Mengendus Kecurangan Angel

Sepulang dari belanja Kanaya mengeluh perutnya sakit, wajah cantiknya terlihat pucat dan Kanaya pun langsung naik ke ranjangnya tanpa melepas seragam putih abu nya.

"Kamu makan apa sih tadi di sekolah ?" tanya Arsen dengan khawatir.

Dilepasnya sepatu yang masih melekat di kaki mulus Kanaya. Setelahnya ia mengambil kayu putih dan membalurkan minyak hangat itu ke perut dan punggung Kanaya.

Sesekali tangannya iseng menyentuh payudara Kanaya dan sedikit mere mas nya.

"Dad..ih jahil banget sih " Kanaya mencubit tangan nakal itu agar keluar dari balik bajunya.

Arsen terkekeh

"Kamu ganti baju ya..Daddy ambilkan baju kamu "

Arsen beranjak menuju walk in closet dan mengambil baju ganti untuk Kanaya.

Kanaya menerima baju ganti dari tangan Arsen dan beranjak ke kamar mandi.

Arsen melotot menatap rok bagian belakang Kanaya yang terdapat noda darah. Sepertinya Kanaya sedang mendapatkan tamu bulanannya

Sialan kenapa harus datang sekarang sih

Arsen menggerutu. Tidak lama kemudian terdengar teriakan Kanaya dari arah kamar mandi

"Daad..tolong ambilkan pembalut aku dong di laci nakas !"

"Iya sayang " dengan lesu Arsen beranjak menuju nakas dan mengambil pembalut dan ia berikan kepada Kanaya yang sedang melongokan kepalanya di pintu kamar mandi

Lima menit kemudian Kanaya pun keluar dari kamar mandi dan mendapati wajah cemberut Arsen

"Jangan cemberut dong Dad..salah siapa ngajak nikahnya pas siklus datang bulan aku " Kanaya mengusap rahang Arsen.

"Jadi Daddy harus menunggu berapa lama ?" Arsen memeluk perut Kanaya yang berdiri didepannya.

"Satu Minggu " jawab Kanaya

"Lama sekali Sayang..bisakah dipercepat menjadi dua hari saja ?" tanya Arsen membuat mata Kanaya membola.

"Daddy bisa mengatur waktu semua urusan bisnis Daddy sesuka hati, tapi kalau urusan ini tidak bisa " jawab Kanaya.

"Argh.. kamu sengaja menyiksa aku " Arsen semakin menyusupkan wajahnya ke perut Kanaya seperti anak kecil yang merengek kepada ibunya.

"Yang sabar ya Daddy " Kanaya mengelus rambut Arsen.

Arsen mengangkat kepalanya dari perut Kanaya ketika gawainya berbunyi.

Satu pesan dari Simon membuat Arsen mengerutkan wajahnya seketika.

"Ada apa Dad ?" tanya Kanaya.

"Mami kamu akan melakukan transaksi penjualan sebuah villa di Lombok..apakah itu salah satu aset peninggalan papa kamu ?" tanya Arsen

Kanaya mencoba mengingat-ingat

"Papa memang punya beberapa villa disana tapi aku tidak tau villa yang mana yang akan Mami Angel jual " jawab Kanaya

"Besok pagi Daddy dan Simon akan pergi ke Lombok..kamu mau ikut ?" tanya Arsen.

Ia harus menemui calon pembeli dan membujuk agar membatalkan membeli villa itu dari Angel.

"Aku tidak ikut, aku sedang ada ulangan " jawab Kanaya.

"Ya sudah kalau begitu Daddy dan Simon saja yang pergi " putus Arsen. Kanaya mengangguk

Malam itu Kanaya mempersiapkan segala keperluan keberangkatan Arsen, sementara pria itu tampak menghubungi pengacara papa Kanaya dan menanyakan semua aset Kanaya selain Perusahaan.

Arsen geleng-geleng kepala, ternyata villa yang akan Angel jual adalah merupakan salah satu aset peninggalan papa Kanaya yang menjadi hak Kanaya.

Arsen menjadi semakin tidak respek kepada istrinya itu.

Setiba di Lombok, Arsen dan Simon lekas menemui calon pembeli villa milik Kanaya.

Arsen menjelaskan jika villa itu adalah milik Kanaya dan tidak akan di jual. Untungnya calon pembeli itu mengerti dan membatalkan rencana membeli villa itu.

"Tapi besok Pak Rudi dan Bu Angel akan datang , apa yang harus saya katakan ?"

"Anda cukup katakan berubah pikiran saja dan jangan katakan tentang pertemuan kita ini " jawab Arsen

Arsen harus menutupi jika ia dan Simon adalah orang yang menggagalkan transaksi penjualan villa itu agar Angel tidak curiga padanya dan Simon.

"Baiklah " si pembeli itu setuju.

Keesokannya Angel dan Rudi tiba di Lombok dan mereka harus menelan kekecewaan karena transaksi penjualan villa milik Kanaya batal.

Angel sangat kesal karena pembeli membatalkan secara sepihak dengan alasan yang tidak masuk akal.

Beberapa hari yang lalu calon pembeli itu terlihat sangat tertarik dengan villa itu bahkan tidak menawar sama sekali.

Namun ketika Angel dan Rudi datang ke Lombok untuk dilakukan transaksi penjualan, pembeli itu seenaknya membatalkannya.

Meskipun kecewa namun Angel sedikit terhibur karena Arsen juga sedang berada di Lombok.

Angel memaksa menemui Arsen di hotelnya. Arsen pun terpaksa membawa Angel menginap di hotelnya.

"Kamu sedang ada pekerjaan di sini ?" tanya Arsen ketika Angel sudah sampai di kamar hotelnya.

"Iya..tapi sudah selesai " jawab Angel dengan wajah sedikit kecut mengingat transaksi penjualan yang gagal.

"Ooh "

"Apakah kerjaan kamu disini masih lama Sayang ?" Angel mulai bermanja-manja kepada Arsen.

"Kerjaan aku sudah selesai, besok aku dan Simon akan pulang ke Jakarta. Kamu sendiri ?" Arsen balik bertanya

"Sebetulnya aku ingin lebih lama disini sama kamu, tapi aku sedang datang bulan..ya sudah kita pulang saja " jawab Angel lesu.

Jika saja ia tidak sedang datang bulan tentu ia akan menikmati banyak waktu berdua di sini.

Mendengar Angel sedang datang bulan tentu saja Arsen senang.

Keesokan mereka berempat pulang ke Jakarta. Arsen mengabari Kanaya jika ia terpaksa pulang ke rumah Angel agar istrinya itu tidak curiga dan Kanaya pun mengerti.

[ Awas saja jangan macam-macam disana ]

Satu pesan dari Kanaya membuat Arsen tersenyum.

[ Tidak akan. Daddy justru sedang menunggu tamu bulanan kamu selesai ]

Arsen buru-buru menghapus chat dari Kanaya ketika Angel tiba-tiba datang dan duduk disisinya.

"Kamu sedang apa sih Sayang aku lihat kamu senyum-senyum sendiri " Angel menatap curiga kearah Arsen

"Ini si Simon ngirim video ga jelas " jawab Arsen berbohong.

"Mana coba aku lihat " Angel hendak mengambil gawai ditangan Arsen.

"Sudah aku hapus " jawab Arsen

Angel menatap curiga kepada Arsen, entah mengapa Angel merasa ada yang sedang Arsen sembunyikan darinya.

"Sayang..aku merasa jika hubungan kita akhir-akhir ini semakin jauh. Kamu sering keluar kota..dalam satu bulan tidak lebih dari satu Minggu ada di rumah.." Angel tiba-tiba berkeluh kesah.

"Sebelum menikah kan aku sudah bilang mengenai pekerjaan aku..kenapa sekarang kamu mengeluh ?"

"Bukan mengeluh..aku hanya ingin kamu punya lebih banyak waktu untuk aku " pinta Angel

"Aku tidak bisa janji..waktu yang aku punya untuk kamu ya hanya segitu..kalau kamu merasa keberatan mungkin sebaiknya kita pertimbangkan lagi pernikahan kita ini " Arsen seperti menemukan sebuah alasan untuk lepas dari Angel.

"Kenapa kamu bicara begitu ?"

"Aku cuma kasian saja sama kamu, aku tidak memiliki banyak waktu untuk kamu dan aku tidak selamanya ada untuk kamu " jawab Arsen

"Aku tidak masalah "

"Tapi barusan kamu mengeluh "

"Anggap aku tidak mengatakannya " Angel merebahkan kepalanya di bahu Arsen. Ia begitu takut kehilangan Arsen.

Malam pertama Arsen dan Kanaya nya di tunda dulu ya nunggu ttd kontrak dulu biar lolos..

Kalau belum kontrak suka kena sensor... hihi

Sabar ya readers tersayang 😘😘😘

Terpopuler

Comments

Cattleya

Cattleya

mulai pengin jadi istri satu²nya... 🤭💐

2023-11-10

1

Cattleya

Cattleya

jujur, aq gk suka baca novel yg berkisah ttg PELAKOR, tapi klo istri sah modelan Angel kaya gini, yg py riwayat ngrebut kebahagiaan ibu kandung nya, aq dukung, Kanaya, meski berkesan gk ada bedanya, tapi emank keterlaluan si Angel ini, selain ngrebut papanya, ngrebut semua harta papanya jg...
nama doang Angel, kelakuan ky 😈👹

2023-11-10

0

Cattleya

Cattleya

2 hari?
ngaco!!
dasar orang tua 🤪🤪🤪

2023-11-10

0

lihat semua
Episodes
1 Mulanya
2 Pool Party
3 Sengaja Menggoda
4 Semua Membenci Kanaya
5 Sedikit Bersenang-senang
6 Tiga Curut Nakal
7 Kasmaran
8 Aku Akan Melindungi Kamu Semampuku
9 Kanaya Cemburu
10 Aku Cinta Kamu, Kanaya
11 Resmi Jadian
12 Bertemu Orangtua Arsen
13 Kita Menikah
14 SAH
15 Mengendus Kecurangan Angel
16 Bertemu Ibu Kandung Kanaya
17 Pelakor Takut Pelakor
18 Angel Merindukan Arsen
19 Romansa Di Bali
20 Penantian Tanpa Hasil
21 Jaccuzi Party
22 Teror Pertama Angel
23 Pertengkaran Arsen dan Angel
24 Penolakan Arsen
25 Salinan Surat Wasiat
26 Kanaya Sakit
27 Backstreet
28 Cerai
29 Makan Bersama Mertua
30 Pengalihan Aset
31 Niat Jahat Rudi Dan Angel
32 Rumah Masa Depan Arsen
33 Papa Kanaya Kembali
34 Aku Sedang Tersesat Dan Ingin Pulang
35 Kembali Bersama
36 Kita Hadapi Berdua
37 Masih Adakah Kesempatan Kedua
38 Jadi Kamu Wanita Jalang Itu ?
39 Kenapa Diceraikan ?
40 Saling Melupakan
41 Kanaya Melahirkan
42 Kanaya Pulang
43 Dia Bukan Istri Saya
44 Masih Tidak Peduli
45 Bertemu Alana
46 Alana Sakit
47 Setitik Asa
48 Kenapa Menyendiri ?
49 Bertengkar
50 Kita Rujuk
51 Kesempatan Kedua
52 Sah lagi
53 Honeymoon kedua
54 Rencana Perjodohan
55 Karyawan baru Arman
56 Mabuk
57 Salahkan Arsen Saja
58 Hukuman
59 Kamu Ketahuan
60 Menghindari Perjodohan
61 Viona Dikurung
62 Pernikahan Arman dan Viona
63 Bulan Madu
64 Dipaksa Pulang
65 Membawa Arman Pulang
Episodes

Updated 65 Episodes

1
Mulanya
2
Pool Party
3
Sengaja Menggoda
4
Semua Membenci Kanaya
5
Sedikit Bersenang-senang
6
Tiga Curut Nakal
7
Kasmaran
8
Aku Akan Melindungi Kamu Semampuku
9
Kanaya Cemburu
10
Aku Cinta Kamu, Kanaya
11
Resmi Jadian
12
Bertemu Orangtua Arsen
13
Kita Menikah
14
SAH
15
Mengendus Kecurangan Angel
16
Bertemu Ibu Kandung Kanaya
17
Pelakor Takut Pelakor
18
Angel Merindukan Arsen
19
Romansa Di Bali
20
Penantian Tanpa Hasil
21
Jaccuzi Party
22
Teror Pertama Angel
23
Pertengkaran Arsen dan Angel
24
Penolakan Arsen
25
Salinan Surat Wasiat
26
Kanaya Sakit
27
Backstreet
28
Cerai
29
Makan Bersama Mertua
30
Pengalihan Aset
31
Niat Jahat Rudi Dan Angel
32
Rumah Masa Depan Arsen
33
Papa Kanaya Kembali
34
Aku Sedang Tersesat Dan Ingin Pulang
35
Kembali Bersama
36
Kita Hadapi Berdua
37
Masih Adakah Kesempatan Kedua
38
Jadi Kamu Wanita Jalang Itu ?
39
Kenapa Diceraikan ?
40
Saling Melupakan
41
Kanaya Melahirkan
42
Kanaya Pulang
43
Dia Bukan Istri Saya
44
Masih Tidak Peduli
45
Bertemu Alana
46
Alana Sakit
47
Setitik Asa
48
Kenapa Menyendiri ?
49
Bertengkar
50
Kita Rujuk
51
Kesempatan Kedua
52
Sah lagi
53
Honeymoon kedua
54
Rencana Perjodohan
55
Karyawan baru Arman
56
Mabuk
57
Salahkan Arsen Saja
58
Hukuman
59
Kamu Ketahuan
60
Menghindari Perjodohan
61
Viona Dikurung
62
Pernikahan Arman dan Viona
63
Bulan Madu
64
Dipaksa Pulang
65
Membawa Arman Pulang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!