Semua Membenci Kanaya

Akhir pekan ini Angel dan Arsen akan pergi ke Surabaya untuk mengunjungi rumah orangtua Angel yang tinggal disana.

Semenjak mereka menikah hampir sebulan yang lalu mereka memang belum sempat berkunjung kesana.

Angel dan Arsen terlalu sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Terlebih Arsen sering pergi keluar kota untuk mengurus bisnisnya yang tersebar hampir di semua kota besar di Indonesia.

Angel rencananya hanya akan pergi berdua saja dengan Arsen dan tidak berniat mengajak Kanaya.Ia ingin menikmati waktu berdua karena mereka tidak sempat pergi berbulan madu namun Arsen memaksa harus mengajak Kanaya.

"Keluarga aku tidak menyukai Kanaya karena dia itu anaknya songong " Angel mengatakan alasannya tidak mau mengajak Kanaya.

"Justru itu sebaiknya Kanaya kita ajak, supaya bisa berbaur dengan keluarga kamu. Aku yakin Kanaya lama-lama juga berubah " jawab Arsen

"Ck.. terserah kamu lah " Angel akhirnya tidak dapat menolak keputusan Arsen.

Sabtu pagi mereka pun berangkat. Mereka pergi dengan menggunakan jalur darat karena mereka akan mampir di Semarang untuk mengunjungi famili Angel yang tinggal disana.

Angel akan mengunjungi satu persatu famili nya untuk memamerkan suami barunya yang kaya dan ganteng tentunya.

Kanaya sendiri sebetulnya enggan ikut karena jujur ia tidak suka pada keluarga ibu tirinya terutama adik Angel yang berusia dua tahun diatas Kanaya.

Adik Angel itu sangat nakal, sewaktu Kanaya kecil saja ia sering menangis mengadu kepada papanya karena Om tirinya itu selalu merusak mainannya.

Kanaya sempat protes kepada papanya yang tidak pernah memarahi adik iparnya yang nakal meskipun papanya langsung mengganti mainan Kanaya dengan yang baru.

Sepanjang perjalanan Kanaya tampak sebal melihat Angel yang selalu memamerkan kemesraan di depan Kanaya.

Arsen yang duduk dibalik kemudi diam-diam memperhatikan Kananya yang duduk di kursi belakang melalui central mirror..gadis itu tidak menyadarinya karena Arsen mengenakan kacamata hitam.

"Nay..tidak tidur ?" tanya Arsen. Di sebelahnya Angel tampak sudah tertidur pulas.

"Tidak ngantuk, Dad " jawab Kanaya

"Ya sudah kalau begitu kamu temani Daddy ngobrol saja " tutur Arsen sambil tersenyum. Kanaya mengangguk.

"Kamu pernah berkunjung ke rumah orangtua Mami kamu ?" tanya Arsen

"Sudah pernah dulu waktu aku SMP " jawab Kanaya.

"Heuum..sudah lama ya " tutur Arsen sambil tetap fokus pada jalanan di depannya.

Arsen mengatur kecepatan mobilnya dengan sangat penuh perhitungan. Ia sangat hati-hati karena jalur yang sedang ia tempuh adalah jalur rawan kecelakaan.

Wangi jeruk menguar dari arah belakang, rupanya Kanaya sedang menikmati jeruk yang dibawanya dari Jakarta.

"Daddy mau ?" Kanaya menawarkan jeruk miliknya.

"Boleh " jawab Arsen.

Kanaya memberikan jeruk yang sudah ia kupas kepada Arsen.

"Terimakasih " ucap Arsen sambil mengunyah jeruknya.

Sepanjang perjalanan Kanaya dan Arsen banyak mengobrol. Kanaya sudah tidak terlihat sungkan lagi kepada Arsen begitu juga sebaliknya.

Bahkan Arsen tidak segan meminta coklat milik Kanaya dan Kanaya pun tidak pelit membaginya kepada Daddy nya yang ganteng.

Arsen membangunkan Angel ketika mobilnya mulai memasuki Semarang karena ia tidak tau alamat famili Angel yang akan mereka kunjungi.

Dengan sisa kantuknya Angel memandu Arsen menuju rumah Bude nya yang berada di kota Semarang.

Kedatangan mereka rupanya sudah dinantikan oleh bude nya Angel. Begitu masuk sudah banyak makanan berjajar diatas meja untuk menyambut mereka.

Di Semarang mereka hanya beberapa jam saja, setelah cukup beristirahat mereka pun melanjutkan perjalanan menuju ke Surabaya.

Setelah melewati perjalanan panjang akhirnya mereka pun sampai di rumah orangtua Angel di Surabaya.

Seluruh keluarga menyambut kedatangan mereka dengan sukacita kecuali kepada Kanaya. Raut tidak suka jelas terlihat begitu Kanaya turun dari mobil.

"Jangan takut..ada Daddy " bisik Arsen sambil menuntun tangan Kanaya ketika gadis itu tampak tidak nyaman karena keluarga Angel tidak ada satu pun yang menyapanya.

Jujur Arsen tidak suka dengan cara Angel dan keluarganya memperlakukan Kanaya dan Arsen sangat kasian kepada putri sambungnya itu.

Selama di Surabaya Kanaya lebih banyak menghabiskan waktu di kamarnya karena disanalah tempat ternyaman ya saat ini.

Pada saat makan malam Orangtua Angel menyiapkan makan malam yang sangat istimewa. Mereka semua langsung makan tanpa berniat memanggil Kanaya yang sedang berada di kamarnya.

"Sayang.kamu tidak panggil Kanaya ?" tanya Arsen.

"Tidak.. sepertinya dia sudah tidur " jawab Angel santai sambil mengisi piring Arsen dengan nasi dan lauknya.

Arsen menghela nafas berat. Ia kecewa karena Angel dan keluarganya tidak ada yang mengajak Kanaya untuk bergabung di meja makan.

"Ya sudah kalau begitu biar aku panggil Kanaya " Arsen bangkit dari duduknya kemudian beranjak menuju ke kamar Kanaya.

"Naya...!!" panggil Arsen

Tidak ada jawaban

"Naya...ini Daddy. Tolong buka pintunya !"

Tidak lama kemudian pintu kamar Kanaya pun terbuka. Kanaya muncul dibalik pintu dengan mata yang sembab.

Kanaya habis menangis, ia tidak nyaman berada diantara orang-orang yang membencinya.

"Maafkan Daddy..semua salah Daddy. Seharusnya Daddy tidak memaksa Angel untuk mengajak kamu kesini " Arsen sangat menyesal.

Arsen tidak menyangka jika keputusannya mengajak Kanaya justru akan membuat gadis itu terluka.

"Mereka semua tidak menyukai aku, Dad " ucap Kanaya lirih.

Arsen mengangguk. Tanpa Kanaya bilang pun Arsen dapat melihatnya.

"Kamu mau makan disini ? kalau begitu Daddy ambilkan " tawar Arsen. Kanaya mengangguk.

Kanaya memang sebaiknya makan di kamar. Ia tidak mau sampai hati putri sambungnya itu semakin terluka dengan sikap Angel dan keluarganya yang tidak bersahabat.

Arsen kembali ke ruang makan. Sebelum ia makan Arsen mengambilkan makanan untuk Kanaya terlebih dahulu.

Angel tampak cemberut. Ia tidak suka jika Arsen memperhatikan Kanaya.

*

"Aku tidak suka cara kamu dan keluarga kamu memperlakukan Kanaya, Aku ingatkan Ngel.. Kanaya itu anak kamu, walaupun dia tidak terlahir dari rahim kamu..yang aku heran kenapa keluarga kamu juga bersikap sama buruknya dengan kamu ?" Arsen tidak dapat menyembunyikan rasa kecewanya terhadap Angel dan keluarganya.

"Kami bersikap seperti itu Karena anak itu yang menang menyebalkan" bela Angel

"Menyebalkan menurut kamu ? aku tidak lihat begitu semenjak kita sampai disini..yang ada seluruh keluarga kamu yang tidak menerima dia..seandainya dulunya Kanaya bersikap buruk dan tidak sopan seharusnya kamu sebagai ibunya mengajari dia bukannya malah memusuhi dia..apalagi orangtua kamu..mereka sudah tua tapi malah bersikap tidak bijaksana "

"Kenapa kamu malah menjelekkan orangtua aku ?" Angel tersinggung ketika Arsen blak-blakan menilai orangtua Angel tidak bijaksana.

"Karena itu yang aku lihat " jawab Arsen.

"Kamu kenapa sih malah ngajak ribut, dari awal aku tidak setuju bawa anak itu tapi kamu yang maksa..kamu lihat sendiri..gara-gara dia kita jadi bertengkar " Angel menyalahkan Kanaya.

"Anak itu pasti sengaja ngadu yang tidak-tidak agar kita bertengkar " tuduh Angel.

"Kanaya tidak mengadu apapun..aku punya mata dan telinga " jawab Arsen.

Angel terdiam

"Besok kita pulang..aku tidak mau tinggal lama disini. Aku tidak respek dengan keluarga kamu !" putus Arsen

"Loh..Sayang ..jangan begitu dong, kita kan rencananya mau satu Minggu disini " Angel langsung panik.

"Aku berubah pikiran " jawab Arsen.

"Sayang..baiklah ..aku akan bilang sama keluarga aku untuk tidak bersikap buruk kepada Kanaya, tapi jangan pulang besok ya..aku masih kangen sama mereja !" rayu Angel.

"Kalau begitu kamu saja yang tinggal, aku dan Kanaya yang pulang " jawab Arsen

Keesokannya mereka pun benar-benar pulang.

"Loh kenapa pulang sekarang ? bukannya kalian akan disini selama satu Minggu.." Ibu Angel tampak kecewa dengan rencana kepulangan mereka yang mendadak.

"Ini semua karena anak sialan itu " Angel menggerutu kepada ibunya.

"Lain kali tidak usah ajak dia lagi, ibu juga tidak suka sama anak itu " jawab Ibu Angel.

"Aku akan pastikan kalian tidak akan melihat anak itu lagi " bisik Angel.

Terpopuler

Comments

rain03

rain03

ckckck,,keluarga angel emang gak tau diri😏

2022-11-08

1

rindi yesna wati

rindi yesna wati

💘😊🤗❣💖🎁😚🎉😘💗💝💓😍🥳💕😋🤩💞😉🌷🥰☺️🌹😁😽💟💌😻

2022-11-04

0

NasyafaAurelia🐧

NasyafaAurelia🐧

salah pilih istrii kau Arsen udh Janda jahatt pulakkk. seandainya Janda gk jahatt gpplah nii😏😏😏😏

2022-10-24

0

lihat semua
Episodes
1 Mulanya
2 Pool Party
3 Sengaja Menggoda
4 Semua Membenci Kanaya
5 Sedikit Bersenang-senang
6 Tiga Curut Nakal
7 Kasmaran
8 Aku Akan Melindungi Kamu Semampuku
9 Kanaya Cemburu
10 Aku Cinta Kamu, Kanaya
11 Resmi Jadian
12 Bertemu Orangtua Arsen
13 Kita Menikah
14 SAH
15 Mengendus Kecurangan Angel
16 Bertemu Ibu Kandung Kanaya
17 Pelakor Takut Pelakor
18 Angel Merindukan Arsen
19 Romansa Di Bali
20 Penantian Tanpa Hasil
21 Jaccuzi Party
22 Teror Pertama Angel
23 Pertengkaran Arsen dan Angel
24 Penolakan Arsen
25 Salinan Surat Wasiat
26 Kanaya Sakit
27 Backstreet
28 Cerai
29 Makan Bersama Mertua
30 Pengalihan Aset
31 Niat Jahat Rudi Dan Angel
32 Rumah Masa Depan Arsen
33 Papa Kanaya Kembali
34 Aku Sedang Tersesat Dan Ingin Pulang
35 Kembali Bersama
36 Kita Hadapi Berdua
37 Masih Adakah Kesempatan Kedua
38 Jadi Kamu Wanita Jalang Itu ?
39 Kenapa Diceraikan ?
40 Saling Melupakan
41 Kanaya Melahirkan
42 Kanaya Pulang
43 Dia Bukan Istri Saya
44 Masih Tidak Peduli
45 Bertemu Alana
46 Alana Sakit
47 Setitik Asa
48 Kenapa Menyendiri ?
49 Bertengkar
50 Kita Rujuk
51 Kesempatan Kedua
52 Sah lagi
53 Honeymoon kedua
54 Rencana Perjodohan
55 Karyawan baru Arman
56 Mabuk
57 Salahkan Arsen Saja
58 Hukuman
59 Kamu Ketahuan
60 Menghindari Perjodohan
61 Viona Dikurung
62 Pernikahan Arman dan Viona
63 Bulan Madu
64 Dipaksa Pulang
65 Membawa Arman Pulang
Episodes

Updated 65 Episodes

1
Mulanya
2
Pool Party
3
Sengaja Menggoda
4
Semua Membenci Kanaya
5
Sedikit Bersenang-senang
6
Tiga Curut Nakal
7
Kasmaran
8
Aku Akan Melindungi Kamu Semampuku
9
Kanaya Cemburu
10
Aku Cinta Kamu, Kanaya
11
Resmi Jadian
12
Bertemu Orangtua Arsen
13
Kita Menikah
14
SAH
15
Mengendus Kecurangan Angel
16
Bertemu Ibu Kandung Kanaya
17
Pelakor Takut Pelakor
18
Angel Merindukan Arsen
19
Romansa Di Bali
20
Penantian Tanpa Hasil
21
Jaccuzi Party
22
Teror Pertama Angel
23
Pertengkaran Arsen dan Angel
24
Penolakan Arsen
25
Salinan Surat Wasiat
26
Kanaya Sakit
27
Backstreet
28
Cerai
29
Makan Bersama Mertua
30
Pengalihan Aset
31
Niat Jahat Rudi Dan Angel
32
Rumah Masa Depan Arsen
33
Papa Kanaya Kembali
34
Aku Sedang Tersesat Dan Ingin Pulang
35
Kembali Bersama
36
Kita Hadapi Berdua
37
Masih Adakah Kesempatan Kedua
38
Jadi Kamu Wanita Jalang Itu ?
39
Kenapa Diceraikan ?
40
Saling Melupakan
41
Kanaya Melahirkan
42
Kanaya Pulang
43
Dia Bukan Istri Saya
44
Masih Tidak Peduli
45
Bertemu Alana
46
Alana Sakit
47
Setitik Asa
48
Kenapa Menyendiri ?
49
Bertengkar
50
Kita Rujuk
51
Kesempatan Kedua
52
Sah lagi
53
Honeymoon kedua
54
Rencana Perjodohan
55
Karyawan baru Arman
56
Mabuk
57
Salahkan Arsen Saja
58
Hukuman
59
Kamu Ketahuan
60
Menghindari Perjodohan
61
Viona Dikurung
62
Pernikahan Arman dan Viona
63
Bulan Madu
64
Dipaksa Pulang
65
Membawa Arman Pulang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!