Akan Merawatmu

Sheryn turun dari taksi bersama dengan Melvin dia sebuah rumah kecil dan sederhana berwarna putih yang memiliki pagar hitam. Rumah itu adalah rumah yang disewa oleh Sheryn selama tinggal di negara J.

Setelah mengurus kepulangan Melvin dan menebus obatnya, Sheryn membawa Melvin pulang ke rumahnya menggunakan taksi. Kalau biasanya, dia akan menggunakan bis untuk pergi ke mana-mana, karena kali ini dia membawa Melvin, dia terpaksa naik taksi, walaulun keuangannya sudah sangat menipis.

Setelah membuka pintu, Sheryn menoleh pada Melvin yang berdiri di belakangnya. "Ayo masuk." Sheryn melangkah masuk. Ketika dia merasa tidak ada langkah kaki dibelakangnya, dia menoleh. "Kenapa? Apa kau tidak mau tinggal di sini?" tanya Sheryn.

Melvin tampak hanya berdiri dengan bodoh dan menatap lurus ke depan. "Kalau kau tidak mau tinggal di sini, aku akan membawamu ke panti."

Setelah mengatakan itu ada perubahan sedikit di wajah Melvin. Melvin lalu menatap ke arah Sheryn sejenak kemudian berjalan masuk ke dalam tanpa mengatakan apapun.

"Melvin, ikut aku. Akan aku tunjukkan kamar untukmu."

Melvin hanya diam, tetapi dia melangkah mengikuti Sheryn. "Ini kamarmu. Kamu akan tidur di sini." Sheryn kemudian menunjuk kamar yang bersebalahan dengan kamar Melvin, "dan itu kamarku," tunjuk Sheryn.

Melvin mengikuti arah jari telunjuk Sheryn setelah itu masuk ke dalam kamarnya. Karena dia tidak memiliki pakaian pria, Sheryn memutuskan untuk mengajaknya berbelanja di salah satu mall yang dekat dengan tempat tinggalnya.

*******

Esok harinya sebelum berangkat bekerja, Sheryn melapor ke polisi bahwa dia menemukan seorang pria yang hilang ingatan yang tidak memiliki identitas apapun. Dia berbaharap polisi bisa menemukan keberadaan keluarganya atau mungkin saja keluarganya akan melaporkan kehilangan salah satu anggota keluarga mereka.

Setelah melapor ke polisi, Sheryn pergi ke kantornya. Hari ini dia tidak bisa ijin lagi, sebab itu dia harus masuk kerja. Sebelum berangkat, dia sudah menyiapkan semua kebutuhan Melvin di rumah termasuk makanannya sampai sore hari. Sebenarnya dia takut meninggalkan Melvin sendiri, bagaimana pun IQ-nya seperti anak-anak. Sheryn hanya takut terjadi apa-apa dengan Melvin ketika dia meninggalkannya.

Setelah jam kantor berakhir, Sheryn buru-buru untuk pulang ke rumahnya. Sedari pagi pikirannya terus tertuju pada Melvin. Ketika membuka pintu, Sheryn melihat Melvin sedang duduk di ruang tamu sambil menatap ke arah pintu. Sheryn mengerutkan keningnya sejenak lalu melangkah mendekati Melvin.

"Apa kau sedang menungguku?" tanya Sheryn.

"Iyaaa." Melvin mengangkat kepalanya menatap tenang ke arah Sheryn yang sedang berdiri di depannya.

Sheryn tersenyum lalu mengajak Levin untuk masuk ke dalam. "Aku membawakanmu makanan enak." Sheryn meletakkan makanan yang dia bawa di atas meja.

"Apa kau sudah lapar?" Sheryn kembali bertanya sambil membuka 2 bungkus makanan yang tadi dia bawa.

Melvin merespon dengan anggukan. "Baiklah, ayo kita makan bersama."

*****

Pagi harinya saat Sheryn akan berangkat kerja, dia menuju kamar Melvin untuk membangunkannya. Sebelum berangkat, dia sudah menyiapkan semua kebutuhan serta makanan untuk Melvin sampai sore hari.

Saat dia mendekati ranjang Melvin, terlihat dia masih tertidur dengan selimut yang menutup hampir seluruh tubuhnya yang tersisa hanya wajahnya saja. Sheryn nampak mengerutkan keningnya saat melihat wajah Melvin yang memerah.

Dia kemudian mengangkat kepalanya lalu memegang dahi Melvin dan ternyata dia sedang demam. Karena kulitnya yang putih sehingga wajahnya terlihat sangat merah ketika dia mengalami panas tinggi.

Sheryn kemudian membangunkan Melvin dengan wajah cemas. "Melvin bangun." Sheryn mengusap lembut wajah Melvin.

Perlahan Melvin membuka matanya. "Kau demam, aku akan mengompresmu."

Melvin hanya diam, bulu matanya bergerak ke atas dengan pelan dan tatapan matanya sendu. Dengan langkah cepat Sheryn berjalan ke luar kamar Melvin lalu kembali membawa baskom hangat dan handuk kecil untuk mengompresnya.

Selama Sheryn mengompresnya, Melvin nampak memejamkan matanya. Panas Melvin baru turun setengah jam kemudian. Sheryn lalu meminta Melvin untuk bangun dari tidurnya lalu bersandar di kepala tempat tidur.

"Makanlah." Dengan hati-hati Sheryn menyuapi Melvin hingga makanannya habis. Selesai makan, Sheryn memberikan obat pada Melvin.

Ketika Sheryn berdiri, Melvin memengang tangan Sheryn. Dia mengira kalau Sheryn akan meninggalkannya. "Aku hanya ingin ke dapur sebentar. Aku akan kembali lagi ke sini nanti."

Sheryn meletakkan piring dan baskom yang dia bawa tadi di dapur, setelah itu dia mengubungi pihak kantornya untuk meminta ijin tidak masuk hari ini. Beruntung atasannya sangat baik sehingga dia diberi ijin kembali oleh atasanya.

Sheryn kemudian melangkah masuk ke kamar Melvin. Dia melihat Melvin nampak sudah tertidur. Mungkin karena pengaruh obat sehingga membuatnya mengantuk dan tertidur pulas.

Sheryn duduk di tepi ranjang lalu meraih tangannya. "Karena tidak ada keluarga yang mencarimu, jadi mulai sekarang aku akan merawatmu sampai sembuh. Apapun yang terjadi aku tidak akan pernah meninggalkanmu lagi."

Bersambung....

Terpopuler

Comments

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Alhamdulillah terimasih thor karena tlah mengabul kan doa ku,melembutkan hati Sheryn utk bisa menjaga dan merawat Melvin sendiri 🤲🏻🤲🏻🙏🏻🙏🏻

2023-05-09

0

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Ya Allah thor,, nyesek banget aku..🥹🥹🥹😫😫😫😭😭😭😭

2023-05-09

0

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Tuh kan,Udah deh Sheryn,biarkan Melvin di rumah jgn maksa lg deh,kasihan dia..

2023-05-09

0

lihat semua
Episodes
1 Menemukan Pria Pingsan
2 Melakukan Pemeriksaan
3 Membawanyanya Pulang
4 Akan Merawatmu
5 Mengajak ke Taman
6 Di Bully
7 Melvin Marah
8 Makan di Restoran
9 Tidak Sengaja Bertemu
10 Tidak Suka Dengannya
11 Berdebar
12 Kedatangan Seseorang
13 Melamar?
14 Perasaan Zhan
15 Harus Pergi
16 Permintaan Sheryn pada Zahn
17 Bersiap Untuk Pulang
18 Pulang
19 Pura-Pura Baik
20 Ingin Kembali
21 Ayo Menikah
22 Visual
23 Membahas Masa Lalu
24 Perlakuan Buruk Ibu Tiri Sheryn
25 Tidak Punya Hati
26 Pelukan Melvin
27 Amarah Melvin
28 Menghina
29 Ingin Bercerai
30 Jangan Kembali
31 Syarat Aric
32 Perdebatan
33 Niat Tersembunyi Aric
34 Pergi
35 Kejanggalan
36 Kembali
37 Mengingatkan Pada Seseorang
38 Akan Melindunginya
39 Rencana Melvin
40 Menahannya Sejenak
41 Alergi
42 Menahan Amarah dan Menekan Rasa Cemburu
43 Bantuan dari Melvin
44 Sebuah Kesepakatan
45 Tugas Stein
46 Pengaturan Melvin
47 Bertemu Dengan Musuh
48 Mengejutkan
49 Pemintaan Sheryn
50 Sangat Menjijikkan
51 Hancurnya Keluarga Chen
52 Janji
53 Kunjungan Melvin
54 Menyusul
55 Mengerjai Sheryn
56 Bertemu Setelah Sekian Lama
57 Saling Merindukan
58 Membujuk Melvin
59 Memanfaatkan Kesempatan Yang Ada
60 Festival
61 Mulai Curiga
62 Melvin Anderson
63 Mengatakan Yang Sebenarnya
64 Bersikap Dingin
65 Niat Busuk Laura
66 Tidak Sesuai dengan Rencana
67 Perbincangan di Malam Hari
68 Nasib Sial Laura
69 Membongkar Kejahatan Ibu Laura
70 Membongkar Kejahatan Ibu Laura Part 2
71 Pergi ke Negara H
72 Veronica Cheryl Wu
73 Penjelasan Melvin
74 Bertemu Dengan Seseorang
75 Rencana Pindah
76 Ditolong Seseorang
77 Pemintaan Sheryn
78 Kembali Berjumpa
79 Tawaran Alan
80 Alan
81 Hari Pertama Bekerja
82 Rencan kepergian Xena
83 Permintaan Maaf
84 Rasa Bersalah Melvin
85 Kejutan Tidak Terduga
86 Dicampakkan
87 Kejutan Melvin
88 Harus Tertunda
89 Melanjutkan Apa Yang Sempat Tertunda
90 Menyatu.. Lagi dan Lagi...
91 Lelah
92 Sikap Posesif Melvin
93 Bertemu Alan
94 Menghilang
95 Ancaman Alan
96 Menyelamatkan Sheryn
97 Sama-sama Melukai
98 Malaikat Kecil
99 Kejutan Dari Harry
100 Berita Kehamilan
101 Pembicaraan Harry dan Melvin
102 Kembalinya Melvin ke Mansion Utama
103 Kegiatan Ibu Hamil
104 Harta Milik Alan
105 Anggota Baru Keluarga Anderson (END)
Episodes

Updated 105 Episodes

1
Menemukan Pria Pingsan
2
Melakukan Pemeriksaan
3
Membawanyanya Pulang
4
Akan Merawatmu
5
Mengajak ke Taman
6
Di Bully
7
Melvin Marah
8
Makan di Restoran
9
Tidak Sengaja Bertemu
10
Tidak Suka Dengannya
11
Berdebar
12
Kedatangan Seseorang
13
Melamar?
14
Perasaan Zhan
15
Harus Pergi
16
Permintaan Sheryn pada Zahn
17
Bersiap Untuk Pulang
18
Pulang
19
Pura-Pura Baik
20
Ingin Kembali
21
Ayo Menikah
22
Visual
23
Membahas Masa Lalu
24
Perlakuan Buruk Ibu Tiri Sheryn
25
Tidak Punya Hati
26
Pelukan Melvin
27
Amarah Melvin
28
Menghina
29
Ingin Bercerai
30
Jangan Kembali
31
Syarat Aric
32
Perdebatan
33
Niat Tersembunyi Aric
34
Pergi
35
Kejanggalan
36
Kembali
37
Mengingatkan Pada Seseorang
38
Akan Melindunginya
39
Rencana Melvin
40
Menahannya Sejenak
41
Alergi
42
Menahan Amarah dan Menekan Rasa Cemburu
43
Bantuan dari Melvin
44
Sebuah Kesepakatan
45
Tugas Stein
46
Pengaturan Melvin
47
Bertemu Dengan Musuh
48
Mengejutkan
49
Pemintaan Sheryn
50
Sangat Menjijikkan
51
Hancurnya Keluarga Chen
52
Janji
53
Kunjungan Melvin
54
Menyusul
55
Mengerjai Sheryn
56
Bertemu Setelah Sekian Lama
57
Saling Merindukan
58
Membujuk Melvin
59
Memanfaatkan Kesempatan Yang Ada
60
Festival
61
Mulai Curiga
62
Melvin Anderson
63
Mengatakan Yang Sebenarnya
64
Bersikap Dingin
65
Niat Busuk Laura
66
Tidak Sesuai dengan Rencana
67
Perbincangan di Malam Hari
68
Nasib Sial Laura
69
Membongkar Kejahatan Ibu Laura
70
Membongkar Kejahatan Ibu Laura Part 2
71
Pergi ke Negara H
72
Veronica Cheryl Wu
73
Penjelasan Melvin
74
Bertemu Dengan Seseorang
75
Rencana Pindah
76
Ditolong Seseorang
77
Pemintaan Sheryn
78
Kembali Berjumpa
79
Tawaran Alan
80
Alan
81
Hari Pertama Bekerja
82
Rencan kepergian Xena
83
Permintaan Maaf
84
Rasa Bersalah Melvin
85
Kejutan Tidak Terduga
86
Dicampakkan
87
Kejutan Melvin
88
Harus Tertunda
89
Melanjutkan Apa Yang Sempat Tertunda
90
Menyatu.. Lagi dan Lagi...
91
Lelah
92
Sikap Posesif Melvin
93
Bertemu Alan
94
Menghilang
95
Ancaman Alan
96
Menyelamatkan Sheryn
97
Sama-sama Melukai
98
Malaikat Kecil
99
Kejutan Dari Harry
100
Berita Kehamilan
101
Pembicaraan Harry dan Melvin
102
Kembalinya Melvin ke Mansion Utama
103
Kegiatan Ibu Hamil
104
Harta Milik Alan
105
Anggota Baru Keluarga Anderson (END)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!