15. pengakuan Aska

Dedi dan Aska masih terus berdebat di depan Nisa, namun Nisa hanya diam dan melihat mereka berdebat tanpa ada niat menengahi.

“kalau begitu, kita duel aja, siapa yang menang dia yang ngantar nisa..” tantang dedi.

“ok..siapa takut..” ucap aska. Dedi dan aska pun bangkit dan menuju lapangan basket. Nisa yang mendengar itu pun langsung menyusul mereka di lapangan basket, ia tidak sempat mencegah mereka tadi ia asik menonton perdebatan mereka.

Dilapangan basket. Dedi dan aska bediri dan saling berhadapan satu sama lain. Mereka sama-sama menatap tajam kepada lawannya. Saat itu juga dedi akan melayangkan tinjunya, namun tiba-tiba nisa berteriak menghentikan mereka.

“berhenti..!!” teriaknya. Tangan dedi pun langsung melayang bergantungan di udara. Nisa langsung menarik tangan dedi itu.

“kalian sudah gila ya. Mau bertengkar hanya gara-gara masalah sepele.!! Ingat kalian itu sudah besar, bukan anak kecil lagi..!!” teriaknya.

“ngak usah ikut campur deh nis. Ini urusan aku dengannya..” ujar dedi dengan sombongnya. Nisa beralih menatap tajan kearah dedi.

“apa kamu bilang, ngak usah ikut campur.. sekarang aku Tanya kalau gitu. Untuk apa kalian melakukan hal itu, apa gunanya buat kalian..?” Tanya nisa. kemudian nisa beralih menatap aska.

“apa ini kak..!! jangan hanya karena masalah sepele, kamu mau menerima tantangannya. Jangan bodoh jadi orang..!!” seru nisa dengan menggebu-gebu. Saat nisa berteriak padanya, aska malah tersenyum. Entah apa yang ia fikirkan.

[ ternyata dia cukup manis kalau sedang melotot seperti ini..] batin aska sambil menatap nisa, dan ia tidak sadar senum itu terbit di bibirnya.

“kamu kok malah senyum..” ucap nisa heran. “ kamu ngak lagi sakit kan..?” Tanya nisa lagi. Nisa menempelkan punggung telapak tangannya di kening aska dan meraskan suhu tubuhnya.

Dan itu sukses membuat hati dedi panas dan terbakar hingga ia tidak sadar melayangkan bokemnya di pipi aska.

Buk… suara tonjokan dari dedi. Nisa jadi terkejut, sementar Aska terhuyung kebelakang, matanya jadi berkunang-kunang Karena tidak siap menerima pukulan itu. melihat hal itu, Nisa berbalik dan melotot kearah dedi.

“apa yang kamu lakukan..!! kamu benar-benar tidak waras..!!” marah nisa. nisa kembali menghampiri aska yang terduduk akibat pukulan dedi dan membantunya unutk berdiri.

“kamu ngak papa kan..?” Tanya nisa, sementar bibirnya sudah mengeluarkan darah segar.

“aku ngak papa.., aku antar kamu pulang ya..” ucapnya di selah-selah sakitnya. Etah apa yang aska pikirkan, bisa-bisanya ia masih menawarkan diri untuk di antar pulang olehnya.

“ngak usah, kamu pulang dan istirhat saja..” ucap nisa masih terus memapanya. Ia kembali melayangkan tatapannya pada dedi.

“sebaiknya kamu juga pulang. Tenangkan pikiran kamu, dan ini yang terakhir kamu membuat masalah..” ucap nisa dengan datar.

Sementar wajah dedi terlihat seperti menyesal telah memukul aska hanya karena cemburu.

[apa yang sudah aku lakukan..] bati dedi, ketika nisa dan rombongannya sudah menjauh.

Ia menatap tangan yang tega memukul aska hanya karena melihatnya tersenyum kearah nisa. teman-teman dedi dan siska pun segera mendekat, sejak tadi mereka hanya menjadi penonton.

Namun berbeda dengan siska, walau pun ia hanya diam, namun dalam hatinya sedang mengebu-gebu, ia menatap tajam kearah nisa.

[lihat saja nisa, aku akan memberimu pelajaran kembali. Sepertinya pelaran yang kamu dapat kemarin itu kurang] batin siska sambil melihat nisa dan rombonganya menjauh.

Ia kemudian melihat kearah si ketos itu. ia melihat wajah penyesalan dan tak bersemangat itu.

[apa-apaan wajah itu, jangan bilang dia sudah mulai menyukai nisa..?] lanjutnya lagi. Ia pun mendekat kearah mereka.

“kak ngak papa kan..?” Tanya siska dengan penuh perhatian. Namun tidak di gubris oleh mereka, mereka malah meninggalkan siska dan teman-temannya disana.

***

Di parkiran sekolah

Terlihat segerombolan siswa siswi sedang berada di parkiran sekolah. Terlihat seorang wanita yang berusaha untuk menolak ajakan pria itu untuk mengantarnya pulang. Siapa lagi kalau bukan aska dan nisa.

“aku antar aja ya.. ini sudah ngak papa kok..” ucap aska dengan ekspresi membujuk.

“ngak usah kak. Kakak pulang aja dan istirahat di rumah. Lain kali, jangan menuruti keinginan si ketos itu kalau tidak mau seperti ini. Atau tidak, aku yang akan membuat kalian babak belur.” Ucap nisa mengancam.

“eh.. yaudah deh. Aku ikut aja. Tapi jangan jauh dari ku ya..??” ucap aska lagi. Nisa memutar bola matanya jengah.

“terserah aku lah. Mau dekat atau jauh, itu tergantung orangnya..” ucap nisa dengan serius. Aska menatap nisa.

“baiklah. Sekarang coba kamu cerita sama aku, apa yang harus aku lakukan supaya kamu ngak jauh dari aku..?” Tanya aska. Nisa menatap aska heran.

“maksud kamu kak..?” Tanya nisa.

“maksud aku, aku suka sama kamu. Dan aku ngak mau kamu menjauhi ku..” pengakuan spontan itu membuat nisa terkejut begitu juga dengan yang lainnya.

“what..!! aska menyukai nisa.. !! kita dukung ya hubungan mereka, biar nisa lepas dari si ketos itu..” bisik lilis dengan kedua temannya yang lain.

“ya.. iya . aku juga setuju..” ucap keduanya mereka pun melirik kearah nisa dan aska lagi.

"setujuh aja Nia. biar kamu bisa bebas dari Dedi. biar ada yang jagain..." ucap mereka. Nisa menoleh kearah mereka. dan memanyunkan bibirnya.

"enak aja kalian kalau ngomong. sembarang..." ucap Nisa sambil melihat kearah teman-teman luctnatnya itu. mereka pun terkekeh.

"jangan lah cemberut, kita senang kalau kamu ada yang jagain..." ucap Ros. Nisa tidak menaggapi ucapan kawan kawan nya lagi.

***bersambung***

Terpopuler

Comments

Bibirnya Kyung-soo🐧🍉

Bibirnya Kyung-soo🐧🍉

enakkan ada tontonan gratiss😭😭

2023-08-09

0

Septi Verawati

Septi Verawati

weh ada yang nembak nih 😁😁😁😁😜😜😜

2022-09-28

5

lihat semua
Episodes
1 1 awal mula
2 2. memulai kehidupan kedua
3 3. belajar
4 4.mengunjungi perpustakaan
5 5. membersihkan pekarangan rumah
6 6. mencari obat untuk ibu
7 7. berjualan sayur
8 8. insiden di perpustakaan
9 9.
10 10. hasil uji coba
11 11.Diantar Aska pulang
12 12.clasmeting
13 13. meracik masker dari buah strawberry
14 14.berdebat
15 15. pengakuan Aska
16 16. POV Aska
17 17. pergi keladang
18 18. membuat ikan asin
19 19. kedatangan kakek dan nenek
20 20. rencana membeli alat elektronik
21 21. jalan-jalan ke kota
22 22. perampokan hotel
23 23. aksi penyelamatan
24 24. ke khawatir Nisa
25 25. membeli motor
26 26. membuat panel Surya dan kincir angin sederhana
27 27. terpilih sebagai peserta olimpiade
28 28. di tembak aska
29 29. seleksi
30 30. melawan Siska
31 31. menolong orang yang mengalami kecelakaan
32 32. nenek jam sakit
33 33. jadian
34 34. keterkejutan sahabat-sahabat Nisa
35 35. hari kompetisi
36 36. pergi tanpa kabar
37 37. rencana liburan semester
38 38. mengunjungi tempat Mbak nur
39 39. usaha baru
40 40. insiden kecil
41 41. kembali dari berlibur
42 42. nasehat seorang sahabat
43 season 1 tamat.
44 44. S2 masuk universitas
45 45. S2 kegiatan simak (silaturahmi mahasiswa baru)
46 46. S2 bertemu dengan pemilik showroom
47 47. S2 kejadian di kosan
48 48. bertemu masa lalu
49 49. jalan jalan ke negara ginseng
50 50. si mantan nelpon
51 51. ajakan Aditya
52 52. penolakan secara halus
53 53. liburan kuliah
54 54. jadi dokter dadakan
55 55. usaha Aditya
56 56. kabar yang mengejutkan
57 57. mendapat kabar peri merah
58 58. beraksi
59 59. kebenaran tentang Nisa
60 60. dijemput
61 61. pinangan formalitas
62 62. kedatangan
63 63. rencana kedepannya
64 64. Aska kembali
65 65. Dedi tak sengaja melihat Aska
66 66. kita tidak dekat
67 67. para mantan
68 68. ngak tau judul
69 69. anak angkat
70 70. paket komplit
71 71. data perusahaan di Serang
72 72. gadis perundung
73 73. Aditya kecelakaan
74 74. masa lalu tuan Anwar
75 75. mengunjungi Aditya
76 76. belum cerita
77 77. mengejar orang yang tidak dikenal
78 78. bertemu dedi
79 79. si mantan ketos
80 80. makanan keramat
81 pengumuman
82 81. adik-kakak
83 82. membantu penyelidikan
84 83. rapat direksi
85 84. pemimpin sementara
86 85. peringatan leon
87 86. kemarahan tuan Anwar
88 87. hilang ingatan
89 88. kecewanya seorang kakak
90 89. merasa hampa
91 90. bertemu mantan
92 91. nyonya Humaira khawatir
93 92. pemutusan pertunangan
94 93. panasin Aditya
95 94. cemburu
96 95. kecupan singkat
97 96. menjalani hubungan walaupun tidak ingat
98 97. begal lagi
99 98. di sidak
100 99. sarapan bersama
101 100. persiapan pindah
102 101. Ramayana
103 102. laporan
104 103. bertemu rival
105 104. jual mahal
106 105. ingin mengenal saudara kandung Nisa
107 106. meliburkan otak-otak dari berbagai pikiran
108 107. telah ingat sepenuhnya
109 108. niat baik
110 109. persiapan
111 110. kembali ke kota x ( tamat)
Episodes

Updated 111 Episodes

1
1 awal mula
2
2. memulai kehidupan kedua
3
3. belajar
4
4.mengunjungi perpustakaan
5
5. membersihkan pekarangan rumah
6
6. mencari obat untuk ibu
7
7. berjualan sayur
8
8. insiden di perpustakaan
9
9.
10
10. hasil uji coba
11
11.Diantar Aska pulang
12
12.clasmeting
13
13. meracik masker dari buah strawberry
14
14.berdebat
15
15. pengakuan Aska
16
16. POV Aska
17
17. pergi keladang
18
18. membuat ikan asin
19
19. kedatangan kakek dan nenek
20
20. rencana membeli alat elektronik
21
21. jalan-jalan ke kota
22
22. perampokan hotel
23
23. aksi penyelamatan
24
24. ke khawatir Nisa
25
25. membeli motor
26
26. membuat panel Surya dan kincir angin sederhana
27
27. terpilih sebagai peserta olimpiade
28
28. di tembak aska
29
29. seleksi
30
30. melawan Siska
31
31. menolong orang yang mengalami kecelakaan
32
32. nenek jam sakit
33
33. jadian
34
34. keterkejutan sahabat-sahabat Nisa
35
35. hari kompetisi
36
36. pergi tanpa kabar
37
37. rencana liburan semester
38
38. mengunjungi tempat Mbak nur
39
39. usaha baru
40
40. insiden kecil
41
41. kembali dari berlibur
42
42. nasehat seorang sahabat
43
season 1 tamat.
44
44. S2 masuk universitas
45
45. S2 kegiatan simak (silaturahmi mahasiswa baru)
46
46. S2 bertemu dengan pemilik showroom
47
47. S2 kejadian di kosan
48
48. bertemu masa lalu
49
49. jalan jalan ke negara ginseng
50
50. si mantan nelpon
51
51. ajakan Aditya
52
52. penolakan secara halus
53
53. liburan kuliah
54
54. jadi dokter dadakan
55
55. usaha Aditya
56
56. kabar yang mengejutkan
57
57. mendapat kabar peri merah
58
58. beraksi
59
59. kebenaran tentang Nisa
60
60. dijemput
61
61. pinangan formalitas
62
62. kedatangan
63
63. rencana kedepannya
64
64. Aska kembali
65
65. Dedi tak sengaja melihat Aska
66
66. kita tidak dekat
67
67. para mantan
68
68. ngak tau judul
69
69. anak angkat
70
70. paket komplit
71
71. data perusahaan di Serang
72
72. gadis perundung
73
73. Aditya kecelakaan
74
74. masa lalu tuan Anwar
75
75. mengunjungi Aditya
76
76. belum cerita
77
77. mengejar orang yang tidak dikenal
78
78. bertemu dedi
79
79. si mantan ketos
80
80. makanan keramat
81
pengumuman
82
81. adik-kakak
83
82. membantu penyelidikan
84
83. rapat direksi
85
84. pemimpin sementara
86
85. peringatan leon
87
86. kemarahan tuan Anwar
88
87. hilang ingatan
89
88. kecewanya seorang kakak
90
89. merasa hampa
91
90. bertemu mantan
92
91. nyonya Humaira khawatir
93
92. pemutusan pertunangan
94
93. panasin Aditya
95
94. cemburu
96
95. kecupan singkat
97
96. menjalani hubungan walaupun tidak ingat
98
97. begal lagi
99
98. di sidak
100
99. sarapan bersama
101
100. persiapan pindah
102
101. Ramayana
103
102. laporan
104
103. bertemu rival
105
104. jual mahal
106
105. ingin mengenal saudara kandung Nisa
107
106. meliburkan otak-otak dari berbagai pikiran
108
107. telah ingat sepenuhnya
109
108. niat baik
110
109. persiapan
111
110. kembali ke kota x ( tamat)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!