Dihuni Kaum Wanita Saja?

"Aku ada dimana?"

Mata Jack mengedar ke tempat di sekelilingnya. Dia berada di sebuah pantai, tapi dia merasa asing di pantai tersebut. Yang semakin membuat Jack heran, dia disana sendirian. Tidak ada tanda tanda manusia selain dia disana. Bahkan tanda tanda adanya musibah yang baru dia alami pun tak tampak sepanjang mata memandang.

Jack berdiri lalu dia melangkah ke sisi pantai yang lain dengan mata yang terus berkeliling. Karena tidak kunjung menemukan satu orang pun, Jack mulai di dera rasa takut. Bahkan wajahnya sudah menunjukan kalau dia sangat frustasi.

Jack menghentikan langkahnya dengan perasaan yang sangat kacau. Matanya memandang ke arah pantai, tapi tak ada satupun perahu yang berlayar. Tatapan mata Jack berpindah ke arah hutan, tapi sama saja tidak ada kehidupan di tempat tersebut.

Jack benar benar dilema, dia bingung harus bagaimana sekarang. Tapi Jack juga tidak mati konyol di pantai itu. Jack lantas perpikir mencari jalan keluar hingga beberapq saat kemudian Jack memutuskan mencoba memasuki hutan. Jack yakin jika melalui hutan pasti dia akan menemukan jalan nantinya. Bukankah kalau ada hutan berarti ada kehidupan? Jack dengan mantap mulai melangkah menuju hutan.

Saat langkah kaki Jack mulai memasuki area tengah hutan, Dia dikejutkan dengan anak panah yang meluncur di depan wajah dia.

Wuss! Jleb!

"Astaga!" pekik Jack terkejut. Anak panah itu meleset dan menancap pada batang pohon.

"Apa disini banyak jebakan? Sial!" umpat Jack dan langsung menunduk dan bersembunyi pada batang pohon yang lumayan besar. Mata Jack mengintip ke arah dimana anak panah itu datang.

"Sepertinya ada yang mendekat?" gumam Jack saat telinganya mendengar sesuau yang agak berisik dari rerumputan dan dedaunan kering yang terinjak langkah kaki. Rasa panik kembali menyerang Jack saat langkah kaki yang dia dengar semakin mendekat.

"Aku harus bagaimana ini?" keluh Jack. Disaat genting seperti itu, dia baru sadar kalau tas slempang yang selalu dia bawa juga tidak ada. Padahal di dalam tas slempang itu, Jack mnyimpan pisau multi guna.

Jack semakin merasa frustasi. Matanya jelalatan mencari sesuatu yang bisa dijadikan senjata. Dia melihat batang kayu teronggok di semak semak tak jauh dari hadapannya. Jack berinisiatif untuk mengambilnya. Mata Jack mengintip lagi dan dia melihat langkah kaki yang sedang mendekat.

Dengan mengumpulkan segala keberaniannya, Jack bergerak secepat mungkin meraih batang kayu tersebut. Di saat tangan Jack berhasil meraih batang itu, di saat itu pula sebuah suara menghentikan gerakannya.

"Berhenti!" teriak seseorang di belakang Jack. "Berhenti atau anak panah ini menembus jantungmu!"

Sontak saja Jack tak bisa bergutik. Otomatis dia langsung diam dengan wajah terlihat sangat ketakutkan. Jack benar benar tidak bisa berbuat apa apa lagi. Kali ini dia harus pasrah dengan nasib yang menimpanya.

Namun saat Jack sudah benar benar pasrah, dia dikejutkan dengan sebuah pertanyaan, "Apa kamu orang Indonseia?"

Tentu Jack sangat terkejut, bahkan matanya saja langsung melebar. Jack menoleh ke arah orang bertanya. "Dari mana kamu tahu aku dari indonesia?"

Orang yang menodongkan panahnya seketika menghela kasar nafasnya lalu mengambil anak panah yang hampir dia lepaskan dan memasukan ke tempat yang ada di punggungnya. "Jenis pakaian dan sandalmu cuma ada di Indonesia."

Rasa terkejut Jack semakin bertambah. "Kamu dari indonesia juga?"

Orang itu mengangguk lalu dia memilih duduk dan bersandar pada salah satu pohon. Jack pun merasa lega. Dia juga langsung duduk meski tadi sempat lemas karena hampir saja kehilangan nyawa.

"Rahul! Keluar!" teriak orang itu.

"Siapa Rahul? Orang Indonesia juga?"

"Iya, keturunan orang India dan medan," jawab orang itu. "Kamua sendiri Indonesianya mana?"

"Aku Bandung."

Tak lama kemudian datanglah seorang lagi mendekat ke arah Jack berada. "Siapa dia, Nik?" tanya orang itu kepada rekannya.

"Belum kenalan, tapi dia orang Indonnesia juga," jawab orang yang tadi hendak memanah. "Orang Bandung dia."

"Apa! Astaga!" pekik pria yang baru datang, lantas orang itu memperkenalkan dirinya. Namanya Rahul, wajahnya memang seperti wajah pria India. Sedangkan yang tadi hampir memanah namanya Nikki. Wajahnya juga agak bule, cuma kulitnya agak gelap. Jack juga memperkenalkan dirinya sendiri.

"Apa kalian sudah lama tinggal disini?" tanya Jack setelah saling berkenalan.

"Tidak, kami belum lama, berada disini," jawab Rahul. "Kita bahkan nggak tahu kenapa kita ada disini."

"Apa! Bagaimana bisa?" tanya Jack dengan tatapan tak percaya. Namun kedua bahu yang terangkat sebagai isyarat jawaban dari Rahul dan Nikkki benar benar membuat Jack kembali merasa terkejut.

"Terus? Pulau ini tuh dimana? Apa salah satu pulau di Indonesia juga?" cecar Jack.

"Nggak tahu, Jack. Kita juga belum menemukan letak pulau berada di sebelah mana. Tapi disini sepertinya hanya di huni oleh kaum wanita saja."

"Apa!"

...@@@@@...

Terpopuler

Comments

S H 10

S H 10

Rahul, nikki, jack, okee sekarang tau dehh..

2025-01-19

0

Tiffany_Afnan

Tiffany_Afnan

rahul niki nemu batu ungu juga kali ni..

2024-10-07

0

nt your fav. ⛧亗⛧

nt your fav. ⛧亗⛧

buset bisa mirip kya temen gw, bedanya dia ga mix tapi mirip india namanya juga sama 😂😂

2023-09-22

1

lihat semua
Episodes
1 Dua Dunia
2 Mimpi Buruk
3 Tragedi
4 Dihuni Kaum Wanita Saja?
5 Sekumpulan Wanita Di Atas Bukit
6 Sebuah Ritual
7 Cerita Dibalik Kutukan
8 Sangat Disayangkan
9 Misteri Batu Ungu
10 Batu Bercahaya Ungu
11 Tertangkap
12 Tantangan
13 Tantangan Dan Penawaran
14 Deal!
15 Langkah Awal
16 Semua Mengincar Batu itu
17 Langkah Awal
18 Bertarung?
19 Ikatan
20 Ratu Yang Lemah
21 Firasat Sang Naga
22 Misteri Lagi
23 Terungkap Secara Perlahan
24 Kejutan
25 Kejutan Lagi
26 Semakin mendekati
27 Ulah Raja Roma
28 Sedikit Kabar Baik
29 Belum Terbuka Lebar
30 Ketahuan
31 Rahul Dan Insana
32 Di Tengah Hutan
33 Raja Roma Dan Empat Cenayang
34 Jack Dan Jenita
35 Usaha Jack
36 Misteri Lagi
37 Tantangan Lagi
38 Keterkejutan Jack
39 Mendadak Bisa Silat
40 Menyembuhkan Nafata
41 Di Malam Itu
42 Beneran Berhasil!
43 ketegangan Malam
44 Bualan Jack
45 Raja Rama Mulai Bergerak
46 Kemesraan Pagi
47 Bikin Iri Saja
48 Keyakinan Jack
49 Ada Yang Menyerang
50 Menuju Tempat Kerusuhan
51 Ulah Sang Naga
52 Adu Penawaran
53 Mengikuti Naga
54 Membawa Hasil
55 Keinginan Para Wanita
56 Siap Membuktikan Hasilnya
57 Malam Pembuktian
58 Malam Yang Menegangkan
59 Terkoyak Bersama
60 Setelah Malam itu
61 Nikmatnya Bangun Tidur
62 Setelah Semuanya Usai
63 Siap Nggak Ya?
64 Dilema
65 Jangan Pergi
66 Mengunjungi Naga
67 Akal Sang Naga
68 Tanpa Hasil
69 Penyusup
70 Isi Hati Para Wanita
71 Nafata Kemana?
72 Berita Nafata Menyebar
73 Semua Nampak Terkejut
74 Tamparan
75 Saat Wanita Kecewa
76 Kok Jadi Begini?
77 Dua Wanita Di dalam Kamar
78 Meluluhkan Wanita
79 Rencana Jack
80 Mengumpulkan Kaum Pria
81 Tinggal Masalah Pribadi
82 Harta Yang Tersembunyi
83 Ritual Massal
84 Aksi Lima Wanita
85 Wanita Lawan Wanita
86 Amarah Raja Roma
87 Kedatangan Raja Damendra
88 Rasa Heran Damendra
89 Pertengkaran Ayah Dan Anak
90 Utusan Dewa Dan Naga?
91 Damendra Dibuat Tercengang
92 Pergi Menghibur Diri
93 Pertemuan Tak Terduga
94 Cara Yang Sama
95 Bergerak Cepat
96 Rencana Yang Tersusun Rapi
97 Rencana Ratu Amuba
98 Ketakjuban Para Warga
99 Nasehat Untuk Jenita
100 Hanya Sandiwara
101 Jack Jadi Raja??
102 Tuduhan Ratu Amuba
103 Kejutan!
104 Penolakan Jack
105 Protesnya Rahul
106 Penyusup Dan Penduduk
107 Ketangguhan Prajurit Wanita
108 Raja Damendra
109 Ajakan Nafata
110 Dua Orang Wanita
111 Permainan Licik
112 Jack Kesal
113 Curhat Kekesalan Jack
114 Sikap Acuh Jack
115 Rasa Bersalah
116 Raja Dan Ratu Minum Racun?
117 Keinginan Jenita
118 Hanya Bisa Minta Maaf
119 Raja Roma Berkunjung
120 Menuju Ke Tempat Harta Tersembunyi
121 Dua Raja Berbicara
122 Berburu Harta Karun
123 Bisa Jadi Sultan
124 Raja Roma Ingin Bertarung
125 Rencana Di Balik Rencana
126 Utusan Raja Roma
127 Membuat Siasat
128 Raja Roma Datang
129 Penuh Basa Basi
130 Sindiran Pedas
131 Raja Roma Beraksi
132 Perang Yang Sebenarnya
133 Sudah Mempersiapkan Segalanya
134 Ketangguhan Prajurit Wanita
135 Rasa Haru Dan Bahagia
136 Rencana Susulan
137 Kejutan Untuk Raja Roma
138 Kejutan Dari Jack
139 Setelah Kemenangan
140 Dua Rencana Berbeda
141 Damendra Belum Jera
142 Membuang Rasa Malu
143 Sebuah Penawaran
144 Kejutan Sore Hari
145 Apa Ini Akhirnya?
146 Mungkin Ini Memang Akhir
147 Sepertinya Belum Berakhir?
148 Akhirnya ...
Episodes

Updated 148 Episodes

1
Dua Dunia
2
Mimpi Buruk
3
Tragedi
4
Dihuni Kaum Wanita Saja?
5
Sekumpulan Wanita Di Atas Bukit
6
Sebuah Ritual
7
Cerita Dibalik Kutukan
8
Sangat Disayangkan
9
Misteri Batu Ungu
10
Batu Bercahaya Ungu
11
Tertangkap
12
Tantangan
13
Tantangan Dan Penawaran
14
Deal!
15
Langkah Awal
16
Semua Mengincar Batu itu
17
Langkah Awal
18
Bertarung?
19
Ikatan
20
Ratu Yang Lemah
21
Firasat Sang Naga
22
Misteri Lagi
23
Terungkap Secara Perlahan
24
Kejutan
25
Kejutan Lagi
26
Semakin mendekati
27
Ulah Raja Roma
28
Sedikit Kabar Baik
29
Belum Terbuka Lebar
30
Ketahuan
31
Rahul Dan Insana
32
Di Tengah Hutan
33
Raja Roma Dan Empat Cenayang
34
Jack Dan Jenita
35
Usaha Jack
36
Misteri Lagi
37
Tantangan Lagi
38
Keterkejutan Jack
39
Mendadak Bisa Silat
40
Menyembuhkan Nafata
41
Di Malam Itu
42
Beneran Berhasil!
43
ketegangan Malam
44
Bualan Jack
45
Raja Rama Mulai Bergerak
46
Kemesraan Pagi
47
Bikin Iri Saja
48
Keyakinan Jack
49
Ada Yang Menyerang
50
Menuju Tempat Kerusuhan
51
Ulah Sang Naga
52
Adu Penawaran
53
Mengikuti Naga
54
Membawa Hasil
55
Keinginan Para Wanita
56
Siap Membuktikan Hasilnya
57
Malam Pembuktian
58
Malam Yang Menegangkan
59
Terkoyak Bersama
60
Setelah Malam itu
61
Nikmatnya Bangun Tidur
62
Setelah Semuanya Usai
63
Siap Nggak Ya?
64
Dilema
65
Jangan Pergi
66
Mengunjungi Naga
67
Akal Sang Naga
68
Tanpa Hasil
69
Penyusup
70
Isi Hati Para Wanita
71
Nafata Kemana?
72
Berita Nafata Menyebar
73
Semua Nampak Terkejut
74
Tamparan
75
Saat Wanita Kecewa
76
Kok Jadi Begini?
77
Dua Wanita Di dalam Kamar
78
Meluluhkan Wanita
79
Rencana Jack
80
Mengumpulkan Kaum Pria
81
Tinggal Masalah Pribadi
82
Harta Yang Tersembunyi
83
Ritual Massal
84
Aksi Lima Wanita
85
Wanita Lawan Wanita
86
Amarah Raja Roma
87
Kedatangan Raja Damendra
88
Rasa Heran Damendra
89
Pertengkaran Ayah Dan Anak
90
Utusan Dewa Dan Naga?
91
Damendra Dibuat Tercengang
92
Pergi Menghibur Diri
93
Pertemuan Tak Terduga
94
Cara Yang Sama
95
Bergerak Cepat
96
Rencana Yang Tersusun Rapi
97
Rencana Ratu Amuba
98
Ketakjuban Para Warga
99
Nasehat Untuk Jenita
100
Hanya Sandiwara
101
Jack Jadi Raja??
102
Tuduhan Ratu Amuba
103
Kejutan!
104
Penolakan Jack
105
Protesnya Rahul
106
Penyusup Dan Penduduk
107
Ketangguhan Prajurit Wanita
108
Raja Damendra
109
Ajakan Nafata
110
Dua Orang Wanita
111
Permainan Licik
112
Jack Kesal
113
Curhat Kekesalan Jack
114
Sikap Acuh Jack
115
Rasa Bersalah
116
Raja Dan Ratu Minum Racun?
117
Keinginan Jenita
118
Hanya Bisa Minta Maaf
119
Raja Roma Berkunjung
120
Menuju Ke Tempat Harta Tersembunyi
121
Dua Raja Berbicara
122
Berburu Harta Karun
123
Bisa Jadi Sultan
124
Raja Roma Ingin Bertarung
125
Rencana Di Balik Rencana
126
Utusan Raja Roma
127
Membuat Siasat
128
Raja Roma Datang
129
Penuh Basa Basi
130
Sindiran Pedas
131
Raja Roma Beraksi
132
Perang Yang Sebenarnya
133
Sudah Mempersiapkan Segalanya
134
Ketangguhan Prajurit Wanita
135
Rasa Haru Dan Bahagia
136
Rencana Susulan
137
Kejutan Untuk Raja Roma
138
Kejutan Dari Jack
139
Setelah Kemenangan
140
Dua Rencana Berbeda
141
Damendra Belum Jera
142
Membuang Rasa Malu
143
Sebuah Penawaran
144
Kejutan Sore Hari
145
Apa Ini Akhirnya?
146
Mungkin Ini Memang Akhir
147
Sepertinya Belum Berakhir?
148
Akhirnya ...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!