Perasaan Aneh

Suara instruksi salah satu dosen panitia hanya di balas anggukan lelah oleh mereka. Para anak muda itu mendudukkan diri di rerumputan, tangannya sibuk mencari botol minum dan makanan ringan untuk mengisi perut mereka saat ini.

Liara pun terlihat kelelahan, gadis itu meneguk air mineral yang dibawanya. Pandangannya lurus ke depan, menatap air terjun yang dapat dia lihat secara jelas.

"Aduh, cepetan dong Lee. Aku udah aus nih, kalo sampai aku mati kehausan emangnya kamu mau tanggung jawab? kamu mau bilang apa sama Papi nanti?!"

Atensi Liara teralihkan dari pemandangan indah di depannya, kedua matanya melihat pada Hyena yang sibuk sendiri dan terlihat sangat kesal. Bahkan orang orang yang mengikuti camping menoleh dan menatap pada geng Hyena.

"Aduh, ganteng ganteng mau aja di babuin sama Hyena. Emang bayarannya semahal apa sih sampai dia mau di perlakuin kayak gitu?"

"Lo kayak gak tau Hyena aja. Selain angkuh sok kaya dia juga sok jadi tuan putri, apa apa minta di layanin. Gak beruntung banget ya cowok itu, coba aja dia mau jadi cowok gue- uh udah gue sayang sayang elus elus gak bakalan gue bentak bentak, apa lagi di permaluin kayak gitu- ih eman eman!" sambung gadis berjaket pink yang tidak jauh dari Liara.

Kasak kusuk mulai terdengar, entah kenapa kedua telinga Liara panas mendengarnya. Gadis itu kembali meneguk air mineralnya, dan menghela napas panjang saat orang orang membicarakan Hyena dan pria yang menjadi pengawalnya.

"Dia memang bodoh. Dari dulu memang bodoh, kenapa mau digituin? bukannya dia bisa nolak. Apa gara gara bapaknya Hyena bayar dia mahal jadi mau aja harga dirinya di injak? dasar bodoh!" gumamnya rendah.

Ekor matanya terus saja melirik diam diam pada pria yang terlihat tidak berekspresi itu. Pria yang pernah menjadi ajudan sekaligus teman dimasa kecilnya itu walaupun usia mereka terpaut cukup jauh, terlihat menjauh dari Hyena dan gengnya.

Satu tangannya membawa air mineral, lalu mendudukkan diri di bebatuan yang ada didekat sebuah pohon dan segera meneguk air itu hingga habis.

Lionel terlihat lelah dan kehausan, semua gerak geriknya tidak luput dari pandangan Liara. Dan entah kenapa hati Liara merasakan sesuatu yang tidak biasa saat melihatnya.

Sakit dan sesak.

Gadis berjaket hitam itu bangkit. Istirahat yang dia lakukan sudah lebih dari cukup, dan sekarang Liara akan memilih untuk mencari kayu bakar kedalam hutan dari pada membuat tenda.

"Ara, kamu mau kemana?" gadis berkacamata tebal itu menghentikan langkah Liara, menatap penuh rasa penasaran pada temannya.

"Cari kayu bakar. Kamu bikin tenda aja, biar aku yang cari kayu bakarnya sama yang lain!"

"Tapi Ra-,"

Belum sempat mencegah, Liara sudah terlebih dahulu pergi dan berjalan cepat memasuki hutan bersama beberapa mahasiswa serta siswi lainnya. Kepergian Liara tidak luput dari pandangan Lionel, pria itu meremas botol air mineralnya, mengumpat kecil kala melihat Liara semakin menjauh darinya.

Lionel bangkit, dia hendak menyusul gadis itu tapi suara gadis yang lain kembali menginstruksikannya untuk tetap di tempat.

"Lee, bantu kami buat tenda!"

Lionel semakin meremas botol yang ada ditangannya. Ekor matanya terus saja melirik pada Liara yang berjalan semakin jauh, tapi sayangnya dia tidak bisa menyusul gadis itu untuk memastikan kalau sang Bunga akan baik baik saja.

'Gadis bangkai sialan!' gumamnya.

...PUTRI BUNGA LAGI NYARI KAYU BAKAR😂😂...

**BANG SIMBA KETAR KETIR

DOBEL UP, JANGAN LUPA DUKUNGANNYA JUGA YAAAAAAAAA😘😘😘

LOPE LOPE KALIAN SEMUA

SEE YOU TOMORROW MUUUAACHH😘😘😘**

Terpopuler

Comments

awesome moment

awesome moment

salah jalur, simba

2024-09-24

0

Dede Exis

Dede Exis

udah tau sialan,msh jg mau jd pengawalny tu bangakai😝😝

2023-06-19

2

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

𝘏𝘦𝘺𝘯𝘢 𝘨𝘢𝘬 𝘵𝘩 𝘢𝘫𝘢 𝘓𝘪𝘢𝘳𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘴𝘪𝘢𝘱𝘢 𝘬𝘭 𝘵𝘩 𝘱𝘢𝘴𝘵𝘪 𝘮𝘢𝘮𝘱𝘶𝘴 😡😡😡

2023-04-28

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Waktu Yang Berlalu
2 Ancaman
3 Belum Waktunya
4 Tidak Percaya
5 Tendangan Maut
6 Kesal Tak Tertuang
7 Menyelinap
8 Rasa Penasaran Liara
9 Terpaksa Harus Ikut
10 Menuju Lokasi Camping
11 Lokasi Camping
12 Perasaan Aneh
13 Jealous?
14 Jangan Salah Menilai
15 Waspada
16 Satu Tenda
17 Pamer
18 Menjelajah
19 Khawatir
20 Semakin Emosi
21 Cara Terakhir
22 Mencoba Bersabar
23 Tegang
24 Bayar Hutang?
25 Sandiwara Atau Dari Hati
26 Pangeran?
27 Menurutlah
28 Dia Aneh
29 Liara Yang Penasaran
30 Peringatan
31 Permainan
32 Bukan Kucing Tapi Singa
33 Cuma Suka? Aku Tidak Mau!
34 Hubungan Antara Pria Dan Wanita
35 Ancaman Liara
36 Serangan Dadakan
37 Bebas
38 Khawatir?
39 Tak Terduga
40 Yang Kedua, Bukan Yang Pertama
41 Mulai Bergerak
42 Satu Satunya Yang Berharga
43 Tidak Aman Untuk Hati
44 Memendam Rasa
45 Apa Itu?
46 Apa Yang Akan Terjadi?
47 Tikus Nakal
48 Bukan Jalur Gerebekan
49 Serangan Dadakan
50 Dingin Dan Datar
51 Didalam Derasnya Hujan
52 Seperti Orang Mabuk Dan Sekarat
53 Balasan
54 Istri?
55 Sumpah Delila
56 Ke Hotel?
57 Senam Jantung
58 Berkah Atau Musibah
59 Kecolongan
60 Sudah Menikah!
61 Ketemu Dan Bergegas
62 Berusaha Untuk Masuk
63 Dendam Dan Amarah
64 Ayo Kita Bermain, Princess!
65 Lelang
66 Pertahanan Liara
67 Mulai Menggoda
68 Game Over
69 Iman Setebal Buku Sejarah? Yakin?
70 Kita Sudah Menikah!
71 Ukur Saja!
72 Kabur!
73 Dia Milikku!
74 Lari Sejauh Mungkin
75 Terdampar
76 Menghangatkan?
77 I Don't Know
78 Bayi Singa
79 Pulau Cinta?
80 Ketemu
81 Balas Dendam
82 Pria Licik
83 Tetap Menjadi Pemenangnya
84 Singa Tua Mesum
85 Simulasi
86 Tetap Menjadi Pemenangnya
87 Mengamankan Sebelum Resmi
88 Karma Mertua
89 Otw Resmi
90 Tertunda Sebentar, Sabar
91 Bayi Singa On The Way
92 Tidak Banyak, Tapi Lama
93 Singa Tua Ganas
94 Tetap Bersaing
95 Akhir Dan Awal
96 Last Part Akhir Bahagia
97 Cerita Baru Galexia
Episodes

Updated 97 Episodes

1
Bab 1 Waktu Yang Berlalu
2
Ancaman
3
Belum Waktunya
4
Tidak Percaya
5
Tendangan Maut
6
Kesal Tak Tertuang
7
Menyelinap
8
Rasa Penasaran Liara
9
Terpaksa Harus Ikut
10
Menuju Lokasi Camping
11
Lokasi Camping
12
Perasaan Aneh
13
Jealous?
14
Jangan Salah Menilai
15
Waspada
16
Satu Tenda
17
Pamer
18
Menjelajah
19
Khawatir
20
Semakin Emosi
21
Cara Terakhir
22
Mencoba Bersabar
23
Tegang
24
Bayar Hutang?
25
Sandiwara Atau Dari Hati
26
Pangeran?
27
Menurutlah
28
Dia Aneh
29
Liara Yang Penasaran
30
Peringatan
31
Permainan
32
Bukan Kucing Tapi Singa
33
Cuma Suka? Aku Tidak Mau!
34
Hubungan Antara Pria Dan Wanita
35
Ancaman Liara
36
Serangan Dadakan
37
Bebas
38
Khawatir?
39
Tak Terduga
40
Yang Kedua, Bukan Yang Pertama
41
Mulai Bergerak
42
Satu Satunya Yang Berharga
43
Tidak Aman Untuk Hati
44
Memendam Rasa
45
Apa Itu?
46
Apa Yang Akan Terjadi?
47
Tikus Nakal
48
Bukan Jalur Gerebekan
49
Serangan Dadakan
50
Dingin Dan Datar
51
Didalam Derasnya Hujan
52
Seperti Orang Mabuk Dan Sekarat
53
Balasan
54
Istri?
55
Sumpah Delila
56
Ke Hotel?
57
Senam Jantung
58
Berkah Atau Musibah
59
Kecolongan
60
Sudah Menikah!
61
Ketemu Dan Bergegas
62
Berusaha Untuk Masuk
63
Dendam Dan Amarah
64
Ayo Kita Bermain, Princess!
65
Lelang
66
Pertahanan Liara
67
Mulai Menggoda
68
Game Over
69
Iman Setebal Buku Sejarah? Yakin?
70
Kita Sudah Menikah!
71
Ukur Saja!
72
Kabur!
73
Dia Milikku!
74
Lari Sejauh Mungkin
75
Terdampar
76
Menghangatkan?
77
I Don't Know
78
Bayi Singa
79
Pulau Cinta?
80
Ketemu
81
Balas Dendam
82
Pria Licik
83
Tetap Menjadi Pemenangnya
84
Singa Tua Mesum
85
Simulasi
86
Tetap Menjadi Pemenangnya
87
Mengamankan Sebelum Resmi
88
Karma Mertua
89
Otw Resmi
90
Tertunda Sebentar, Sabar
91
Bayi Singa On The Way
92
Tidak Banyak, Tapi Lama
93
Singa Tua Ganas
94
Tetap Bersaing
95
Akhir Dan Awal
96
Last Part Akhir Bahagia
97
Cerita Baru Galexia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!