Kasmaran

Keesokannya Kanaya, Meta dan Viona terbangun dengan kepala yang terasa berat. Mereka kaget karena berada di sebuah kamar hotel yang asing bagi mereka.

Ketiga remaja nakal itu panik dan memeriksa seluruh pakaian mereka. Kanaya, Viona dan Meta sempat ketakutan ada yang memperkosa mereka disaat mereka sedang mabuk.Mereka pun terlihat lega karena tidak ada yang terjadi dengan mereka.

"Malam lu pesen minum apa sih Vi, kok kita bisa mabuk ?" tanya Kanaya kepada Viona karena semalam Viona lah yang memesan minuman untuk mereka.

"Gue ga tau Nay, gue asal tunjuk saja seperti pengunjung yang duduk dekat meja kita..gue pikir orange juice " jawab Viona sambil menggaruk kepalanya.

Viona tidak tau jika minuman yang ia pesan mengandung alkohol. Ketiga remaja sableng itu memang baru pertama kali datang ke club' malam.

Jika saja Simon tidak melaporkan keberadaan mereka kepada Arsen entah bagaimana nasib ketiga remaja ababil itu.

"Gue ga habis pikir bagaimana caranya kita bisa ada disini ?" tanya Meta bingung.

"Gue juga ga tau..tapi antara sadar dan engga gue berasa ketemu sama si Daddy.." jawab Kanaya.

"Apa mungkin Daddy lu yang bawa kita kesini ?" tanya Viona

"Entahlah " Kanaya mengangkat bahunya.

Setelah keadaan mereka sudah sepenuhnya sadar ketiga gadis itu cek out dari hotel kemudian pergi untuk mengambil mobil Meta di parkiran Black Devil dan setelahnya Meta pun mengantarkan Viona dan Kanaya pulang.

Kanaya sampai di rumah jam 11 siang. Di garasi ia tidak melihat mobil Angel, sepertinya ibu tirinya itu sedang pergi. Namun mobil Arsen ada di garasi.

Kanaya masuk melalui pintu samping. Kanaya melihat Arsen sedang berenang di belakang dan Ia pun langsung naik ke kamarnya di lantai dua.

Dari jendela kamarnya diam-diam Kanaya mengintip Arsen yang sedang berenang sendirian.

Kanaya menelan air liurnya ketika melihat tubuh Arsen yang bertelanjang dada muncul dari permukaan kolam.

Dadanya yang bidang dengan perutnya yang sixpack membuat Kanaya ngiler ditambah tonjolan dibalik celana renang ketat yang Arsen kenakan membuat Kanaya menjadi penasaran akan isi di dalamnya.

Sialan kenapa otak gue jadi mesum begini

Kanaya yang masih merasakan sedikit pening ditambah fantasi liar

di kepalanya akhirnya memilih melanjutkan tidurnya dan bangun pada sore harinya.

Arsen baru tau jika Kanaya sudah pulang ketika gadis itu turun dari kamarnya karena kelaparan.

Kanaya yang lapar langsung makan sendirian di meja makan. Ia langsung mengkerut ketika Arsen muncul dan ikut duduk di meja makan dan menatap lekat kearahnya.

"Mami kemana Dad ?" Kanaya berusaha menghalau kegugupannya dengan menanyakan Angel.

"Pergi " jawab Arsen singkat tanpa sedikitpun mengalihkan tatapannya dari Kanaya.

"Daddy mau..?" Kanaya yang salah tingkah mencoba mengalihkan perhatian Arsen yang terus menatapnya tajam.

"Tidak " jawab Arsen.

Kanaya menelan makanannya dengan susah payah.

"Daddy kecewa atas kelakuan kamu semalam " ucap Arsen.

Berarti benar..semalam Arsen yang membawanya ke hotel

Kanaya menunduk sambil mengaduk makanannya

"Aku hanya ingin mencoba bersenang -senang Dad " jawab Kanaya sambil menunduk

"Tapi itu berbahaya..kamu sadar tidak Naya ?"

"Maaf Dad..aku tidak tau " cicitnya

"Kamu itu sudah bikin Daddy khawatir "

"Maaf Dad..aku janji tidak akan mengulanginya lagi " Kanaya semakin menunduk

Melihat Kanaya yang terus menunduk karena ketakutan, Arsen pun menjadi iba. Arsen bangkit dari duduknya kemudian merengkuh kepala Kanaya dan mengecupnya. Kanaya pun melingkarkan kedua tangannya memeluk perut Arsen dan merasakan nyaman.

Kanaya dan Arsen buru-buru menjauh ketika terdengar suara mobil Angel masuk di pekarangan rumah.

Arsen pergi meninggalkan Kanaya yang sedang makan sebelum Angel masuk dengan dua kantung besar belanjaan.. rupanya ibu tiri Kanaya itu baru pulang belanja kebutuhan dapur.

"Kamu kapan pulang ?" tanya Angel sambil melirik Kanaya yang sedang makan.

"Barusan " jawab Kanaya berbohong.

"Kamu lihat Daddy ?" tanya Angel sambil celingukan mencari suaminya.

"Tidak " jawab Kanaya.

Angel pun berlalu dari ruang makan untuk mencari Arsen yang ternyata sedang duduk di taman belakang sambil menyesap rokoknya.

*

Pagi ini Arsen sudah siap di dalam mobilnya menunggu Kanaya yang sedang mengambil tas sekolahnya di kamar. Sementara Angel sudah pergi ke kantor dengan mobilnya beberapa menit yang lalu.

"Makanya jangan suka begadang jadinya bangun kesiangan " omel Arsen ketika Kanaya masuk kedalam mobilnya sambil menjinjing sepatu sekolahnya.

Kanaya sibuk memakai sepatu sekolah nya didalam mobil. Ia tidak menghiraukan rok sekolahnya yang sedikit tersingkap pada saat ia memakai sepatunya.

"Semalam aku nonton drama Korea sampai 15 episode " aku Kanaya sambil nyengir.

"Jangan dibiasakan " nasehat Arsen sambil melajukan mobilnya meninggalkan halaman rumah megah itu.

Setiap hari Arsen memang tidak pernah absen mengantarkan Kanaya ke sekolah. Untuk pulangnya jika sempat Arsen menjemput, namun jika ia sedang sibuk Kanaya akan pulang bersama Meta atau Viona.

"Pulangnya Daddy jemput ya !" pinta Kanaya. " Soalnya hari ini Meta sama Viona tidak sekolah karena sakit perut "

Dahi Arsen mengernyit

"Masa sakit perut kompakan ?"

"Kemarin Meta dan Viona kalah taruhan. Tim basket sekolah aku kan bertanding Dad..menurut aku tim basket sekolah aku menang..menurut Meta dan Viona kalah..ternyata menang. Nah karena Viona dan Meta kalah taruhan maka mereka harus makan bakso dengan masing-masing 10 sendok sambal " jawab Kanaya sambil terkikik.

"Bahaya itu, Nay " omel Arsen

"Itu kan kesepakatan Dad " bela Kanaya.

"Masih untung kamu menang, coba kalau kalah..berarti sekarang kamu yang sedang sakit perut "

"Ya itu namanya resiko ,Dad " jawab Kanaya santai.

"Dasar nakal " Arsen mengacak rambut Kanaya dengan tangan kirinya.

"Jadi ya pulang sekolah nya jemput " pinta Kanaya lagi

"Ga janji " jawab Arsen.

"Yaah..Daddy nyebelin " Kanaya merajuk sambil memanyunkan bibirnya membuat Arsen tertawa gemas.

"Di bujuk dong Daddy nya " tantang Arsen.

Diluar dugaan Kanaya langsung meraih bibir Arsen dan mengecupnya . Kebetulan saat ini mereka sedang terjebak di lampu merah.

"Kamu nakal Sayang " Arsen tertawa sambil mengusap bibirnya yang basah.

"Biarin..yang penting di jemput " jawab Kanaya sambil merapikan rambutnya karena sebentar lagi mobil Arsen sampai di sekolahnya.

"Nanti pulangnya Daddy jemput " tutur Arsen setelah mobilnya berhenti tepat di depan gerbang sekolah Kanaya.

"Terimakasih" jawab Kanaya senang sambil meraih tangan Arsen untuk Salim. Namun Arsen malah meraih wajah Kanaya kemudian melu mat bibirnya dengan lembut..Kanaya pun membalasnya.

Kanaya dan Arsen tampak sudah tidak canggung lagi saling berciuman karena keduanya saling merasakan nyaman satu sama lain.

"Dad.. sudah..nanti aku kesiangan " Kanaya mengingatkan Daddy nya yang tampak enggan melepaskannya.

"Heuumm..baiklah. Belajar yang bener ya !" Arsen akhirnya melepaskan Kanaya.

"Daddy juga kerja yang bener..jangan pacaran terus sama Mami Angel " balas Kanaya sambil turun dari mobil.

"Mami Angel itu istri Daddy , Nay !" jawab Arsen sambil tertawa sebelum melajukan mobilnya meninggalkan gedung sekolah Kanaya.

Ucapan Kanaya barusan seolah menyiratkan jika Kanaya sedang merasa cemburu kepada Angel dan itu membuat hati Arsen senang bukan kepalang..Arsen senang melihat Kanaya cemburu.

Di kantor nya Simon tampak heran melihat wajah Arsen yang tampak berseri.

Menurut Simon bos nya itu seperti pria yang sedang kasmaran.. dan Simon curiga jika Arsen sedang kasmaran kepada putri sambungnya sendiri karena Simon melihat Arsen cemburu ketika melihat ada pria yang mendekati Kanaya sewaktu di dance floor Black Devil.

Mendekati waktu Kanaya pulang sekolah Arsen langsung pergi untuk menjemput.

Ia tiba tepat ketika Kanaya keluar dari kelasnya. Karena banyaknya kendaraan yang akan menjemput mobil Arsen terpaksa di parkir di sebrang.

Arsen berdiri dengan bersandar di pintu mobilnya ketika Kanaya keluar dari gerbang. Senyum gadis itu langsung mengembang ketika melihat Arsen sudah menunggunya.

Dengan langkah ringannya Kanaya berniat menyebrang untuk menghampiri Arsen namun tiba-tiba muncul sebuah sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi hendak menabrak Kanaya. Arsen berlari secepat kilat menangkap Kanaya untuk melindungi Kanaya.

Sepeda motor itu tidak berhasil menabrak Kanaya namun hanya sempat menyerempet Arsen dan Kanaya hingga keduanya terjatuh di aspal dengan posisi Kanaya dalam pelukan Arsen.

Beruntung Kanaya dan Arsen hanya mengalami luka ringan dan langsung mendapat pengobatan di klinik terdekat dan mereka pun langsung pulang.

Setibanya di rumah ternyata Angel sudah pulang dari kantornya.

"Kalian kenapa ?" tanya Angel ketika mendapati Kanaya dan Arsen terluka.

"Tadi Kanaya nyaris tertabrak motor , untuk aku sempat menolongnya " jawab Arsen sambil memapah Kanaya turun dari mobil.

Ketika sampai di tangga tiba-tiba Kanaya berhenti. " Daddy..kaki aku sakit " rengek Kanaya sambil pura-pura meringis

Tanpa pikir panjang Arsen pun langsung membopong Kanaya menaiki tangga dan dibawa ke kamarnya.

Kanaya sengaja memeluk leher Arsen sambil tersenyum kearah Angel.

Sekarang kamu selamat Naya, besok-besok jangan harap

Terpopuler

Comments

rindi yesna wati

rindi yesna wati

😁🌹😉😉😋😋🎁😊😊😍🤩🤩😚☺️💌😻😻😽💓💞💟🥰🤗🤗😘😘🥳🥳🎉💝💗💖💖❣💘

2022-11-04

0

NasyafaAurelia🐧

NasyafaAurelia🐧

ooh suruhan mama tiri too, 🤨🤨🤨🤨

2022-10-24

0

NasyafaAurelia🐧

NasyafaAurelia🐧

anak nakall🤣🤣🤣

2022-10-24

0

lihat semua
Episodes
1 Mulanya
2 Pool Party
3 Sengaja Menggoda
4 Semua Membenci Kanaya
5 Sedikit Bersenang-senang
6 Tiga Curut Nakal
7 Kasmaran
8 Aku Akan Melindungi Kamu Semampuku
9 Kanaya Cemburu
10 Aku Cinta Kamu, Kanaya
11 Resmi Jadian
12 Bertemu Orangtua Arsen
13 Kita Menikah
14 SAH
15 Mengendus Kecurangan Angel
16 Bertemu Ibu Kandung Kanaya
17 Pelakor Takut Pelakor
18 Angel Merindukan Arsen
19 Romansa Di Bali
20 Penantian Tanpa Hasil
21 Jaccuzi Party
22 Teror Pertama Angel
23 Pertengkaran Arsen dan Angel
24 Penolakan Arsen
25 Salinan Surat Wasiat
26 Kanaya Sakit
27 Backstreet
28 Cerai
29 Makan Bersama Mertua
30 Pengalihan Aset
31 Niat Jahat Rudi Dan Angel
32 Rumah Masa Depan Arsen
33 Papa Kanaya Kembali
34 Aku Sedang Tersesat Dan Ingin Pulang
35 Kembali Bersama
36 Kita Hadapi Berdua
37 Masih Adakah Kesempatan Kedua
38 Jadi Kamu Wanita Jalang Itu ?
39 Kenapa Diceraikan ?
40 Saling Melupakan
41 Kanaya Melahirkan
42 Kanaya Pulang
43 Dia Bukan Istri Saya
44 Masih Tidak Peduli
45 Bertemu Alana
46 Alana Sakit
47 Setitik Asa
48 Kenapa Menyendiri ?
49 Bertengkar
50 Kita Rujuk
51 Kesempatan Kedua
52 Sah lagi
53 Honeymoon kedua
54 Rencana Perjodohan
55 Karyawan baru Arman
56 Mabuk
57 Salahkan Arsen Saja
58 Hukuman
59 Kamu Ketahuan
60 Menghindari Perjodohan
61 Viona Dikurung
62 Pernikahan Arman dan Viona
63 Bulan Madu
64 Dipaksa Pulang
65 Membawa Arman Pulang
Episodes

Updated 65 Episodes

1
Mulanya
2
Pool Party
3
Sengaja Menggoda
4
Semua Membenci Kanaya
5
Sedikit Bersenang-senang
6
Tiga Curut Nakal
7
Kasmaran
8
Aku Akan Melindungi Kamu Semampuku
9
Kanaya Cemburu
10
Aku Cinta Kamu, Kanaya
11
Resmi Jadian
12
Bertemu Orangtua Arsen
13
Kita Menikah
14
SAH
15
Mengendus Kecurangan Angel
16
Bertemu Ibu Kandung Kanaya
17
Pelakor Takut Pelakor
18
Angel Merindukan Arsen
19
Romansa Di Bali
20
Penantian Tanpa Hasil
21
Jaccuzi Party
22
Teror Pertama Angel
23
Pertengkaran Arsen dan Angel
24
Penolakan Arsen
25
Salinan Surat Wasiat
26
Kanaya Sakit
27
Backstreet
28
Cerai
29
Makan Bersama Mertua
30
Pengalihan Aset
31
Niat Jahat Rudi Dan Angel
32
Rumah Masa Depan Arsen
33
Papa Kanaya Kembali
34
Aku Sedang Tersesat Dan Ingin Pulang
35
Kembali Bersama
36
Kita Hadapi Berdua
37
Masih Adakah Kesempatan Kedua
38
Jadi Kamu Wanita Jalang Itu ?
39
Kenapa Diceraikan ?
40
Saling Melupakan
41
Kanaya Melahirkan
42
Kanaya Pulang
43
Dia Bukan Istri Saya
44
Masih Tidak Peduli
45
Bertemu Alana
46
Alana Sakit
47
Setitik Asa
48
Kenapa Menyendiri ?
49
Bertengkar
50
Kita Rujuk
51
Kesempatan Kedua
52
Sah lagi
53
Honeymoon kedua
54
Rencana Perjodohan
55
Karyawan baru Arman
56
Mabuk
57
Salahkan Arsen Saja
58
Hukuman
59
Kamu Ketahuan
60
Menghindari Perjodohan
61
Viona Dikurung
62
Pernikahan Arman dan Viona
63
Bulan Madu
64
Dipaksa Pulang
65
Membawa Arman Pulang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!