Arsen terbangun dari tidurnya ketika hari sudah mulai gelap. Tidur dengan menghirup aroma tubuh Kanaya membuat tidur Arsen benar-benar pulas.
Setelah bangun Arsen pun beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Selesai mandi Arsen masih mengabaikan beberapa panggilan dari Angel yang terus berusaha menghubunginya.
[ Aku sedang sibuk ]
Arsen mengirimkan pesan kepada Angel berharap wanita ular itu sadar diri dan tidak terus mengganggunya , dan Angel pun tidak lagi menghubungi Arsen.
Tidak lama kemudian satu panggilan masuk dari Kanaya sang pujaan hati
[Daddy kesini dong, acara tunangan Meta nya udah mau selesai ]
[Oke..kirim alamat nya ]
[ Oke ]
Tidak lama kemudian Kanaya mengirimkan lokasi dimana dirinya berada dan Arsen pun langsung meluncur ke alamat yang dikirimkan oleh Kanaya.
Tidak sampai satu jam Arsen pun sudah sampai di depan rumah Meta.
Disaat yang bersamaan beberapa mobil keluarga Miko tunangan Meta mulai meninggalkan rumah Meta pertanda acara tunangan sudah selesai.
Setelah semua tamu pulang, Arsen pun turun untuk menjemput Kanaya.
"Gue kira lu akan nginep disini Nay " ucap Meta.
"Engga..kasian Daddy gue udah jemput " jawab Kanaya sambil berpamitan kepada orangtua Meta.
"Ta..apa benar pria yang jemput Kanaya itu Daddy nya ?" tanya Mama Meta setelah Kanaya dan Arsen pulang.
"Beneran Ma, dia papa tirinya Kanaya..mama tirinya juga kan masih muda " jawab Meta
"Ooh..Mama kira pacar Kanaya.. abisnya masih muda dan ganteng lagi " Mama Meta terkikik
"Papa Kanaya blasteran Jawa Spanyol, Papanya Jawa Mamanya bule " Meta menjelaskan
"Ooh pantas..jika dilihat-lihat dia lebih cocok jadi pacar Kanaya daripada Papanya" tutur Mama Meta
"Hust..suka ngaco " omel Papa Meta.
Disaat Meta dan Mamanya sedang membicarakan Kanaya dan Arsen, kedua sejoli itu justru sedang berciuman di dalam mobil Arsen dan masih di depan rumah Meta.
"Aku kangen banget tau sama Daddy " Kanaya melingkarkan kedua tangannya di leher Arsen.
"Hmm...Daddy lebih lagi " jawab Arsen sambil mengecupi bibir Kanaya.
"Sini aku cium..ada wangi perempuan tidak ?" Kanaya mengendus seluruh tubuh Arsen membuat pria itu tertawa lepas.
"Daddy berapa kali tidur sama Mami Angel ?" tanya Kanaya menyelidik
"Tidak sekalipun " jawab Arsen
"Bohong..aku tidak percaya "
"Beneran Sayang.. bagaimana Daddy bisa tidur sama mami kamu kalau di kepala Daddy yang ada cuma kamu " jawab Arsen
Kanaya pun senang dan kini gantian Kanaya yang mengecupi bibir Arsen bahkan sampai menggigitnya saking gemasnya.
"Tidak ingin berada terlalu lama disana, Arsen pun mulai menyalakan mesin mobilnya dan meninggalkan rumah Meta.
"Daddy..aku mau jalan-jalan dulu !" pinta Kanaya manja.
"Oke " jawab Arsen
Arsen melajukan mobilnya menuju ke sebuah taman kota sesuai permintaan Kanaya.
Disana Arsen dan Kanaya turun dari mobil dan makan di pinggir jalan. Arsen sama sekali tidak protes meskipun mereka makan di warung tenda yang tentu saja gerah.
Kanaya tertawa sambil mengusap peluh yang membasahi wajah Arsen dengan tisu.
"Daddy baru ya makan di tempat seperti ini ?" tanya Kanaya
Arsen mengangguk.
Bersama Angel boro-boro mau makan di tempat seperti ini. Angel sangat pemilih dan selera makannya adalah di restoran mewah.
"Aku sama Meta dan Viona suka makan di tempat seperti ini, padahal orangtua Meta dan Viona juga kaya" tutur Kanaya.
Arsen manggut-manggut. Ternyata pergaulan Kanaya cukup bagus. Meskipun kaya namun tidak lantas membuat mereka sombong.
"Sudah malam Sayang , sebaiknya kita pulang !" Arsen melirik arlojinya yang ternyata sudah menunjukkan jam 10 malam.
"Aku masih ingin jalan-jalan Dad " Kanaya merengek belum mau pulang.
"Pulang sekarang saja ya, besok pagi kita harus terbang ke Bali " bujuk Arsen
"Ke Bali ?" mata Kanaya membola
"Kita pulang Senin, jadi kamu ijin tidak sekolah sehari " jawab Arsen.
"Baiklah..ayo kita pulang !" Kini Kanaya yang merengek ingin cepat pulang.
"Hm..tadi saja ga mau pulang " cibir Arsen.
"Kan mau paling " jawab Kanaya. Ia tidak tau jika semua sudah beres oleh Arsen.
Setibanya di apartemen, Kanaya langsung heboh karena kehilangan sebagian barang-barangnya.
"Semua keperluan kamu untuk menginap di Bali sudah ada di mobil " Arsen memberitahu.
"Heumm..kenapa tidak bilang dari tadi " Kanaya mencubit perut Arsen
"Auwww..biar kamu panik " jawab Arsen sambil meringis.
Karena semua sudah siap di dalam mobil akhirnya Kanaya dan Arsen pun tidur.
Disaat keduanya nyaris tertidur, Angel kembali menghubungi Arsen namun tidak ditanggapi oleh Arsen.
Karena tidak juga ditanggapi, Angel mengirimkan photo dirinya dalam balutan lingerie yang dibelinya saat bertemu dengan Kanaya bermaksud menggoda Arsen namun dengan cepat Arsen hapus.
"Dia sedang kangen Daddy kali " diluar dugaan ternyata Kanaya mengintip.
"Biarkan saja..Daddy masih kesal karena dia berniat menjual villa milik kamu yang di Lombok.
untung Daddy bisa gagalkan " jawab Arsen sambil mengelus rambut Kanaya.
Arsen juga menceritakan tentang kelakuan Rudi yang sudah memodifikasi mobil milik Kanaya.. hanya pertemuannya dengan Hana saja yang tidak Arsen ceritakan kepada Kanaya.
Arsen terpaksa menutupinya untuk sementar sambil mencari jalan untuk langkah selanjutnya.
"Dulu waktu aku kecil Rudi juga suka merusak mainan aku dan Mami Angel tidak pernah memarahinya. Untungnya Papa selalu mengganti semua mainan aku yang rusak..jika saja papa masih ada pasti aku tidak akan merasa sendirian seperti ini " keluh Kanaya.
"Heyy..siapa bilang kamu sendirian ? ada Daddy suami kamu yang akan selalu menjaga kamu " potong Arsen
"Tapi kan Daddy tidak selalu ada untuk aku, Daddy juga punya istri yang lain yang harus Daddy jaga "
"Daddy akan menceraikan Angel, Daddy hanya menunggu waktu yang tepat " jawab Arsen
"Kenapa ? apa karena aku ?" tanya Kanaya
"Daddy sudah tidak sefaham dengan dia..suatu saat kamu akan mengerti " jawab Arsen.
"Hhoamm..aku ngantuk sekali, Daddy tolong elus perut aku " pinta Kanaya manja.
"Baiklah Sayang " Arsen pun melakukan apa yang Kanaya minta.
"Daddy..elusnya perut aku saja jangan kelayapan ke ne nen aku " ucap Kanaya diantara kantuknya.
"Ga sengaja kepegang " jawab Arsen sambil nyengir.
Tidak lama kemudian Kanaya pun benar-benar tidur. Saking pulasnya ia tidak menyadari jika Arsen melepas kancing piyamanya dan mengeluarkan kedua payudara Kanaya dari sangkarnya.
Arsen melahap kedua payudara Kanaya yang bulat dan padat dengan sangat bernafsu.
Kanaya tidak menyadari jika Arsen mempermainkan *********** dengan mere masnya dan kadang mengulum puncaknya dengan gemas.
Pada akhirnya Arsen pun tertidur dengan tangan menangkup payudara Kanaya.
Di tempat lain Angel tampak sedang uring-uringan karena kehilangan kabar dari Arsen. Padahal ia sangat merindukan suami bule nya itu.
Sudah berbulan-bulan Angel tidak merasakan sentuhan hangat suaminya, tepatnya sejak Kanaya hengkang dari rumah dan memilih ngekost.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 65 Episodes
Comments
🌈 єνιʝυℓιє ♓ℹ️🅰🌴
rindu melanda 🤗
2023-01-05
0
fanthaliyya
emang enak dicuekin ??
makanya sadar diri jgn serakah apa" main jual. ..dah mas arsen dah g respect sm kau devil
2022-10-31
1
manda_
lanjut thor semangat buat up lagi ya ditunggu thor daddy nakal ya malah meraayap kemana2 tuh tanggan 😂😂😂🤣🤣
2022-10-30
0