DELAPAN

Tidak sampai satu minggu pasukan pangeran pertama masuk gerbang utama kekaisaran Helcia dan disambut meriah.

Sehari setelah kekacauan pesta teh ratu, kekaisaran Helcia mendengar kabar bahwa pangeran pertama telah menghilang.

Para pendukung ratu dan kaisar bahagia mendengar kabar ini, mereka semakin yakin ketika permaisuri memberi kabar kepada kaisar untuk mengurung diri di istananya.

Para pendukung pangeran pertama dan permaisuri memutuskan tidak banyak berkomentar dan bersikap seperti pihak netral, sementara pihak netral tidak peduli selama kondisi kekaisaran baik-baik saja.

Di tengah hiruk pikuk suasana penyambutan para pasukan pangeran pertama, Daniela mengambil semua barang peninggalan Aelthred yang diambil oleh Vilvred, termasuk perhiasan turun temurun Aelthred.

Permaisuri memberikan ksatria kekaisaran untuk membantu Daniela.

"Kami menjaga harta keluarga pemberontak, kenapa kamu malah mengambilnya? Semua harta bobrok ini sudah menjadi hak milik keluarga Vilvred!" teriak duke.

Daniela tertawa sinis. "Tidak masalah bobrok, yang penting punya nilai historis. Bukankah dulu duchy Vilvred jauh lebih bobrok? Kalian kembali sejahtera berkat harta keluarga ibu."

"Kakak, jika pangeran mahkota tahu- kakak akan-" Ella tidak melanjutkan perkataannya.

Daniela membalas Ella. "Apa hubungannya dengan pangeran mahkota? Ini semua harta keluargaku, aku hanya mengambilnya."

"Keluarga kakak adalah Vilvred, bukan Aelthred."

Daniela mengabaikan perkataan Ella.

Elana memegang dadanya. "Daniela, apakah hubungan keluarga kita selama ini sangat dangkal? Sehingga kamu-"

"Ibu-" Ella mengkhawatirkan duchess.

Daniela menatap remeh duchess. "Anak keluarga kepala pelayan, pantas saja selama ini aku diabaikan dan dihina pelayan Vilvred."

PLAK!

Duke Vilvred menampar pipi kiri Daniela.

Daniela menyentuh pipinya yang ditampar, dia tidak akan terkejut lagi jika ayah kandungnya melakukan tindakan sama, hanya saja dirinya yang terlalu bodoh mengharapkan cinta ayah dari duke.

Daniela diam dan menatap lurus duke, seolah menantang.

"Lady, semua sudah kami ambil dan periksa sampai tidak ada yang tersisa. Ada lagi yang lain?" lapor salah satu ksatria.

"Gudang harta!"

"Ya?"

"Buka gudang harta Vilvred, jika mereka tidak mengizinkannya maka aku akan menuntut Vilvred sebagai pencuri harta Aelthred!"

"KAMU SUDAH GILA!" bentak duke yang kemarahannya mulai memuncak.

Daniela tidak peduli lagi.

Tidak butuh waktu lama untuk mendapatkan kunci gudang harta dari kepala pelayan.

Sebagian besar atau bisa dibilang hanya sepuluh persen harta berharga milik Vilvred di dalam gudang harta, sisanya milik Aelthred. Itulah yang diceritakan permaisuri pada Daniela.

Daniela bicara ke ayahnya. "Vilvred dulunya adalah pemberontak, menghabiskan harta untuk memberontak kekaisaran dengan mimpi bodohnya yang merupakan kerabat dekat kekaisaran, tapi Aelthred adalah pahlawan kekaisaran Helcia yang memiliki setia kawan tinggi."

"Kamu bahkan tidak punya daftar harta Aelthred!" geram duke.

Daniela tertawa mencemooh lalu memberikan sebuah buku di balik jaket tebalnya. "Ini, hanya copy. Yang asli sudah aku pegang, ambil barang sesuai daftar."

Duke menggeram marah. "DANIELA!"

Elena memeluk putra kecilnya, Javier yang ketakutan karena suara keras duke.

 

Butuh waktu setengah hari untuk mengangkut harta keluarga Aelthred dari Vilvred.

Daniela sengaja memakai kereta kuda terbuka untuk menunjukan harta lusuh Aelthred sementara yang paling berharga diletakan bagian bawah.

Pagi hari menonton iringan pasukan pangeran pertama, menjelang malam hari rakyat melihat iringan harta Aelthred dibawa kereta kuda.

"Hei, barang-barang yang diambil sudah lusuh. Apakah lady pertama Vilvred yakin mengambilnya?"

"Aku pikir lady itu akan menjual barang-barang lusuh, dia harus mengurus rumah bobrok peninggalan Aelthred yang dekat dengan istana kekaisaran."

"Dia memang lady jahat dan bodoh, iri dengan adiknya yang cantik tapi tidak punya otak untuk bertahan hidup."

"Hanya mengandalkan hidup kepada permaisuri apa untungnya? Aku berani bertaruh, dia tidak akan bisa bertahan hidup."

"Hei, aku juga akan bertaruh tokoku. Lady itu selalu sombong dan pamer harta, tidak mungkin bisa bertahan hidup!"

"Hahahaha benar! Aku juga ikut bertaruh!"

Daniela yang tertarik dari balik kereta kuda yang berjalan lambat, membuka jendela dan mengeluarkan kepalanya. "Aku juga ikut bertaruh! Jika aku bisa bertahan hidup dan menang, seluruh harta kalian adalah milikku!"

Orang-orang yang bertaruh terkejut, melihat kereta Daniela lewat sambil berteriak keras.

"JANJI YA! HARTA KALIAN ADALAH MILIKKU NANTI, AKU AKAN MENYURUH KSATRIA MENCARI KALIAN!"

Oran-orang yang bertaruh bergidik ketakutan lalu lari menjauhi kerumunan.

Daniela tersenyum dan mulai berhitung di dalam kepalanya, sebentar lagi aku akan kaya raya.

Begitu tiba di rumah besar Aelthred. Para ksatria meletakan barang-barang di dalam rumah sementara perhiasan dan barang berharga lainnya diletakan di ruang terpisah.

Daniela menghela napas panjang begitu melihat kondisi rumah keluarga ibunya yang tidak terawat, tanaman liar muncul dimana-mana dan harus dibersihkan.

"Butuh uang berapa banyak ya untuk renovasi rumah? Tidak mungkin mengharapkan permaisuri."

Para ksatria yang membantu sudah pulang, sekarang hanya tinggal Daniela sendiri di rumah ini.

"Hm? Kenapa tiba-tiba ada barang sebanyak ini? Apakah ada yang akan menempati rumah pemberontak?"

Daniela melihat ke arah sumber suara di atas tangga, lantai dua. Seorang pria berdiri dan menatap heran barang-barang bertumpuk banyak. Untung saja Daniela meminta tolong para ksatria untuk menyalakan penerangan di sekitar rumah.

Daniela menepuk keningnya, ternyata permaisuri sangat serius. "Pangeran pertama, apakah anda tidak mendengar gosip di luar sana?"

Pangeran pertama loncat dari atas tangga dan berlari mendekati Daniela. "Kamu! Apa maksudmu menyuruh aku tidak boleh muncul ke istana? Ini adalah kemenanganku!"

"Dan saya juga yang memberikan saran kepada anda, jika anda menyuruh pasukan mendirikan tenda untuk istirahat di kota entah namanya apa itu, anda bisa dihancurkan pasukan Irliv dan permaisuri pasti khawatir."

Edric lemah jika orang lain menyebut ibunya, menatap curiga Daniela. "Bagaimana bisa kamu tahu rencanaku? Apakah kamu mengirim mata-mata?"

"Tidak mungkin, bukankah semua pasukan di bawah perintah anda sangat setia? Saya hanya menebak." Daniela mengangkat kedua bahu dengan santai.

Pangeran pertama yang dibenci kaisar karena anak dari permaisuri dan lady pertama Vilvred yang ingin mengembalikan kejayaan keluarga ibunya, Aelthred. Terpaksa satu rumah.

"Karena permintaan kamu itu, aku dan ibu jadi repot. Bagaimana jika kaisar dan ratu mendirikan fraksi dan membuat orang-orang mendukungnya?"

"Bukankah anda tidak peduli dengan politik?" Daniela berjalan menjauh dari Edrik. "Posisi yang seharusnya menjadi milik anda malah diberikan kepada anak penari erotis."

Edrik memberikan alasan. "Aku tidak ingin dia menjadi korban politik, lagipula kamu adalah tunangan adikku. Kenapa kamu sok peduli dengan hidupku?"

"Saya tidak peduli pada hidup anda, pangeran pertama. Saya peduli pada permaisuri, apakah anda tidak memikirkan bagaimana sakitnya permaisuri melihat anda dikirim ke medan perang?"

Edrik sempat memikirkan perasaan ibunya tapi tidak ada yang bisa menjaga keamanan kekaisaran selain dia. "Setidaknya ibuku aman di istana."

Daniela memutar bola mata. Begitulah laki-laki, hanya bisa berpikir secara logika.

Terpopuler

Comments

AK_Wiedhiyaa16

AK_Wiedhiyaa16

Pemikiran pangeran pertama terlalu naif

2022-11-05

0

lihat semua
Episodes
1 AWAL
2 SATU
3 DUA
4 TIGA
5 EMPAT
6 LIMA
7 ENAM
8 TUJUH
9 DELAPAN
10 SEMBILAN
11 SEPULUH
12 SEBELAS
13 DUA BELAS
14 TIGA BELAS
15 EMPAT BELAS
16 LIMA BELAS
17 ENAM BELAS
18 TUJUH BELAS
19 DELAPAN BELAS
20 SEMBILAN BELAS
21 DUA PULUH
22 DUA PULUH SATU
23 DUA PULUH DUA
24 DUA PULUH TIGA
25 DUA PULUH EMPAT
26 DUA PULUH LIMA
27 DUA PULUH ENAM
28 DUA PULUH TUJUH
29 DUA PULUH DELAPAN
30 DUA PULUH SEMBILAN
31 TIGA PULUH
32 TIGA PULUH SATU
33 MASA LALU EDRIK I
34 MASA LALU EDRIK II
35 TIGA PULUH DUA
36 TIGA PULUH TIGA
37 TIGA PULUH EMPAT
38 TIGA PULUH LIMA
39 TIGA PULUH ENAM
40 TIGA PULUH TUJUH
41 TIGA PULUH DELAPAN
42 TIGA PULUH SEMBILAN
43 EMPAT PULUH
44 EMPAT PULUH SATU
45 EMPAT PULUH DUA
46 EMPAT PULUH TIGA
47 EMPAT PULUH EMPAT
48 EMPAT PULUH LIMA
49 EMPAT PULUH ENAM
50 EMPAT PULUH TUJUH
51 EMPAT PULUH DELAPAN
52 EMPAT PULUH SEMBILAN
53 LIMA PULUH
54 LIMA PULUH SATU
55 LIMA PULUH DUA
56 LIMA PULUH TIGA
57 LIMA PULUH EMPAT
58 LIMA PULUH LIMA
59 LIMA PULUH ENAM
60 LIMA PULUH TUJUH
61 LIMA PULUH DELAPAN
62 LIMA PULUH SEMBILAN
63 ENAM PULUH
64 ENAM PULUH SATU
65 ENAM PULUH DUA
66 ENAM PULUH TIGA
67 ENAM PULUH EMPAT
68 ENAM PULUH LIMA
69 ENAM PULUH ENAM
70 ENAM PULUH TUJUH
71 ENAM PULUH DELAPAN
72 ENAM PULUH SEMBILAN
73 TUJUH PULUH
74 TUJUH PULUH SATU
75 TUJUH PULUH DUA
76 TUJUH PULUH TIGA
77 TUJUH PULUH EMPAT
78 TUJUH PULUH LIMA
79 TUJUH PULUH ENAM
80 TUJUH PULUH TUJUH
81 TUJUH PULUH DELAPAN
82 TUJUH PULUH SEMBILAN
83 DELAPAN PULUH
84 DELAPAN PULUH SATU
85 DELAPAN PULUH DUA
86 DELAPAN PULUH TIGA
87 DELAPAN PULUH EMPAT
88 DELAPAN PULUH LIMA
89 DELAPAN PULUH ENAM
90 MASA LALU DANIELA I
91 MASA LALU DANIELA II
92 DELAPAN PULUH TUJUH
93 DELAPAN PULUH DELAPAN
94 DELAPAN PULUH SEMBILAN
95 SEMBILAN PULUH
96 SEMBILAN PULUH SATU
97 SEMBILAN PULUH DUA
98 SEMBILAN PULUH TIGA
Episodes

Updated 98 Episodes

1
AWAL
2
SATU
3
DUA
4
TIGA
5
EMPAT
6
LIMA
7
ENAM
8
TUJUH
9
DELAPAN
10
SEMBILAN
11
SEPULUH
12
SEBELAS
13
DUA BELAS
14
TIGA BELAS
15
EMPAT BELAS
16
LIMA BELAS
17
ENAM BELAS
18
TUJUH BELAS
19
DELAPAN BELAS
20
SEMBILAN BELAS
21
DUA PULUH
22
DUA PULUH SATU
23
DUA PULUH DUA
24
DUA PULUH TIGA
25
DUA PULUH EMPAT
26
DUA PULUH LIMA
27
DUA PULUH ENAM
28
DUA PULUH TUJUH
29
DUA PULUH DELAPAN
30
DUA PULUH SEMBILAN
31
TIGA PULUH
32
TIGA PULUH SATU
33
MASA LALU EDRIK I
34
MASA LALU EDRIK II
35
TIGA PULUH DUA
36
TIGA PULUH TIGA
37
TIGA PULUH EMPAT
38
TIGA PULUH LIMA
39
TIGA PULUH ENAM
40
TIGA PULUH TUJUH
41
TIGA PULUH DELAPAN
42
TIGA PULUH SEMBILAN
43
EMPAT PULUH
44
EMPAT PULUH SATU
45
EMPAT PULUH DUA
46
EMPAT PULUH TIGA
47
EMPAT PULUH EMPAT
48
EMPAT PULUH LIMA
49
EMPAT PULUH ENAM
50
EMPAT PULUH TUJUH
51
EMPAT PULUH DELAPAN
52
EMPAT PULUH SEMBILAN
53
LIMA PULUH
54
LIMA PULUH SATU
55
LIMA PULUH DUA
56
LIMA PULUH TIGA
57
LIMA PULUH EMPAT
58
LIMA PULUH LIMA
59
LIMA PULUH ENAM
60
LIMA PULUH TUJUH
61
LIMA PULUH DELAPAN
62
LIMA PULUH SEMBILAN
63
ENAM PULUH
64
ENAM PULUH SATU
65
ENAM PULUH DUA
66
ENAM PULUH TIGA
67
ENAM PULUH EMPAT
68
ENAM PULUH LIMA
69
ENAM PULUH ENAM
70
ENAM PULUH TUJUH
71
ENAM PULUH DELAPAN
72
ENAM PULUH SEMBILAN
73
TUJUH PULUH
74
TUJUH PULUH SATU
75
TUJUH PULUH DUA
76
TUJUH PULUH TIGA
77
TUJUH PULUH EMPAT
78
TUJUH PULUH LIMA
79
TUJUH PULUH ENAM
80
TUJUH PULUH TUJUH
81
TUJUH PULUH DELAPAN
82
TUJUH PULUH SEMBILAN
83
DELAPAN PULUH
84
DELAPAN PULUH SATU
85
DELAPAN PULUH DUA
86
DELAPAN PULUH TIGA
87
DELAPAN PULUH EMPAT
88
DELAPAN PULUH LIMA
89
DELAPAN PULUH ENAM
90
MASA LALU DANIELA I
91
MASA LALU DANIELA II
92
DELAPAN PULUH TUJUH
93
DELAPAN PULUH DELAPAN
94
DELAPAN PULUH SEMBILAN
95
SEMBILAN PULUH
96
SEMBILAN PULUH SATU
97
SEMBILAN PULUH DUA
98
SEMBILAN PULUH TIGA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!