17. pergi keladang

selamat membaca ❤️🥰

***

ke esok harinya, sebelum matahari terbit. Pak Juna Ibu Nita dan juga Nisa bergegas pergi ke ladang yang jauh dari pemukiman itu, mereka mulai mengemas barang-barang mereka di atas perahu.

"bagaimana buk. sudah semuanya. apakah masih ada yang tertinggal..??" tanya pak juna.

"seperti nya tidak ada lagi pak..."jawab ibu Nita. karena sudah tidak ada yang tertinggal. setelah itu mereka pun pergi.

(yah... padahal masih ada author. jadi di tinggal kan...!!!)😒😒

(maap thor. otor tinggal di sini saja, ribet kalau otor ikut. nanti kami nggak dapat apa-apa) teriak pak Juna.

(ya..!!emangnya aku ini parasit. Monompang hidup..!! tapikan memang iya hahaha.😆😆..)

lanjut....🤭

tak lama, saat matahari sudah mulai menampakkan dirinya, Mereka pun sampai di ladang itu. dan perjalanan mereka cukup mengejutkan Nisa yang sebenarnya adalah Renata.

Angga saja, ini adalah perjalanan mereka menuju ladang cengkeh.😜

akhirnya sampai juga.😁

(hai ternyata perjalanan ini cukup melelahkan tapi sangat menyenangkan di sini bisa melihat pemandangan matahari terbit wah benar-benar nikmat yang tidak terdustakan.) nisa berdiri di tepi pantai itu sambil menghirup udara segar sebanyak-banyaknya.

ia memejamkan matanya sambil menikmati hembusan angin yang bertiup mesra.

(huh... segar sekali...) batinnya.

sementara kedua orang tuanya sedang menurunkan barang-barang bawaan mereka dari atas perahu itu. setelah Nisa merasa cukup dia kembali menghampiri kedua orang tuanya itu.

"pak, sebaiknya Bubuk itu dipasang dulu supaya nanti siang kita tinggal melihat apakah sudah ada ikan di dalamnya atau tidak" ucapnya pada ayahnya. ayahnya pun hanya menyetujui apa yang disarankan oleh putrinya.

"Baiklah nak Ayah hanya ikut saja,, yang tahu kan hanya kamu seorang sebaiknya segera dipasangkan saja nanti biar Ayah letakkan di pertengahan sana."Ucap pak Juna sambil menunjuk arah lautan.

Setelah Pak Juna berucap Nisa pun mulai meracik ramuan itu untuk menarik ikan masuk ke dalam bubuk Setelah semuanya siap, Pak Juna pun langsung memasang bubuk itu di tengah laut yang tidak terlalu dalam, hanya sampai pinggang saja.

setelah memasang bubu itu mereka semua kembali ke pondok yang ada di lahan mereka.

pondok sederhana 😁

sesampainya mereka di pondok itu mereka pun siap-siap untuk memulai aktivitas mereka hari ini.

"wah... ternyata disini sangat menyejukkan ya pak..??" ujar Nisa. pak Juna melihat ka arah putrinya.

" eh... bukannya, ini yang ke tiga kali nya kamu kesini. tapi, responnya kok seperti baru melihat nya saja..." heran pak Juna. Nisa jadi gelagapan di buatnya.

"hehehe... iya sih pak. tapikan seperti sudah banyak berubah tempatnya." ucap Nisa berkilah. ternyata pak Juna pun tidak menanggapi nya lagi. karena tempat ini memang banyak berubah. setelah berdebat kecil, mereka pun bersiap untuk melaksanakan aktivitas nya.

namun sebelum mereka melaksanakan aktivitas mereka terlebih dahulu keluarga kecil itu makan pagi alias sarapan, makanan itu mereka bawa dari rumah sebelum berangkat. ibu Nita pun menyajikan nya.

menu makanan hari ini 🤤🤤

"ayo Pak nak makan dulu, nanti kalau sudah selesai makan baru kita pergi ke ladang panen cengkeh." ujar Ibu Nita kepada keduanya.

mendengar panggilan Bu Nita, Pak Juna dan Nisa pun mendekat dan mulai makan bersama.

"wah... enak-enak menu makanannya buk.. jadi ngak sabar pengen makan." ucap Nisa sambil menelan ludahnya.

"ambil nak. dan makan yang banyak.." ucap ibu Nita. setelah itu, mereka pun makan dengan khidmat.

tak lama acara makan-makan pun selesai, dan mereka melanjutkan aktivitas mereka hari ini.

"ah... kenyang sekali buk.." ucap Nisa sambil mengusap perutnya karena kekenyangan. ibu Nita terkekeh melihat tingkah putrinya itu.

" ngak papa nak. kapan lagi kan, bisa makan yang enak ini. kalau ngak ada hasil jualan sayur kamu. mungkin kita ngak bakal sekenyang ini..." ucap buk Nita dengan senyum.

" ia juga sih buk. tepi, seperti Nisa sudah sangat rakus tadi buk.. hehehe...😁😁" ucapnya sambil cengengesan. namun tidak di timpali lagi oleh buk Nita. mereka pun beristirahat sejenak, dan sekalian mengistirahatkan perut mereka.

setelah itu, mereka pun langsung berangkat ke ladang. untuk sampai ke ladang itu mereka ternyata harus bersusah payah untuk mendaki gunung yang cukup tinggi ternyata.

Anggap saja ada Nisa yang sedang mendaki gunung itu🤭

bahkan sedikit saja Nisa mendaki ia sudah merasa kelelahan. namun tidak dengan kedua orang tuanya seolah mereka itu adalah seorang power rangers yang memiliki kekuatan dan bahkan tidak pernah lelah rasanya.

Nisa yang menyaksikan hal itu merasa malu, ternyata ia kalah saing dengan orang tua nya.

( hai ternyata aku sangat lemah sekali, padahal aku lebih muda dari mereka. sungguh memalukan...) batinnya.

setelah membanting Nisa pun melanjutkan perjalanannya untuk mendaki gunung tersebut dengan bersusah payah akhirnya ia sampai juga di puncak.

"huh... ternyata ini cukup melelahkan.."ujarnya. Ia pun langsung duduk lesehan dengan kaki yang terulur lurus ke depan, pandangannya mengarah ke arah jurang, tempat itu memberikan pemandangan di bawah gunung yang sangat indah.

di sana juga terlihat laut yang terbentang luas seperti karpet namun tidak sama seperti karpet, karena bentuknya bergelombang.

(oh tuhan, ini kah alam yang tidak akan pernah di temukan di kota besar.? sungguh, ini sangat indah sekali... di tambah lagi, udaranya sejuk dan segar. coba kalau ada hp. pasti momen ini sudah ku abadikan. sayang nya tidak ada...😤)

batin nya. Nisa terus mengedarkan pandangannya. ia terus menerawang sejauh matanya memandang.

setelah ia merasa cukup beristirahat, Ia pun langsung bergerak dan memanjat salah satu pohon cengkeh untuk memetik buahnya.

(seumur-umur, aku baru tau, ternyata memanjat itu cukup menyenangkan kalau sudah berada di atasnya) batin nya lagi.

cengkeh ini merupakan salah satu penghasilan terbesar bagi warga yang berada di pemukiman ini, karena buahnya bisa dihargai dengan rupiah dan tentu saja dapat meningkatkan perekonomian masyarakat pada saat musim tersebut.

Nisa pun mulai memanjat dan memetik buahnya satu demi satu sampai akhirnya tangguh itu penuh. setelah ia rasa sudah cukup, Iya pun langsung turun dan menyalinnya ke tempat lain yaitu karung.

Setelah itu mereka semua pun pulang, ini merupakan pengalaman pertama bagi Nisa alias Renata yang bersarang dalam tubuh Nisa.

"hah...sangat melelahkan.." ucapnya.

(begini ternyata rasanya menjadi orang kecil. untuk mendapatkan uang saja, harus kerja keras seperti ini. huh... aku benar-benar menyesal dulu, tidak menghargai uang, dan malas pergi main ke club.) batin nya lagi.

walaupun ia kelelahan namun itu cukup menyenangkan untuk dilakukan.

***bersambung***

Terpopuler

Comments

mrsdohkyungsoo

mrsdohkyungsoo

laperrrrrrrrr

2024-08-02

0

𝓐𝓻𝓮𝓷𝓼𝓬𝓪 𝓡𝓪𝓮𝓷𝓲

𝓐𝓻𝓮𝓷𝓼𝓬𝓪 𝓡𝓪𝓮𝓷𝓲

*malah

2024-06-28

0

anak orang🤭

anak orang🤭

minta🤤🤤🤤

2024-02-25

0

lihat semua
Episodes
1 1 awal mula
2 2. memulai kehidupan kedua
3 3. belajar
4 4.mengunjungi perpustakaan
5 5. membersihkan pekarangan rumah
6 6. mencari obat untuk ibu
7 7. berjualan sayur
8 8. insiden di perpustakaan
9 9.
10 10. hasil uji coba
11 11.Diantar Aska pulang
12 12.clasmeting
13 13. meracik masker dari buah strawberry
14 14.berdebat
15 15. pengakuan Aska
16 16. POV Aska
17 17. pergi keladang
18 18. membuat ikan asin
19 19. kedatangan kakek dan nenek
20 20. rencana membeli alat elektronik
21 21. jalan-jalan ke kota
22 22. perampokan hotel
23 23. aksi penyelamatan
24 24. ke khawatir Nisa
25 25. membeli motor
26 26. membuat panel Surya dan kincir angin sederhana
27 27. terpilih sebagai peserta olimpiade
28 28. di tembak aska
29 29. seleksi
30 30. melawan Siska
31 31. menolong orang yang mengalami kecelakaan
32 32. nenek jam sakit
33 33. jadian
34 34. keterkejutan sahabat-sahabat Nisa
35 35. hari kompetisi
36 36. pergi tanpa kabar
37 37. rencana liburan semester
38 38. mengunjungi tempat Mbak nur
39 39. usaha baru
40 40. insiden kecil
41 41. kembali dari berlibur
42 42. nasehat seorang sahabat
43 season 1 tamat.
44 44. S2 masuk universitas
45 45. S2 kegiatan simak (silaturahmi mahasiswa baru)
46 46. S2 bertemu dengan pemilik showroom
47 47. S2 kejadian di kosan
48 48. bertemu masa lalu
49 49. jalan jalan ke negara ginseng
50 50. si mantan nelpon
51 51. ajakan Aditya
52 52. penolakan secara halus
53 53. liburan kuliah
54 54. jadi dokter dadakan
55 55. usaha Aditya
56 56. kabar yang mengejutkan
57 57. mendapat kabar peri merah
58 58. beraksi
59 59. kebenaran tentang Nisa
60 60. dijemput
61 61. pinangan formalitas
62 62. kedatangan
63 63. rencana kedepannya
64 64. Aska kembali
65 65. Dedi tak sengaja melihat Aska
66 66. kita tidak dekat
67 67. para mantan
68 68. ngak tau judul
69 69. anak angkat
70 70. paket komplit
71 71. data perusahaan di Serang
72 72. gadis perundung
73 73. Aditya kecelakaan
74 74. masa lalu tuan Anwar
75 75. mengunjungi Aditya
76 76. belum cerita
77 77. mengejar orang yang tidak dikenal
78 78. bertemu dedi
79 79. si mantan ketos
80 80. makanan keramat
81 pengumuman
82 81. adik-kakak
83 82. membantu penyelidikan
84 83. rapat direksi
85 84. pemimpin sementara
86 85. peringatan leon
87 86. kemarahan tuan Anwar
88 87. hilang ingatan
89 88. kecewanya seorang kakak
90 89. merasa hampa
91 90. bertemu mantan
92 91. nyonya Humaira khawatir
93 92. pemutusan pertunangan
94 93. panasin Aditya
95 94. cemburu
96 95. kecupan singkat
97 96. menjalani hubungan walaupun tidak ingat
98 97. begal lagi
99 98. di sidak
100 99. sarapan bersama
101 100. persiapan pindah
102 101. Ramayana
103 102. laporan
104 103. bertemu rival
105 104. jual mahal
106 105. ingin mengenal saudara kandung Nisa
107 106. meliburkan otak-otak dari berbagai pikiran
108 107. telah ingat sepenuhnya
109 108. niat baik
110 109. persiapan
111 110. kembali ke kota x ( tamat)
Episodes

Updated 111 Episodes

1
1 awal mula
2
2. memulai kehidupan kedua
3
3. belajar
4
4.mengunjungi perpustakaan
5
5. membersihkan pekarangan rumah
6
6. mencari obat untuk ibu
7
7. berjualan sayur
8
8. insiden di perpustakaan
9
9.
10
10. hasil uji coba
11
11.Diantar Aska pulang
12
12.clasmeting
13
13. meracik masker dari buah strawberry
14
14.berdebat
15
15. pengakuan Aska
16
16. POV Aska
17
17. pergi keladang
18
18. membuat ikan asin
19
19. kedatangan kakek dan nenek
20
20. rencana membeli alat elektronik
21
21. jalan-jalan ke kota
22
22. perampokan hotel
23
23. aksi penyelamatan
24
24. ke khawatir Nisa
25
25. membeli motor
26
26. membuat panel Surya dan kincir angin sederhana
27
27. terpilih sebagai peserta olimpiade
28
28. di tembak aska
29
29. seleksi
30
30. melawan Siska
31
31. menolong orang yang mengalami kecelakaan
32
32. nenek jam sakit
33
33. jadian
34
34. keterkejutan sahabat-sahabat Nisa
35
35. hari kompetisi
36
36. pergi tanpa kabar
37
37. rencana liburan semester
38
38. mengunjungi tempat Mbak nur
39
39. usaha baru
40
40. insiden kecil
41
41. kembali dari berlibur
42
42. nasehat seorang sahabat
43
season 1 tamat.
44
44. S2 masuk universitas
45
45. S2 kegiatan simak (silaturahmi mahasiswa baru)
46
46. S2 bertemu dengan pemilik showroom
47
47. S2 kejadian di kosan
48
48. bertemu masa lalu
49
49. jalan jalan ke negara ginseng
50
50. si mantan nelpon
51
51. ajakan Aditya
52
52. penolakan secara halus
53
53. liburan kuliah
54
54. jadi dokter dadakan
55
55. usaha Aditya
56
56. kabar yang mengejutkan
57
57. mendapat kabar peri merah
58
58. beraksi
59
59. kebenaran tentang Nisa
60
60. dijemput
61
61. pinangan formalitas
62
62. kedatangan
63
63. rencana kedepannya
64
64. Aska kembali
65
65. Dedi tak sengaja melihat Aska
66
66. kita tidak dekat
67
67. para mantan
68
68. ngak tau judul
69
69. anak angkat
70
70. paket komplit
71
71. data perusahaan di Serang
72
72. gadis perundung
73
73. Aditya kecelakaan
74
74. masa lalu tuan Anwar
75
75. mengunjungi Aditya
76
76. belum cerita
77
77. mengejar orang yang tidak dikenal
78
78. bertemu dedi
79
79. si mantan ketos
80
80. makanan keramat
81
pengumuman
82
81. adik-kakak
83
82. membantu penyelidikan
84
83. rapat direksi
85
84. pemimpin sementara
86
85. peringatan leon
87
86. kemarahan tuan Anwar
88
87. hilang ingatan
89
88. kecewanya seorang kakak
90
89. merasa hampa
91
90. bertemu mantan
92
91. nyonya Humaira khawatir
93
92. pemutusan pertunangan
94
93. panasin Aditya
95
94. cemburu
96
95. kecupan singkat
97
96. menjalani hubungan walaupun tidak ingat
98
97. begal lagi
99
98. di sidak
100
99. sarapan bersama
101
100. persiapan pindah
102
101. Ramayana
103
102. laporan
104
103. bertemu rival
105
104. jual mahal
106
105. ingin mengenal saudara kandung Nisa
107
106. meliburkan otak-otak dari berbagai pikiran
108
107. telah ingat sepenuhnya
109
108. niat baik
110
109. persiapan
111
110. kembali ke kota x ( tamat)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!