Hari kini telah berganti dan pagi telah hadir menyapa penduduk muka bumi. Dalam sebuah kamar nampak seorang wanita sedang melakukan kegiatan paginya seperti biasa. Bibir wanita itu tidak henti hentinya merekahkan senyumnnya saat melakukan aktifitas pagi kali ini. Dari mata terbuka saat bangun tidur, hingga selesai mandi dan merapikan diri, senyum wanita itu terus merekah menghiasi bibirnya.
Dialah Jenita, Ratu dari kerajaan Kagomara yang hatinya sedang dilanda asmara karena hadirnya seorang pria dalam istananya. Rasa itu semakin bertambah besar saat tanpa sengaja bibir sang ratu bersentuhan dengan bibir si pria. Ini adalah asmara pertama yang dirasakan Jenita di dalam hidupnya.
Setelah merasa dirinya sudah sangat cantik, Jenita segera saja keluar dari kamar untuk memulai hari sebagai ratu kerajaan seperti biasanya. Dengan langkah anggun dia menyusuri lorong kerajaan bersama dua dayang istana. Saat langkah kakinya hampir sampai di taman belakang, Jenita melihat kerumunan dayang dan pengawal di sekitar taman. Jenita sontak saja penasaran dengan apa yang dia lihat.
"Apa yang mereka lakukan di sana, dayang? Kenapa pada berkerumun?" tanya Tatu saat langkahnya terhenti.
"Mereka sedang melihat tiga pria sedang malakukan olah tubuh, Ratu."
"Apa!" pekik Jenita. "Suruh mereka bubar!"
"Baik, Ratu!"
Dua dayang segera melangkah cepat ke arah kerumuman para pelayan dan penjaga istana. Ratu menatap tajam ke arah mereka dengan dada yang hergemuruh. Sebenarnya bukan masalah berkerumunnya, tapi Jenita mendadak merasakan tidak suka dalam hatinya saat para wanita itu berkemurun melihat pria yang telah mennyentuh hatinya.
Begitu para dayang dan penjaga kerajaan membubarkan diri, Jenita membawa langkah kakinya menuju ke arah taman belakang. Benar saja, disana tiga pemuda itu sedang berolah raga ala kadarnya. Mereka lari lari kecil mengitar taman san memalakukan senam ringan seperti push up, sit up, khas olah raga pria pada umumnya.
Mata Jenita membelalak dan terpaku menatap pemandangan di hadapannya. Fokusnya tertuju pada tubuh Jack yang ternyata dipenuhi berbagai gambar di beberapa bagian tubuhnya. Entah kenapa dimata Jenita, gambar yang terlukis di tubuh Jack membuat kadar ketampanan pria itu semakin bertambah dan makin mempesona. Nikki dan Rahul juga kelihatan keren, tapi dimata Jenita, Jack paling segalanya.
Jenita sengaja duduk di kursi yang letaknya tak jauh dari keberadaan tiga pria itu dan menyuruh para dayang untuk segera pergi. Jenita ingin menikmati pemandangan yang belum pernah dia lihat sebelumnya, yaitu pemandangan pria tampan.
Saat mata Jenita sedang fokus melihat Jack, matanya tanpa sengaja melihat kalung yang Jack pakai. Tapi dia tidak melihat dengan jelas batu yang digunakan Jack pada kalungnya. Jenita juga melihat Nikki dan Rahul memakai hiasaan di leher. Hal itu menimbulkan tanda tanya bagi Jenita, kenapa mereka pakai benda seperti itu?
Sementara itu, di tempat Jack berada, ketiga pemuda itu juga sedang melakukan peregangan otot.
"Lihat! Sang Ratu sedari tadi tidak henti hentinya menatap ke arah kita," ucap Rahul dengan memberi isyarat.
"Udah tahu, pasti dia terpesona dengan kita," balas Nikki.
"Tapi sepertinya dari tadi dia memandangi Jack mulu," ucap Rahul. Sontak saja Jack langsung menoleh ke arah Ratu berada dan sang ratu langsung berpaling. "Benar, kan? Dia sedang memandangi si Jack."
Jack lantas tersenyum melihat tingkah Ratu yang sedang membuang muka karena ketangkap basah memandangi dirinya.
"Kayaknya Ratu naksir kamu deh Jack?" terka Rahul sambil merentangkan tangannya melakukan peregangan.
"Kalau emang suka ya malah kebetulan dong Jack, bisa dimanfaatin," sambung Nikki.
"Manfaatin gimana?" tanya Rahul sambil menghentikan gerakannya.
"Ya manfaatin agar kita selamat jika Jack tidak bisa memenuhi pesyaratan Ratu yang kemarin."
"Ah, iya. Benar itu Jack. Waktu kita berarti tinggal dua puluh sembilan hari loh."
Jack hanya terdiam dan nampak sedang memikirkan ucapan Rahul yang sepertinya memang ada benarnya.
Sedangkan di saat bersamaan, di tempat yang jauh berada. Sepasang naga sedang melakukan persiapan untuk pergi mencari batu bercaya ungu.
"Sudah siap, istriku."
"Sudah, suamiku."
"Baiklah, mari kita berangkat."
Naga betina tersenyum, lalu mereka berubah wujud menjadi naga yang sesungguhnya.
...@@@@@...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 148 Episodes
Comments
S H 10
nampaknya Raja dan permaisuri mau kemana??
2025-01-20
0
Juwanto
Ratu Janeta Terpesona Dengan Ke Tampanan Jack Apalagi Badan nya Ada Tato nya Tambah Hati nya Tidak Menentu Hati terus Berdebar Saat Melihat Jack ..... Keren
2023-05-01
0
Bunda windi❤ 💚
sang ratu sedang kasmaran 😁
beruntung kamu Jack sang ratu terpesona sama kamu..
2022-11-30
4