Bertemu Sherly

Anaya benar benar disibukkan dengan persiapan pernikahannya.Hari ini sang calon mertua mengajaknya untuk kesalon demi melakukan perawatan sebelum menikah.Dia hanya menurut saja dengan apa yang dikatakan oleh sang calon mertuanya itu.

"Anaya...kamu harus melakukan perawatan yang terbaik nantinya dan Tante udah memesan paket luluran untuk calon pengantin di salon langganan Tante",ucap Nyonya Anita.

"Ya Tante...",jawab Anaya tersenyum kecil.

"Maaf ya Tante memaksa kamu menikah dengan anak Tante",ucap Nyonya Anita yang sedkit merasa bersalah dengan tindakannya.

"Tapi kenapa Tante?aku dan Tante belum begitu saling mengenal.Kenapa Tante langsung suka sama aku?",tanya Anaya dengan tatapan bingung.

"Dengan sekali melihatmu Tante tau kamu orang baik dan Tante tak pernah salah dalam menilai seseorang",jawab Nyonya Anita.

Anaya hanya mengangguk kecil dia masih belum bisa untuk menerima kalau dia sebentar lagi akan menikah.

Sesampainya mereka disalon Nyonya Anita langsung membawa Kayla menemui pemilik salon.Ia juga bermaksud memamerkan calon menantunya pada sahabatnya itu.

"Hai...jeng Ambar.Bagaimana dengan bookingan ku untuk paket lulurannya?",tanya Nyonya Anita pada wanita seusianya.

Anaya memindai seluruh ruangan salon langganan calon mertuanya ini.Sangat nyaman itulah penilaiannya.

"Ini calon menantumu Jeng?",tanya wanita yang dipanggil Nyonya Anita dengan sebutan Ambar itu.

"Iya...gimana? cantik kan?",tanya Nyonya Anita dengan senyuman merekah miliknya.

"Kau benar Jeng...dipoles sedikit saja dia sudah menjelma menjadi gadis yang berkelas seperti mu Jeng",jawab Ambar.

"Ah...kau bisa saja.Lakukan tugasmu dengan baik Jeng",ucap Nyonya Anita.

"Tentu...",jawab jeng Ambar.

"Hai...Tante apa kabar?",tiba tiba saja seorang gadis cantik berpenampilan modis menyapa Nyonya Anita.

"Sherly?",gumam Nyonya Anita dengan senyuman yang dipaksakan.

"Mau perawatan ya Tante?",tanya gadis itu dengan senyuman yang dibuat buat.

"Iya...buat calon MENANTU", jawab Nyonya Anita menekan kata menantu.

Sherly memindai kearah Anaya sekilas lalu kembali menatap kearah Nyonya Anita.

"Maksudnya apa ya Tante,siapa calon menantu Tante?",tanya Sherly mengibaskan rambut cokelatnya.

"Dia...dia calon menantu Tante alias calon istri Sean",ucap Nyonya Anita merangkul Anaya.

"Hahaha...Tante tidak salah kan?modelan begini?ternyata selera Sean menurun ya Tante",sindir Sherly memandang kearah Anaya sinis.

"Justru selera Sean makin tinggi dapet calon istri yang masih segelan",sindir balik Nyonya Anita membuat Jeng Ambar mengulum senyum mendengar ucapan sahabatnya itu.

Anaya merasa kikuk berada ditengah tengah wanita modis itu.Gadis itu merasa sedikit insecure dengan penampilannya sendiri.

"Kamu cantik kok,nanti setelah Tante make over dia bukan apa apa dibanding kamu",ucap jeng Ambar yang menyadari Anaya merasa tidak percaya diri dengan kata kata Sherly tadi.

Sherly menatap tajam kearah Anaya dia tidak terima jika gadis seperti Anaya menggeser posisinya manjadi menantu keluarga Alatas.

"Jeng cepat lakukan tugasmu,aku meminta kamu langsung yang memberikan perawatan pada calon menantuku",ucap Nyonya Anita yang mulai risih dengan kehadiran Sherly.

Ya Nyonya Anita kecewa dengan Sherly karena gadis itu tak ubahnya dengan seorang j***ng.Dia menyesal pernah menjodohkan Sean dengan gadis itu.Untung Sean menyelidiki siapa gadis itu setelah Nyonya Anita mengenalkan mereka dulu.

"Tante...

"Kamu ikut aja sama Tante Ambar,Tante tunggu disini",ucap Nyonya Anita lembut.

Anaya mengikuti langkah jeng Ambar menunjuk sebuah ruangan yang dipenuhi aroma terapi.

Sementara itu Nyonya Anita melirik tajam kearah Sherly yang masih berdiri didekatnya.

"Kau kesini mau perawatan atau hanya berdiri seperti satpam?",sindir Nyonya Anita pada Sherly lalu duduk pada kursi tunggu.

"Tante serius yang tadi calon Sean?",tanya Sherly lagi memastikan ucapan Nyonya Anita hanya untuk membuatnya cemburu.

"Ya tentu saja,kenapa memangnya?",tanya Nyonya Anita.

"Dia...

"Tidak semodis kamu?begitu?.Asal kamu tau dia gadis baik baik yang selalu menjaga kehormatannya dan untuk masalah modis aku sedang menyulapnya menjadi gadis berkelas",tutur Nyonya Anita membuat Sherly mengepalkan kedua tangannya menahan rasa malu dan sakit hatinya.

Sherly menghentakka kakinya lalu berjalan masuk kesalah satu ruangan yang membuat Nyonya Anita semajin jijik padanya.Ya gadis itu datang untuk merapatkan **** *************.

Satu jam kemudian Sean datang untuk menjemput sang Mama dan calon istrinya bersamaan dengan keluarnya Anaya dan Sherly dari ruang perawatan.

Sean termangu saat melihat penampilan baru Anaya yang membuatnya pangling.Anaya tertunduk malu saat Sean menatapnya tak berkedip.

Sherly yang melihat kehadiran Sean langsung berjalan dengan cepat kearah Sean.

"Hai...Se?",sapa Sherly membuat pria itu menoleh sekilas kemudian kembali menatap Anaya.

Sean mengabaikan Sherly kemudian melangkah menuju Anaya yang berdiri didepan pintu ruang perawatannya tadi membuat Sherly memberengut kesal.

"Cantik...",puji Sean membuat Anaya tersipu malu.

Sherly menghentakkan kakinya ke lantai dengan bibir mengerucut.Ia akui Anaya memang sangat cantik dengan penampilan barunya.

"Ayo Sean kita udah ditunggu pihak butik",ucap Nyonya Anita yang tak ingin berlama-lama didekat Sherly.

Sean langsung menarik pelan Anaya dan melangkah keluar salon membuat Sherly makin meradang.

"Jeng udah aku transfer ya",ucap Nyonya Anita pada jeng Ambar lalu mengikuti Sean dan Anaya yang telah keluar dari salon lebih dahulu.

Anaya sedkit tidak nyaman dengan gaun yang ia kenakan yang sedikit terbuka dibagian dada karena kerah gaun itu model V.

Sean yang baru menyadari gaun yang dikenakan Anaya sedikit sexy membuatnya menatap tajam pada sang Mama yang baru saja keluar dari salon.

"Ada apa sih Sean?",tanya Nyonya Anita dengan tatapan bingung tiba-tiba saja sang putra menatapnya tajam.

Sean membuka jasnya lalu melampirkan kebagian dada Anaya yang menampilkan belahan dada gadis itu."Ma...siapa yang memberikan gaun ini untuk Anaya?",tanya Sean datar.

Nyonya Anita yang sadar apa yang dilakukan oleh sang putranya hanya tersenyum simpul."Mama dong siapa lagi?cantik gak?",tanya Nyonya Anita mengabaikan tatapan tajam sang putra.

"Tidak...aku tidak suka Anaya memasuki gaun modelan begini terlalu terbuka Ma",ucap Sean.

Anaya hanya diam saja membiarkan ibu dan anak itu berdebat.Yang terpenting saat ini bagian gaunnya yang terbuka sudah tertutup oleh jas yang diberikan oleh Sean.Awalnya Anaya menolak memakai gaun ini tapi karena paksaan Ambar akhirnya Anaya mau tak mau memakainya meski pada akhirnya ia tak nyaman.

"Sudah lah Asma ayo masuk mobil nanti kita juga ke butik kan?sekalian aja nanti Anaya beli gaun yang sesuai selera kamu di butik itu",kesal Nyonya Anita anaknya terlalu overprotektif pada Anaya.Bukankah itu suatu kabar baik untuknya berarti sang putra sudah menaruh hati pada Anaya.

Sean membukakan pintu mobil untuk Anaya di bagian depan tepat disebelahnya menyetir.Anaya awalnya ingin protes tapi Nyonya Anita memberikan anggukan padanya mau tak mau ia menurut saja.

"Anaya Tante gak ikut kamu ke butik gak apa apa kan?.Ini Papa Sean menelfon Tante untuk datang ke kantornya",ujar Nyonya Anita.Tentu saja akal akan wanita itu saja agar anaknya dan Anaya mempunyai waktu berdua untuk saling mengenal lagi.

"Ya Tante gak apa apa",jawab Anaya dengan polosnya.

Sean tersenyum miring karena ia tau dengan akal akalan yang Mama.Pria itu tidak protes lalu masuk kedalam mobilnya menuju butik untuk feeting baju pengantin mereka.

Tak jauh dari sana sepasang mata menatap kesal kepada kedua calon pengantin yang sudah memasuki mobil itu.

...****************...

Terpopuler

Comments

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

𝒕𝒚𝒑𝒐 𝒃𝒆𝒓𝒕𝒆𝒃𝒂𝒓𝒂𝒏 𝒕𝒉𝒐𝒓 😅😅

2024-03-20

0

Eka Bidel

Eka Bidel

Main masuk aja nih 😅
Typo, tapi Aku sukaaa 🤣

2023-10-25

0

Iin Karmini

Iin Karmini

halah thor typo mu...memasuki~memakai😁

2023-09-13

0

lihat semua
Episodes
1 Pertemuan
2 Siapa kau sebenarnya?
3 Tidur sekamar
4 Kalian harus menikah
5 Keputusan Nyonya Anita
6 Kelinci kecilku
7 #07
8 Bertemu Sherly
9 Feeting
10 cincin limited edition
11 Berusaha menerimanya
12 Pengumuman
13 Masa lalu Sean
14 bertemu Jessica
15 H-1
16 Sah...
17 Debat dimalam pertama
18 Bimbang
19 Ziarah ke makam Nenek
20 Dia...ISTRIKU.
21 Tetaplah disampingku
22 Saling membuka hati
23 Hari pertama kuliah
24 Nafkah
25 Gunjingan
26 Merasa tak pantas
27 Buat aku percaya
28 Berseteru
29 Shoping
30 Beruang kutub
31 Masakan pertama
32 Klasifikasi
33 Mulai menyukai
34 Malam pertama
35 Terima kasih
36 Perhatian Sean
37 Mulai posesif
38 Mulai cemburu
39 penguntit
40 Titik terang
41 Panik
42 Penculikan
43 Kembar tiga
44 Kesepakatan
45 Pingsan
46 Dasar bucin akut
47 Cari masalah lagi
48 Balada seblak pedas
49 Hari yang penuh bahagia
50 Sate Padang
51 Jatuh pingsan
52 Perkara mangga muda
53 Kebahagian seluruh keluarga
54 Wanita beruntung
55 Bumil yang malas mandi
56 Bodyguard baru
57 Cemburunya ibu hamil
58 Kedatangan Sekar
59 Hukuman dari Kakek
60 Tiba tiba pusing
61 Merindukanmu
62 Sean cemburu lagi
63 Panik
64 Harapan seorang ibu
65 Sebuah Fakta
66 #66
67 Mual
68 Salah paham
69 Makan malam
70 Gagalnya rencana Pandu
71 Liburan
72 #72
73 Kamu canduku
74 Batalnya bulan madu
75 Dasar mesum
76 Senang sekali buat aku panik
77 Kamu berubah Mas
78 Maaf mengabaikanmu
79 Kamu cantik
80 Tujuh bulanan Anaya
81 Penyesalan Indi
82 Keinginan Seena
83 Amukan Sean
84 Memaafkan
85 Pesona calon ayah
86 Salahkah aku?
87 Anaya cemburu
88 Jangan menyentuhku!
89 Kehangatan keluarga
90 Arkana Vernon Alatas
91 Kamu pelengkap kebahagiaan kita, Nak
92 Drop
93 Anaya siuman
94 Penyambutan baby Arka
95 Wejangan dari Mama Anita
96 Fitnah
97 Sean merajuk
98 Ingin bertemu
99 Rencana Sean
100 Kritis
101 Katakan!!
102 Hukuman
103 Kamu harus tanggung jawab
104 Cemberut
105 Blacklist
106 Kehebohan Seena
107 Akhirnya...
108 Peringatan Morgan
109 Pernikahan Morgan
110 Cemburunya Robi
111 Kondangan 1
112 Kondangan 2
113 Kondangan 3
114 Kehangatan di pagi hari
115 #115
116 Menerima
117 Tasyakuran Baby Arka
118 Akhir yang bahagia (Ending)
119 Extra part 1
120 Extra part 2 (ending)
121 pengumuman
Episodes

Updated 121 Episodes

1
Pertemuan
2
Siapa kau sebenarnya?
3
Tidur sekamar
4
Kalian harus menikah
5
Keputusan Nyonya Anita
6
Kelinci kecilku
7
#07
8
Bertemu Sherly
9
Feeting
10
cincin limited edition
11
Berusaha menerimanya
12
Pengumuman
13
Masa lalu Sean
14
bertemu Jessica
15
H-1
16
Sah...
17
Debat dimalam pertama
18
Bimbang
19
Ziarah ke makam Nenek
20
Dia...ISTRIKU.
21
Tetaplah disampingku
22
Saling membuka hati
23
Hari pertama kuliah
24
Nafkah
25
Gunjingan
26
Merasa tak pantas
27
Buat aku percaya
28
Berseteru
29
Shoping
30
Beruang kutub
31
Masakan pertama
32
Klasifikasi
33
Mulai menyukai
34
Malam pertama
35
Terima kasih
36
Perhatian Sean
37
Mulai posesif
38
Mulai cemburu
39
penguntit
40
Titik terang
41
Panik
42
Penculikan
43
Kembar tiga
44
Kesepakatan
45
Pingsan
46
Dasar bucin akut
47
Cari masalah lagi
48
Balada seblak pedas
49
Hari yang penuh bahagia
50
Sate Padang
51
Jatuh pingsan
52
Perkara mangga muda
53
Kebahagian seluruh keluarga
54
Wanita beruntung
55
Bumil yang malas mandi
56
Bodyguard baru
57
Cemburunya ibu hamil
58
Kedatangan Sekar
59
Hukuman dari Kakek
60
Tiba tiba pusing
61
Merindukanmu
62
Sean cemburu lagi
63
Panik
64
Harapan seorang ibu
65
Sebuah Fakta
66
#66
67
Mual
68
Salah paham
69
Makan malam
70
Gagalnya rencana Pandu
71
Liburan
72
#72
73
Kamu canduku
74
Batalnya bulan madu
75
Dasar mesum
76
Senang sekali buat aku panik
77
Kamu berubah Mas
78
Maaf mengabaikanmu
79
Kamu cantik
80
Tujuh bulanan Anaya
81
Penyesalan Indi
82
Keinginan Seena
83
Amukan Sean
84
Memaafkan
85
Pesona calon ayah
86
Salahkah aku?
87
Anaya cemburu
88
Jangan menyentuhku!
89
Kehangatan keluarga
90
Arkana Vernon Alatas
91
Kamu pelengkap kebahagiaan kita, Nak
92
Drop
93
Anaya siuman
94
Penyambutan baby Arka
95
Wejangan dari Mama Anita
96
Fitnah
97
Sean merajuk
98
Ingin bertemu
99
Rencana Sean
100
Kritis
101
Katakan!!
102
Hukuman
103
Kamu harus tanggung jawab
104
Cemberut
105
Blacklist
106
Kehebohan Seena
107
Akhirnya...
108
Peringatan Morgan
109
Pernikahan Morgan
110
Cemburunya Robi
111
Kondangan 1
112
Kondangan 2
113
Kondangan 3
114
Kehangatan di pagi hari
115
#115
116
Menerima
117
Tasyakuran Baby Arka
118
Akhir yang bahagia (Ending)
119
Extra part 1
120
Extra part 2 (ending)
121
pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!