Sangat Disayangkan

Jack, Nikki dan Rahul begitu terkejut dengan apa yang baru saja mereka dengar. Ini seperti sebuah mimpi dimana mereka masuk ke dalamnya. Sepasang naga, mahkota yang tidak dapat dirobek, penduduk pria yang pergi karena takut mati, menjadi fokus utama yang mereka bertiga pikirkan.

Ketiga pemuda itu ingin tidak percaya dengan kisah yang baru saja mereka dengar. Mana ada seekor naga di dunia ini? Tapi cerita wanita yang terikat itu terdengar sangat meyakinkan. Ditambah lagi, di depan mata mereka, wanita itu hampir saja kehilangan nyawa dengan cara yang konyol hanya untuk sebuah pengampun dan menghapusan kutukan.

"Apa kalian tidak memiliki petunjuk agar kutukan itu bisa hilang?" sebuah pertanyaan meluncur dari bibir Rahul.

Wanita itu menatap Rahul lalu menggeleng. "Kami sudah putus asa. Bahkan beberapa diantara kami ada yang pergi ke timur mencari keberadaan sang naga, tapi sampai saat ini mereka belum ada yang pulang satupun."

"Kok bisa seperti itu, ini aneh sekali," ucap Jack dengan menatap wanita itu lalu dia menoleh ke arah Nikki. "Apa tidak ada pakaian wanita yang lebih tertutup?"

Nikki sontak saja langsung mengerutkan keninganya, begitu juga dengan Rahul. Keduanya menatap Jack sejenak lalu mengarahkan pandangannya ke arah wanita yang terikat. Senyum lebar langsung terkembang di bibir Nikki dan Rahul. Mereka jadi tahu alasan Jack menanyakan pakaian wanita.

Laki laki normal manapun pasti hasratnya akan naik saat dihadapkan dengan wanita cantik, berbadan mulus dan berpakain kain panjang tapi tembus pandang. Begitu juga dengan Jack, Nikki dan Rahul. Wanita di hadapannya hanya memakai kain putih tipis. Meski panjang hingga ke mata kaki tapi kain tipis itu bisa tembus dan memperlihatkan lekuk tubuh serta keindahan yang ada pada tubuh wanita.

Jika tidak teringat kutukan yang baru saja ketiganya dengar, bisa saja pemuda itu berubah menjdi pria jahat saat ini. Untung saja kutukan itu menjadi penghalang mereka untuk melalukan niat yang penuh dengan kenikmatan. Mereka tidak mau mati konyol hanya karena sebuah hasrat.

Nikki melangkah menuju ruang yang ada lemari pakaianya. Isi lemari di obrak abrik berharap ada pakaian yang layak dan benar benar menutupi tubuh wanita terutama bagian dada dan bawah perut. Tapi sayang, disana juga ada baju yang layak satupun. Kebanyakan rok mini, underwear serta tangtop. Nikki terpaksa mengambilnya.

"Hanya ada ini, dan kayaknya para wanita di atas bukit juga tadi banyak yang memakai ini dan juga jubah kan?" ucap Nikki.

Jack berpikir sejenak kemudian dia mengangguk. Jack menggeser duduknya dan meraih tali dan membuka ikatannya. Wanita itu awalnya kaget dan takut, tapi saat tali terlepas dia menatap Jack lekat lekat.

"Gantilah pakaianmu," ucap Jack. Nikki menyodorkan pakaian dan wanita itu menerimanya. Lalu dia turun perlahan dari dipan dan melangkah menuju salah satu kamar untuk ganti.

"Gila! Berarti semua penduduk disini masih segel?" tanya Rahul dengan suara yang agak keras.

"Sepertinya," balas Nikki. "Tapi sayang, kita tidak bisa mencicipi."

"Hahaha ... sial, udah nggak tahu kita ada dimana, eh sekalinya tahu tempatnya enak malah nggak bisa ngapa ngapain," balas Rahul lagi.

"Tapi, apa mungkin nggak ada penangkalnya? Pasti ada lah," ucap Jack, tanya sendiri dijawab sendiri.

"Ya memang ada, kita harus ketemu naga dulu, baru deh kita bisa dapat yang enak enak," jawab Rahul.

"Apa kita perlu melakukan perjalanan ke timur?" usul Nikki.

"Biar dikira kera sakti gitu? Kalau kera sakti ke barat nyari kitab suci, lah kita ke timur nyari naga agar kita mati?" timpal Rahul lagi.

Perdebatan mereka terhenti begitu si wanita keluar dari kamar dengan pakaian yang sudah diganti. Dia melangkah dengan tertunduk kemudian duduk di salah satu kursi yang ada di sana. Mata ketiga pemuda hampir saja tak berkedip melihatnya. Pakaiannya tetap terlihat seksi, tapi kali ini yang terutup hanya sebagian dada dan juga bawah perut saja. Pakaian itu lebih mirip bikini, hanya saja ada rok pendek sebagai tambahan pakaiannnya.

"Apa kamu ingin pulang?" tanya Jack untuk mengalihkan pikiran kotornya.

Wanita itu menggeleng. "Aku tidak berani pulang. Jika mereka tahu aku masih hidup, yang ada mereka malah murka, aku bisa langsung dilenyapkan saat itu juga."

Untuk kesekian kalinya ketiga pemuda itu kembali terkejut.

"Terus apa rencanamu berikutnya?" tanya Jack lagi, dan wanita itu menggeleng. Jack menghembus kasar nafasnya.

"Lebih baik kamu malam ini bermalam aja disini, besok baru nyari solusi," usul Nikki.

Mata wanita itu langsung berbinar, kemudian dia langsung setuju. "Terima kasih."

Sementara itu di tempat ritual.

"Gawat! Mayatnya tidak ada!"

"Apa! Bagaimana bisa!"

"Benar, tidak ada jejaknya sama sekali!"

"Sial! Cari sampai ketemu!"

...@@@@...

Terpopuler

Comments

S H 10

S H 10

kok mayat gakada ya.. hehe aneh sekali sih..

2025-01-20

0

Putra_Andalas

Putra_Andalas

kira² pakai CD juga gk tuh...??

2024-08-26

0

Juwanto

Juwanto

Jack, Nikki,Rahul dan Wanita Perse mbahan Nginap di Rumah Gubug Sementara Ketua Suku Perempuan Mencari Jasad Persembahan nya Karena Meng Hilang Pengawal nya Pergi Untuk Mencari Wanita itu

2023-05-01

0

lihat semua
Episodes
1 Dua Dunia
2 Mimpi Buruk
3 Tragedi
4 Dihuni Kaum Wanita Saja?
5 Sekumpulan Wanita Di Atas Bukit
6 Sebuah Ritual
7 Cerita Dibalik Kutukan
8 Sangat Disayangkan
9 Misteri Batu Ungu
10 Batu Bercahaya Ungu
11 Tertangkap
12 Tantangan
13 Tantangan Dan Penawaran
14 Deal!
15 Langkah Awal
16 Semua Mengincar Batu itu
17 Langkah Awal
18 Bertarung?
19 Ikatan
20 Ratu Yang Lemah
21 Firasat Sang Naga
22 Misteri Lagi
23 Terungkap Secara Perlahan
24 Kejutan
25 Kejutan Lagi
26 Semakin mendekati
27 Ulah Raja Roma
28 Sedikit Kabar Baik
29 Belum Terbuka Lebar
30 Ketahuan
31 Rahul Dan Insana
32 Di Tengah Hutan
33 Raja Roma Dan Empat Cenayang
34 Jack Dan Jenita
35 Usaha Jack
36 Misteri Lagi
37 Tantangan Lagi
38 Keterkejutan Jack
39 Mendadak Bisa Silat
40 Menyembuhkan Nafata
41 Di Malam Itu
42 Beneran Berhasil!
43 ketegangan Malam
44 Bualan Jack
45 Raja Rama Mulai Bergerak
46 Kemesraan Pagi
47 Bikin Iri Saja
48 Keyakinan Jack
49 Ada Yang Menyerang
50 Menuju Tempat Kerusuhan
51 Ulah Sang Naga
52 Adu Penawaran
53 Mengikuti Naga
54 Membawa Hasil
55 Keinginan Para Wanita
56 Siap Membuktikan Hasilnya
57 Malam Pembuktian
58 Malam Yang Menegangkan
59 Terkoyak Bersama
60 Setelah Malam itu
61 Nikmatnya Bangun Tidur
62 Setelah Semuanya Usai
63 Siap Nggak Ya?
64 Dilema
65 Jangan Pergi
66 Mengunjungi Naga
67 Akal Sang Naga
68 Tanpa Hasil
69 Penyusup
70 Isi Hati Para Wanita
71 Nafata Kemana?
72 Berita Nafata Menyebar
73 Semua Nampak Terkejut
74 Tamparan
75 Saat Wanita Kecewa
76 Kok Jadi Begini?
77 Dua Wanita Di dalam Kamar
78 Meluluhkan Wanita
79 Rencana Jack
80 Mengumpulkan Kaum Pria
81 Tinggal Masalah Pribadi
82 Harta Yang Tersembunyi
83 Ritual Massal
84 Aksi Lima Wanita
85 Wanita Lawan Wanita
86 Amarah Raja Roma
87 Kedatangan Raja Damendra
88 Rasa Heran Damendra
89 Pertengkaran Ayah Dan Anak
90 Utusan Dewa Dan Naga?
91 Damendra Dibuat Tercengang
92 Pergi Menghibur Diri
93 Pertemuan Tak Terduga
94 Cara Yang Sama
95 Bergerak Cepat
96 Rencana Yang Tersusun Rapi
97 Rencana Ratu Amuba
98 Ketakjuban Para Warga
99 Nasehat Untuk Jenita
100 Hanya Sandiwara
101 Jack Jadi Raja??
102 Tuduhan Ratu Amuba
103 Kejutan!
104 Penolakan Jack
105 Protesnya Rahul
106 Penyusup Dan Penduduk
107 Ketangguhan Prajurit Wanita
108 Raja Damendra
109 Ajakan Nafata
110 Dua Orang Wanita
111 Permainan Licik
112 Jack Kesal
113 Curhat Kekesalan Jack
114 Sikap Acuh Jack
115 Rasa Bersalah
116 Raja Dan Ratu Minum Racun?
117 Keinginan Jenita
118 Hanya Bisa Minta Maaf
119 Raja Roma Berkunjung
120 Menuju Ke Tempat Harta Tersembunyi
121 Dua Raja Berbicara
122 Berburu Harta Karun
123 Bisa Jadi Sultan
124 Raja Roma Ingin Bertarung
125 Rencana Di Balik Rencana
126 Utusan Raja Roma
127 Membuat Siasat
128 Raja Roma Datang
129 Penuh Basa Basi
130 Sindiran Pedas
131 Raja Roma Beraksi
132 Perang Yang Sebenarnya
133 Sudah Mempersiapkan Segalanya
134 Ketangguhan Prajurit Wanita
135 Rasa Haru Dan Bahagia
136 Rencana Susulan
137 Kejutan Untuk Raja Roma
138 Kejutan Dari Jack
139 Setelah Kemenangan
140 Dua Rencana Berbeda
141 Damendra Belum Jera
142 Membuang Rasa Malu
143 Sebuah Penawaran
144 Kejutan Sore Hari
145 Apa Ini Akhirnya?
146 Mungkin Ini Memang Akhir
147 Sepertinya Belum Berakhir?
148 Akhirnya ...
Episodes

Updated 148 Episodes

1
Dua Dunia
2
Mimpi Buruk
3
Tragedi
4
Dihuni Kaum Wanita Saja?
5
Sekumpulan Wanita Di Atas Bukit
6
Sebuah Ritual
7
Cerita Dibalik Kutukan
8
Sangat Disayangkan
9
Misteri Batu Ungu
10
Batu Bercahaya Ungu
11
Tertangkap
12
Tantangan
13
Tantangan Dan Penawaran
14
Deal!
15
Langkah Awal
16
Semua Mengincar Batu itu
17
Langkah Awal
18
Bertarung?
19
Ikatan
20
Ratu Yang Lemah
21
Firasat Sang Naga
22
Misteri Lagi
23
Terungkap Secara Perlahan
24
Kejutan
25
Kejutan Lagi
26
Semakin mendekati
27
Ulah Raja Roma
28
Sedikit Kabar Baik
29
Belum Terbuka Lebar
30
Ketahuan
31
Rahul Dan Insana
32
Di Tengah Hutan
33
Raja Roma Dan Empat Cenayang
34
Jack Dan Jenita
35
Usaha Jack
36
Misteri Lagi
37
Tantangan Lagi
38
Keterkejutan Jack
39
Mendadak Bisa Silat
40
Menyembuhkan Nafata
41
Di Malam Itu
42
Beneran Berhasil!
43
ketegangan Malam
44
Bualan Jack
45
Raja Rama Mulai Bergerak
46
Kemesraan Pagi
47
Bikin Iri Saja
48
Keyakinan Jack
49
Ada Yang Menyerang
50
Menuju Tempat Kerusuhan
51
Ulah Sang Naga
52
Adu Penawaran
53
Mengikuti Naga
54
Membawa Hasil
55
Keinginan Para Wanita
56
Siap Membuktikan Hasilnya
57
Malam Pembuktian
58
Malam Yang Menegangkan
59
Terkoyak Bersama
60
Setelah Malam itu
61
Nikmatnya Bangun Tidur
62
Setelah Semuanya Usai
63
Siap Nggak Ya?
64
Dilema
65
Jangan Pergi
66
Mengunjungi Naga
67
Akal Sang Naga
68
Tanpa Hasil
69
Penyusup
70
Isi Hati Para Wanita
71
Nafata Kemana?
72
Berita Nafata Menyebar
73
Semua Nampak Terkejut
74
Tamparan
75
Saat Wanita Kecewa
76
Kok Jadi Begini?
77
Dua Wanita Di dalam Kamar
78
Meluluhkan Wanita
79
Rencana Jack
80
Mengumpulkan Kaum Pria
81
Tinggal Masalah Pribadi
82
Harta Yang Tersembunyi
83
Ritual Massal
84
Aksi Lima Wanita
85
Wanita Lawan Wanita
86
Amarah Raja Roma
87
Kedatangan Raja Damendra
88
Rasa Heran Damendra
89
Pertengkaran Ayah Dan Anak
90
Utusan Dewa Dan Naga?
91
Damendra Dibuat Tercengang
92
Pergi Menghibur Diri
93
Pertemuan Tak Terduga
94
Cara Yang Sama
95
Bergerak Cepat
96
Rencana Yang Tersusun Rapi
97
Rencana Ratu Amuba
98
Ketakjuban Para Warga
99
Nasehat Untuk Jenita
100
Hanya Sandiwara
101
Jack Jadi Raja??
102
Tuduhan Ratu Amuba
103
Kejutan!
104
Penolakan Jack
105
Protesnya Rahul
106
Penyusup Dan Penduduk
107
Ketangguhan Prajurit Wanita
108
Raja Damendra
109
Ajakan Nafata
110
Dua Orang Wanita
111
Permainan Licik
112
Jack Kesal
113
Curhat Kekesalan Jack
114
Sikap Acuh Jack
115
Rasa Bersalah
116
Raja Dan Ratu Minum Racun?
117
Keinginan Jenita
118
Hanya Bisa Minta Maaf
119
Raja Roma Berkunjung
120
Menuju Ke Tempat Harta Tersembunyi
121
Dua Raja Berbicara
122
Berburu Harta Karun
123
Bisa Jadi Sultan
124
Raja Roma Ingin Bertarung
125
Rencana Di Balik Rencana
126
Utusan Raja Roma
127
Membuat Siasat
128
Raja Roma Datang
129
Penuh Basa Basi
130
Sindiran Pedas
131
Raja Roma Beraksi
132
Perang Yang Sebenarnya
133
Sudah Mempersiapkan Segalanya
134
Ketangguhan Prajurit Wanita
135
Rasa Haru Dan Bahagia
136
Rencana Susulan
137
Kejutan Untuk Raja Roma
138
Kejutan Dari Jack
139
Setelah Kemenangan
140
Dua Rencana Berbeda
141
Damendra Belum Jera
142
Membuang Rasa Malu
143
Sebuah Penawaran
144
Kejutan Sore Hari
145
Apa Ini Akhirnya?
146
Mungkin Ini Memang Akhir
147
Sepertinya Belum Berakhir?
148
Akhirnya ...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!