16. POV Aska

POV Aska

aku adalah Aska. dari Korea Selatan, tepat nya ayahku orang Korea, sementara ibuku dari Indonesia. aku memiliki seorang adik perempuan yang bernama Vivi Dinata.

gara-gara kasus yang aku buat di sekolah sebelum nya, ayahku mengirim kami sekolah dari kota kecil ini. ia juga membatasi fasilitas kami. namun sepertinya, kahidupan kami lebih dari glamor dari pada teman-teman kami yang lain.

karena masalah yang aku buat di sekolah, ayah ku pun memutuskan untuk memindahkan aku sekolah di tempat ini.

sebenarnya, kalau aku tidak mencari masalah, aku sudah lama tamat dari sekolah menengah atas ini. tapi mau bagaimana lagi, aku hanya bisa menerima semua keputusan yang ayah buat.

btw ayahku aku panggil papa ya.

setelah pindah ke sekolah SMA 1 ini, aku melihat seorang gadis cantik yang tersenyum ramah pada seorang lelaki yang sepertinya sangat tampan. aku langsung menyukainya, entah apa yang aku fikirkan sampai aku melihat keberadaan nya.

anggap aja ia sedang tersenyum pada si ketos itu ya😁😁

gadis itu cantik kalau lagi tersenyum batinku. aku pun ikut tersenyum. namun tiba-tiba aku tersadar, untung tidak ada yang memperhatikan ku, jika tidak, mereka pasti akan menganggap ku gila.

padahal sebelumnya, banyak sekali perempuan--perempuan diluar sana yang mengejar ku. namun aku sama sekali tidak tertarik dengan mereka, aku sampai berpikir, barang kali aku tidak normal, karena tidak pernah tertarik sama sekali dengan wanita.

hm... dulu sih sebelum, aku pernah menjalin hubungan dengan seorang perempuan, di saat aku begitu mencintainya, ia malah diam-diam berselingkuh di belakang ku. semenjak kejadian itu, aku susah sekali percaya dengan mereka.

namun sepertinya, aku patah hati kembali ketika mengetahui bahwa dia mengejar laki-laki itu. akhirnya, aku menyerah begitu saja tanpa ada perjuangan terlebih dahulu. karena malas, tidak ada yang menghargai juga.

hari demi hari, aku mulai menjauhi setiap orang yang berusaha untuk mendekatiku bahkan mereka sampai mengatakan kalau aku ini tidak tertarik dengan lawan jenis.

aku sangat menjaga pandangan dan tutur kata ku. entah kenapa, aku sangat kecewa.

sampai akhirnya, aku mendengar bahwa dia mengalami insiden di kamar mandi saat itu.

aku pun berusaha untuk menjenguknya namun tidak ada waktu sama sekali, aku takut kalau aku akan kecewa lagi. setelah itu aku mulai memperhatikan hubungan mereka kulihat hubungan mereka terlihat senggang dan sepertinya tidak sedang baik.

dari situ aku mulai mendekatinya kembali sampai akhirnya aku mendengar bahwa yang menolong adikku di perpustakaan saat ia mengalami kejang-kejang adalah dia.

akhirnya aku melihat dia di kantin sedang makan bersama teman-temannya, aku pun berjalan mendekat dan menyapa mereka. saat itulah terjadi perbincangan sedikit diantara kami, dan jujur saja, aku sedikit gugup dan grogi.

sampai akhirnya aku menawarkan diri untuk mengantarnya pulang. Namun ternyata ia menolak ajakanku dengan alasan dia tidak ingin meninggalkan temannya berjalan sendiri.

tapi, untungnya Vivi datang membantuku ia menawarkan diri untuk mengantar temannya pulang akhirnya mau tidak mau, akhirnya mereka setuju juga. kami pun mengantar mereka pulang sampai ke rumah dengan selamat.

POV of

***

setelah terjadi perdebatan di parkiran sekolah itu. akhirnya Nisa dan teman-temannya memutuskan untuk pulang bersama.

" yaudah kalau begitu aku pulang. tapi kamu yakin tidak mau aku antar..?" tanyanya lagi.

" ngak, sebaiknya kamu pulang dan istirahat. soal pernyataan mu itu, aku tidak ingin bertanggung jawab. tapi kalau kamu mau membuktikan kata katamu itu. mungkin aku bisa mempertimbangkan nya." ucap Nisa. walaupun hanya mengatakan hal itu, Aska sudah sangat merasa senang.

"benar ya.." ucap Aska dengan sedikit girang, dan bertingkah seperti anak-anak menurutku. namun seperti itu lah kalau sedang di mabuk cinta 😆😆. Nisa memukul pelan jidatnya sendiri melihat tingkah Aska.

"tapi, aku nggak janji ya kak.." ucap Nisa lagi. ia juga masih ragu dengan perasaannya. apa lagi, ia itu sudah berumur 31 hehehe.. jiwanya maksud ku🤭🤭

"ya nggak papa. yang penting kamu memberi ku kesempatan untuk membuktikan nya." ucapnya lagi.

"yaudah sono. pulang gi.. istirahat..." ucap Nisa lagi.

" ya.. btw, benar nggak mau di antar ni..??" tanyanya lagi. Nisa Pun kembali menatap tajam kearah nya. ia berdecak pinggang.

" pulang sekarang, atau jangan menemuiku lagi.." ancam bisa. sontak ia pun terkejut dan akhirnya menyerahkan. dari pada dilarang ketemu ayang hehe😁😁

"yaudah iya... biasa aja mukanya yang..hehe.." ucap Aska dan langsung kabur, dari pada di amuk nanti. sementara Aska disuruh pulang untuk istirahat akibat lebam yang dialaminya tadi.

dengan alasan jika Aska memaksanya menerima perasaannya saat ini Nisa akan menjauhinya dan tidak mau berbicara lagi dengan.

"hais... dasar anak itu..." ucapnya pelan. teman-teman bisa pun hanya memberikan senyum malu-malu.

"cie-cie... ada yang baru ni...hahaha 😆😆." goda teman-teman Nisa. Nisa pun hanya mendengar malas, godaan teman-temannya itu. ia pun langsung naik motor dengan Lilis.

" ayo pergi.." ucapnya.

" oke bos..." ucap lilis. mereka pun langsung tancap gas, dan pulang.

tak lama mereka sampai di desa nisa dan Ros. Lilis dan Lisa mengantarkan mereka sama di depan rumah masing-masing.

"makasih ya dear." ucap Nisa kepada keduanya.

" ok nis. sama-sama." jawab mereka.

Setelah itu mereka kembali ke tempat mereka masing-masing.

***

besok harinya adalah hari libur dan hari yang membahagiakan untuk nisa dan anak-anak sekolah lainnya, karena selain berlibur ternyata yang paling membanggakan di sini adalah memanen buah cengkeh. bulan ini, adalah dimana para warga mendapatkan rezeki dan tentunya itu sangat menyenangkan.

Nisa dan keluarganya sendiri memiliki ladang cengkeh dan juga memiliki pohon yang banyak. dengan pohon yang banyak itu, ternyata buahnya juga banyak, apalagi ladang itu berada di dua tempat.

pertama ladang pertama dekat dengan pemukiman sementara yang kedua jauh dari pemukiman bahkan harus bermalam di tempat.

"Nisa Apakah hari ini kamu sudah libur nak ? soalnya ayah dan ibu berniat ingin ke ladang cengkeh kita, yang jauh dari pemukiman. maka dari itu, pastinya bapak dan ibu akan berladang di akan bermalam di sana. Apakah kamu mau ikut ? atau di rumah saja. sementara untuk ladang yang di dekat pemukiman ini belum siap panen tinggal sekitar 2 minggu lagi baru akan dipanen." Ucap pak Juna kepada Nisa yang sedang mengerjakan pekerjaan rumahnya. Nisa menoleh kepada ayahnya.

"boleh deh pak. bisa ikut sama bapak Ibu saja bisa nggak ? Nisa nggak ingin tinggal di rumah sendirian... lagi pula, nisa juga ingin memancing menggunakan bubu dan ramuan yang bisa memancing ikan itu. kalau seandainya berhasil, itu kan bisa dijual pak. kan bisa menambah pemasukan juga pak, nisa ikut ya....."ucap Nisa sambil berbinar.

"Baiklah kalau begitu nak. siap kamu mengerjakan ini kamu bersiap-siaplah, bahwa bekal atau barang yang kamu perlukan saja...."Ucap pak Juna sambil lalu pergi.

"baik pak.." ucap Nisa.

setelah itu nisa melanjutkan pekerjaannya. setelah menyelesaikan pekerjaannya, Nisa pun mulai berkemas. segala yang diperlukannya untuk menangkap ikan, dikemasnya untuk dibawa ke sana. tak lama pekerjaan itu pun selesai, Nisa pun melanjutkan dengan bersih-bersih dan Setelah itu mereka makan bersama makan malam.

***bersambung***

Terpopuler

Comments

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

ni baru benar..bubu bukan bubuk...bubu di olesin bubuk gitu kan thor...🙏

2024-01-26

0

REY ASMODEUS

REY ASMODEUS

senggang > renggang.. cocoknya pake kata itu thor. hanya sekedar sarang, bukan maksud menggurui..

2022-12-11

2

Afsal01

Afsal01

alur cerita sih bagus,, hanya latar belakang tempat yang tdk sesuai dgn cerita,, nangung banget cerita tentang desa tp malah alur imajinasi yg d bangun adalah perkotaan,,
belum lagi visual nya tdk cocok dgn cerita,, aku baca sampe ke bab ini,, imajinasiku gak sinkron dg alur cerita yg maksa banget harus berlatar pedesaan....
saran dan kritik aja ya thor,, semoga bisa d pertimbangkan lagi 🙏🙏🙏

2022-10-31

1

lihat semua
Episodes
1 1 awal mula
2 2. memulai kehidupan kedua
3 3. belajar
4 4.mengunjungi perpustakaan
5 5. membersihkan pekarangan rumah
6 6. mencari obat untuk ibu
7 7. berjualan sayur
8 8. insiden di perpustakaan
9 9.
10 10. hasil uji coba
11 11.Diantar Aska pulang
12 12.clasmeting
13 13. meracik masker dari buah strawberry
14 14.berdebat
15 15. pengakuan Aska
16 16. POV Aska
17 17. pergi keladang
18 18. membuat ikan asin
19 19. kedatangan kakek dan nenek
20 20. rencana membeli alat elektronik
21 21. jalan-jalan ke kota
22 22. perampokan hotel
23 23. aksi penyelamatan
24 24. ke khawatir Nisa
25 25. membeli motor
26 26. membuat panel Surya dan kincir angin sederhana
27 27. terpilih sebagai peserta olimpiade
28 28. di tembak aska
29 29. seleksi
30 30. melawan Siska
31 31. menolong orang yang mengalami kecelakaan
32 32. nenek jam sakit
33 33. jadian
34 34. keterkejutan sahabat-sahabat Nisa
35 35. hari kompetisi
36 36. pergi tanpa kabar
37 37. rencana liburan semester
38 38. mengunjungi tempat Mbak nur
39 39. usaha baru
40 40. insiden kecil
41 41. kembali dari berlibur
42 42. nasehat seorang sahabat
43 season 1 tamat.
44 44. S2 masuk universitas
45 45. S2 kegiatan simak (silaturahmi mahasiswa baru)
46 46. S2 bertemu dengan pemilik showroom
47 47. S2 kejadian di kosan
48 48. bertemu masa lalu
49 49. jalan jalan ke negara ginseng
50 50. si mantan nelpon
51 51. ajakan Aditya
52 52. penolakan secara halus
53 53. liburan kuliah
54 54. jadi dokter dadakan
55 55. usaha Aditya
56 56. kabar yang mengejutkan
57 57. mendapat kabar peri merah
58 58. beraksi
59 59. kebenaran tentang Nisa
60 60. dijemput
61 61. pinangan formalitas
62 62. kedatangan
63 63. rencana kedepannya
64 64. Aska kembali
65 65. Dedi tak sengaja melihat Aska
66 66. kita tidak dekat
67 67. para mantan
68 68. ngak tau judul
69 69. anak angkat
70 70. paket komplit
71 71. data perusahaan di Serang
72 72. gadis perundung
73 73. Aditya kecelakaan
74 74. masa lalu tuan Anwar
75 75. mengunjungi Aditya
76 76. belum cerita
77 77. mengejar orang yang tidak dikenal
78 78. bertemu dedi
79 79. si mantan ketos
80 80. makanan keramat
81 pengumuman
82 81. adik-kakak
83 82. membantu penyelidikan
84 83. rapat direksi
85 84. pemimpin sementara
86 85. peringatan leon
87 86. kemarahan tuan Anwar
88 87. hilang ingatan
89 88. kecewanya seorang kakak
90 89. merasa hampa
91 90. bertemu mantan
92 91. nyonya Humaira khawatir
93 92. pemutusan pertunangan
94 93. panasin Aditya
95 94. cemburu
96 95. kecupan singkat
97 96. menjalani hubungan walaupun tidak ingat
98 97. begal lagi
99 98. di sidak
100 99. sarapan bersama
101 100. persiapan pindah
102 101. Ramayana
103 102. laporan
104 103. bertemu rival
105 104. jual mahal
106 105. ingin mengenal saudara kandung Nisa
107 106. meliburkan otak-otak dari berbagai pikiran
108 107. telah ingat sepenuhnya
109 108. niat baik
110 109. persiapan
111 110. kembali ke kota x ( tamat)
Episodes

Updated 111 Episodes

1
1 awal mula
2
2. memulai kehidupan kedua
3
3. belajar
4
4.mengunjungi perpustakaan
5
5. membersihkan pekarangan rumah
6
6. mencari obat untuk ibu
7
7. berjualan sayur
8
8. insiden di perpustakaan
9
9.
10
10. hasil uji coba
11
11.Diantar Aska pulang
12
12.clasmeting
13
13. meracik masker dari buah strawberry
14
14.berdebat
15
15. pengakuan Aska
16
16. POV Aska
17
17. pergi keladang
18
18. membuat ikan asin
19
19. kedatangan kakek dan nenek
20
20. rencana membeli alat elektronik
21
21. jalan-jalan ke kota
22
22. perampokan hotel
23
23. aksi penyelamatan
24
24. ke khawatir Nisa
25
25. membeli motor
26
26. membuat panel Surya dan kincir angin sederhana
27
27. terpilih sebagai peserta olimpiade
28
28. di tembak aska
29
29. seleksi
30
30. melawan Siska
31
31. menolong orang yang mengalami kecelakaan
32
32. nenek jam sakit
33
33. jadian
34
34. keterkejutan sahabat-sahabat Nisa
35
35. hari kompetisi
36
36. pergi tanpa kabar
37
37. rencana liburan semester
38
38. mengunjungi tempat Mbak nur
39
39. usaha baru
40
40. insiden kecil
41
41. kembali dari berlibur
42
42. nasehat seorang sahabat
43
season 1 tamat.
44
44. S2 masuk universitas
45
45. S2 kegiatan simak (silaturahmi mahasiswa baru)
46
46. S2 bertemu dengan pemilik showroom
47
47. S2 kejadian di kosan
48
48. bertemu masa lalu
49
49. jalan jalan ke negara ginseng
50
50. si mantan nelpon
51
51. ajakan Aditya
52
52. penolakan secara halus
53
53. liburan kuliah
54
54. jadi dokter dadakan
55
55. usaha Aditya
56
56. kabar yang mengejutkan
57
57. mendapat kabar peri merah
58
58. beraksi
59
59. kebenaran tentang Nisa
60
60. dijemput
61
61. pinangan formalitas
62
62. kedatangan
63
63. rencana kedepannya
64
64. Aska kembali
65
65. Dedi tak sengaja melihat Aska
66
66. kita tidak dekat
67
67. para mantan
68
68. ngak tau judul
69
69. anak angkat
70
70. paket komplit
71
71. data perusahaan di Serang
72
72. gadis perundung
73
73. Aditya kecelakaan
74
74. masa lalu tuan Anwar
75
75. mengunjungi Aditya
76
76. belum cerita
77
77. mengejar orang yang tidak dikenal
78
78. bertemu dedi
79
79. si mantan ketos
80
80. makanan keramat
81
pengumuman
82
81. adik-kakak
83
82. membantu penyelidikan
84
83. rapat direksi
85
84. pemimpin sementara
86
85. peringatan leon
87
86. kemarahan tuan Anwar
88
87. hilang ingatan
89
88. kecewanya seorang kakak
90
89. merasa hampa
91
90. bertemu mantan
92
91. nyonya Humaira khawatir
93
92. pemutusan pertunangan
94
93. panasin Aditya
95
94. cemburu
96
95. kecupan singkat
97
96. menjalani hubungan walaupun tidak ingat
98
97. begal lagi
99
98. di sidak
100
99. sarapan bersama
101
100. persiapan pindah
102
101. Ramayana
103
102. laporan
104
103. bertemu rival
105
104. jual mahal
106
105. ingin mengenal saudara kandung Nisa
107
106. meliburkan otak-otak dari berbagai pikiran
108
107. telah ingat sepenuhnya
109
108. niat baik
110
109. persiapan
111
110. kembali ke kota x ( tamat)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!