bertemu Jessica

Hari terus berlalu tak terasa dua hari lagi Anaya dan Sean akan menikah.Semenjak pengakuan Sean waktu itu Anaya belum pernah bertemu dengan wanita yang bernama Jessica itu.Seperti apa wanita yang pernah mengisi hati Sean dulu hingga dengan bodohnya wanita itu mengkhianati Sean.

Hari ini Anaya tengah menemani Nyonya Anita berbelanja di salah satu Mall di kota itu.Mereka terlihat seperti ibu dan anak yang tampak kompak.Nyonya Anita memang nyaman dengan Anaya.Gadis itu tak seperti gadis kebanyakan kalau sudah disuruh untuk shopping.Anaya lebih sering menolak saat Nyonya Anita menawarkannya untuk membeli sesuatu.Anaya memang dulunya suka menghamburkan uang namun kini ia sadar jika mencari uang itu sangat sulit jadi Anaya akan membeli jika sesuatu kalau sangat dibutuhkan.

Nyonya Anita sedang mencari sebuah gaun untuk seserahan Anaya nantinya saat akad.Karena Anaya tak memiliki siapa siapa lagi jadi seserahannya akan diberikan saat akad nanti bersamaan dengan mahar.

"Anaya kamu suka yang mana?",tanya Nyonya Anita saat memasuki salah satu toko baju.

Anaya memandangi deretan gaun mahal yang berjejer rapi di patung manekin.Gadis itu tak tau harus memilih yang mana karena ia tau semuanya pasti mahal.

"Gak ada Tante...semuanya mahal mahal",bisik Anaya.

"Anaya ini untuk seserahan buat kamu lusa,jadi pilih saja salah satunya atau kalau mau lebih silahkan karena Sean tadi memberikan kartu saktinya sama Tante",ucap Nyonya Anita tersenyum lebar.

Anaya bingung tapi akhirnya dia memutuskan untuk memilih gaun dengan model leher Sabrina yang akan membuat bahu mulusnya terekspose.

"Kau yakin dengan pilihanmu Naya?",tanya Nyonya Anita tampak ragu karena ia yakin putranya tidak menyukai model gaun yang dipilih oleh Anaya.Karena tadi Sean sudah berpesan kelau gaun Anaya harus yang tertutup.

"Ya Tante...",jawab Anaya dengan mata berbinar.Karena gaun itu begitu sangat indah dan elegan dengan warna peace.

Melihat Anaya yang berbinar membuat Nyonya Anita tak tega untuk menolak pilihan Anaya.Tapi diam diam Nyonya Anita membeli sebuah gaun yang tertutup untuk seserahan.Gaun yang dipilih Anaya biar Anaya pakai saja nanti walau nantinya akan mendapat protes dari Sean.

"Hai Tante...", sapa seorang wanita berpenampilan glamor dan baju yang super ketat.

Nyonya Anita tersenyum samar membalas sapaan wanita itu.Sedangkan Anaya hanya memindai penampilan wanita itu yang menurutnya terlalu sexy bahkan para pria tampak tak berkedip melihat lekuk tubuh wanita itu.

"Lagi belanja ya Tante?",tanya wanita itu sok ramah.

"Menurutmu?",ketus Nyonya Anita.

"Tan...boleh ikut aku mau ketemu Sean",ucap wanita itu tanpa malu saat Nyonya Anita sudah selesai membayar belanjaannya dan menggandeng Anaya keluar dari toko itu.

"Gak boleh...saya mau pulang ke mansion Sean dan kamu sendiri tau bukan jika Sean tak akan mau membawa wanita ke mansion miliknya", kesal Nyonya Anita dengan sikap tak tau malunya wanita itu.

"Lalu wanita ini?",ucap wanita itu memandang remeh kearah Anaya.

"Oh...kalau dia calon istrinya Sean tentu saja saja boleh dong memasuki mansion milik calon suaminya",jawab Nyonya Anita.

"Modelan begini Tante?",hina wanita itu menunjuk Anaya dengan sinis.

"Memangnya kenapa dengan saya Mbak?Saya mungkin bukan secantik kamu Mbak tapi saya tidak pernah menyerahkan tubuh saya demi uang",bisik Anaya membuat muka wanita itu merah padam dan menatap tajam Anaya.

"Beraninya kau mengataiku",desis wanita itu yang ingin melayangkan tamparan kearah Anaya namun sayang Anaya bisa membaca pergerakan tangannya.

"Jangan pernah menyentuhku dengan tanah kotormu Mbak Jessica",ucap Anaya menatap tajam Jessica yang sudah kesakitan karena tangannya masih di cengkram erat oleh Anaya.

Anaya tau jika wanita itu Jessica karena beberapa hari yang lalu Sean memperlihatkan foto Jessica padanya.

Nyonya Anita terkejut dengan apa yang dilakukan Anaya.Ia pikir Anaya hanya akan diam saja jika ditindas.

Anaya menghempaskan cengkramannya dengan kasar membuat Jessica meringis.

"Jangan pernah ganggu lagi calon suamiku!",ucap Anaya tegas.

"Aku tau kau dan Sean hanya menikah kontrak bukan jadi jangan mengaku ngaku calon istri Sean jika Sean tak sungguh sungguh menginginkan pernikahan ini",ujar Jessica dengan sombongnya.

"Kata siapa,hum?Aku dan Sean akan menikah karena keinginan dari kami berdua jadi jangan pernah mengada ngada",ucap Anaya.

"Jessica...sudahlah sampai kapanpun aku tak akan menerimamu menjadi menantu dikeluarga Alatas karena kamu memang tidak pantas",ucap Nyonya Anita membuat Jessica terdiam.

"Kenapa Tante membenciku padahal aku dan Sean saling mencintai",ucap Jessica drama queen seolah olah dia paling tersakiti.

"Harusnya kamu bercermin dan lihat bagaimana tingkah lakuku diluaran sana",ucap Nyonya Anita.

"Tante aku-

"Stop Jessica...sudah cukup kamu mengusikku kembali setelah apa yang kau lakukan padaku dulu",teriak Sean memasuki toko itu.Ya salah satu orang kepercayaan Sean yang mengawasi Anaya melaporkan jika Nona muda mereka bertengkar dengan Jessica.

"Sean...",lirih Jessica menatap Sean penuh damba.

"Jangan pernah menggangguku lagi karena aku akan menikah dengan gadis yang aku cintai",ucap Sean merangkul pinggang Anaya.

Nyonya Anita tersenyum lebar karena sang putra datang disaat yang tepat.Dia tau Anaya bisa menghadapi Jessica tapi wanita itu akan selalu berusaha untuk menekan Anaya sebelum keinginannya terpenuhi.

"Gak Sean...aku tau kamu hanya menjadikannya pelampiasan dari patah hati karena aku bukan?",tanya Jessica dengan percaya diri.

"Aku mencintainya",ucap Sean menaikan nada bicaranya.

Deg

Anaya tau semua hanya lah sandiwara Sean tapi mampu membuat dadanya berdebar.

"Sean aku menyesal,aku-

Sean segera menarik Anaya keluar dari toko itu diikuti oleh Nyonya Anita dari belakang. Anaya hanya menurut saja tanpa memberontak karena ia harus memaksimalkan akting Sean.

Jessica menatap nanar kepergian Sean dengan Anaya.Ia menyesal telah mensia siakan Sean dulu.Pria yang selalu memanjakannya dan mencintainya dengan sepenuh hatinya.Kini semua sudah berlalu bahkan Sean sebentar lagi akan menikah dan pupus sudah harapannya untuk kembali bersama Sean.

Sean membukakan pintu mobil untuk Anaya dan mempersilahkan Anaya masuk.Sedangkan Nyonya Anita akan diantar owkhsnag sopir pribadi miliknya Sean.

Sean melajukan mobilnya membela kota,tak ada percakapan yang terjadi diantara mereka berdua karena sibuk dengan pikiran masing masing.Sean atau Anaya berusaha terlihat tegas dihadapan Jessica tapi sebenarnya gadis itu tengah ketakutan.

"Kau baik baik saja Anaya?",tanya Sean menatap Anaya sekilas.

"Menurutmu Kak?apakah aku baik baik saja?",tanya Anaya.

"Tidak Anaya...tapi kau wanita yang hebat Anaya",ujar Sean.

Glek

...****************...

Terpopuler

Comments

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

𝒃𝒂𝒈𝒖𝒔 𝑨𝒏𝒂𝒚𝒂 𝒈𝒂𝒌 𝒍𝒆𝒎𝒂𝒉 👍👍👏👏

2024-03-20

0

𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀

𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀

ngapain takut sih b aja kli si Jesica jg bkn kanibal wk

2023-11-20

1

𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀

𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀

ngapain takut sih b aja kli si Jesica jg bkn kanibal

2023-11-20

1

lihat semua
Episodes
1 Pertemuan
2 Siapa kau sebenarnya?
3 Tidur sekamar
4 Kalian harus menikah
5 Keputusan Nyonya Anita
6 Kelinci kecilku
7 #07
8 Bertemu Sherly
9 Feeting
10 cincin limited edition
11 Berusaha menerimanya
12 Pengumuman
13 Masa lalu Sean
14 bertemu Jessica
15 H-1
16 Sah...
17 Debat dimalam pertama
18 Bimbang
19 Ziarah ke makam Nenek
20 Dia...ISTRIKU.
21 Tetaplah disampingku
22 Saling membuka hati
23 Hari pertama kuliah
24 Nafkah
25 Gunjingan
26 Merasa tak pantas
27 Buat aku percaya
28 Berseteru
29 Shoping
30 Beruang kutub
31 Masakan pertama
32 Klasifikasi
33 Mulai menyukai
34 Malam pertama
35 Terima kasih
36 Perhatian Sean
37 Mulai posesif
38 Mulai cemburu
39 penguntit
40 Titik terang
41 Panik
42 Penculikan
43 Kembar tiga
44 Kesepakatan
45 Pingsan
46 Dasar bucin akut
47 Cari masalah lagi
48 Balada seblak pedas
49 Hari yang penuh bahagia
50 Sate Padang
51 Jatuh pingsan
52 Perkara mangga muda
53 Kebahagian seluruh keluarga
54 Wanita beruntung
55 Bumil yang malas mandi
56 Bodyguard baru
57 Cemburunya ibu hamil
58 Kedatangan Sekar
59 Hukuman dari Kakek
60 Tiba tiba pusing
61 Merindukanmu
62 Sean cemburu lagi
63 Panik
64 Harapan seorang ibu
65 Sebuah Fakta
66 #66
67 Mual
68 Salah paham
69 Makan malam
70 Gagalnya rencana Pandu
71 Liburan
72 #72
73 Kamu canduku
74 Batalnya bulan madu
75 Dasar mesum
76 Senang sekali buat aku panik
77 Kamu berubah Mas
78 Maaf mengabaikanmu
79 Kamu cantik
80 Tujuh bulanan Anaya
81 Penyesalan Indi
82 Keinginan Seena
83 Amukan Sean
84 Memaafkan
85 Pesona calon ayah
86 Salahkah aku?
87 Anaya cemburu
88 Jangan menyentuhku!
89 Kehangatan keluarga
90 Arkana Vernon Alatas
91 Kamu pelengkap kebahagiaan kita, Nak
92 Drop
93 Anaya siuman
94 Penyambutan baby Arka
95 Wejangan dari Mama Anita
96 Fitnah
97 Sean merajuk
98 Ingin bertemu
99 Rencana Sean
100 Kritis
101 Katakan!!
102 Hukuman
103 Kamu harus tanggung jawab
104 Cemberut
105 Blacklist
106 Kehebohan Seena
107 Akhirnya...
108 Peringatan Morgan
109 Pernikahan Morgan
110 Cemburunya Robi
111 Kondangan 1
112 Kondangan 2
113 Kondangan 3
114 Kehangatan di pagi hari
115 #115
116 Menerima
117 Tasyakuran Baby Arka
118 Akhir yang bahagia (Ending)
119 Extra part 1
120 Extra part 2 (ending)
121 pengumuman
Episodes

Updated 121 Episodes

1
Pertemuan
2
Siapa kau sebenarnya?
3
Tidur sekamar
4
Kalian harus menikah
5
Keputusan Nyonya Anita
6
Kelinci kecilku
7
#07
8
Bertemu Sherly
9
Feeting
10
cincin limited edition
11
Berusaha menerimanya
12
Pengumuman
13
Masa lalu Sean
14
bertemu Jessica
15
H-1
16
Sah...
17
Debat dimalam pertama
18
Bimbang
19
Ziarah ke makam Nenek
20
Dia...ISTRIKU.
21
Tetaplah disampingku
22
Saling membuka hati
23
Hari pertama kuliah
24
Nafkah
25
Gunjingan
26
Merasa tak pantas
27
Buat aku percaya
28
Berseteru
29
Shoping
30
Beruang kutub
31
Masakan pertama
32
Klasifikasi
33
Mulai menyukai
34
Malam pertama
35
Terima kasih
36
Perhatian Sean
37
Mulai posesif
38
Mulai cemburu
39
penguntit
40
Titik terang
41
Panik
42
Penculikan
43
Kembar tiga
44
Kesepakatan
45
Pingsan
46
Dasar bucin akut
47
Cari masalah lagi
48
Balada seblak pedas
49
Hari yang penuh bahagia
50
Sate Padang
51
Jatuh pingsan
52
Perkara mangga muda
53
Kebahagian seluruh keluarga
54
Wanita beruntung
55
Bumil yang malas mandi
56
Bodyguard baru
57
Cemburunya ibu hamil
58
Kedatangan Sekar
59
Hukuman dari Kakek
60
Tiba tiba pusing
61
Merindukanmu
62
Sean cemburu lagi
63
Panik
64
Harapan seorang ibu
65
Sebuah Fakta
66
#66
67
Mual
68
Salah paham
69
Makan malam
70
Gagalnya rencana Pandu
71
Liburan
72
#72
73
Kamu canduku
74
Batalnya bulan madu
75
Dasar mesum
76
Senang sekali buat aku panik
77
Kamu berubah Mas
78
Maaf mengabaikanmu
79
Kamu cantik
80
Tujuh bulanan Anaya
81
Penyesalan Indi
82
Keinginan Seena
83
Amukan Sean
84
Memaafkan
85
Pesona calon ayah
86
Salahkah aku?
87
Anaya cemburu
88
Jangan menyentuhku!
89
Kehangatan keluarga
90
Arkana Vernon Alatas
91
Kamu pelengkap kebahagiaan kita, Nak
92
Drop
93
Anaya siuman
94
Penyambutan baby Arka
95
Wejangan dari Mama Anita
96
Fitnah
97
Sean merajuk
98
Ingin bertemu
99
Rencana Sean
100
Kritis
101
Katakan!!
102
Hukuman
103
Kamu harus tanggung jawab
104
Cemberut
105
Blacklist
106
Kehebohan Seena
107
Akhirnya...
108
Peringatan Morgan
109
Pernikahan Morgan
110
Cemburunya Robi
111
Kondangan 1
112
Kondangan 2
113
Kondangan 3
114
Kehangatan di pagi hari
115
#115
116
Menerima
117
Tasyakuran Baby Arka
118
Akhir yang bahagia (Ending)
119
Extra part 1
120
Extra part 2 (ending)
121
pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!