Tak seindah kelihatan nya

Mansion utama Bara.

London.

Ayla bergerak cepat naik menuju ke arah anak tangga dan bergerak menuju ke arah kamar mereka, untuk ukuran orang sekelas Bara dengan kekayaan harta berlimpah memiliki mansion di beberapa negara adalah hal yang biasa, begitupula untuk perempuan sekelas Ayla yang notabennya berasal dari keluarga kaya raya pun bisa membeli Mansion seperti itu juga hal yang biasa.

perempuan itu bergerak dengan terburu-buru naik menuju ke lantai atas, rasa lelah yang menghantam dirinya berganti dengan kecemasan saat dia mendapatkan telepon dari seseorang, dia lupa menyeret handphonenya dari lantai atas menuju ke lantai bawah.

itu adalah panggilan dari seseorang yang sangat dia kenal.

Sial.

Ayla mengumpat.

dia takut jika Bara melihat nama yang tertera pada handphonenya tersebut mengingat laki-laki itu ada di lantai atas saat ini.

saat dia bergerak berlarian menuju ke arah lantai atas bisa dilihat laki-laki tersebut masih memegang koran yang ada di tangan kanannya, itu adalah kebiasaan laki-laki itu membaca koran di malam hari sebelum jelang waktu tidurnya.

laki-laki tersebut menggunakan pakaian tidurnya yang jelas terlihat klasik dan juga mendominasi berwarna hitam, menampilkan ketampanan laki-laki tersebut di Bali pakaian tidur yang begitu menawan.

pakaian hitam dan putih mencerminkan betapa tampannya laki-laki tersebut untuk para perempuan yang melihatnya bahkan termasuk Ayla.

namun sayangnya ada satu rahasia yang saling mereka simpan hingga saat ini dalam pernikahan mereka yang tidak bisa mereka katakan kepada siapapun di dalam keluarga besar mereka atau bahkan orang-orang terdekat dengan mereka.

Bara dan rahasianya juga Ayla dan rahasianya.

begitu dia tiba di lantai atas Ayla buru-buru menyamber handphonenya yang berada di atas meja nakas, tidak paham apakah Bara melihat nama yang tertera di handphone nya saat ini karena laki-laki tersebut sama sekali tidak menampilkan ekspresinya sejak tadi, hanya menjadi ke arahnya untuk beberapa waktu kemudian laki-laki tersebut duduk di atas sebuah kursi sofa yang ada di ruangan tersebut.

Ayla buru-buru ngangkat panggilan itu dengan cepat kemudian dia melesat pergi menjauh dari sana.

"Halo?"

Ayla mulai bicara dari balik handphonenya, menyapa seseorang di seberang sana.

Bara sendiri menetap punggung Ayla yang mulai pergi menjauh dari dirinya, laki-laki tersebut sama sekali tidak banyak bicara dia menunaikan ujung alisnya sembari kembali memfokuskan bola matanya pada koran yang ada di tangannya.

"Tuan, makan malam telah siap"

Seorang pelayan bicara cepat, menundukkan kepalanya kearah Bara.

Laki-laki tersebut membuang pandangannya dari koran menatap wanita berusia sekitar 45 tahunan dihadapan nya untuk beberapa waktu.

Laki-laki tersebut pada akhirnya berdiri dari posisinya dan membuang koran yang ada di tangannya itu ke atas meja yang ada di sisi kirinya.

wajah tampan dengan tatapan bola mata yang dingin dan juga menukik tajam itu bergerak menuju ke arah tangga dan menuruni tangga satu persatu secara perlahan, tujuannya jelas menuju ke arah dapur untuk menikmati santapan makan malamnya hari ini.

bisa dilihat Ayla telah bergerak lebih dulu mendekati meja makan, perempuan itu sudah selesai dengan sesi panggilannya.

bagaimana menjabarkan dan menjelaskan hubungan kedua orang tersebut?!.

mereka adalah sepasang suami istri yang terlalu sibuk dengan dunia mereka masing-masing dan juga kehidupan mereka masing-masing.

Ayla jelas mencintai Bara, karena sejak awal yang meminta perjodohan di antara mereka adalah Ayla kepada orang tuanya, selain itu perjodohan terjadi karena orang tua berpikir akan memperkokoh perusahaan nya saat mendapatkan Bara, sedangkan Bara menerima perjodohan tersebut karena ingin mendapatkan sesuatu dari perempuan itu atas perusahaan yang semakin berada di atas, dan saran itu diterima atas permintaan papanya.

mereka melakukan pernikahan karena saling mengambil keuntungan antara satu dan yang lainnya meskipun tidak dipungkiri terselip sedikit cinta di antara mereka.

hubungan yang berjalan tenang bagaikan air, namun mereka terus sibuk dengan aktivitas mereka masing-masing, tidak lebay tidak juga harus terlihat sok romantis di hadapan banyak orang,Bara jelas bukan tipe laki-laki yang romantis dan juga harus memberikan kejutan-kejutan manis untuk pasangannya, sedangkan Ayla sosok perempuan yang selalu bergerak bebas dan mencari banyak perhatian, dia suka saat seseorang menganggap dirinya hebat dan juga berada di atas segala-galanya.

dua sifat tersebut menyatu menjadi satu dalam pernikahan yang tidak pernah orang pahami.

mereka berdua mulai menikmati makan malam bersama saling berhadapan antara satu dengan yang lainnya, tidak ada yang mengeluarkan suara sama sekali kecuali denting suara sendok garpu dan pisau yang saling beradu dengan diri mendominasi berwarna putih di hadapan mereka masing-masing.

suasana makan selalu tercipta seperti itu ketika mereka bersama melewati baik makan pagi, makan siang ataupun makan malam.

hanya sesekali terdengar suara di antara mereka sisanya mereka terlalu fokus dengan urusan mereka masing-masing dan juga makanan mereka masing-masing.

di tengah makan mereka tiba-tiba handphone Bara berdering, seperti biasa laki-laki itu tidak mungkin mengabaikannya, memilih mengangkat nya dengan cepat dan mulai mengabaikan makanannya dan juga Ayla.

"katakan?"

Bara bicara dengan cepat.

"Bereskan dengan segera, bila perlu singkirkan dan biarkan orang lain yang menggantikan nya"

ucap laki-laki tersebut kemudian, lantas dia mematikan handphonenya tanpa banyak bicara.

"tidak inginkah kamu membawaku berlibur selagi kita berada di London?'

tiba-tiba suara Ayla memecah keheningan.

Bara melirik kearah handphone nya untuk beberapa waktu, kemudian dia berkata.

"Kamu bisa memutuskan nya"

Selalu seperti itu, kalimat standar yang terserah kepada dirinya.

"Aku ingin pergi ke beberapa tempat wisata yang bisa kita kunjungi selagi menunggu hasil dari gadis kampung tersebut soal anak kita yang tidak lama lagi akan tumbuh di perut nya"

Jawab gadis tersebut kemudian.

Mendengar cetusan dan kata kampung membuat Bara menaikkan ujung bibirnya.

"Jangan lupa, hanya gadis itu yang mau mengandung bayi milik mu"

Ucap Bara mengingatkan Ayla.

mendengar ucapan Bara membuat Ayla kembali mencibir.

"Yah itu karena hanya gadis kampung itu materialisme, dia melakukan nya demi sebongkah emas dan berlian, memang nya apalagi"

Bara sama sekali enggan menyahut kalimat Ayla, pada akhirnya laki-laki tersebut melanjutkan sisa makan nya.

kembali keheningan terjadi di antara mereka.

"Aku akan pergi keluar malam ini untuk bertemu beberapa rekan kerja se tim, mungkin akan kembali besok pagi"

Tiba-tiba perempuan tersebut bicara sambil meletakkan sendok dan garpu nya keatas piring setelah sisa suapan terakhir.

"Lagi?"

"Bukankah kita telah menyepakati nya sejak dulu? itu adalah pekerjaan ku"

Mendengar ucapan Ayla, Bara mendengus.

"Kau seperti istri yang kekurangan uang"

"Aku melakukan nya untuk kesenangan dan karir yang cemerlang"

Pranggggg.

Bara memilih membanting sendok dan garpu di piring nya, dia menatap ayla untuk beberapa waktu kemudian memilih memejamkan bola matanya untuk beberapa waktu.

"Semua terserah padamu"

laki-laki itu bicara kesal Kemudian Bara segera beranjak dari posisinya, meninggalkan Ayla dengan penuh kemarahan nya.

Terpopuler

Comments

🌼 Pisces Boy's 🦋

🌼 Pisces Boy's 🦋

pernikahan bisnis yang hanya saling menguntungkan tanpa.memikirkan perasaan

2023-02-20

0

anisa

anisa

rumah tangga yg absurd...mencintai enggak giti cara ny Ay...hhh kamu akan menyesal jika suatu hari nanti Bara akn berpaling ke Embun

2023-01-06

1

anisa

anisa

rahasia apa maakk

2023-01-06

1

lihat semua
Episodes
1 Mertua fs Mandul
2 Pertemuan pertama dan kesepakatan
3 Awal permulaan
4 Tak seindah kelihatan nya
5 Tidur di sini
6 Sebuah tawaran
7 Dia dan Rahasia nya
8 Gundah gulana
9 Mengikis jarak
10 Menolak pergi
11 Tidak satu level
12 Sedikit nasihat
13 Mencarikan nya istri ke dua
14 Kedatangan
15 Wanita yang banyak bicara
16 Sedikit mengejutkan dirinya
17 Menunggu keputusan
18 Menantu vs mertua
19 Tidak baik-baik saja
20 Membuat nya merindu
21 Takut tenggelam
22 Bagaikan orang asing
23 Dia banyak berubah
24 Gelisah
25 Dia tidak baik-baik saja
26 Merasa terganggu
27 Panggilan makan malam
28 Kakek tua Andaram
29 Bersitegang
30 Saling Meraih keuntungan
31 Dalam kesepakatan
32 Laki-laki dengan sejuta masalah nya
33 Kembar
34 Membuat nya curiga
35 Puas atas keluhannya
36 Ikatan batin yang kuat
37 Pergi meninggalkan dirinya sejenak
38 Jutaan kerinduan
39 Keputusan mengejutkan
40 Tidak akan mengubah apapun
41 Semua orang sejatinya saling menikam
42 Saling memanfaatkan
43 Martin laki-laki kepercayaan Kakek tua Andaram
44 Tidak ada cinta yang direstui
45 Dalam kekhawatir
46 Obat segala rasa
47 Lembut dan manis
48 Membiarkan nya pergi
49 Pencarian tidak masuk akal
50 Menentang nya terang-terangan
51 Ancaman baru bagi beberapa orang
52 Laki-laki yang membuat nya khawatir
53 Sedikit mencekam
54 Saling menekan
55 Terjebak situasi
56 Dalam rasa panik
57 Tiff and Dru
58 Menjadi titik terlemah nya
59 Terlalu gelisah
60 Sama-sama gelisah
61 Menyusun rencana berikut nya
62 Selesaikan dan pulang ke rumah
63 Dalam rencana lainnya
64 Memeriksa keadaan
65 Dalam rasa seorang ibu
66 Kakek tua Andaram yang licik dan picik
67 Meminta nya Bertahan sebentar saja
68 Ini cinta
69 Dalam ke khawatiran
70 Jangan bergerak gegabah
71 Mempercepat semua nya
72 Dalam desakan
73 Kemarahan kakek tua Andaram
74 Selangkah lagi
75 Ketika mereka bertemu
76 Musuh yang sesungguhnya
77 Kesempatan yang habis
78 Mimpi buruk
79 Semester kedua
80 Kalimat sakral
81 Andaram generation
82 Dalam cinta
83 Saling meminta janji
84 Pecah
85 Tidak perlu berlebihan
86 Pertemuan pertama
87 Keluarga Hillatop
Episodes

Updated 87 Episodes

1
Mertua fs Mandul
2
Pertemuan pertama dan kesepakatan
3
Awal permulaan
4
Tak seindah kelihatan nya
5
Tidur di sini
6
Sebuah tawaran
7
Dia dan Rahasia nya
8
Gundah gulana
9
Mengikis jarak
10
Menolak pergi
11
Tidak satu level
12
Sedikit nasihat
13
Mencarikan nya istri ke dua
14
Kedatangan
15
Wanita yang banyak bicara
16
Sedikit mengejutkan dirinya
17
Menunggu keputusan
18
Menantu vs mertua
19
Tidak baik-baik saja
20
Membuat nya merindu
21
Takut tenggelam
22
Bagaikan orang asing
23
Dia banyak berubah
24
Gelisah
25
Dia tidak baik-baik saja
26
Merasa terganggu
27
Panggilan makan malam
28
Kakek tua Andaram
29
Bersitegang
30
Saling Meraih keuntungan
31
Dalam kesepakatan
32
Laki-laki dengan sejuta masalah nya
33
Kembar
34
Membuat nya curiga
35
Puas atas keluhannya
36
Ikatan batin yang kuat
37
Pergi meninggalkan dirinya sejenak
38
Jutaan kerinduan
39
Keputusan mengejutkan
40
Tidak akan mengubah apapun
41
Semua orang sejatinya saling menikam
42
Saling memanfaatkan
43
Martin laki-laki kepercayaan Kakek tua Andaram
44
Tidak ada cinta yang direstui
45
Dalam kekhawatir
46
Obat segala rasa
47
Lembut dan manis
48
Membiarkan nya pergi
49
Pencarian tidak masuk akal
50
Menentang nya terang-terangan
51
Ancaman baru bagi beberapa orang
52
Laki-laki yang membuat nya khawatir
53
Sedikit mencekam
54
Saling menekan
55
Terjebak situasi
56
Dalam rasa panik
57
Tiff and Dru
58
Menjadi titik terlemah nya
59
Terlalu gelisah
60
Sama-sama gelisah
61
Menyusun rencana berikut nya
62
Selesaikan dan pulang ke rumah
63
Dalam rencana lainnya
64
Memeriksa keadaan
65
Dalam rasa seorang ibu
66
Kakek tua Andaram yang licik dan picik
67
Meminta nya Bertahan sebentar saja
68
Ini cinta
69
Dalam ke khawatiran
70
Jangan bergerak gegabah
71
Mempercepat semua nya
72
Dalam desakan
73
Kemarahan kakek tua Andaram
74
Selangkah lagi
75
Ketika mereka bertemu
76
Musuh yang sesungguhnya
77
Kesempatan yang habis
78
Mimpi buruk
79
Semester kedua
80
Kalimat sakral
81
Andaram generation
82
Dalam cinta
83
Saling meminta janji
84
Pecah
85
Tidak perlu berlebihan
86
Pertemuan pertama
87
Keluarga Hillatop

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!