11.Diantar Aska pulang

"hay nis. Kamu sudah mau pulang ? aku antarin pulang ya..?” Tanya Aska dengan penuh perhatian. Lilis, lisa dan ros pun menjadi histeris dengan kedatangan dan tingkah Aska. Setau mereka, Aska itu pas pertama kali datang, ia merupakan laki-laki yang dingin dan sepertinya sangat susah untuk di dekati. Tapi sama nisa kok bisa gitu ya.

“ngak usah ka. Aku jalan bareng ros aja..” ujar nisa, tentu saja ngak enak ninggalin temannya sendirian. lagi pula, Nisa dan Aska juga tidak dekat.

“ros, biar sama aku aja nis..” ucap vivi tiba-tiba datang. Vivi bergabung bersama mereka.

“hai vi. Giman kabar kamu, masih kejang-kejang..?” sapa nisa.

“alhamdulilah, sudah mendingan nis, akibat saran dari kamu, akhirnya ketemu penyebabnya. Kamu di antar kak Aska aja ya, biar ros aku yang antarin.” Ucap vivi lagi.

“eh.. tap_”

“udah ngak papa. Biar mereka saja yang anterin kalian. Emanag kalian nggak capek apa jalan 2 kilo tiap hari, pulang-balik lagi. Sekali-sekali di anterin ayang, kapan lagi coba..” ucap lilis menggoda nisa.

( ayang apaan. ngadi-ngadi ni anak..) batin Nisa.

“iya nis. Lagian kan sudah di tawarin, ngak baik nolak rezeki lo. Ya udah kak !. Antar aja, kalau begitu, kami duluan ya,, dada..” ucap lisa. Lilis dan lisa pun langsung pergi.

“yaudah yuk... Tunggu apa lagi, ayuk kita antar,,” ucap vivi. Akhirnya mau tidak mau, akhirnya jadi juga. Sementara di tempat parkiran, ada sepasang mata yang berusaha mati-matian berdamai dengan hatinya melihat kejadian itu.

(huh, aku kenapa sih...) geram dedi dalam hatinya.

mereka pun langsung tancap gas dan pergi. Mereka mengantar ros duluan kerumahnya. tak lama. mereka pun sampai di rumah Ros.

“makasih ya vi. Kak Aska sudah ngantarin..” ucap ros.

“ok ros, sma-sama” ucap vivi. Sementara, Aska hanya diam dan menganggukkan kepalanya saja dengan ekspresi datarnya.

Sepertinya, ia hanya akan bersikap manis dengan wanitanya saja. Setelah itu, mereka langsung kerumah nisa. sesampainya di rumah nisa, mereka sangat terkejut melihat betapa asrinya lingkungan rumah nisa, disana pemandangannya sangat indah, dan di tumbuhi oleh banyak tanaman.

“wah… ini tanaman kamu nis,,?” Tanya vivi dengan takjub, tak henti-hentinya ia berdecak kagum.

“iya vi. Ini tanaman aku.. makasih ya sudah ngantarin. Kalian mau singgah dulu, atau langsung pulang..?” Tanya nisa kepada keduanya.

“singgah dulu ngak papa nis. Soalnya aku mau nikmatin kebun kamu sebentar.” Ucap vivi. Ia beralih menatap kakaknya. “singgah bentar ya kak..” ujar vivi kepada kakaknya.

“ya udah boleh..” ucapnya dengan lembut sambil mengelus rambut adiknya.

“ya usah kalau gitu, ayuk…” ajak nisa kepada keduanya. Sementara dirumah ada ibu nita yang sepertinya baru pulang berladang.

“assalammualaikum..” ucap nisa dan kedua temannya.

“wa’alaikum salam. Eh sudah pulang nak..” ucap ibu nita, sambil nisa menyalim ibunya dan di ikuti oleh vivi dan Aska. Aska yang biasanya tidak melakukan hal itu, seolah merasa malu kalau tidak melakukannya.

“ini ibu aku. Maaf ya, rumah aku kecil.” Ucap nisa.

“ngak papa kok..” jawab vivi santai.

“buk, kami ke kebun dulu ya. Katanya vivi mau lihat kebun aku..” ucap nisa.

“ya sudah, ganti baju dulu dan jangan lupa kamu ajak teman-teman kamu makan, ibu sudah masak tadi. Ya sudah ibu siapkan minum dulu untuk kalian ya..” ucap ibu nita dan hanya dibalas oleh anggukan kepala. Setelah itu, mereka langsung kebelakang. Disana juga ada meja, yang di kelilingi oleh sayuran dan sangat teduh untuk diduduki.

“wah.. benar-benar sejuk nis..” ucap vivi lagi. Mereka pun langsung duduk di tempat duduk di tengah-tengah kebun.

“mau makan buah tidak.?” Tanya nisa di sela-sela waktu santai mereka.

“mau…! emang ada buah ya nis.?” Tanya vivi.

“ada donk. Bentar aku ambilin ya.” Nisa pun langsung mengambil keranjang kecil dan pergi memanen beberapa buah-buahan segar, namun vivi tidak ingin tinggal diam, ia pun mengikuti nisa memetik buah-buahan itu. setelah itu, mereka cuci dan kembali duduk bergabung bersama Aska. Sementara, di atas meja sudah tersedia minuman.

Sementara itu, mereka pun memakan buah-buahan itu dengan lahab. Ternyata buah yang di beli di pasar sama dengan buah yang di petik langsung itu, rasanya berbeda. Buah yang di petik langsung itu sangat segar dan memuaskan dahaga.

Tak lama, setelah makan buah dan berbincang-bincang, vivi dan Aska pun memutuskan untuk pulang kerumah. Namun sebelum mereka pergi, ibu nita menyuruh mereka makan terlebih dahulu. Dan tau lah ya, perkataan sorang ibu tidak bisa di bantah. Akhirnya mereka makan terlebih dahulu, setelah itu mereka pulang.

“ibu kami pulang dulu ya buk. Makasih makanannya..” ucap vivi. Mereka pun menyalim ibu nita sebelum mereka pergi.

“sama-sama nak. Hati-hati dijalan ya, makasih sudah ngantar anak ibu..” ucap ibu nita kepada keduanya.

“iya buk sama-sama, kita kan teman, jadi itu sudah biasa.” Jawab Aska. Setelah itu, nisa mengantar mereka sampai depan.

“makasih ya nis. Kita pulang dulu..” ujar vivi.

“ok vi. Hati-hati di jalan ya.” Ucap nisa. mereka pun langsung tancap gas dan meninggalkan rumah nisa kembai kerumah mereka. Setelah itu, nisa kembali masuk kedalam rumah.

***

Tak terasa, Seminggu sudah, sekolah menyelenggarakan ujian akhir semester. Rasanya beban yang mereka tanggung selama seminggu ini akhirnya terlewatkan.

“hah… akhirnya ujian selesai juga..” ucap lilis sambil menelungkup kan wajahnya di atas meja.

“iya betul, akhirnya ku bisa beristirahat dengan tenang..” timpal lisa.

“eh. Mati kamu, ngomong istirahat dengan tenang..” sindir ros, Nisa pun terkekeh mendengar sindiran itu.

“tauk tu… sudah bosan hidup kali dia..”timpal lilis lagi.

“heh.. maksud kalian tu apa, enak aja. Lagian siapa juga yang mau mati. Lagian ya, masih banyak yang belum aku lakukan di dunia ini, aku belum menikah dan juga belum punya anak. Enak aja kalian ngomong kek gitu..”gerutu lisa. Mereka pun tertawa terbahak-bahak, akhirnya beban mereka berakhir.

“ya udah yuk. Pulang..” timpal nisa.

“ya, yuk..” mereka pun mulai bersiap dan sama-sama keluar dari ruangan mereka. Namun ternyata, mereka di kumpulan dilapangan untuk mendengarkan pengumuman.

“apa lagi ini.” Ucap nisa.

“ntahlah, mungkin ada pengumuman..” ucap lisa. Mereka pun langsung mengambil posisi dan bergabung dengan teman-teman sekelas mereka. Setelah itu, kepala sekolah langsung memberikan pengumuman singkat.

“anak-anak. Akhirnya ujian semester berakhir juga. Namun hari senin besok tetap harus datang ke sekolah, menggunakan pakaian olahraga. Karena untuk menunggu hasik ujian kalian, kita seminggu ini akan melaksanakan clasmeting. Hari sabtunya baru kita merima hasil kerja keras kalian Minggu ini. Paham ya, jangan sampai ada yang tidak datang, absen tetap berjalan.” Ucap kepala sekolah.

“tau aja tu kepsek kalau aku berencana ngak hadir..” ujar lisa.

“iya tu. Pakek ngancem di absen lagi..” protes mereka.

“baik, hanya itu pengumuman hari ini. Dan silahkan pulang kerumah masing-masing dan hati-hati dijalan” setelah mengatakan hal itu, semua siswa dan siswi pun langsung membubarkan diri.

***

Hari ini, nisa berangkat ke sekolah menggunakan baju olahraga atau training, hari ini mereka akan mengikuti clasmeeting sambil menunggu penerimaan rapot. Nisa bertemu dengan teman-temannya yang lain. Mereka berangkat seperti biasa, jam 6 pagi.

“hai.,,” sapa nisa.

“hay juga nis.” Ucap mereka. Nisa clingak-clinguk.

“eh.. lihat ros ngak..?” Tanya nisa kepada yang lain.

“ngak tuh, kayaknya sudah berangkat duluan.” Ucap raras. Namun tiba-tiba terdengar suara teriakan dari belakang.

“nisaaa… tunggu akuuu…” teriaknya. Ternyata itu adalah ros, ia sedang berlari mengejar mereka agar tidak tertinggal.

“hos~hos~hos~” suara ros ngos-ngosan karena berlari.

“tumben telat ros. Kamu telat bangun ya, mandi kamu kan..?” ucap nisa sambil mengendus tubuh ros.

“ya mandi lah, masak ngak..!! jangan seperti kayak anjing pelacak dong..!!” seru ros menyentil jidat nisa.

“auch… sakit. Kan mana tau kamu ngak mandi, bauk tauk..” ucap nisa, sambil mengelus kepalanya yang di sentil.

***bersambung***

Terpopuler

Comments

sky heart

sky heart

crazy Up dong kak

2022-10-01

1

Septi Verawati

Septi Verawati

masa2 SMA,, jd kangen 🥰🥰🥰

2022-09-27

2

lihat semua
Episodes
1 1 awal mula
2 2. memulai kehidupan kedua
3 3. belajar
4 4.mengunjungi perpustakaan
5 5. membersihkan pekarangan rumah
6 6. mencari obat untuk ibu
7 7. berjualan sayur
8 8. insiden di perpustakaan
9 9.
10 10. hasil uji coba
11 11.Diantar Aska pulang
12 12.clasmeting
13 13. meracik masker dari buah strawberry
14 14.berdebat
15 15. pengakuan Aska
16 16. POV Aska
17 17. pergi keladang
18 18. membuat ikan asin
19 19. kedatangan kakek dan nenek
20 20. rencana membeli alat elektronik
21 21. jalan-jalan ke kota
22 22. perampokan hotel
23 23. aksi penyelamatan
24 24. ke khawatir Nisa
25 25. membeli motor
26 26. membuat panel Surya dan kincir angin sederhana
27 27. terpilih sebagai peserta olimpiade
28 28. di tembak aska
29 29. seleksi
30 30. melawan Siska
31 31. menolong orang yang mengalami kecelakaan
32 32. nenek jam sakit
33 33. jadian
34 34. keterkejutan sahabat-sahabat Nisa
35 35. hari kompetisi
36 36. pergi tanpa kabar
37 37. rencana liburan semester
38 38. mengunjungi tempat Mbak nur
39 39. usaha baru
40 40. insiden kecil
41 41. kembali dari berlibur
42 42. nasehat seorang sahabat
43 season 1 tamat.
44 44. S2 masuk universitas
45 45. S2 kegiatan simak (silaturahmi mahasiswa baru)
46 46. S2 bertemu dengan pemilik showroom
47 47. S2 kejadian di kosan
48 48. bertemu masa lalu
49 49. jalan jalan ke negara ginseng
50 50. si mantan nelpon
51 51. ajakan Aditya
52 52. penolakan secara halus
53 53. liburan kuliah
54 54. jadi dokter dadakan
55 55. usaha Aditya
56 56. kabar yang mengejutkan
57 57. mendapat kabar peri merah
58 58. beraksi
59 59. kebenaran tentang Nisa
60 60. dijemput
61 61. pinangan formalitas
62 62. kedatangan
63 63. rencana kedepannya
64 64. Aska kembali
65 65. Dedi tak sengaja melihat Aska
66 66. kita tidak dekat
67 67. para mantan
68 68. ngak tau judul
69 69. anak angkat
70 70. paket komplit
71 71. data perusahaan di Serang
72 72. gadis perundung
73 73. Aditya kecelakaan
74 74. masa lalu tuan Anwar
75 75. mengunjungi Aditya
76 76. belum cerita
77 77. mengejar orang yang tidak dikenal
78 78. bertemu dedi
79 79. si mantan ketos
80 80. makanan keramat
81 pengumuman
82 81. adik-kakak
83 82. membantu penyelidikan
84 83. rapat direksi
85 84. pemimpin sementara
86 85. peringatan leon
87 86. kemarahan tuan Anwar
88 87. hilang ingatan
89 88. kecewanya seorang kakak
90 89. merasa hampa
91 90. bertemu mantan
92 91. nyonya Humaira khawatir
93 92. pemutusan pertunangan
94 93. panasin Aditya
95 94. cemburu
96 95. kecupan singkat
97 96. menjalani hubungan walaupun tidak ingat
98 97. begal lagi
99 98. di sidak
100 99. sarapan bersama
101 100. persiapan pindah
102 101. Ramayana
103 102. laporan
104 103. bertemu rival
105 104. jual mahal
106 105. ingin mengenal saudara kandung Nisa
107 106. meliburkan otak-otak dari berbagai pikiran
108 107. telah ingat sepenuhnya
109 108. niat baik
110 109. persiapan
111 110. kembali ke kota x ( tamat)
Episodes

Updated 111 Episodes

1
1 awal mula
2
2. memulai kehidupan kedua
3
3. belajar
4
4.mengunjungi perpustakaan
5
5. membersihkan pekarangan rumah
6
6. mencari obat untuk ibu
7
7. berjualan sayur
8
8. insiden di perpustakaan
9
9.
10
10. hasil uji coba
11
11.Diantar Aska pulang
12
12.clasmeting
13
13. meracik masker dari buah strawberry
14
14.berdebat
15
15. pengakuan Aska
16
16. POV Aska
17
17. pergi keladang
18
18. membuat ikan asin
19
19. kedatangan kakek dan nenek
20
20. rencana membeli alat elektronik
21
21. jalan-jalan ke kota
22
22. perampokan hotel
23
23. aksi penyelamatan
24
24. ke khawatir Nisa
25
25. membeli motor
26
26. membuat panel Surya dan kincir angin sederhana
27
27. terpilih sebagai peserta olimpiade
28
28. di tembak aska
29
29. seleksi
30
30. melawan Siska
31
31. menolong orang yang mengalami kecelakaan
32
32. nenek jam sakit
33
33. jadian
34
34. keterkejutan sahabat-sahabat Nisa
35
35. hari kompetisi
36
36. pergi tanpa kabar
37
37. rencana liburan semester
38
38. mengunjungi tempat Mbak nur
39
39. usaha baru
40
40. insiden kecil
41
41. kembali dari berlibur
42
42. nasehat seorang sahabat
43
season 1 tamat.
44
44. S2 masuk universitas
45
45. S2 kegiatan simak (silaturahmi mahasiswa baru)
46
46. S2 bertemu dengan pemilik showroom
47
47. S2 kejadian di kosan
48
48. bertemu masa lalu
49
49. jalan jalan ke negara ginseng
50
50. si mantan nelpon
51
51. ajakan Aditya
52
52. penolakan secara halus
53
53. liburan kuliah
54
54. jadi dokter dadakan
55
55. usaha Aditya
56
56. kabar yang mengejutkan
57
57. mendapat kabar peri merah
58
58. beraksi
59
59. kebenaran tentang Nisa
60
60. dijemput
61
61. pinangan formalitas
62
62. kedatangan
63
63. rencana kedepannya
64
64. Aska kembali
65
65. Dedi tak sengaja melihat Aska
66
66. kita tidak dekat
67
67. para mantan
68
68. ngak tau judul
69
69. anak angkat
70
70. paket komplit
71
71. data perusahaan di Serang
72
72. gadis perundung
73
73. Aditya kecelakaan
74
74. masa lalu tuan Anwar
75
75. mengunjungi Aditya
76
76. belum cerita
77
77. mengejar orang yang tidak dikenal
78
78. bertemu dedi
79
79. si mantan ketos
80
80. makanan keramat
81
pengumuman
82
81. adik-kakak
83
82. membantu penyelidikan
84
83. rapat direksi
85
84. pemimpin sementara
86
85. peringatan leon
87
86. kemarahan tuan Anwar
88
87. hilang ingatan
89
88. kecewanya seorang kakak
90
89. merasa hampa
91
90. bertemu mantan
92
91. nyonya Humaira khawatir
93
92. pemutusan pertunangan
94
93. panasin Aditya
95
94. cemburu
96
95. kecupan singkat
97
96. menjalani hubungan walaupun tidak ingat
98
97. begal lagi
99
98. di sidak
100
99. sarapan bersama
101
100. persiapan pindah
102
101. Ramayana
103
102. laporan
104
103. bertemu rival
105
104. jual mahal
106
105. ingin mengenal saudara kandung Nisa
107
106. meliburkan otak-otak dari berbagai pikiran
108
107. telah ingat sepenuhnya
109
108. niat baik
110
109. persiapan
111
110. kembali ke kota x ( tamat)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!