Tragedi

"Tidak!"

Jack langsung terbangun dengan nafas tersengal sengal. Jack bergeser hingga kakinya menyentuh lantai karena dia duduk di tepi kasur. Pikirannya berkelana ke arah mimpi yang baru saja membangunkannya. Mimpi yang sama kembali hadir, menumbuhkan banyak pertanyaan dalam hatinya. Tapi semua pertanyaan itu dia tepis dengan satu jawaban kalau itu hanya sebatas mimpi.

Jack menoleh ke arah meja kecil di tepi ujung kasur. Tangannya meraih sebuah batu yang dia temukan kemarin. Batu itu seperti ada motifnya tapi entah motif apa yang ada di sana. Bahkan salah satu ujung batu itu berlubang. Jack seketika memiliki ide. Dia melepas kalung rantai yang dia pakai dan menjadikan batu itu sebagai pemanis kalungnya.

"Nah! Kalau kayak gini kan bagus," puji Jack pada diri sendiri lalu kembali memakai kalung itu.

Pria penyuka warna gelap itu meraih ponselnya yang sudah seperti asrama putri. Banyak chat masuk dari para gadis yang mengharap jadi bagian terpenting dari hidup Jack. Wajar jika Jack banyak digandrungi wanita, wajahnya yang mirip bule menjadikan dia jadi incaran banyak gadis.

Wajah bule Jack berasal dari keluarga ayahnya. Meskipun ayah Jack lahir di negara ini, tapi kakek dan nenek Jack dari keluarga ayah adalah orang italia asli. Sedangkan keluarga Ibu, asli keluarga lokal.

Bagi Jack mencari teman kencan itu mudah, siang putus dan malamnya sudah gandengan sama wanita lain, itu sudah biasa bagi pemuda penyuka sayap ayam goreng. Jack juga bukan pria lurus. Dia juga pernah mencicipi dosa termanis selama menjabat sebagai playboy. Meski bisa dihitung dengan jari tangan, tapi setidaknya cukup bagi pria itu tahu. Prinsip Jack, dia bukan yang minta, tapi kalau diajak dan keadaan mendukung ya ayok saja.

Malam yang larut kini hampir saja menjelang pagi. Jack mencoba kembali tidur dan berharap agar mimpi itu tidak datang lagi. Tak butuh waktu lama, Jack pun kembali terlelap.

Satu minggu telah berlalu, tapi mimpi itu selalu menghampiri Jack tiap malam. Jack pun bingung, apa yang harus dia perbuat. Cerita pada teman, malah hanya ditertawakan dan mendapat cibiran. Ingin cerita ke orang tua, pasti jawabannya makin tidak enak didengar. Akhirnya Jack memilih diam, menyimpan kekalutannya sendiri.

"Jack, minggu depan, kamu ke lampung ya? Kata Om Dam ada kerjaan yang pas buat kamu," ucap ayah Jack pada suatu sore.

"Jauh banget, Yah, ke Lampung. Yang nggak nyebrang laut nggak ada apa?" balas Jack sambil menusuk sebutir cilok yang dia beli di pedagang keliling.

"Nggak tahu, mending nanti kamu tanya aja langsung sama Om kamu. Ayah nggak cerita banyak."

"Ambil aja, Jack, daripada keluyuran nggak jelas. Buang waktu aja," cibir Ibu menimpali.

"Iya, Bu, iya," balas Jack dengan penuh penekanan. Si bapak hanya bisa menggeleng melihat tingkah istri dan anak keduanya.

Seminggu kemudian. Seperti yang telah direncanakan, Jack berangkat ke Lampung menggunakan bis. Sebenarnya Jack berat meninggalkan kota kelahirannya dan juga para wanita penggemarnya. Tapi bagaimana lagi, Jack juga harus bisa merangkai masa depan yang indah. Salah satunya adalah dengan bekerja.

Kini, Bus yang ditumpangi Jack akan masuk ke dalam kapal untuk menyeberang ke pulau tujuan. Satu persatu kendaraan yang telah antri memasuki kapal termasuk bus itu. Saat semua sudah cukup sesuai kapasitas, kapal pun perlaha berangkat setelah segalanya siap.

Awalnya kapal berlayar cukup tenang. Udara yang cerah dan ombak yang kecil seakan mengundang para penumpang untuk menikmati alam dari sisi kapal yang terbuka. Hingga beberapa menit perjalanan, tiba tiba awan mendadak menjadi gelap, angin berhembus makin kencang dan petir menggelegar begitu keras. Sontak saja semua panik, semua yang ada di kapal dikumpulkan menjadi satu termasuk Jack.

"Mohon tenang, di depan ada badai, para penumpang diharap memakai pelampung yang telah disediakan!" ucap kru kapal menghimbau para penumpang.

Jack dan yang lain langsung saja melaksanakan himbauan tersebut. Tapi sayang, kapal tidak kuasa menghindari badai besar yang disertai hujan. Kapal oleng dan bergerak tak tentu arah. Keadaan semakin kacau.

Jack yang berusaha menyelamatkan diri tanpa diduga tertabrak seseorang yang berlari dari arah lawan hingga Jack terpental dan kepalanya membentur dinding kapal. Jack terjatuh, dia berusaha minta tolong, tapi suaranya kalah oleh teriakan para penumpang yang panik. Jack makin lama makin melemah hingga akhirnya Jack tak sadarkan diri.

Beberapa saat kemudian.

"Akhh!"

Jack berteriak sadarkan diri. Dia kaget dan langsung meraba badannya sendiri dengan tatapan tak percaya. "Apa aku masih hidup?" gumamnya sambil terus mengecek keadaannya.

"Yeahh! Aku masih hidup!" sorak Jack saat menyadari kalau dia baik baik saja. Tapi sorakan Jack langsung terhenti saat dia menyadari ada sesuatu yang janggal disekitarnya.

"Aku dimana?"

...@@@@@...

Terpopuler

Comments

S H 10

S H 10

lagii di mana nih.. /Doubt//Doubt//Doubt/

2025-01-19

0

Juwanto

Juwanto

Wah Jack Pinsan Terus Kapal nya Bagaimana Jack Kamu Pinsan Ruh Mu jalan jalan kemana

2023-05-01

0

Amisaroh

Amisaroh

wah dri sekian bnyak novel yg ku baca baru ini Lampung d sebutin, kntulan aku dri Lampung jg

2023-04-15

0

lihat semua
Episodes
1 Dua Dunia
2 Mimpi Buruk
3 Tragedi
4 Dihuni Kaum Wanita Saja?
5 Sekumpulan Wanita Di Atas Bukit
6 Sebuah Ritual
7 Cerita Dibalik Kutukan
8 Sangat Disayangkan
9 Misteri Batu Ungu
10 Batu Bercahaya Ungu
11 Tertangkap
12 Tantangan
13 Tantangan Dan Penawaran
14 Deal!
15 Langkah Awal
16 Semua Mengincar Batu itu
17 Langkah Awal
18 Bertarung?
19 Ikatan
20 Ratu Yang Lemah
21 Firasat Sang Naga
22 Misteri Lagi
23 Terungkap Secara Perlahan
24 Kejutan
25 Kejutan Lagi
26 Semakin mendekati
27 Ulah Raja Roma
28 Sedikit Kabar Baik
29 Belum Terbuka Lebar
30 Ketahuan
31 Rahul Dan Insana
32 Di Tengah Hutan
33 Raja Roma Dan Empat Cenayang
34 Jack Dan Jenita
35 Usaha Jack
36 Misteri Lagi
37 Tantangan Lagi
38 Keterkejutan Jack
39 Mendadak Bisa Silat
40 Menyembuhkan Nafata
41 Di Malam Itu
42 Beneran Berhasil!
43 ketegangan Malam
44 Bualan Jack
45 Raja Rama Mulai Bergerak
46 Kemesraan Pagi
47 Bikin Iri Saja
48 Keyakinan Jack
49 Ada Yang Menyerang
50 Menuju Tempat Kerusuhan
51 Ulah Sang Naga
52 Adu Penawaran
53 Mengikuti Naga
54 Membawa Hasil
55 Keinginan Para Wanita
56 Siap Membuktikan Hasilnya
57 Malam Pembuktian
58 Malam Yang Menegangkan
59 Terkoyak Bersama
60 Setelah Malam itu
61 Nikmatnya Bangun Tidur
62 Setelah Semuanya Usai
63 Siap Nggak Ya?
64 Dilema
65 Jangan Pergi
66 Mengunjungi Naga
67 Akal Sang Naga
68 Tanpa Hasil
69 Penyusup
70 Isi Hati Para Wanita
71 Nafata Kemana?
72 Berita Nafata Menyebar
73 Semua Nampak Terkejut
74 Tamparan
75 Saat Wanita Kecewa
76 Kok Jadi Begini?
77 Dua Wanita Di dalam Kamar
78 Meluluhkan Wanita
79 Rencana Jack
80 Mengumpulkan Kaum Pria
81 Tinggal Masalah Pribadi
82 Harta Yang Tersembunyi
83 Ritual Massal
84 Aksi Lima Wanita
85 Wanita Lawan Wanita
86 Amarah Raja Roma
87 Kedatangan Raja Damendra
88 Rasa Heran Damendra
89 Pertengkaran Ayah Dan Anak
90 Utusan Dewa Dan Naga?
91 Damendra Dibuat Tercengang
92 Pergi Menghibur Diri
93 Pertemuan Tak Terduga
94 Cara Yang Sama
95 Bergerak Cepat
96 Rencana Yang Tersusun Rapi
97 Rencana Ratu Amuba
98 Ketakjuban Para Warga
99 Nasehat Untuk Jenita
100 Hanya Sandiwara
101 Jack Jadi Raja??
102 Tuduhan Ratu Amuba
103 Kejutan!
104 Penolakan Jack
105 Protesnya Rahul
106 Penyusup Dan Penduduk
107 Ketangguhan Prajurit Wanita
108 Raja Damendra
109 Ajakan Nafata
110 Dua Orang Wanita
111 Permainan Licik
112 Jack Kesal
113 Curhat Kekesalan Jack
114 Sikap Acuh Jack
115 Rasa Bersalah
116 Raja Dan Ratu Minum Racun?
117 Keinginan Jenita
118 Hanya Bisa Minta Maaf
119 Raja Roma Berkunjung
120 Menuju Ke Tempat Harta Tersembunyi
121 Dua Raja Berbicara
122 Berburu Harta Karun
123 Bisa Jadi Sultan
124 Raja Roma Ingin Bertarung
125 Rencana Di Balik Rencana
126 Utusan Raja Roma
127 Membuat Siasat
128 Raja Roma Datang
129 Penuh Basa Basi
130 Sindiran Pedas
131 Raja Roma Beraksi
132 Perang Yang Sebenarnya
133 Sudah Mempersiapkan Segalanya
134 Ketangguhan Prajurit Wanita
135 Rasa Haru Dan Bahagia
136 Rencana Susulan
137 Kejutan Untuk Raja Roma
138 Kejutan Dari Jack
139 Setelah Kemenangan
140 Dua Rencana Berbeda
141 Damendra Belum Jera
142 Membuang Rasa Malu
143 Sebuah Penawaran
144 Kejutan Sore Hari
145 Apa Ini Akhirnya?
146 Mungkin Ini Memang Akhir
147 Sepertinya Belum Berakhir?
148 Akhirnya ...
Episodes

Updated 148 Episodes

1
Dua Dunia
2
Mimpi Buruk
3
Tragedi
4
Dihuni Kaum Wanita Saja?
5
Sekumpulan Wanita Di Atas Bukit
6
Sebuah Ritual
7
Cerita Dibalik Kutukan
8
Sangat Disayangkan
9
Misteri Batu Ungu
10
Batu Bercahaya Ungu
11
Tertangkap
12
Tantangan
13
Tantangan Dan Penawaran
14
Deal!
15
Langkah Awal
16
Semua Mengincar Batu itu
17
Langkah Awal
18
Bertarung?
19
Ikatan
20
Ratu Yang Lemah
21
Firasat Sang Naga
22
Misteri Lagi
23
Terungkap Secara Perlahan
24
Kejutan
25
Kejutan Lagi
26
Semakin mendekati
27
Ulah Raja Roma
28
Sedikit Kabar Baik
29
Belum Terbuka Lebar
30
Ketahuan
31
Rahul Dan Insana
32
Di Tengah Hutan
33
Raja Roma Dan Empat Cenayang
34
Jack Dan Jenita
35
Usaha Jack
36
Misteri Lagi
37
Tantangan Lagi
38
Keterkejutan Jack
39
Mendadak Bisa Silat
40
Menyembuhkan Nafata
41
Di Malam Itu
42
Beneran Berhasil!
43
ketegangan Malam
44
Bualan Jack
45
Raja Rama Mulai Bergerak
46
Kemesraan Pagi
47
Bikin Iri Saja
48
Keyakinan Jack
49
Ada Yang Menyerang
50
Menuju Tempat Kerusuhan
51
Ulah Sang Naga
52
Adu Penawaran
53
Mengikuti Naga
54
Membawa Hasil
55
Keinginan Para Wanita
56
Siap Membuktikan Hasilnya
57
Malam Pembuktian
58
Malam Yang Menegangkan
59
Terkoyak Bersama
60
Setelah Malam itu
61
Nikmatnya Bangun Tidur
62
Setelah Semuanya Usai
63
Siap Nggak Ya?
64
Dilema
65
Jangan Pergi
66
Mengunjungi Naga
67
Akal Sang Naga
68
Tanpa Hasil
69
Penyusup
70
Isi Hati Para Wanita
71
Nafata Kemana?
72
Berita Nafata Menyebar
73
Semua Nampak Terkejut
74
Tamparan
75
Saat Wanita Kecewa
76
Kok Jadi Begini?
77
Dua Wanita Di dalam Kamar
78
Meluluhkan Wanita
79
Rencana Jack
80
Mengumpulkan Kaum Pria
81
Tinggal Masalah Pribadi
82
Harta Yang Tersembunyi
83
Ritual Massal
84
Aksi Lima Wanita
85
Wanita Lawan Wanita
86
Amarah Raja Roma
87
Kedatangan Raja Damendra
88
Rasa Heran Damendra
89
Pertengkaran Ayah Dan Anak
90
Utusan Dewa Dan Naga?
91
Damendra Dibuat Tercengang
92
Pergi Menghibur Diri
93
Pertemuan Tak Terduga
94
Cara Yang Sama
95
Bergerak Cepat
96
Rencana Yang Tersusun Rapi
97
Rencana Ratu Amuba
98
Ketakjuban Para Warga
99
Nasehat Untuk Jenita
100
Hanya Sandiwara
101
Jack Jadi Raja??
102
Tuduhan Ratu Amuba
103
Kejutan!
104
Penolakan Jack
105
Protesnya Rahul
106
Penyusup Dan Penduduk
107
Ketangguhan Prajurit Wanita
108
Raja Damendra
109
Ajakan Nafata
110
Dua Orang Wanita
111
Permainan Licik
112
Jack Kesal
113
Curhat Kekesalan Jack
114
Sikap Acuh Jack
115
Rasa Bersalah
116
Raja Dan Ratu Minum Racun?
117
Keinginan Jenita
118
Hanya Bisa Minta Maaf
119
Raja Roma Berkunjung
120
Menuju Ke Tempat Harta Tersembunyi
121
Dua Raja Berbicara
122
Berburu Harta Karun
123
Bisa Jadi Sultan
124
Raja Roma Ingin Bertarung
125
Rencana Di Balik Rencana
126
Utusan Raja Roma
127
Membuat Siasat
128
Raja Roma Datang
129
Penuh Basa Basi
130
Sindiran Pedas
131
Raja Roma Beraksi
132
Perang Yang Sebenarnya
133
Sudah Mempersiapkan Segalanya
134
Ketangguhan Prajurit Wanita
135
Rasa Haru Dan Bahagia
136
Rencana Susulan
137
Kejutan Untuk Raja Roma
138
Kejutan Dari Jack
139
Setelah Kemenangan
140
Dua Rencana Berbeda
141
Damendra Belum Jera
142
Membuang Rasa Malu
143
Sebuah Penawaran
144
Kejutan Sore Hari
145
Apa Ini Akhirnya?
146
Mungkin Ini Memang Akhir
147
Sepertinya Belum Berakhir?
148
Akhirnya ...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!