"Kamu semalam tidur nyenyak, Ra?"
Gerakan tangan Liara terhenti, ekor mata gadis itu melirik pada pria paruh baya yang tidak jauh darinya.
Liara mengangguk, lalu kembali menikmati sarapannya. Bola mata indahnya masih menatap pada Gentala, dan bergulir pada Tiur Grandma-nya.
"Bagus, kuliah yang benar ya. Kalo ada apa apa kabarin Grandpa atau Om Davyn."
"Oke, Grandpa!" sahut Liara cepat.
Dia menahan mulutnya untuk tidak banyak bertanya lagi pada Gentala, walaupun ingin sekali dirinya menanyakan kenapa pria tua itu bertanya hal itu padanya.
"Aku berangkat, ada kelas pagi soalnya. Kayaknya Delila juga udah duluan, dia mos pertama hari ini!"
Liara bangkit, gadis itu memberikan beberapa kecupan di pipi Gentala dan Tiur, sebelum dia pergi meninggalkan ruang makan.
Kedua kaki indah itu melangkah cepat menuju mobil yang sudah terparkir dihalaman rumah dan siap untuk dia bawa. Liara segera membawa mobil kesayangannya keluar dari kediaman Gentala Prayoga, menembus kemacetan lalulintas pagi ini.
Dahliara berkali kali menghela napas pelan kala melihat jalanan sudah padat merayap. Semakin jauh, jalanan semakin padat- bahkan Liara berkali kali terjebak lampu merah.
Waktu sudah menunjukan pukul 8 pagi lewat 10 menit, diwaktu yang sesiang ini kenapa masih banyak para karyawan yang berkeliaran di luar kantor? apa mereka tidak akan terlambat? atau waktu kerja mereka sudah di ubah.
Tinn Tiinn!
Suara klakson dari arah belakang mobilnya membuat Liara tersentak, gadis itu kembali menekan pedal gas mobilnya saat melihat lampu lalulintas sudah berubah warna menjadi hijau.
Sepanjang perjalanan Liara hanya di temani oleh alunan lagu romantis yang dinyanyikan oleh penyanyi dalam dan luar negeri. Bahkan sesekali lagu berganti genre, tidak hanya monoton pop atau jazz.
Belokan pertama menuju kampusnya Liara terbebas dari jebakan lampu merah, mobil Mini Cooper merahnya kembali melaju kencang. Hingga akhirnya sampai di persimpangan terakhir, dia kembali terjebak lampu merah.
Liara kembali menghela napas kasar, kenapa pagi ini banyak sekali lampu lalu lintas yang berwarna merah? Gadis itu memukul stir mobilnya, menatap malas pada hitungan waktu yang ada atas lampu lalulintas.
Ekor mata Liara melirik kearah sisi mobilnya, gadis itu mengernyit kala melihat sebuah motor sport yang terlihat tidak asing baginya. Kumpulan warna yang ada di body motor sangar itu terlihat tidak sinkron, banyak warna yang melekat di bodynya. Warna warna yang seketika berhasil membuat ingatannya kembali.
"Itu motor yang aku-,"
Tinnnn!!
Klakson mobil kembali terdengar, gadis itu mendelik kesal karena tidak dapat mengetahui siapa pemilik motor yang dia lukis sedemikian rupa itu.
Mobil yang dia kendarai melaju kembali, tidak lama Liara memasuki pintu gerbang dan parkiran yang jauh dari keramaian. Gadis itu keluar, kedua matanya menatap ke area halaman kampus yang terlihat ramai oleh para mahasiswa dan siswi serta calon warga kampus yang tengah mereka kumpulkan.
"Mengulang masa lalu," gumam Liara.
Gadis itu segera meninggalkan parkiran, namun baru beberapa langkah Liara berjalan dia harus kembali berhenti kala melihat seorang gadis baru saja datang di kampus ini. Gadis itu diikuti oleh seorang pria yang sangat dia kenal dan benci, lewat sorot matanya Liara tidak pernah bisa menyembunyikan itu semua.
"Para mahasiswi dan mahasiswa, segeralah pergi ke aula! sekali lagi segera pergi ke aula dalam karena ada pengumuman penting untuk kalian semua!"
Liara memutuskan kontak matanya, dia segera menuju asal suara- kedua kaki berbalut sepatu putih itu melangkah lebar. Kedua telinganya bisa menangkap obrolan beberapa mahasiswi yang dia lewati saat hendak ke aula.
"Kayaknya Dekan mau ngadain camping buat nyambut mahasiswa dan siswi baru di kampus kita."
"Hm- gue juga mikir kayak gitu tapi masih gak kepikiran tempatnya di mana," sambung temannya.
Liara hanya menyimak, dia tidak banyak bertanya dan mendengar apa yang akan disampaikan oleh Dekan saat ini pada mereka.
"Aku harap bukan camping," gumam Liara.
**EMANGNYA KENAPA KALO CAMPING SES?
SEE YOUUUUUU MUUUAAACCHHH😘😘😘**
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 97 Episodes
Comments
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢 𝘬𝘭 𝘤𝘢𝘮𝘱𝘪𝘯𝘨
2023-04-28
0
Jumadin Adin
body mu tiara bikin iri
2023-04-18
0
Maria Dyoyodihardjo
ayu sayangnya bang simba
2023-01-28
2