Rumah sakit xxxxxxx
London
Seketika Embun tersentak dari tidurnya, dia sedikit mimpi buruk, cukup terkejut hingga terbangun.
gadis itu melirik ke arah jam yang ada di dinding depan di bagian bawah di mana posisi dia terlelap, baru lewat tengah malam.
tidurnya cukup gelisah, karena itu terlalu gampang untuknya mendapatkan mimpi buruk hingga akhirnya semakin menyulitkan dirinya untuk kembali terlelap.
sejenak gadis tersebut menghela nafasnya untuk beberapa waktu, dia menatap karya langit-langit kamarnya seolah-olah berpikir tentang sesuatu.
tiba-tiba buru-buru Embun menoleh ke sisi kanannya, mencari sosok laki-laki yang memutuskan untuk tidur di sana tadi.
Tuan Bara?!.
Dia melihat laki-laki tersebut di sisi kanannya untuk beberapa waktu,bola mata gadis tersebut sejenak menatap kearah kursi sofa, memperhatikan Bara yang terlelap di atas kursi tersebut dimana kedua lengan nya saling bertaut dengan sempurna.
gadis itu tidak bergeming sama sekali, membiarkan bola matanya terus menatap ke arah Bara, di antara pemikirannya yang berkelana entah ke mana.
Yah gadis tersebut sejenak diam, pikiran nya berkelana untuk beberapa waktu, menimbang tawaran yang diberikan Bara, Embun terlihat Gundah gulana, memikirkan keputusan tepat yang bisa dia ambil atas permintaan Bara.
dia belum berani untuk memutuskannya, sebab baginya tawaran Bara sedikit memberatkan dirinya.
"kata nya aku bisa bebas tinggal di rumah bapak?"
Tanya Embun kala itu.
Bara Berkata salah satu syarat nya agar Embun tinggal di salah satu villa miliknya di Jakarta.
"Puncak akan mempersulit aku untuk melihat keadaan kamu, jangan disana"
"Nona Ayla apa baik-baik saja?"
"Tidak masalah, dia pasti lebih suka kamu tinggal tidak jauh dari kita"
"Lalu bagaimana bapak?"
Embun sedikit khawatir.
"Ada perawat khusus yang merawat nya"
"Tapi...?"
"Mau tinggal bersama juga boleh, tapi siap kalau bapak kamu tahu jika kamu hamil?"
Mendengar ucapan Bara, seketika Embun menelan Saliva nya.
Bapak pasti akan membunuh nya saat tahu dia hamil.
"Kamu tidak mungkin terus-menerus di puncak kan? kehamilan akan semakin membesar dan bapak kamu akan curiga, sangat sulit untuk memenuhi seluruh kebutuhan kamu disana juga selagi aku dan Ayla di Jakarta"
Embun diam, dia menundukkan kepalanya.
"Dan tawaran tadi pikirkan lagi, 1 Minggu aku menunggu selama di London sebelum seluruh prosedur nya berjalan"
Lanjut Bara lagi.
Masih Embun diam, meremas telapak tangan nya dengan gelisah.
Gadis tersebut seketika tersentak dari pemikirannya, dia kembali menoleh ke arah Bara.
Secara perlahan Embun bergerak dari posisi tidurnya, memilih untuk bangun dan duduk di atas kasurnya, Posisi tidur miring menghadap kearah dimana tempat nya berada.
Entah berapa lama waktu berlalu, gadis tersebut akhirnya memilih turun dari posisinya, menapakkan kedua kakinya ke lantai, meraih satu selimut yang menganggur kemudian bergerak menuju ke Bara yang telah tertidur lalap sejak tadi.
Begitu dia tiba disamping Bara, Secara perlahan Embun meletakkan selimut di tubuh laki-laki tersebut, gadis tersebut diam, menatap dalam wajah Bara untuk beberapa waktu.
Pernikahan seperti apa yang sebenarnya kamu lalui?!.
Dia membatin, menurunkan tubuhnya untuk beberapa waktu, membiarkan kedua kakinya menahan berat tubuhnya sendiri, Embun mengelus lembut puncak kepala Bara.
Meskipun tidak banyak bicara,dia tahu Bara pandai menyimpan rahasia kehidupan nya.
Gadis tersebut menggeleng-gelengkan kepalanya secara perlahan, memilih untuk berdiri dari posisinya dan beranjak dari sana, dia pikir harus pergi ke kamar mandi kemudian kembali me membaringkan tubuhnya dan melanjutkan tidur nya.
Tapi saat Embun baru akan beranjak, berbalik dan melangkah tiba-tiba Tangan nya di genggam oleh Bara, Embun terkejut, membalikkan tubuhnya dengan cepat.
"Tuan?"
"Kemarilah"
Ucap laki-laki tersebut kemudian.
sejenak embun membeku dan tidak memiliki jawaban.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 87 Episodes
Comments
🌼 Pisces Boy's 🦋
Bara gak mau berjauhan dengan Embun
2023-02-21
1
anisa
kaget ihh...kirain Bara akan membuka mata, dan tersenyum dgn perlakuan Embun...eehh tibakno malah pegang tangan Embun, kan kaget jadi ny 🤭🤭
2023-01-06
2
Kholisotin Kholisotin
bara bikin kaget aja
2022-11-24
1