terkejut.

Stop mengganggu hidupku Jessica,antara kita sudah selesai sejak lama saat aku melihatmu berselingkuh.Aku tak lagi mencintaimu.Aku mencintai calon istriku saat ini jadi berhenti untuk kembali masuk dalam kehidupanku.

Anaya membulatkan matanya mendengar ucapan ambigu dari Sean.Kini Anaya tau jika Jessica itu mantan kekasih Sean."Tapi tunggu dulu apa Sean katakan tadi mencintai calon istrinya berarti dia...?",Anaya menunjuk dirinya sendiri.Gadis itu menggeleng cepat tak mungkin kan Sean mencintainya.Apa lagi mereka baru bertemu beberapa hari yang lalu.

Anaya kembalii menajamkan pendengarannya namun tak ada lagi suara dari dalam kamar itu.Anaya memutus untuk turun ke bawah saja karena tak mau bertemu Sean dulu setelah apa yang ia dengar tadi.Namun langkah terhenti saat seseorang memanggil namanya.

"Anaya...kau disini?",tanya Sean saat membuka pintu yang terkejut Anaya sudah ada didepan pintu kamarnya.

Anaya membalikan badannya dan tersenyum tipis."Iya Kak tapi aku melupakan sesuatu jika Akau akan mengambil air minum tadi",bohong Anaya.

"Kau yakin?jangan jangan kau menguping pembicaraan ku tadi",tuduh Sean.

"Emang apa yang kau bicarakan Kak?",pancing Anaya.

"Ah... lupakan saja.Oh ya kau tak perlu turun lagi karena di kamar sudah ada air minum",ucap Sean menatap Anaya tajam.Ia curiga kalau Anaya mendengar apa yang ia bicarakan dengan Jessica.

"Anaya ada yang ingin aku bicarakan denganmu,bisa ikut aku keruang kerja sebentar?",tanya Sean.

Anaya hanya mengangguk kecil lalu mengikuti langkah Sean menuju ruang kerja Sean yang berada didalam kamar.

Sean mempersilahkan Anaya untuk duduk lebih dahulu sebelum ia menyampaikan sesuatu hal penting pada Anaya.

"Naya aku tau pernikahan kita nanti hanya akan berlangsung satu tahun tapi kita tak tau apa yang akan terjadi kedepannya bukan?.Aku ingin mengatakan sesuatu tentang masa laluku padamu",ucap Sean menatap Anaya yang sudah membeku.

"Apakah dia akan mengatakan tentang Jessica?",batin Anaya.

"Nay...aku tau ini tak ada hubungannya denganmu tapi orang ini kembali mengusik hidupku setelah ia menanamkan luka pada ku.Dulu aku pernah mencintai seorang gadis dan dia cinta pertama ku.Namanya Jessica...

Deg

Anaya terkejut tak menyangka jika Sean akan menceritakan Kemabli kisahnya dengan Jessica itu.

Melihat reaksi Anaya membuat Sean yakin jika Anaya mendengar apa yang ia bicarakan tadi dikamar.

"Naya aku tau kamu sudah tau tentang Jessica ini bukan?",tanya Sean penuh selidik.

Anaya menggeleng pelan dan kembali meminta Sean melanjutkan pembicaraannya.

"Selama aku memiliki hubungan dengannya Mama tak pernah menyukai Jessica.Aku tak tau kenapa Mama dan Papa begitu membenci Jessica.Sampai akhirnya aku menyelidiki sendiri tentang Jessica.Kau tau Naya apa yang aku temukan wanita yang aku cintai saat itu ternyata seorang j***ng.Sejak itu aku mengakhiri hubunganku dengannya.Tapi kini ia kembali mengusik hidupku",aku Sean pada Anaya yang tampak diam saja.

"Apakah Kak Sean masih mencintainya?",tanya Anaya takut takut.

Sean tertawa sarkas mendengar pertanyaan Anaya lalu menatap gadis itu dalam."Jujur saat dia mengkhianati ku tepat didepan mataku cintaku padanya sudah tak ada lagi yang ada hanya rasa benci dan jijik", jawab Sean tersenyum kecil.

Anaya mengangguk pelan lalu membalas senyuman Sean.

"Aku sengaja mengatakan ini karena aku tau Jessica akan melakukan apapun untuk mendapatkan ku kembali termasuk dengan mengahasutmu nanti untuk meninggalkanku dan membatalkan pernikahan kita",ucap Sean.

"Kak...

"Anaya apapun nanti yang akan dikatakan oleh Jessica ku mohon jangan terpengaruh,oke",ucap Sean dengan wajah penuh permohonan.

"Baiklah Kak",jawab Anaya mengangguk pelan.

"Terima kasih Naya",ucap Sean.

...****************...

Terpopuler

Comments

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

𝒃𝒂𝒈𝒖𝒔𝒍𝒂𝒉 𝑺𝒆𝒂𝒏 𝒋𝒖𝒋𝒖𝒓 𝒔𝒂𝒎𝒂 𝑨𝒏𝒂𝒚𝒂

2024-03-20

1

Eka Bidel

Eka Bidel

Suka banget dengan Sean.
Mau berbagi cerita dengan Naya.
Sebaiknya begitu, lebih baik Naya denger langsung dari Sean daripada Naya denger dari orang lain.

2023-10-25

1

harwanti unyil

harwanti unyil

ini baru pria yg baik mau menjelaskan masa'lalu nya tampa di pinta

2023-09-19

0

lihat semua
Episodes
1 Pertemuan
2 Siapa kau sebenarnya?
3 Tidur sekamar
4 Kalian harus menikah
5 Keputusan Nyonya Anita
6 Kelinci kecilku
7 #07
8 Bertemu Sherly
9 Feeting
10 cincin limited edition
11 Berusaha menerimanya
12 Pengumuman
13 Masa lalu Sean
14 bertemu Jessica
15 H-1
16 Sah...
17 Debat dimalam pertama
18 Bimbang
19 Ziarah ke makam Nenek
20 Dia...ISTRIKU.
21 Tetaplah disampingku
22 Saling membuka hati
23 Hari pertama kuliah
24 Nafkah
25 Gunjingan
26 Merasa tak pantas
27 Buat aku percaya
28 Berseteru
29 Shoping
30 Beruang kutub
31 Masakan pertama
32 Klasifikasi
33 Mulai menyukai
34 Malam pertama
35 Terima kasih
36 Perhatian Sean
37 Mulai posesif
38 Mulai cemburu
39 penguntit
40 Titik terang
41 Panik
42 Penculikan
43 Kembar tiga
44 Kesepakatan
45 Pingsan
46 Dasar bucin akut
47 Cari masalah lagi
48 Balada seblak pedas
49 Hari yang penuh bahagia
50 Sate Padang
51 Jatuh pingsan
52 Perkara mangga muda
53 Kebahagian seluruh keluarga
54 Wanita beruntung
55 Bumil yang malas mandi
56 Bodyguard baru
57 Cemburunya ibu hamil
58 Kedatangan Sekar
59 Hukuman dari Kakek
60 Tiba tiba pusing
61 Merindukanmu
62 Sean cemburu lagi
63 Panik
64 Harapan seorang ibu
65 Sebuah Fakta
66 #66
67 Mual
68 Salah paham
69 Makan malam
70 Gagalnya rencana Pandu
71 Liburan
72 #72
73 Kamu canduku
74 Batalnya bulan madu
75 Dasar mesum
76 Senang sekali buat aku panik
77 Kamu berubah Mas
78 Maaf mengabaikanmu
79 Kamu cantik
80 Tujuh bulanan Anaya
81 Penyesalan Indi
82 Keinginan Seena
83 Amukan Sean
84 Memaafkan
85 Pesona calon ayah
86 Salahkah aku?
87 Anaya cemburu
88 Jangan menyentuhku!
89 Kehangatan keluarga
90 Arkana Vernon Alatas
91 Kamu pelengkap kebahagiaan kita, Nak
92 Drop
93 Anaya siuman
94 Penyambutan baby Arka
95 Wejangan dari Mama Anita
96 Fitnah
97 Sean merajuk
98 Ingin bertemu
99 Rencana Sean
100 Kritis
101 Katakan!!
102 Hukuman
103 Kamu harus tanggung jawab
104 Cemberut
105 Blacklist
106 Kehebohan Seena
107 Akhirnya...
108 Peringatan Morgan
109 Pernikahan Morgan
110 Cemburunya Robi
111 Kondangan 1
112 Kondangan 2
113 Kondangan 3
114 Kehangatan di pagi hari
115 #115
116 Menerima
117 Tasyakuran Baby Arka
118 Akhir yang bahagia (Ending)
119 Extra part 1
120 Extra part 2 (ending)
121 pengumuman
Episodes

Updated 121 Episodes

1
Pertemuan
2
Siapa kau sebenarnya?
3
Tidur sekamar
4
Kalian harus menikah
5
Keputusan Nyonya Anita
6
Kelinci kecilku
7
#07
8
Bertemu Sherly
9
Feeting
10
cincin limited edition
11
Berusaha menerimanya
12
Pengumuman
13
Masa lalu Sean
14
bertemu Jessica
15
H-1
16
Sah...
17
Debat dimalam pertama
18
Bimbang
19
Ziarah ke makam Nenek
20
Dia...ISTRIKU.
21
Tetaplah disampingku
22
Saling membuka hati
23
Hari pertama kuliah
24
Nafkah
25
Gunjingan
26
Merasa tak pantas
27
Buat aku percaya
28
Berseteru
29
Shoping
30
Beruang kutub
31
Masakan pertama
32
Klasifikasi
33
Mulai menyukai
34
Malam pertama
35
Terima kasih
36
Perhatian Sean
37
Mulai posesif
38
Mulai cemburu
39
penguntit
40
Titik terang
41
Panik
42
Penculikan
43
Kembar tiga
44
Kesepakatan
45
Pingsan
46
Dasar bucin akut
47
Cari masalah lagi
48
Balada seblak pedas
49
Hari yang penuh bahagia
50
Sate Padang
51
Jatuh pingsan
52
Perkara mangga muda
53
Kebahagian seluruh keluarga
54
Wanita beruntung
55
Bumil yang malas mandi
56
Bodyguard baru
57
Cemburunya ibu hamil
58
Kedatangan Sekar
59
Hukuman dari Kakek
60
Tiba tiba pusing
61
Merindukanmu
62
Sean cemburu lagi
63
Panik
64
Harapan seorang ibu
65
Sebuah Fakta
66
#66
67
Mual
68
Salah paham
69
Makan malam
70
Gagalnya rencana Pandu
71
Liburan
72
#72
73
Kamu canduku
74
Batalnya bulan madu
75
Dasar mesum
76
Senang sekali buat aku panik
77
Kamu berubah Mas
78
Maaf mengabaikanmu
79
Kamu cantik
80
Tujuh bulanan Anaya
81
Penyesalan Indi
82
Keinginan Seena
83
Amukan Sean
84
Memaafkan
85
Pesona calon ayah
86
Salahkah aku?
87
Anaya cemburu
88
Jangan menyentuhku!
89
Kehangatan keluarga
90
Arkana Vernon Alatas
91
Kamu pelengkap kebahagiaan kita, Nak
92
Drop
93
Anaya siuman
94
Penyambutan baby Arka
95
Wejangan dari Mama Anita
96
Fitnah
97
Sean merajuk
98
Ingin bertemu
99
Rencana Sean
100
Kritis
101
Katakan!!
102
Hukuman
103
Kamu harus tanggung jawab
104
Cemberut
105
Blacklist
106
Kehebohan Seena
107
Akhirnya...
108
Peringatan Morgan
109
Pernikahan Morgan
110
Cemburunya Robi
111
Kondangan 1
112
Kondangan 2
113
Kondangan 3
114
Kehangatan di pagi hari
115
#115
116
Menerima
117
Tasyakuran Baby Arka
118
Akhir yang bahagia (Ending)
119
Extra part 1
120
Extra part 2 (ending)
121
pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!