Ayla jelas menghela kasar nafasnya saat dia mendengar Mama mertuanya bertanya bagaimana perkembangannya saat ini.
Anak..anak...dan anak.
Dia cukup muak mendengar nya, setiap kali datangnya dibahas wanita tersebut selalu saja perihal yang sama tanpa ada bosan-bosannya, Perempuan tersebut heran bagaimana bisa ayah mertuanya betah memiliki istri seperti itu hingga hari ini.
Dia yang jadi menantu sudah nyaris gila di buatnya, bayangkan bagaimana menjadi teman hidup wanita tersebut, mungkin jika dia laki-laki lama-lama bisa mati muda bukan lagi gila.
"Siklus haid ku bukan ini tidak datang, Bara bilang tunggu hingga Minggu depan baru periksa ke dokter Vita, takut terlalu dini menjabarkan"
Pada akhirnya Ayla buka suara, dia menunggu mama mertuanya duduk di atas kursi sofa di mana sang papa mertua ikut duduk sedikit berjauhan dengan mama mertua nya, Ayla memilih bergerak ke dapur, berencana untuk membuatkan teh.
"Jangan memberi alasan yang terlalu berputar-putar, aku sebenarnya malas Mendengar yang seperti itu, pastikan 2 Minggu lagi ada kabar bahagia'
Wanita paruh baya lebih tersebut bicara datar, dia menatap ayla yang hendak meninggalkan dia dan suaminya.
"Baik ma"
Ayla menjawab sembari berusaha mengembangkan senyuman nya, padahal jangan ditanya bagaimana hatinya, sololah ada gondokan besar yang menghantam dirinya,
Pada akhirnya dia lebih memilih untuk menyingkir, menahan perasaannya yang mungkin sebentar lagi akan pecah.
"Dengar bukan bagaimana dia menjawab kata-kata ku? kata-kata nya sangat tidak menyakinkan, membuat ragu orang yang mendengar nya"
Mama Reni bicara setelah Ayla menghilang di balik pintu penghubung menuju ke dapur.
"Tunggu saja sesuai apa kata Bara, jangan terlalu pusing memikirkan nya, nanti darah tinggi kamu kumat lagi"
Tuan Endar bicara cepat, laki-laki tersebut mengeluarkan rokok di dalam celana nya, memilih untuk menyalakan pamatik dan mulai merokok disana.
"berhentilah merokok, itu membuat pusing Kepala"
wanita tersebut kembali mengeluh, tidak ada benarnya jika berhadapan dengan mama Reni.
"Rokok teman ku selain kamu, pekerjaan di perusahaan cukup membuat kepalaku pusing, berhentilah menyulitkan hubungan kita atas apa yang tidak kamu sukai"
Laki-laki tersebut pada akhirnya bicara dengan nada datar, menatap istrinya untuk beberapa waktu, cukup enggan berdebat soal apa yang dia sukai.
Rokok san mancing seolah-olah jadi momok menjijikan untuk istrinya, padahal dia cukup tahu diri untuk tidak menjadi candu pada apa yang dikonsumsi atau kebiasaan yang merupakan hobi, sesekali untuk menghilangkan lelah atau Stress yang terus menghantam.
"Jika aku menjelajah kamu baru khawatir"
lanjut laki-laki tersebut lagi sembari mulai menghisap rokoknya.
Wanita tersebut mendengus mendengar ucapan suaminya, dia kemudian menjawab.
"Tidak akan betah kamu dengan yang lainnya, ujung-ujungnya kembali karena lelah"
Dia bicara kemudian membuang pandangannya.
Kalimat nya selalu seperti itu, sejak dulu tidak berubah, memberikan tantangan besar pada suaminya.
Tuan Endar terkekeh, dia menghisap rokoknya untuk beberapa waktu.
"Aku selalu mendengar nya sebagai tantangan yang berkata seolah-olah aku tidak mampu"
Setelah berkata begitu laki-laki tersebut berdiri dari posisi nya, dia bergerak menjauhi Istrinya.
"Kamu mau kemana?"
"Melihat kolam agar mata dan kepala ku tidak menjadi lebih sakit"
Dia menjawab cepat, memilih untuk bergerak menjauhi istrinya menuju ke halaman belakang, dimana terdapat kolam raksasa yang dibuat oleh nya dan Bara dalam pembangunan rumah pertama kali dulu.
Mama Reni tidak menjawab, memilih mengabaikan suaminya karena dia tahu, laki-laki tersebut akan kembali dengan sendirinya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 87 Episodes
Comments
tegar chaliq
jangan bilang begitu ma nanti papa Edgar benar benar cari yg lain kamu nangis nangis
2023-02-22
0
🌼 Pisces Boy's 🦋
setiap kata yang diucapkan papa Edgar mencurigakan
2023-02-21
1
Rizka Yulistiana
sepertinya yg kaya disini mamanya bara...terus bpknya cma numpang hidup tpi mlh bertingkah ...sengkongkol sama Ayla buat nguasain hartanya,🤔
2023-02-07
5