"Tapi disini sepertinya hanya di huni oleh kaum wanita saja."
"Apa!" Jack benar benar menemukan banyak kejutan sejak dirinya sadar dan bertemu dua orang pria yang usianya mungkin seumuran dengannya. "Bagaimana kamu tahu? Apa kamu telah lama berada di sini?"
"Tidak, aku baru sekitar satu minggu berada disini dan Rahul tiga hari yang lalu. Awalnya kita juga kayak kamu, tapi setelah aku coba selidiki, ini memang aneh," terang Nikki.
"Kalian sudah berinteraksi dengan penduduk pulau ini?" tanya Jack makin penasaran.
"Belum lah, belum ada keberanian. Paling kita sembunyi sembunyi ke daerah pemukiman. Kalau kamu mau, mending kamu ikut kami," ajak Rahul.
Tiba tiba Jack dilanda bingung, menerima ajakan Rahul atau pergi mencari jalan keluar sendiri. Jack pun berpikir cepat hingga akhirnya dia memutuskan untuk ikut bergabung dengan dua pria yang baru saja dia kenal. Jack berharap keduanya bukanlah orang jahat.
Ketiga pemuda yang terlihat seperti seumuran, melangkah masuk ke dalam hutan. Jack tertegun dengan apa yang dia lihat. Mereka berhenti di sebuah rumah berdinding anyaman bambu dan beratap daun atap rumbia dan alang alang. Nikki dan Rahul memasuki rumah tersebut, Jack lantas mengikutinya.
"Rumah siapa ini?" tanya Jack dengan pandangan mengedar keliling ruang.
"Tidak tahu, kemungkinan rumah penduduk yang ditinggalkan," jawab Kikki. "Kamu mending ganti baju, di dalam sana ada pakaian laki laki yang sama seperti yang kita pakai ini," ucap Nikki lagi sambil menunjuk ke arah sebuah kamar.
Jack menatap pakaian yang dikenakan Rahul dan Nikki. Seperti pakaian pada jaman romawi kuno yang pernah dia lihat dalam sebuah film. Jack melangkah menuju tempat yang ditunjuk Nikki.
Semua yang ada di dalam kamar tersebut terlihat sangat sederhana. Bahkan di atas ranjang tidak ada kasur sama sekali. Jack membuka sebuah lemari. Matanya agak menyipit saat melihat isi lemari itu. Beberapa pakaian tersedia disana, dan semuanya modelnya hampir sama. Yang membedakan hanya bentuknya antara untuk laki laki dan keluar.
"Keren juga kamu memakai baju seperti itu, mana tatonya lumayan banyak lagi," puji Rahul.
Kamu juga, Bro, badan kamu bagus, idaman cewek cewek tuh," balas Jack.
"Mending sekarang kita istirahat dulu, nanti malam kita mencoba mendekat ke arah pemukiman yang padat, kalau kamu mau makan, di meja ada makanan," ucap Nikki, lalu dia masuk ke salah satu kamar sedangkan Rahul tiduran di atas dipan.
Jack mendekat ke arah meja makan. Dia membuka tudung saji dari anyaman bambu dan di sana ada umbi umbian dan sayur yang direbus. Jack menutup makanan kembali lalu dia beranjak ke kamar yang tadi dia masuki.
Jack memilih duduk di tepi ranjang. Tatapannya kembali berkeliling. Pikirannya menerawang entah kemana saja. Yang paling menonjol dalam pikiran Jack adalah tentang dua orang yang baru dia kenal. Mereka bertahan disini apa karena belum menemukan jalan pulang? Hati Jack bertanya tanya.
Seperti yang sudah direncakan, Jack dan dua orang yang baru dia kenal akan menyusup ke daerrah pemukiman. Jack mengikuti semua yang dilakukan Nikki dan Rahul, dari pakaian dan sebagainya. Jack juga disuruh membawa senjata untuk berjaga jaga. Karena Jack biasa naik gunung dengan membawa pisau lipat serba guna, Jack memilih belati kembar. Mereka pun berangkat dengan sanggat hati hati.
"Kok sepi? Kemana para penduduk?" ucap Rahul begitu mereka sampai di tempat tujuan dan keadaannya sangat sepi. Mata mereka berkeliling mencari sesuatu sambil terus melangkah. Di saat mereka terus melangkah maju.
"Apa kalian mendengar suara aneh? Seperti bunyi genderang?" ucap Jack sembari memfokuskan pendengarnya. Nikki dan Rahul juga ikut mendengarnya.
"Benar! Arahnya sebelah sana!" tunjuk Rahul.
"Kita coba kesana!" ajak Nikki. Mereka langsung saja mengendap ke arah bunyi genderang yang bertalu talu.
Semakin langkah mereka mendekat, semakin jelas pula suara yang mereka dengar. Mereka melihat cahaya api diatas sebuah bukit. Mereka yakin penduduk berada di sana. Mereka memilih jalan mengitari bukit agar bisa memantau apa yang sedang terjadi di atas sana.
"Apa mereka perempuan semua?" tanya Jack saat matanya dengan jelas menangkap kumpulan orang yang ada di atas bukit.
"Perhatikan saja, apa kamu melihat laki laki diantara mereka?" balas Nikki.
Mata Jack langsung saja mencari sosok laki laki. Benar saja, Jack tidak menemukan satu lelakipun di sana. "Aneh," gumam Jack.
"Lebih baik kita lihat, apa yang akan mereka lakukan."
Ketiga pemuda itu sontak terdiam dengan mata terus menatap ke atas bukit. Awalnya semua nampak baik baik saja, tapi mereka dikejutkan dengan satu wanita yang diikat dan berdiri di tepi bukit.
Mata Jack langsung membelalak saat itu juga. Wajahnya menegang menyaksikan apa yang terjadi diatas sana. Seketika Jack teringat sesuatu.
"Jangan jangan ini ..." ucap Jack tiba tiba.
...@@@@@@...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 148 Episodes
Comments
S H 10
knpa?? apa yang terjadi??
/Doubt//Doubt//Doubt/
2025-01-19
0
Cambang Koe
lanjut..
2024-04-06
0
Juwanto
Jack.Rahul.Nikki.Terkejut Melihat Acara Apa di Atas Bukit Kok Ada Api Unggun dan Perempuan di ikat......
2023-05-01
0