2. memulai kehidupan kedua

ke esok harinya, waktu menunjukan jam 05.00 teng. Terlihat seorang anak gadis tanpa beban masih bergumul dibawah selimut, mengingat suasana pedesaan pada jam subuh, suhu uadaranya sangat dingin.

Ibu nisa pun bangun dan melihat waktu sudah menunjukkan waktu untuk melaksanakan kewajiban sebagai seorang muslim. Ia membangunkkan suaminya dan melakukan solat subuh berjemaah.

Tak lama, kegiatan itu pun selesai. Ia menyadari anak gadisnya belum bangun dan melaksanakan kewajibannya. Ia pun berjalan mendekat kearah kamar putrinya. Tak lama ibunya bersuara

“nisa….bangun sayang……” seru ibu nita dengan lembut. Namun tidak ada repon.

“nisa…. Bangun nak, waktunya siap2 berangkat sekolah...” seru ibunya dengan lembut. Btw nama ibu nisa yaitu yunita dan bapaknya namaya juna. Karna nisa tidak ada respon ibu nita pun mengulang lagi membangunkan nisa, tapi dengan intonasi berbeda, dan bahasa yang berbeda pula.

“ nisa bangun nak sudah jam 6,...!!”sahut ibu nita lagi, sambil mengetok2 pintu kamar nisa.

Nisa yang mendengar ibunya mengatakan menunjukan waktu jam 6 pagi, nisa langsung ngacir, kekamar mandi, ibunya yang melihat nisa seperti itu, tidak menunjukan ekspresi apapun, kecuali wajah masam, namun dalam hati, ibunya sudah setengah mati menahan tawa agar tidak meledak.

Setelah nisa mandi dan siap2 dengan tergesa- gesa, sesaat kemudian nisa memperhatikan jam dinding menunjukan 05.10, masih jam 5  pagi. Nisa pun langsung memasang muka kesal.

“ibuuuuuuuu…….” Serunya dengan suara yang dibuat manja. Ibunya pun tertawa, terbahak-bahak.

ibu Yunita

pak Juna ( sesuai kan saja dengan keinginan kalian 😜)

“habis ibu sudah bangunkan berkali-kali tidak ada respon” jawab ibu nita membela diri, sambil nyengir. “sana sholat subuh dulu, siap itu sarapan, baru berangkat sekolah” suruh ibu nita pada nisa.

Dengan muka yang masih kesal, nisa langsung mengerjakan apa yang sudah diperintahkan oleh ibu negaranya.

Sudut pandang renata atau nisa

Ke esok paginya pun menyambut, terdengar suara kokokan ayam memecah keheningan, dan membangunkan insan yang masih bergumul dalam selimut.

Aku mendengar suara ketokan pintu yang memanggil nama ku, siapa lagi kalau bukan seorang ibu, yang baru menjadi ibu kemarin. Aku mendengarnya, namun rasanya Mataku rasanya berat untuk terbuka.

Tiga kali ibu mengetok dan membangunkan ku, dan untuk yang ketiga kalinya, ibu baruku ini membohongiku dengan mengatakan jam sudah menunjukan pukul 6 pagi.

Mendengar hal itu, aku sontak kaget dan langsung ngacir kekeamar mandi, membersihkan diri dan siap-siap untuk berangkat sekolah, entah kenapa niat ku untuk bersekolah itu sangat tinggi, mungkin karena respon tubuh tersebut.

Namun ketika aku sedang tergesa-gesa mepersiapkan diri, tak sengaja ku arahkan mataku pada jam dinding, sontak aku kaget, waktu masih menunjukan pukul 05.10. aku pun reflek berteriak manja pada ibu baru ku ini.

Namun ibu hanya tertawa cengengesan melihat tingkah lakuku. Setelah itu, ibu menyuruhku untuk menunaikan solat terlebih dahulu, dengan muka yang masih kesal, aku pun langsung melaksanakan apa yang di perintahkan oleh ibu.

of

…………….

Jam dinding menunjukan 05. 20, saatnya nisa memulai hidup dengan semangat yang baru, tidka ada lagi yang namanya nisa yang lemah dan bodoh. Saat ini nisa menjelma sebagai gadis jenius dan semangat yang mebara.

[ baiklah, mari kita mulai lembaran yang baru. Renata kamu pasti bisa. Go..] batin renata menyemangati dirinya sambil mengepalkan tanggannya semangat.

Akhirnya nisa pamit pada kedua orang tuanya untuk berangkat sekolah, diperjalanan, nisa berpikir [ haduh, kalau begini terus tiap hari, jalan kaki 2 km pulang balik tiap hari, bisa patah kaki kecil ini ] pikirnya dalam hati. [ hai tapi ngak papa, hitung-hitung olahraga] batinnya lagi.

Ia pun terus berjalan, sampai tiba di persimpangan jalan raya, nisa bertemu dengan kawan2 seperjuangan dalam menelusuri jalan setapak demi setapak, demi masa depan yang lebih cerah.

Nisa bertemu dengan teman sekelasnya yang bernama ros. Ros ini adalah teman sekelas nisa, semenjak SD sampai sekarang, mereka tidak terpisahkan. meraka malah sekelas, kelas  XII IPS 1.

“hay nis.. selamat pagi… bagaimana kabar mu sekarang. Dih kelihatan semangat baget hari ini..?” seru ros. Nisa menatap Ros sebentar, ia mencari sosok ini dalam ingatan tubuh ini. Akhirnya ia menetahuinya, dan segera nisa meresponnya.

Ros ( sahabat Nisa )

“hahaha… iya donk. Harus semangat, biar belajarnya itu tidak malas.” Ujar nisa sambil bergurau. Mereka pun bergelak tawa sambil melanjutkan perjalanna mereka.

“oh ya nis, kemarin kamu ngak papa kan.? Lain kali, jauhi saja orang-orang kayak gitu. Untung aku ke toilet, kalau tidak nggak tau apa yang akan terjadi lagi.” Ucap ros memperingati nisa. nisa pun tersenyum pada ros.

“ok ros, makasih sebelumnya ya, kalau ngak ada kamu mungkin aku sudah tinggal nama..hehehe..” ucap nisa lagi.

“iya, sama-sama, dan lain kali jangan di ulang lagi.” Timpalnya lagi.

“siiip…” ucap nisa sambil mengacungkan jempolnya.

“tugas kamu sudah siap belom..?” Tanya ros lagi.

“sudah donk ros, mudah-mudahan saja benar...” Jawab nisa merendah diri

“ya…yang penting ada buat, salah benarnya itu urusan belakang, yang penting ada, dari pada kenak amuk sama buk aventa” katanya lagi.

“iya sih, pokonya ada buat” balas nisa, sambil cengengesan. Mereka pun melanjutkna perjalanan mereka sambil terus bercakap-cakap seputar sekolah.

Skip

Setelah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan, akhirnya Mereka pun sampai disekolah. Mereka berjalan menuju ruangan mereka. Tiba-tiba terdengar suara yang memanggil nama nisa.

“nisa..!!” teriak orang itu. ros dan nisa pun menghentikan langkah mereka dan menoleh ke sumber suara.

mereka melihat sosok laki-laki yang berperawakan tinggi dan berwajah tampan datang menghampiri mereka. Sesampainya orang itu di depan nisa, ia langsung mengenali orang itu, ya dia adalah dedy mahandika orang yang sangat membuat nisa asli tergila-gila.

“hay.. maaf menganggu. Aku hanya ingin menanyakan kabar mu. Bagaimana, apa kamu baik-baik saja..?” Tanya dedi dengan sedikit datar. Nisa memilih diam.

“kamu jangan berpikiran yang macam-macam. Aku menanyakan hal itu bukan karena aku menyukaimu. Tapi karena aku adalah ketua OSIS, dan juga itu sudah merupakan tanggung jawabku.” Ujar dedy menjelaskan takut nisa salah paham. Nisa tersenyum miring.

“tentu saja,! kalau kamu melihat aku berdiri disini, Itu artinya aku baik-baik saja, dan tidak perlu kamu tanyakan. Lagi pula, aku memang tidak mengharapkan kamu menghawatirkan ku. Jadi tidak usah terlalu percaya diri.” Ucap nisa dengan santai.

“tapi, makasih kamu sudah bertanya. Kalau begitu, kami masuk dulu…” ucap nisa langsung berbalik dan menarik Ros yang masih setia berdiri menunggunya.

Nisa langsung menyeretnya pergi dari sana. Sementara, dedi merasa aneh dengan sikap nisa hari ini. Nisa berperilaku tidak seperti biasanya.

“aneh, nanya baik-baik. eh...dianya malah jawab ketus begitu.!! ah.. sudahlah, ngapain juga di pikirkan.” Ucapnya menyadarkan dirinya sendiri dan ia juga langsung meninggalkan tempat itu.

***

selang beberapa menit, bel pun berbunyi pertanda berkumpul didepan kantor, alias apel pagi. Nisa dan Ros yang masih mengobrol pun terpaksa menyudahi obrolan mereka dan melangkahkan kaki menuju lapangan.

( hadeeeh…. Begini rasanya jadi siswi disini, harus juga ikut apel pagi ] katanya dalam hati, [yasudahlah.. ] pasrahnya, sambil menghembuskan nafasnya dengan kasar.

Mereka pun mulai berdatangan dan membentuk barisan yang rapi sesuai dengan kelas masing-masing. Seperti biasa, Pembina apel pagi pun mengambil posisi tepat berada di hadapan para murid dan ia menghadap kearah mereka. Pembina apel pagi pun mulai memberikan beberpa patah kata untuk menyambut pembelajaran mereka pagi ini.

kepsek partin 😆

***bersambung***

Terpopuler

Comments

Atoen Bumz Bums

Atoen Bumz Bums

kenapa Ros Lebih cantik dibanding Nisa sih😡

2024-12-18

0

mrsdohkyungsoo

mrsdohkyungsoo

woww suhuu semua toko novelx hahaha

2024-08-01

0

Lina Girl

Lina Girl

bagus Ros nya ini jadi nisa

2024-05-24

0

lihat semua
Episodes
1 1 awal mula
2 2. memulai kehidupan kedua
3 3. belajar
4 4.mengunjungi perpustakaan
5 5. membersihkan pekarangan rumah
6 6. mencari obat untuk ibu
7 7. berjualan sayur
8 8. insiden di perpustakaan
9 9.
10 10. hasil uji coba
11 11.Diantar Aska pulang
12 12.clasmeting
13 13. meracik masker dari buah strawberry
14 14.berdebat
15 15. pengakuan Aska
16 16. POV Aska
17 17. pergi keladang
18 18. membuat ikan asin
19 19. kedatangan kakek dan nenek
20 20. rencana membeli alat elektronik
21 21. jalan-jalan ke kota
22 22. perampokan hotel
23 23. aksi penyelamatan
24 24. ke khawatir Nisa
25 25. membeli motor
26 26. membuat panel Surya dan kincir angin sederhana
27 27. terpilih sebagai peserta olimpiade
28 28. di tembak aska
29 29. seleksi
30 30. melawan Siska
31 31. menolong orang yang mengalami kecelakaan
32 32. nenek jam sakit
33 33. jadian
34 34. keterkejutan sahabat-sahabat Nisa
35 35. hari kompetisi
36 36. pergi tanpa kabar
37 37. rencana liburan semester
38 38. mengunjungi tempat Mbak nur
39 39. usaha baru
40 40. insiden kecil
41 41. kembali dari berlibur
42 42. nasehat seorang sahabat
43 season 1 tamat.
44 44. S2 masuk universitas
45 45. S2 kegiatan simak (silaturahmi mahasiswa baru)
46 46. S2 bertemu dengan pemilik showroom
47 47. S2 kejadian di kosan
48 48. bertemu masa lalu
49 49. jalan jalan ke negara ginseng
50 50. si mantan nelpon
51 51. ajakan Aditya
52 52. penolakan secara halus
53 53. liburan kuliah
54 54. jadi dokter dadakan
55 55. usaha Aditya
56 56. kabar yang mengejutkan
57 57. mendapat kabar peri merah
58 58. beraksi
59 59. kebenaran tentang Nisa
60 60. dijemput
61 61. pinangan formalitas
62 62. kedatangan
63 63. rencana kedepannya
64 64. Aska kembali
65 65. Dedi tak sengaja melihat Aska
66 66. kita tidak dekat
67 67. para mantan
68 68. ngak tau judul
69 69. anak angkat
70 70. paket komplit
71 71. data perusahaan di Serang
72 72. gadis perundung
73 73. Aditya kecelakaan
74 74. masa lalu tuan Anwar
75 75. mengunjungi Aditya
76 76. belum cerita
77 77. mengejar orang yang tidak dikenal
78 78. bertemu dedi
79 79. si mantan ketos
80 80. makanan keramat
81 pengumuman
82 81. adik-kakak
83 82. membantu penyelidikan
84 83. rapat direksi
85 84. pemimpin sementara
86 85. peringatan leon
87 86. kemarahan tuan Anwar
88 87. hilang ingatan
89 88. kecewanya seorang kakak
90 89. merasa hampa
91 90. bertemu mantan
92 91. nyonya Humaira khawatir
93 92. pemutusan pertunangan
94 93. panasin Aditya
95 94. cemburu
96 95. kecupan singkat
97 96. menjalani hubungan walaupun tidak ingat
98 97. begal lagi
99 98. di sidak
100 99. sarapan bersama
101 100. persiapan pindah
102 101. Ramayana
103 102. laporan
104 103. bertemu rival
105 104. jual mahal
106 105. ingin mengenal saudara kandung Nisa
107 106. meliburkan otak-otak dari berbagai pikiran
108 107. telah ingat sepenuhnya
109 108. niat baik
110 109. persiapan
111 110. kembali ke kota x ( tamat)
Episodes

Updated 111 Episodes

1
1 awal mula
2
2. memulai kehidupan kedua
3
3. belajar
4
4.mengunjungi perpustakaan
5
5. membersihkan pekarangan rumah
6
6. mencari obat untuk ibu
7
7. berjualan sayur
8
8. insiden di perpustakaan
9
9.
10
10. hasil uji coba
11
11.Diantar Aska pulang
12
12.clasmeting
13
13. meracik masker dari buah strawberry
14
14.berdebat
15
15. pengakuan Aska
16
16. POV Aska
17
17. pergi keladang
18
18. membuat ikan asin
19
19. kedatangan kakek dan nenek
20
20. rencana membeli alat elektronik
21
21. jalan-jalan ke kota
22
22. perampokan hotel
23
23. aksi penyelamatan
24
24. ke khawatir Nisa
25
25. membeli motor
26
26. membuat panel Surya dan kincir angin sederhana
27
27. terpilih sebagai peserta olimpiade
28
28. di tembak aska
29
29. seleksi
30
30. melawan Siska
31
31. menolong orang yang mengalami kecelakaan
32
32. nenek jam sakit
33
33. jadian
34
34. keterkejutan sahabat-sahabat Nisa
35
35. hari kompetisi
36
36. pergi tanpa kabar
37
37. rencana liburan semester
38
38. mengunjungi tempat Mbak nur
39
39. usaha baru
40
40. insiden kecil
41
41. kembali dari berlibur
42
42. nasehat seorang sahabat
43
season 1 tamat.
44
44. S2 masuk universitas
45
45. S2 kegiatan simak (silaturahmi mahasiswa baru)
46
46. S2 bertemu dengan pemilik showroom
47
47. S2 kejadian di kosan
48
48. bertemu masa lalu
49
49. jalan jalan ke negara ginseng
50
50. si mantan nelpon
51
51. ajakan Aditya
52
52. penolakan secara halus
53
53. liburan kuliah
54
54. jadi dokter dadakan
55
55. usaha Aditya
56
56. kabar yang mengejutkan
57
57. mendapat kabar peri merah
58
58. beraksi
59
59. kebenaran tentang Nisa
60
60. dijemput
61
61. pinangan formalitas
62
62. kedatangan
63
63. rencana kedepannya
64
64. Aska kembali
65
65. Dedi tak sengaja melihat Aska
66
66. kita tidak dekat
67
67. para mantan
68
68. ngak tau judul
69
69. anak angkat
70
70. paket komplit
71
71. data perusahaan di Serang
72
72. gadis perundung
73
73. Aditya kecelakaan
74
74. masa lalu tuan Anwar
75
75. mengunjungi Aditya
76
76. belum cerita
77
77. mengejar orang yang tidak dikenal
78
78. bertemu dedi
79
79. si mantan ketos
80
80. makanan keramat
81
pengumuman
82
81. adik-kakak
83
82. membantu penyelidikan
84
83. rapat direksi
85
84. pemimpin sementara
86
85. peringatan leon
87
86. kemarahan tuan Anwar
88
87. hilang ingatan
89
88. kecewanya seorang kakak
90
89. merasa hampa
91
90. bertemu mantan
92
91. nyonya Humaira khawatir
93
92. pemutusan pertunangan
94
93. panasin Aditya
95
94. cemburu
96
95. kecupan singkat
97
96. menjalani hubungan walaupun tidak ingat
98
97. begal lagi
99
98. di sidak
100
99. sarapan bersama
101
100. persiapan pindah
102
101. Ramayana
103
102. laporan
104
103. bertemu rival
105
104. jual mahal
106
105. ingin mengenal saudara kandung Nisa
107
106. meliburkan otak-otak dari berbagai pikiran
108
107. telah ingat sepenuhnya
109
108. niat baik
110
109. persiapan
111
110. kembali ke kota x ( tamat)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!