Melakukan Pemeriksaan

Saat dia bertemu tatapan dengan pria itu, dahinya mengeryit. Pria di depannya itu, ada yang aneh dengannya.

Apa ini? Kenapa tatapan pria ini seperti itu?

Melihat pria itu diam saja, Sheryn kembali bertanya, "Tuan, apa kau baik-baik saja?"

Pria itu masih menatap Sheryn dengan tenang tanpa menjawab satu pun peetanyaannya. "Siapa namamu?" tanya Sheryn lagi.

Pria itu masih bungkam, beberapa detik kemudian dia berkata, "Melvin."

Sheryn menghela napas tanpa sadar ketika mendengar pria untuk menjawab pertanyaannya. Tadinya dia pikir pria itu mungkin tidak bisa bicara saat melihat pria itu sedari tadi hanya diam ketika dia mengajukan beberapa pertanyaan.

"Baiklah, tuan Melvin, apa kau memiliki nomor ponsel keluargamu? Aku akan menghubungi mereka agar datang menjemputmu."

Saat dia menemukan pria itu di pinggir jalan, dia sempat memeriska tubuh pria itu untuk mencari kartu identitasnya, tetapi tidak menemukan apapun, bahkan dia tidak memiliki ponsel. Sheryn sempat merasa heran, bagaimana pria dewasa tidak membawa kartu identitas sama sekali di tubuhnya.

Melvin tidak menjawap pertanyaan Sheryn, melainkan terus menatap ke arahnya. "Apa kau tidak tahu nomor ponsel keluargamu?" tanya Sheryn lagi dengan wajah bingung.

Melvin dengan tenang menggelengkan kepalanya. "Lalu di rumahmu? Aku akan mengantarkanmu pulang."

Melvin kembali menggeleng dan itu membuat Sheryn seketika mengeryit. "Kau tidak memiliki keluarga atau kau tidak tahu di mana rumahmu?"

Melvin kembali menggeleng, Sheryn terlihat menjadi semakin bingung. "Siapa nama keluargamu?" Sheryn terlihat masih belum menyerah untuk mengorek informasi pria itu.

"Tidak tahu," jawab Melvin dengan ekpresi bodohnya.

Apa kepalanya terbentur saat dia pingsan sehingga membuat dia amnesia dan melupakan jati dirinya? Tapi ekpresi wajahnya sangat aneh....

"Kau tunggu di sini. Jangan ke mana-mana."

Sheryn berbalik lalu melangkah pergi. Dia ingin mencari dokter yang menangani Mevin tadi untuk memintanya melakukan pemeriksaan lagi karena dia merasa ada yang janggal dalam diri Melvin.

"Dokter, tolong periksa kembali pria itu," ucap Sheryn setelah dia berada di depan meja dokter Pras. Dokter yang tadi memeriksa Melvin.

"Apakah dia sudah sadar?" tanya Dokter Pras.

"Sudah, tapi aku merasakan ada yang aneh padanya. Dia seperti...." Sheryn menggantungkan ucapannya tidak sanggup mengatakannya.

"Seperti apa?" Dokter Pras menatap bingung pada Sheryn.

"Lebih baik Dokter lihat sendiri." Sheryn hanya takut salah bicara, maka dari itu dia memutuskan untuk tidak menjelaskannya.

"Baiklah." Dokter Pras berdiri lalu berjalan menuju ranjang Melvin bersama dengan Sheryn.

Saat mereka berdua tiba di ranjang Melvin, mereka melihat kalau Melvin sedan duduk diam tanpa melakukan apapun. Tatapannya tertuju ke satu titik dengan tatapan kosong.

"Nona, silahkan urus administrasinya dulu, aku akan memeriksanya kembali."

Sheryn menoleh pada Melvin sejenak kemudian mengangguk lalu berjalan keluar IGD. Dia berjalan meninggalkan ruangan IGD dengan langkah cepat. Dia bahkan tidak mengenal pria itu sama sekali, tapi kenapa dia mau bersusah payah untuk mengurus keperntingan pria yang bahkan tidak tahu jati dirinya.

Kalau dulu saat dia masih menjadi nona muda dari keluarga kaya, dia tidak akan mau direpotkan hal seperti. Selalu ada yang akan mengurus untuknya, tapi saat ini, dia mau direpotkan oleh pria yang tidak di kenal, meskipun dalam kondisi keuangan yang bisa dikatakan hanya cukup untuk dirinya sendiri, dia mau melakukan demi pria itu.

Bukankah dia memiliki hati yang mulai? Tidaaaak. Dia bahkan tidak tahu apa alasanya menolong pria itu. Iba, mungkin saja, tapi dia tidak punya waktu untuk memikirkan nasih orang lain, di saat nasibnya sendiri saja menyedihkan.

Nona muda dan ahli waris sah dari keluarga terpandang di negaranya, kini itu sudah tidak ada artinya baginya. Ada orang lain yang sedang menikmati apa yang seharusnya menjadi miliknya.

Saudara tirinya dan ibu tirinya, suatu saat dia akan membalas permbuatan mereka berdua dan mengambil semua yang menjadi miliknya. Itu adalah janji Sheryn ketika dia diasingkan keluarga negeri oleh ayahnya sendiri.

Untuk itulah dia berusaha berjuang untuk bertahan hidup di negeri orang, meskipun harus hidup menderira. Karena saat ayahnya mengirim dirinya ke luar negeri, dia tidak pernah lagi mendapatkan uang dari ayahnya. Bahkan komunikasi saja seolah ditutup.

Sangat sulit baginya untuk menghubungi ayahnya. Bahkan paspornya saja ditahan oleh ayahnya saat dia tiba di negeri orang agar dia tidak bisa kembali tanpa seijin ayahnya. Saat dia mengingat kehidupan sebelum ibunya meninggal dan sekarang, dia merasa kalau takdir sedang mempermainkannya.

Selama hidup dia tidak pernah menyusahkan hidup orang lain, kecuali orang itu sendiri mencari masalah dengannya. Bagaimana bisa dia mendapatkan nasib yang begitu buruk, sementara ibu tiri dan saudara tirinya yang jahat dan memiliki hati busuk justru mendapatkan kehidupan yang baik dan nyaman.

Tidak adil... itu yang di rasakan Sheryn saat dia harus hidup menderita. Meksioun begitu dia harus tetap bertahan dengan tujuan suatu hari nanti dia akan pulang untuk mengembalikan kehidupannya dulu.

Selesai mengurus administrasinya, Sheryn kembali ke ruangan IGD untuk bertemu dengan dokter. "Bagaimana Dokter keadaannya?" Sheryn menghampiri dokter Pras yang sedang melakukan pemeriksaan pada Melvin.

Dokter itu menoleh pada Sheryn. "Ikut aku sebentar." Dokter itu berjalan menjauh dari ranjang Melvin lalu menoleh pada Sheryn.

Bersambung...

Terpopuler

Comments

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Semoga mereka dapat Karma dan balasan yg setimpal..

2023-05-09

0

Edah J

Edah J

Pokoknya like aja untuk ka othor 😘

2022-12-07

0

lihat semua
Episodes
1 Menemukan Pria Pingsan
2 Melakukan Pemeriksaan
3 Membawanyanya Pulang
4 Akan Merawatmu
5 Mengajak ke Taman
6 Di Bully
7 Melvin Marah
8 Makan di Restoran
9 Tidak Sengaja Bertemu
10 Tidak Suka Dengannya
11 Berdebar
12 Kedatangan Seseorang
13 Melamar?
14 Perasaan Zhan
15 Harus Pergi
16 Permintaan Sheryn pada Zahn
17 Bersiap Untuk Pulang
18 Pulang
19 Pura-Pura Baik
20 Ingin Kembali
21 Ayo Menikah
22 Visual
23 Membahas Masa Lalu
24 Perlakuan Buruk Ibu Tiri Sheryn
25 Tidak Punya Hati
26 Pelukan Melvin
27 Amarah Melvin
28 Menghina
29 Ingin Bercerai
30 Jangan Kembali
31 Syarat Aric
32 Perdebatan
33 Niat Tersembunyi Aric
34 Pergi
35 Kejanggalan
36 Kembali
37 Mengingatkan Pada Seseorang
38 Akan Melindunginya
39 Rencana Melvin
40 Menahannya Sejenak
41 Alergi
42 Menahan Amarah dan Menekan Rasa Cemburu
43 Bantuan dari Melvin
44 Sebuah Kesepakatan
45 Tugas Stein
46 Pengaturan Melvin
47 Bertemu Dengan Musuh
48 Mengejutkan
49 Pemintaan Sheryn
50 Sangat Menjijikkan
51 Hancurnya Keluarga Chen
52 Janji
53 Kunjungan Melvin
54 Menyusul
55 Mengerjai Sheryn
56 Bertemu Setelah Sekian Lama
57 Saling Merindukan
58 Membujuk Melvin
59 Memanfaatkan Kesempatan Yang Ada
60 Festival
61 Mulai Curiga
62 Melvin Anderson
63 Mengatakan Yang Sebenarnya
64 Bersikap Dingin
65 Niat Busuk Laura
66 Tidak Sesuai dengan Rencana
67 Perbincangan di Malam Hari
68 Nasib Sial Laura
69 Membongkar Kejahatan Ibu Laura
70 Membongkar Kejahatan Ibu Laura Part 2
71 Pergi ke Negara H
72 Veronica Cheryl Wu
73 Penjelasan Melvin
74 Bertemu Dengan Seseorang
75 Rencana Pindah
76 Ditolong Seseorang
77 Pemintaan Sheryn
78 Kembali Berjumpa
79 Tawaran Alan
80 Alan
81 Hari Pertama Bekerja
82 Rencan kepergian Xena
83 Permintaan Maaf
84 Rasa Bersalah Melvin
85 Kejutan Tidak Terduga
86 Dicampakkan
87 Kejutan Melvin
88 Harus Tertunda
89 Melanjutkan Apa Yang Sempat Tertunda
90 Menyatu.. Lagi dan Lagi...
91 Lelah
92 Sikap Posesif Melvin
93 Bertemu Alan
94 Menghilang
95 Ancaman Alan
96 Menyelamatkan Sheryn
97 Sama-sama Melukai
98 Malaikat Kecil
99 Kejutan Dari Harry
100 Berita Kehamilan
101 Pembicaraan Harry dan Melvin
102 Kembalinya Melvin ke Mansion Utama
103 Kegiatan Ibu Hamil
104 Harta Milik Alan
105 Anggota Baru Keluarga Anderson (END)
Episodes

Updated 105 Episodes

1
Menemukan Pria Pingsan
2
Melakukan Pemeriksaan
3
Membawanyanya Pulang
4
Akan Merawatmu
5
Mengajak ke Taman
6
Di Bully
7
Melvin Marah
8
Makan di Restoran
9
Tidak Sengaja Bertemu
10
Tidak Suka Dengannya
11
Berdebar
12
Kedatangan Seseorang
13
Melamar?
14
Perasaan Zhan
15
Harus Pergi
16
Permintaan Sheryn pada Zahn
17
Bersiap Untuk Pulang
18
Pulang
19
Pura-Pura Baik
20
Ingin Kembali
21
Ayo Menikah
22
Visual
23
Membahas Masa Lalu
24
Perlakuan Buruk Ibu Tiri Sheryn
25
Tidak Punya Hati
26
Pelukan Melvin
27
Amarah Melvin
28
Menghina
29
Ingin Bercerai
30
Jangan Kembali
31
Syarat Aric
32
Perdebatan
33
Niat Tersembunyi Aric
34
Pergi
35
Kejanggalan
36
Kembali
37
Mengingatkan Pada Seseorang
38
Akan Melindunginya
39
Rencana Melvin
40
Menahannya Sejenak
41
Alergi
42
Menahan Amarah dan Menekan Rasa Cemburu
43
Bantuan dari Melvin
44
Sebuah Kesepakatan
45
Tugas Stein
46
Pengaturan Melvin
47
Bertemu Dengan Musuh
48
Mengejutkan
49
Pemintaan Sheryn
50
Sangat Menjijikkan
51
Hancurnya Keluarga Chen
52
Janji
53
Kunjungan Melvin
54
Menyusul
55
Mengerjai Sheryn
56
Bertemu Setelah Sekian Lama
57
Saling Merindukan
58
Membujuk Melvin
59
Memanfaatkan Kesempatan Yang Ada
60
Festival
61
Mulai Curiga
62
Melvin Anderson
63
Mengatakan Yang Sebenarnya
64
Bersikap Dingin
65
Niat Busuk Laura
66
Tidak Sesuai dengan Rencana
67
Perbincangan di Malam Hari
68
Nasib Sial Laura
69
Membongkar Kejahatan Ibu Laura
70
Membongkar Kejahatan Ibu Laura Part 2
71
Pergi ke Negara H
72
Veronica Cheryl Wu
73
Penjelasan Melvin
74
Bertemu Dengan Seseorang
75
Rencana Pindah
76
Ditolong Seseorang
77
Pemintaan Sheryn
78
Kembali Berjumpa
79
Tawaran Alan
80
Alan
81
Hari Pertama Bekerja
82
Rencan kepergian Xena
83
Permintaan Maaf
84
Rasa Bersalah Melvin
85
Kejutan Tidak Terduga
86
Dicampakkan
87
Kejutan Melvin
88
Harus Tertunda
89
Melanjutkan Apa Yang Sempat Tertunda
90
Menyatu.. Lagi dan Lagi...
91
Lelah
92
Sikap Posesif Melvin
93
Bertemu Alan
94
Menghilang
95
Ancaman Alan
96
Menyelamatkan Sheryn
97
Sama-sama Melukai
98
Malaikat Kecil
99
Kejutan Dari Harry
100
Berita Kehamilan
101
Pembicaraan Harry dan Melvin
102
Kembalinya Melvin ke Mansion Utama
103
Kegiatan Ibu Hamil
104
Harta Milik Alan
105
Anggota Baru Keluarga Anderson (END)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!