BAB 20

"Sudah lama nunggunya?".

Leksa memasuki mobil alice dengan santai, dia tidak tahu kejadian di parkiran itu.

"Setengah jam?, kamu bilang sepuluh menit?".

"Ada beberapa masalah jadi aku tidak bisa langsung pergi saat itu".

Alice hanya bisa menghela nafas, leksa yang melihat itu tahu Alice pasti sedang kesal dengannya.

"Aku yang nyetir mobilnya, kamu duduk santai disini". Satu-satunya orang yang membuatnya tidak bisa marah adalah alice, meskipun sekarang bertambah satu orang lagi yaitu lisa.

"Aku ingin pergi ke mall, kita jalan-jalan".

"Oke, kita berangkat sekarang".

Leksa tidak masalah mengikuti keinginan alice, bagaimanapun ini hari pertamanya mereka kembali bertemu.

Mereka tiba di mall transcity group, tempat ini merupakan mall terbesar di kota elsander dengan berbagai jenis barang mahal yang tersedia.

Transcity grup merupakan perusahaan cabang dari ibukota, hal inilah yang dapat membuat pengaruh mengapa mall ini sangat ramai.

"aku akan ke toilet dulu, kamu tunggu di depan!".

"Oke, aku akan menunggumu.......,.....jangan lama-lama!". Teriak leksa saat alice masuk ke kamar mandi.

"Hey.....kenapa lo teriak-teriak disini!".

Leksa kaget saat ada yang menegurnya, dia juga merasa aneh kenapa bisa teriak-teriak. Dia berbalik kearah orang yang menegurnya dan menyipitkan matanya.

"Ooh ternyata ini kau leksa, ku kira siapa yang teriak-teriak di depan kamar mandi seperti orang gila".

Wajah leksa muram," Linda?".

"ya, ternyata kau masih mengingat aku setelah sekian lama tidak bertemu".

"Siapa dia linda sayang?". Tanya seorang pria blasteran asia dan europa.

"ohh dia?, dia teman aku waktu SMA dulu, kamu tahu aku sangat bersyukur dia menolak aku saat aku menembaknya dulu jika tidak maka hidup aku akan sengsara. Memakai pakaian sederhana, makan seadanya bahkan harus jalan berdua dengan orang sejelek dia".

Leksa mengingat waktu dulu, saat itu linda mengejarnya bahkan menembaknya saat dia kembali dari kejuaraan nasional. Tapi leksa menolaknya dengan alasan kita masih labil, sontak penolakan itu memjadi sensasional di sekolah dan linda marah besar padanya karena telah mempermalukannya.

Leksa tetap tidak mempermasalhkan kemarahan linda menurutnya dia pasti memiliki tujuan untuk mendekatinya. Desas desus mengatakan jika dia telah membuat taruhan dengan temannya serta untuk meningkatkan kepopuleran instagramnya, bagamanapun Leksa saat itu telah masuk berita TV sebagai orang dengan IQ, tertinggi di aleksandria.

"Apa dia laki-laki yang kamu ceritakan sok jual mahal kepada wanita manapun?".

"Ya dia orangnya".

"Gwe kira dia pria itu memiliki wajah yang menawan ternyata hanya memiliki wajah cupu dan jelek!".

Leksa tidak mempermasalahkan ucapan itu selagi bagimanapun tidak ada yang tahu tentang jadi dirinya yang sebenarnya.

"Apa kau datang kesini untuk bekerja?, gaji pekerjaan disini sangat bagus bahkan untuk oficeboy sepertimu".

"ya itu lebih baik daripada harus menggantungkan hidup pada tante-tante kaya disekitar kamu". Ejek linda.

"Apa maksud kamu?".

"Bukankah sudah sangat jelas masksud aku, kamu tidak punya orangtua, bahkan kerabat, kamu juga tidak bekerja lalu kenapa kamu bisa beli barang kesana kemari selain menjadi simpanan?".

"kau".

Kemarahan leksa mulai tersulut saat mendengar kata simpanan, dia sangat membeci hal hal seperti itu. Saat leksa akan melampiaskan kemarahannya.

"Kamu menuduh pacar aku menjadi simpanan?, bukannya itu kamu ya?, aku bahkan pernah melihatmu bersama pria tua memasuki hotel". Ucap alice dengan tiba-tiba.

Dia sebenarnya tidak tahu tentang wanita didepannya, tapi dia mengerti tentang tabiat orang kaya. jika seorang pria yang protektif tahu wanitanya selingkuh dibelakangnya bahkan tanpa bukti yang jelas maka dia akan mulai marah.Hal itu pula yang membuatnya berkata seperti itu.

Pria disamping linda menyipitkan mata ke arah alice matanya berbinar sekaligus marah. Di senang ternyata ada wanita cantik melebihi linda bahkan tanpa riasan yang tebal, dia marah saat melihat kekasihnya yang telah dia berikan segalanya tapi menghianatinya.

"Apa benar yang dikatakan nona ini linda?".

"a......aku benar-benar tidak seling......".

Pria itu langsung menampar linda dengan keras tanpa memperdulikan penjelasannya. Toh menurutnya dia juga sudah menemukan wanita yang lebih cantik darinya.

"akh...".

Linda tersungkur ke lantai setelah mendapatkan tamparan itu,seumur hidupnya ini adalah tamparan paling keras yang didapatkannya. Dia hanya bisa meringis kesakitan di lantai tanpa ada yang memperdulikan dirinya di lantai.

Beberapa orang ada yang berempati tapi tidak ada yang mendekat, beberapa orang juga ada yang marah.

"Bukankah tinggal bilang putus lalu pergi, apa dia tidak takut hukum?".

"Rasakan tuh, orang yang suka selingkuh memang pantas mendapatkannya".

"Jarang aku melihat ini, biasanya hanya ada di Tv".

Banyak suara empati bahkan cemohan yang terdengar disekitarnya, bebrapa menganggap insiden ini lucu.

Pria itu menatap muram kearah linda dan berbalik tersenyum ke arah alice

"Terima kasih nona atas kebenaran yang diberikan, Perkenalkan nama saya Rayen, boleh saya tahu siapa nama nona?".

Rayen menjulurkan tangannya tanpa memperdulikan leksa disana, leksa juga tidak peduli dengannya, dia tahu dengan jelas sifat alice sejak kecil.

"Maaf aku tidak bisa berkenalan dengan siapapun tanpa seijin pacar aku". Alice tetap tersenyum walau dalam hatinya merasa jijik," seorang pria tidak tahu malu berganti pasangan setiap hari?,cih". Gumamnya dalam hati.

Rayen tidak tahu apa yang dipikirkan alice,dia mengira jika alice hanya berpura-pura di depan pacarnya.

"Kalau begitu semoga kita bertemu lain kali,apa bisa aku meminta nomer Whatsapp kamu?". Tanya rayen dengan tidak tahu malunya.

"Maaf, aku juga tidak bisa memberikannya". Alice tetap tersenyum dengan perasaan kesal di hatinya."apakah orang ini tidak mengerti penolakan dengan bahasa manusia?". jawab alice dalam hati.

Rayen tetap sama dalam pikirannya," wanita ini memiliki sikap yang profesional di hadapan pacarnya, mungkin dia tetap ingin menjaga imagenya". Perkataan rayen dalam hati.

"Kalau begitu semoga kita bisa bertemu kembali lain waktu". Rayen pergi dan menjatuhkan kartu namanya, dia berharap alice mengambil kartu itu lalu menghubungi dirinya.

Harapan tinggal harapan, Alice pergi menginjak kartu nama itu lalu bersama leksa berjalan ke arah restoran makan di mall tersebut.

Sedangkan linda hanya terdiam menunduk malu, dia sangat menyesal sekaligus benci kepada leksa.

"kenapa seorang pria secupu leksa bisa mendapatkan wanita secantik itu!".

Linda pergi keluar mall sambil menutup muka, pergi dengan tergesa-gesa.

"Kamu pernah kesini?".

"Tidak ini pertama kalinya aku kesini". Leksa menggelengkan kepala.

"Lalu kenapa kamu mengajak aku kesini jika kamu saja belum pernah memakan makanannya".

"Bukankah kamu sangat suka seafood,dengar-dengar makanan seafood disini adalah yang terlejat!".

Alice mengangukan kepala tersenyum" ternyata dia masih mengingatnya".

Leksa melihat Alice makan dengan lahap, hal itu kembali mengingatkannya dengan masalalu. Saat itu setiap mereka makan berdua, hampir setiap makanan akan dihabiskan alice, sedangkan dia hanya disisakan sedikit.

"Hey kita bertemu lagi disini". Rayen datang menghampiri mereka.

Senyum leksa langsung memudar saat melihat rayen, apalagi saat ini rayen langsung duduk disamping alice. Begitupun dengan alice nafsu makannya langsung hilang seketika.

Alice langsung menelan sisa makanan dimulutnya dan membersihkan bekasnya.

"Biar aku bantu menyusutnya". Rayen mencoba mengambil tisu lalu mengelap bekas noda makanan di bibir alice Tapi langsung ditepis.

"Tidak usah, aku bisa sendiri, kenapa kau masih disini?".

"ya untuk makan, apalagi?".

Terpopuler

Comments

Ryan Ambari

Ryan Ambari

lanjut thor

2022-10-17

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!