"kalau menggunakan obat tidur sih tidak. Tapi kepala aku pernah terbentur saat aku kecelakaan dua tahun lalu.” Ucapnya. mereka terkejut, diaknosa nisa ternyata benar.
“apa kamu sudah sering mengalami hal ini..?” Tanya nisa. gadis itu pun mengangguk.
“aku sidah lama, mengalami hal ini. Dan juga, belakangan ini, penyakit kejang-kejang aku sering kambuh.” Ucap nya.
“wah.. kalau begitu, kamu harus cek ke dokter. Biar pasti apa yang terjadi pada kepala mu. Biar tau, tindakan apa yang harus diambil, Kalau tidak ini akan membahayakan kamu sendiri.” Jelas nisa padanya.
“baiklah, makasih ya. Nanti aku sampaikan pada orang tuaku. Oh ya, nama ku vivi. Dan Kau adlah nisa kan..?” ucap vivi memperkenalkan diri. Dan nisa hanya menganggukkan kepalanya.
[wah.. ternyata aku cukup terkenal, pasti karena terang-terangan mengejar dedi.] batin nisa. sementara dedi dan teman-temanya cukup terkejut mengenai hal ini. Setelah mereka berbincang sedikit. Vivi langsung di ajak ke ruang UKS untuk beristirahat. Setelah itu, mereka semua kembali ke kelas masing-masing.
“wih.. tambah hebat aja kamu nis. Kenapa ngak ngambil jurusan ipa saja sih, kan kamu nanti bisa ngambil jurusan kedokteran.” Ucap ros.
“sudah lah. Lagi pula, aku ngak terlalu tertarik menjadi dokter.” Ungkapnya lagi.
“dih, saying sekali. Tapi kamu tau ngak nis, siska jadi kebakar jenggot melihat kamu didekati oleh dedi.. hahaha rasanya hati ku sangat puas melihat raut wajahnya itu..” ucap lisa sambil berbangga.
Merek bercakap-cakap sambil berjalan keruangan mereka. Namun sesampainya mereka diruangan mereka, bel istirahat pun berbunyi. Nisa dan ketiga temannya pun langsung pergi ke kantin. Mereka pun duduk di bangku yang kosong di sudut ruangan.
“mau pesan apa guys. Biar aku pesankan sekalian..” ucap ros.
“aku sate aja deh..” ucap nisa,
“aku mie ayam..” timpal lilis dan lisa.
“ok..” ros pun langsung bergegas memesan makanan mereka setelah memberikan uang padanya. Tak lama, ros pun kembali dengan membawa dua porsi sate dan dua porsi mie ayam.
“selamat makan…” ujar Ros dan membagikan makanan mereka.
“thanks ros..” ucap mereka. Mereka pun makan dengan tenang. Tapi tiba-tiba ada yang mendatangi meja mereka.
“hai nis dan semuanya.” Ucapnya, ia adalah senior yang juga memiliki wajah yang tak kalah tampan dengan dedi. Ya itu adalah aska dinata. Murid baru kelas dua belas yang baru pindah satu bulan yang lalu. Mereka semua tercengan melihat kedatangannya, tentu saja mereka sangat senang, karena ia juga merupakan cowok popular yang mirip dengan artis korea.
Aska Dinata (Anggap aja pakai seragam)
“hay kak aska..” jawab ketiga cewek itu, kecuali nisa. ia hanya melanjutkan makannya.
“boleh kakak gabung ngak bersama kalian..?” Tanya aska. Mereka langsung kelagapan dan bergeser.
“boleh kak, silahkan..” ucap mereka. Aska pun duduk di samping nisa. sementara teman-teman nisa menjadi tidak fokus, tatapan mereka terus mengarah padanya. Namun merek tetap melanjutkan makan mereka.
“nisa. aku ngucapin terimakasih ya, sudah nolongin adek aku vivi tadi di perpus. Dia tadi cerita tentang kamu yang membantunya.” Ucap aska. Nisa mendongkak.
“aku tidak membantunya, Cuma memberi saran saja..” ucap nisa datar. Teman-teman nisa pun geram melihat nisa yang cuek dengan aska.
“nis, jangan cuek-cuek dong. Kebetulan, mungkin ini pengganti dedi.. hihi..” bisik ros di telinga nisa. nisa pun melotot kearah ros, sementara yang di pelototi Cuma cengengesan.
“ya, tetap saja. Karena saran yang kamu beri. Aku jadi bisa tau apa yang harus aku lakukan nanti.” Ucap aska. Aska dan nisa sedang mengobrol, namun mereka tidak sadar ada beberapa pasang mata yang melihat kearah mereka dengan iri, dan ada juga satu pasang mata yang terlihat geram melihat aska mendekati nisa. siapa lagi kalau bukan si ketos itu.
***
Hengki, secara tidak sengaja menangkap arah tatapan dedi, ia seketika bertanya.
“kenapa ded, cemburu ya.?.” ucap hengki menggodanya. Dedi tersadar.
“apa an sih loh. Sok tau aja, mana mungkin aku cemburu..” ucap dedi dengan ketus. Namun tetap saja, sesama cowok tentu hengki cukup tau apa yang terjadi.
“alah.. ngaku aja deh loh. Nyesalkan, kemarin kemana aja..” ucap hengki.
“kamu bisa diam ngak anjir. Gue jijik dengar suara kamu..” ucapnya lagi-lagi ketus gitu.
“yeyeye… map pak…” ucap hengki menyudahi godaannya. Dedi kembali mengarahkan tatapannya kepda mereka yang masih asik mengobrol itu.
[ngapain sih, si aska dekat-dekat nisa. benar-benar ngak ada kerjaan aja.] Batinnya. [ is..apa sih yang aku pikirkan. Terserah mereka lah, apa benar aku cemburu, tapi tidak mungkin. Ah,,, ya sudah lah bodoh amat] monolognya lagi. Dedi menggelengkan kepalanya pelan.
“kenapa kamu ded,?” Tanya jekson.
“ngak aku ngak papa. Aku hanya pusing saja, aku duluan ya, mau ke UKS mo istirahat.” Ucap dedi dan langsung berlalu pergi.
Tak berselang lama kepergian dedi, bel pun berbunyi kembali menandakan waktu istirahat telah berakhir. Semua yang ada di kantin pun membubarkan diri dan masuk ke kelas masing-masing.
“nis. Loh itu beruntung banget di dekatin aska.., kamu tau ngak, aska itu gantengnya seperti artis korea yang bernama lee min ho. Dan aku sangat menyukainya..iiii” ujar lilis sambil menggetarkan badannya seperti kesetrum.
“ia nis. Dia itu idaman banget. Dengar-dengar sih, ayahnya orang korea dan ibunya orang indo. Tapi karena sekolah disana, ia ngak pernah serius makanya ayahnya memindahkannya sekolah disini.” Timpal lisa.
“dia itu selain ganteng jga kaya, banyak uangnya nis.. aku juga kepengen di dekatin sama yang kayak gitu…” ujar ros juga. Nisa menjadi jengah mendengar halu mereka.
“heh.. kalian itu bisa diam ngak.. gatel telinga aku dengan kalian menghayal seperti itu. ah.. lupain aja, buruan jalan.” Ujar nisa geram dengan tingkah laku teman-temannya.
“ya… namanya juga ngefans nis. Kapan lagi ngeliat model yang seperti itu.. cowoknya bening, ganteng dan juga kaya…. Aduh jadi pengen deketin..” ujar lisa lagi. Sementara nisa, hanya memutar bola matanya malas. Setelah itu, mereka pun masuk kelas dan mengikuti pelajaran terakhir hari ini.
Bagian 9 uji coba ramuan penangkap ikan
***
Saat ini, nisa sedang berjalan kaki, sehabis pulang sekolah. Ia berjalan bersama dengan fitri dan mia, mereka adalah seniornya. Tiba-tiba, di perjalanan, entah bagaimana caranya, mata nisa menangkap satu tumbuhan yang sangat ia cari, sebagai pelengkap untuk cairan yang dibuatnya. Ya itu, cairan untuk bisa menangkap ikan.
“eh.. istirahat dulu sebentar yuk, aku ingin mengambil tanaman liar itu..” ucap nisa sambil menunjuk tanaman yang akan di ambilnya.
“emang,? Tanaman itu untuk apa nis..?” Tanya fitri penasaran.
“ada deh.. dah kita istirahat dulu.” Ucapnya lagi.
“ok, kita juga capek..” ucap mia. Mereka berdua pun duduk sementara nisa berjalan mengambil tanaman itu. setelah itu ia pun kembali.
“mang, ini gunanya untuk apa sih nis. Kamu kok bela-balain gitu bawak tanaman itu..?” Tanya mia lagi.
“ini tu, obat..” jawan nisa berbohong.
“masak sih nis, kok aku baru tau..?” timpal fitri.
“ntah lah, aku malas ladenin kalian. Dah yuk, kita lanjut lagi.” Ucap nisa. mereka pun langung melanjutkan perjalanan kembali.
***
Sesampainya nisa dirumah, ia mengganti pakaiannya dan makan siang. Setelah itu, ia mengecek kebunnya sebentar, dan mulai meracik tanaman itu dengan bahan yang sudah ia sediakan terlebih dahulu.
Tak lama, ramuan itu pun selesai. Ia langsung melakukan uji coba. Beruntung, rumahnya dekat dengan sungai sebagai akses utama para warga keladang dengan menggunakan sampan. Nisa juga bisa menggunakan sampan, karena ia memang bukan anak yang manja.
“oke, akhirnya selesai juga. Sebaiknya uji coba dulu deh..” Monolognya. Ia pun langsung berangkat ke sungai dengan membawa satu bubuk yang sudah di siapkan nya tempo hari. tak lama, ia pun sampai ke sungai itu.Ia pun mengoleskan ramuan itu pada isi kelapa yang sudah ia pisahkan dengan tempurungnya. Dan juga memasukannya pada bubuk yang akan di gunakan sebagai media untuk menangkap ikan.
“akhirnya. Sebaiknya aku pulang kerumah dulu deh. Kan ngak mungkin aku tunggu disini.” Ucapnya. Setelah itu, ia pun keluar dari sungai dan kembali kerumah.
Bubuk yang digunakan itu juga merupakan hasil rancangan nisa dengan sedemikian rupa, supaya bisa di tutup kembangkan, dan juga tidak susah membawanya.
bersambung 🥰😘🥰
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 111 Episodes
Comments
mrsdohkyungsoo
Cha Eun wo
2024-08-01
0
Bibirnya Kyung-soo🐧🍉
Ros Ros🙃
2023-08-08
0
Bibirnya Kyung-soo🐧🍉
behhh, silau🙈🙈
2023-08-08
0