10. hasil uji coba

Setelah itu, ia kembali pulang kerumahnya dan mengerjakan pekerjaan sekolahnya dan hal lainya. Ia juga mengerjakan pekerjaan rumah lebih cepat dari biasanya. Setelah itu, selama 3 jam meninggalkan bubuk itu, dan  sebelum mandi ia kembali melihat bubuk itu, dan benar saja, ramuan itu berhasil.

Bubuk yang ia pasang, terlihat di penuhi dengan berbagai macam ikan di dalamnya. Dan ukurannya juga besar-besar. Karena lubang bubuk itu sudah ia sesuaikan.

“wah… ternyata berhasil, yes.” Nisa menjadi girang sendiri. Terlihat dalam bubuk itu, ada udang yang ukurannya besar, ikan dan juga kepiting bakau tiga ekor yang ukurannya jumbo. Nisa dengan senang hati memboyong hasil tangkapannya itu pulang. Saat ia pulang, di rumah sudah ada ibunya yang sudah kembali berladang. Dan tentu saja, ibu nita sangat terkejut melihat nisa datang dengan udang, ikan dan kepiting yang di bawanya.

“astaga nak, kamu dapat ini dari mana..?” ucap ibu nita dengan heran. Ia mengambil alih ikan itu di tangan putrinya. Sementara nisa membersihkan bubuk itu dulu.

“ini hasil tangkapan nisa buk. Buk, besok, bikin jaring dari nilon itu yang banyak ya buk, nanti nisa akan membuat bubuk seperti ini lagi. Biar dapat ikan banyak..” ujar nisa girang. Ibu nita tidak pernah menaruh curiga pada anaknya yang tiba-tiba berubah jadi jenius itu, asalkan tidak merepotkan orang lain, itu lebih dari baik.

“ya,nak. Baiklah. Itu ibu ada punya banyak. Tapi kalau yang baru itu jangan kamu rusak ya nak. Nanti ibu bikin lagi.” Ucap ibu nita segera mengambil alih ikan itu dan segera ia membersihkan ikan-ikan itu, setelah bersih buk nita pun memasak ikan tersebut, ia memasak ketiga kepiting itu dan juga dengan udang.

Sementara ikan, buk nita memasukannya kedlam bamboo dan memasaknya seperti memasak lamang. Setelah masakna itu selesai, ibu nita pun menyajikannya di atas meja, sementara pak juna sudah kembali dan duduk di di meja makan. Meliihat ikan yang di sajikan istrinya itu, pak juna heran dan langsung bertanya.

“ibuk dapat kepiting besar ini dari mana..? tumben-tumbenan..” Tanya pak juna dengan  heran.

“itu hasil tangkapan nisa tadi sore, katanya ia mmasang bubuk di sungai selama tiga jam, dan ketika bubuknya di angkat, ternyata dapat banyak. Itu yang lain ibu masukan kedalam bamboo, untuk ikan besok.” Jelasnya.

“hah… kok bisa sih buk..?” Tanya pak juna tak percaya.

“ya,  mana ibu tau pak. Nanti kita tanyakan pada nisa. ia sedang siap-siap.” Ucap ibu nita. Tak lama, nisa pun keluar dari kamranya, dan duduk bergabung bersama dengan ayah dan ibbunya. Mereka pun mulai makan malam, di sela-selam makan mereka , pak juna membuka suaranya.

“nak, dari mana kamu mendapatkan hasil tangkapan ini..?” Tanya pak juna dengan lembut.

“oh.. nisa memasang bubuk di sungai yah, dan mencampur sedikit ramuan dalam pancingannya.” Ucap nisa.

“ramuan apa nak, kok bapak baru tau, da ramuan yang bisa menghasilkan ikan. Itu racun ya.?.” Tanya pak juna lagi.

“bukanlah ya, ramuan itu hanya untuk menarik ikan saja, bukan membunuh..” ucap nisa lagi. Pak juna pun semakin tidak mengerti.

“nanti nisa ajarkan bapak untuk menggunakannya. Tapi di sungai sepertinya terbatas, kita nanti mulai di laut aja ya pak, kalau bapak tidak sibuk..” ujar nisa dengan riang. Melihat itu, pak juna tidak bisa menolak keinginan putrinya, ia hanya bisa menyetujuinya.

“baiklah….” Ucapnya. sementara di kebun juga, nisa semakin menambah percobaan tanamannya, walauun membutuhkan ketelitian dan kehati-hatian, sekalin ia melakukan ekperimaen. Semakin hari semakin banyak yang datang membeli hasil kebunnya itu, karena memang hanya ia satu-satunya yang berkebun sayuran, tentusaja, tiap hari nisa selalu mendapatkan uang dari hasil kebunnya itu.

***

Ke esok paginya, nisa pun kembali berangkat sekolah dengan  berjalan kaki, tentu saja ia tidak sendiri. Mereka jalan rame-rame, bersama dengan teman-teman yang lain. hari ini, merupakan hari yang mendebarkan, karena sekolah menyelenggarakan ujian akhir semester.

“heh ros. Kok aku jadi degdegan ya. Padahal kan tinggal isi doing..” ucap nisa pada ros. Ros menarik nafasnya dalam.

“sama nis. Aku juga degdegan.” Ucap ros.

Tak terasa, mereka sudah sampai di sekolah, dan mulai melakukan aktivitas seperti biasa sebelum memasuki ruangan. Hari ini mereka tiak melaksnakan apel pagi seperti biasanya. Setelah itu, ujian pun di mulai. Hari ini mereka sedang mengikuti ujian bahasa ingris, bahasa Indonesia dan matematika.   

Teng… bunyi lonceng, tanda memulai ujian. Kelas XII IPS 1 menjadi hening, mereka mengerjakan ujian dengan ekpresi yang berbeda-beda. Ada yang melihat kiri kanan, ada yang pura-pura berpikir, ada yang serius dan ada juga yang mengerjakan tanpa memikirkan jawabannya. Yang penting selsai. Nisa mengikuti ujian dengan sesaksama dan bersungguh-sungguh. Tak lama, ujian hari ini pun selesai.

“hah.. akhirnya ujian pertama selesai. Gila, hamper ngak siap tau nggak..” ucap lisa. Sambil meregangkan otot-ototnya.

“sama, aku juga, mana ngak bisa ngapa-ngapain lagi. Pengawasnya menjelma jadi iblis, dikit aja gerak udah di plototin.” Timpal lilis.

“sama. Aku baru ngerasain ujian hari ini tegang banget.” Ujar ros. Namun nisa hanya diam dan tak menimpali teman-temannya.

“kalau nisa. aku lihat tadi, tangannya lancar banget ngitung rumus. Aku mau minta contekan, tapi dikit aja gerak sudah kenak tatapan tajam. Hah..” ujar Ros.

“jenius ma beda.” Timpal lilis lagi. Nisa pun melihat teman-temannya.

“makanya, jangna malas baca buku. Tapi aku ngak yakin juga sih dengan jawabanku. Kalian piker aku ngak grogi juga..?” ucap nisa. ya iyalah grogi, orang sudah lama fakum sama yang kek ginian. Yang biasa itu, ilmu bela diri, merakit senjata sama penelitian.

“ya udah yok, pulang..” ucap nisa lagi. Teman-temannya pun langsung setuju. Akhirnya mereka sma-sama keluar dai kelas. Dijalan. Mereka tidak sengaja berpapaan dengan rombongan ketua OSIS dan juga siska. Namun mereka sama sekali tidak mengubris, hanya melempar tatapan malas kearah mereka.

“eh… anak IPS lewat. Gimana ujiannya, pasti soal kalian mudah-mudah ya, beda sama kami. Selalu saja soal yang sulit.” Ucap siska.

“oh.. perhatian sekali ya. Sampai-sampai, ia sangat peduli dengan ujian kita.” Sindir lisa.

“hehehe, dia ngak tau aja, seberapa sulitnya menghitung laba rugi, seberapa ribetnya memindahkan catatan kebuku besar. Dia juga ngak tau, bagaiman caranya menghormati orang lain. Ups.. mereka kan ngak belajar itu ya. Pantasan minim etika..” timpal ros.

“apa kkamu bilang. Heh, jurusan sampah seperti itu, sama sekali ngak berguna !! taunggak..!!” ucap siska meninggikan suaranya.

“ya. Sma dong kek kita. Jurusan kamu juga, ngak guna sama kami. Lagian apa unutngna belajar tentang atom dan gaya.!!” Seru ros lagi.

“eh.. kamu salah ros. Belajat gaya itu ada unutngnya tau. Biar kita tau, gaya nungging itu seperti apa, gaya kodok itu seperti apa, gaya pesawat seperti apa. Semena-mena kamu…” timpal lisa, yang sukses membuat siska naik pitam.

“maksud kalian apa hah…!!” teriaknya lagi.

“tuh.. lihat, minim etika kan. Kayak mak-mak comblang aja..” ucap lisa lagi, yang sukses membuat nisa terkekeh. Sementara, yang lain hanya mendengar perdebatan mereka saja, nia dan maya tidak tau harus menjawab apa untuk membatu siska.

“sudah-sudah. Jangan rebut lagi. Lagian apaun jurusn itu, sama saja. Ips sama ipa itu juga pelajaran.” Ucap dedi menengahi. Ia juga tidak ingin mebela siska, namun juga tidka mungkin menyalahkan lisa dan ros.

“kamu hjangan gitu donk kak. Mereka itu menghina jurusan kita..!!” seru siska ngak terima kalau dedi tidak membelanya.

“kamu itu ya, lagian siapa sih yang mulai duluan. Kan kamu, sekarang kamu malah salahin aku.. kamu memang ngak masuk akal..” ujar dedi si ketos dan langsug meninggalkan  mereka.

“kakak mau kemana kak..!!” teriak siska lagi. “awas kalian” ucap siska kepada mereka dan langsung lari menyusul dedi, begitu juga dengan yang lain. Selepas kepergian mereka, aska tiba-tiba datang mendekati mereka.

**** bersambung***

Terpopuler

Comments

Noorjamilah Sulaiman

Noorjamilah Sulaiman

Nama nya jgk Dunia halu...

2024-06-17

0

Ken arok

Ken arok

di sini aq mulai bingun, lokasi dari cerita ini, di atas di sebutkan di daerah pelosok desa yg jauh dr kota, ini ko mau ke laut, sedangkan mau ke kota saja sangat jauh?

2022-10-23

2

Winda Andini

Winda Andini

lanjutt thorr

2022-10-06

0

lihat semua
Episodes
1 1 awal mula
2 2. memulai kehidupan kedua
3 3. belajar
4 4.mengunjungi perpustakaan
5 5. membersihkan pekarangan rumah
6 6. mencari obat untuk ibu
7 7. berjualan sayur
8 8. insiden di perpustakaan
9 9.
10 10. hasil uji coba
11 11.Diantar Aska pulang
12 12.clasmeting
13 13. meracik masker dari buah strawberry
14 14.berdebat
15 15. pengakuan Aska
16 16. POV Aska
17 17. pergi keladang
18 18. membuat ikan asin
19 19. kedatangan kakek dan nenek
20 20. rencana membeli alat elektronik
21 21. jalan-jalan ke kota
22 22. perampokan hotel
23 23. aksi penyelamatan
24 24. ke khawatir Nisa
25 25. membeli motor
26 26. membuat panel Surya dan kincir angin sederhana
27 27. terpilih sebagai peserta olimpiade
28 28. di tembak aska
29 29. seleksi
30 30. melawan Siska
31 31. menolong orang yang mengalami kecelakaan
32 32. nenek jam sakit
33 33. jadian
34 34. keterkejutan sahabat-sahabat Nisa
35 35. hari kompetisi
36 36. pergi tanpa kabar
37 37. rencana liburan semester
38 38. mengunjungi tempat Mbak nur
39 39. usaha baru
40 40. insiden kecil
41 41. kembali dari berlibur
42 42. nasehat seorang sahabat
43 season 1 tamat.
44 44. S2 masuk universitas
45 45. S2 kegiatan simak (silaturahmi mahasiswa baru)
46 46. S2 bertemu dengan pemilik showroom
47 47. S2 kejadian di kosan
48 48. bertemu masa lalu
49 49. jalan jalan ke negara ginseng
50 50. si mantan nelpon
51 51. ajakan Aditya
52 52. penolakan secara halus
53 53. liburan kuliah
54 54. jadi dokter dadakan
55 55. usaha Aditya
56 56. kabar yang mengejutkan
57 57. mendapat kabar peri merah
58 58. beraksi
59 59. kebenaran tentang Nisa
60 60. dijemput
61 61. pinangan formalitas
62 62. kedatangan
63 63. rencana kedepannya
64 64. Aska kembali
65 65. Dedi tak sengaja melihat Aska
66 66. kita tidak dekat
67 67. para mantan
68 68. ngak tau judul
69 69. anak angkat
70 70. paket komplit
71 71. data perusahaan di Serang
72 72. gadis perundung
73 73. Aditya kecelakaan
74 74. masa lalu tuan Anwar
75 75. mengunjungi Aditya
76 76. belum cerita
77 77. mengejar orang yang tidak dikenal
78 78. bertemu dedi
79 79. si mantan ketos
80 80. makanan keramat
81 pengumuman
82 81. adik-kakak
83 82. membantu penyelidikan
84 83. rapat direksi
85 84. pemimpin sementara
86 85. peringatan leon
87 86. kemarahan tuan Anwar
88 87. hilang ingatan
89 88. kecewanya seorang kakak
90 89. merasa hampa
91 90. bertemu mantan
92 91. nyonya Humaira khawatir
93 92. pemutusan pertunangan
94 93. panasin Aditya
95 94. cemburu
96 95. kecupan singkat
97 96. menjalani hubungan walaupun tidak ingat
98 97. begal lagi
99 98. di sidak
100 99. sarapan bersama
101 100. persiapan pindah
102 101. Ramayana
103 102. laporan
104 103. bertemu rival
105 104. jual mahal
106 105. ingin mengenal saudara kandung Nisa
107 106. meliburkan otak-otak dari berbagai pikiran
108 107. telah ingat sepenuhnya
109 108. niat baik
110 109. persiapan
111 110. kembali ke kota x ( tamat)
Episodes

Updated 111 Episodes

1
1 awal mula
2
2. memulai kehidupan kedua
3
3. belajar
4
4.mengunjungi perpustakaan
5
5. membersihkan pekarangan rumah
6
6. mencari obat untuk ibu
7
7. berjualan sayur
8
8. insiden di perpustakaan
9
9.
10
10. hasil uji coba
11
11.Diantar Aska pulang
12
12.clasmeting
13
13. meracik masker dari buah strawberry
14
14.berdebat
15
15. pengakuan Aska
16
16. POV Aska
17
17. pergi keladang
18
18. membuat ikan asin
19
19. kedatangan kakek dan nenek
20
20. rencana membeli alat elektronik
21
21. jalan-jalan ke kota
22
22. perampokan hotel
23
23. aksi penyelamatan
24
24. ke khawatir Nisa
25
25. membeli motor
26
26. membuat panel Surya dan kincir angin sederhana
27
27. terpilih sebagai peserta olimpiade
28
28. di tembak aska
29
29. seleksi
30
30. melawan Siska
31
31. menolong orang yang mengalami kecelakaan
32
32. nenek jam sakit
33
33. jadian
34
34. keterkejutan sahabat-sahabat Nisa
35
35. hari kompetisi
36
36. pergi tanpa kabar
37
37. rencana liburan semester
38
38. mengunjungi tempat Mbak nur
39
39. usaha baru
40
40. insiden kecil
41
41. kembali dari berlibur
42
42. nasehat seorang sahabat
43
season 1 tamat.
44
44. S2 masuk universitas
45
45. S2 kegiatan simak (silaturahmi mahasiswa baru)
46
46. S2 bertemu dengan pemilik showroom
47
47. S2 kejadian di kosan
48
48. bertemu masa lalu
49
49. jalan jalan ke negara ginseng
50
50. si mantan nelpon
51
51. ajakan Aditya
52
52. penolakan secara halus
53
53. liburan kuliah
54
54. jadi dokter dadakan
55
55. usaha Aditya
56
56. kabar yang mengejutkan
57
57. mendapat kabar peri merah
58
58. beraksi
59
59. kebenaran tentang Nisa
60
60. dijemput
61
61. pinangan formalitas
62
62. kedatangan
63
63. rencana kedepannya
64
64. Aska kembali
65
65. Dedi tak sengaja melihat Aska
66
66. kita tidak dekat
67
67. para mantan
68
68. ngak tau judul
69
69. anak angkat
70
70. paket komplit
71
71. data perusahaan di Serang
72
72. gadis perundung
73
73. Aditya kecelakaan
74
74. masa lalu tuan Anwar
75
75. mengunjungi Aditya
76
76. belum cerita
77
77. mengejar orang yang tidak dikenal
78
78. bertemu dedi
79
79. si mantan ketos
80
80. makanan keramat
81
pengumuman
82
81. adik-kakak
83
82. membantu penyelidikan
84
83. rapat direksi
85
84. pemimpin sementara
86
85. peringatan leon
87
86. kemarahan tuan Anwar
88
87. hilang ingatan
89
88. kecewanya seorang kakak
90
89. merasa hampa
91
90. bertemu mantan
92
91. nyonya Humaira khawatir
93
92. pemutusan pertunangan
94
93. panasin Aditya
95
94. cemburu
96
95. kecupan singkat
97
96. menjalani hubungan walaupun tidak ingat
98
97. begal lagi
99
98. di sidak
100
99. sarapan bersama
101
100. persiapan pindah
102
101. Ramayana
103
102. laporan
104
103. bertemu rival
105
104. jual mahal
106
105. ingin mengenal saudara kandung Nisa
107
106. meliburkan otak-otak dari berbagai pikiran
108
107. telah ingat sepenuhnya
109
108. niat baik
110
109. persiapan
111
110. kembali ke kota x ( tamat)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!