Bab 6 : Balas Dendam

“Cinta yang menyakitkan memang lebih baik dibuang, dilupakan, kan?”

Bab 6 : Balas Dendam

****

Dengan lemas sekaligus canggung, Keinya menarik tangan kanannya dari kop pintu lemari sepatu. Ia sengaja memasang wajah cuek ketika meninggalkan Athan. Namun, tiba-tiba saja Keinya merasa sesak memenuhi dadanya, selain rasa panas yang tiba-tiba saja menyerang matanya.

“Ternyata aku belum benar-benar mati rasa,” batin Keinya.

Keinya sengaja menghela napas dalam sekaligus pelan, demi meredam sesak di dadanya yang membuatnya merasa sangat sakit. Sambil terus melangkah, ia mengerling mengamati suasana rumah yang sepi dan kotor. Kontras dari ketika ia yang mengurus. Meski berisik oleh tangis Pelangi, tapi rumahnya selalu bersih tanpa ada debu yang terlihat terlebih helai rambut layaknya sekarang dan itu sangat mengganggunya. Biasanya, sedikit saja rumah berdebu terlebih sampai ada rambut yang tercecer di lantai, Athan pasti akan protes dan tak segan memarahinya. Pun meski saat itu, Keinya juga sedang hamil Pelangi, di mana kesehatan Keinya juga menjadi kurang baik semenjak hamil.

Ketika akan menginjakkan kaki di anak tangga yang menghubungkan ke lantai atas, Keinya yang menyadari Athan masih menatapnya dengan cemas, segera berkata, “biar bagaimanapun, aku masih berhak datang ke rumah ini. Jangan secemas itu.”

“Bagaimana mungkin, kamu mengatakan masih berhak datang ke rumah ini, setelah kemarin sibuk memaki dan membuat onar di sini?” Dari lantai atas, Tiara melirik sengit Keinya sambil bersedekap di tepi anak tangga.

Keinya refleks menengadah hingga membuatnya mendapati wanita berperut buncit, dan kali ini terlihat begitu bengis. 

Pernyataan Tiara membuat Keinya semakin yakin, Kainya telah berbuat onar dan setidaknya membuat wanita tersebut sangat kesal. Seketika itu juga, senyum sarkastis menguasai wajah cantik Keinya yang masih pucat. Kesal dan muak menguasai Keinya detik itu juga. Anehnya, hanya melihat Tiara, sudah membuatnya bersemangat untuk melukai sekaligus balas dendam kepada wanita itu. Tiara telah mempersulit masa depan Pelangi. Tidak ada ampun bagi Tiara bahkan anak dalam kandungan wanita jahat itu! Keinya pastikan, Tiara akan menyesal bahkan seumur hidup wanita itu hanya dipenuhi dengan penyesalan!

“Jangan khawatir. Aku bukanlah orang yang tertarik pada makanan orang lain.” Gaya Keinya benar-benar santai. Kontras dengan batinnya yang menjerit menahan sakit selain ingin mengamuk mencabik-cabik wanita di hadapannya.

Tiara ketar-ketir. Lain halnya dengan Athan yang diam tanpa bisa menyembunyikan keresahannya. Dua wanita dalam hidupnya sedang berhadapan bahkan mulai adu mulut.

“Memangnya kamu enggak tahu, kalau setengah uang yang digunakan untuk membeli termasuk isi rumah ini, uangku? Kalau kalian memang enggak mau melihatku berkeliaran di sini, sedangkan kalian juga enggak bisa mengembalikan uangku, kalian bisa menjual rumah ini.” Setelah mengatakan itu, Keinya menaiki anak tangga menuju lantai atas keberadaan Tiara.

Selama Keinya menaiki anak tangga, selama itu juga rasa kesal Tiara pada wanita itu makin membludak. Bahkan ia harus susah payah meredamnya dengan mengatur napas sedemikian rupa, kendati tentu, kenyataan tidak bisa berbohong dikarenakan napas yang memburu terlepas dari lirikan sinis yang terus tertuju pada Keinya, menjadi pemandangan mutlak dari Tiara.

Sesampainya di lantai atas, Keinya melewati Tiara begitu saja tanpa berhenti atau sekadar melirik wanita itu. Ekspresi Keinya begitu dingin dan sangat berbahaya jika sampai diusik. Selain itu, jauh di lubuk hatinya, Keinya juga merasa bersyukur telah menjadi wanita karier yang tetap turut membangun sekaligus membiayai rumah tangga. Karena dengan begitu, harga dirinya tidak begitu jatuh ketika menghadapi masalah layaknya sekarang.

Tiara tak mau tinggal diam dan segera menyusul Keinya. “Jangan menyentuh barang-barangku!” Dia mempercepat langkahnya ketika menyadari Keinya akan membuka pintu kamar Athan. Kamar yang telah menjadi miliknya, dan dulunya merupakan kamar Keinya.

Keinya tidak mengindahkan teguran Tiara. “Jadi orang ribet banget, sih? Lagian kamar ini juga bekasku. Aku juga yang memilih barang-barang termasuk mengatur tata letak rumah tanpa terkecuali kamar. Barang bekas saja heboh, apalagi yang—?”

“Sudah kukatakan kalau aku enggak tertarik dengan makanan orang lain. Se-tamak itu, saking ingin hidup enak tanpa capek, kamu jadi gelap mata bahkan lupa, kalau untuk mendaur barang bekas agar bisa kembali digunakan, juga membutuhkan proses panjang?”

“Banyak barang bekas yang enggak bisa didaur ulang dan lebih baik memang dibuang, di mana salah satunya bekas suami orang! Jadi, kamu juga harus lebih mikir, ya, jangan asal comot bekas suamiku!”

“Termasuk cinta. Cinta yang menyakitkan memang lebih baik dibuang, dilupakan, kan?”

Semakin Keinya berbicara, semakin cepat pula langkah Tiara dalam menyusul Keinya hingga menimbulkan kebisingan dari sandal jepit yang Tiara kenakan.

“Apa maksudmu mengataiku mengambil makananmu atau malah barang bekas? Kamu lupa, kalau sebelum bersamamu, Athan pernah bersamaku? Dan asal kamu tahu, saat kami bersama, kami bisa memiliki banyak anak kalau saja aku tidak menundanya!”

Keinya balik badan sambil susah payah menahan emosinya. “Tiara ... aku ini manusia biasa. Jangan terus-menerus memancing emosiku ... mungkin kamu memang menang karena telah membuat Athan memilihmu. Tapi sungguh, di mataku kalian termasuk Athan enggak lebih baik dari tumpukan kotoran. Zina saja bangga, apalagi kalau sampai punya prestasi?” Ia berkecap sambil menggeleng dan sengaja semakin merendahkan lawannya.

“Aku terlalu berharga untuk orang seperti kalian. Buktinya, Pelangi saja bisa merasakan perubahannya. Asal kalian tahu, pergi dari Athan sangat membuatnya nyaman. Anak kecil enggak pernah bohong, kan?” Keinya menatap Tiara penuh kemenangan. “Satu lagi. Aku yang menceraikan Athan. Aku yang membiayai perceraian kami. Dan aku juga yang membuang Athan. Pungut yang benar. Karena memungut bakas pun ada prosesnya!”

Tiara bergeming, kalah telak. Wanita itu nyaris meledak andai saja Athan tidak menarik sebelah tangannya dan membawanya keluar dari kamar.

“Than, lepasin, Than! Caramu begini bikin harga diriku tambah hancur, tahu!” Tiara terus memberontak.

Keinya memejamkan matanya. Ia berusaha meredam sesak di dadanya, sekalipun tanpa ia izinkan, air matanya justru berlinang membasahi pipinya, mewakili perasaannya yang sangat terluka.

****

Tidak banyak perubahan dengan kamar keberadaan Keinya. Kamar yang tadinya merupakan kamarnya dengan Athan. Hanya isi meja rias berikut bingkai fotonya saja yang berbeda. Itu milik Tiara, berikut isi foto Athan yang bukan dengannya melainkan wanita itu. 

Dari semua foto yang ada melukiskan betapa dekatnya hubungan keduanya, terlebih foto Athan yang meletakan wajahnya di pangkuan Tiara sambil mendekap perut buncit wanita itu. Benar-benar pasangan biadab! Keinya tak mampu menahan amarah yang seketika melesat dengan sangat cepat. Selain itu, Keinya juga mendengar kemarahan Tiara di mana wanita itu sedang dibujuk Athan di luar sana.

“Kenapa kamu membelanya?!”

“Siapa yang membelanya? Aku hanya berusaha melindungimu, agar kesehatanmu dan anak kita, baik-baik saja. Kamu lupa pesan dokter kemarin? Ayolah Sayang … aku sayang kamu. Dan aku ingin yang terbaik untuk kamu dan anak kita! Demi Tuhan, enggak ada yang lebih penting dari kalian, apalagi mereka!”

“Tapi, Sayang! Dia lancang dan sampai berani masuk kamar kita!”

“Sayang ... Sayang, kendalikan emosimu. Bahkan aku jauh lebih memilihmu ketimbang mereka, kan?”

“Tapi aku mau bukti kalau kamu lebih sayang aku dan anak kita, daripada mereka!”

“Tentu. Katakanlah.”

“Cium aku di depan Keinya, bahkan kalau bisa, kita lakukan hal yang lebih gila!”

Mendengar perbincangan itu, Keinya benar-benar tidak bisa menahan emosinya. Ia segera meraih lampu meja di nakas, kemudian menghantamkannya pada cermin rias.

“Suara apa itu? Than, itu suara apa?!”

Mendengar Tiara yang ketar-ketir di luar, kebahagiaan Keinya meluap. Dan di tengah kebahagiaannya itu, Keinya segera memecahkan semua kaca lemari di sana menggunakan deretan bingkai foto yang ia lemparkan kasar sekaligus bertubi. Terakhir, wanita itu juga menarik selimut dari ranjang dan membuangnya asal ke lantai. Bahkan, Keinya tersenyum puas ketika Tiara menerobos masuk diikuti Athan.

Tiara sangat syok melihat keadaan kamarnya. Pecahan kaca terserak memenuhi lantai kamar, terlepas dari keadaan kamarnya yang menjadi sangat berantakan tak beda dengan kapal pecah. Hal tersebut pula yang membuat tubuh Tiara mendadak sempoyongan dan nyaris terjatuh andai Athan tidak menahannya.

Sambil melangkah penuh kemenangan melewati Athan dan Tiara yang tampak sesak napas, Keinya berkata, “total berapa uang yang harus kubayar untuk semua ini. Mmm, tapi sepertinya enggak perlu bayar, deh. Kalian saja belum bayar ganti rugi pembelian rumah ini. Wah, omong-omong, kalian justru menumpang ke aku, ya? Hebat!” Keinya tersenyum sarkastis dan semakin tidak bisa menyembunyikan kebahagiaan sekaligus kemenangannya.

Kemudian tatapan Keinya teralih pada Tiara. “Wanita hamil harus banyak-banyak senyum, biar anaknya enak dipandang, lho. Usahakan selalu bahagia karena wanita hamil sangat rawan. Keguguran atau penyakitan bahkan meninggal karena melahirkan, sudah lumrah. Jadi, siap-siap saja kamu ada di pilihan yang mana? Tentunya, wanita hamil tetap harus siap menghadapi kenyataan tubuhnya rusak tak secantik semula.” Keinya mengakhiri ucapannya dengan senyum sarkastis kemudian menaikkan kedua alisnya. Ia sengaja melakukannya untuk mengejek sekaligus menakut-nakuti Tiara yang ia ketahui selalu menomor satukan penampilan.

“Keinya ...!” jerit Tiara.

Sambil melangkah penuh kemenangan meninggalkan rumah yang ia kacaukan, jeritan Tiara yang terus memakinya, menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Keinya. Apalagi, Tiara dan Athan juga sampai adu mulut disertai suara hantaman bahkan benda jatuh yang menyertai.

“Kalau kamu mencintaiku, kamu enggak akan melarangku membalasnya, Than!”

“Tiara ... Tiara sudah, Sayang. Cukup.”

“Keinya! Dasar wanita sialan! Wanita ******! Tunggu pembalasanku!”

Keinya menggeleng tak habis pikir. “Bukankah seharusnya semua itu sebutan untuknya? Dasar aneh!” gumamnya yang menjadi semakin bahagia bak diterbangkan ke awan tanpa ada yang bisa mengusiknya. “Padahal ini belum apa-apa. Ini baru permulaan karena aku baru main-main.” Rahang Keinya kembali mengeras. “Aku pastikan, mulai sekarang hidupmu tidak akan bisa tenang, Tiara. Hidupmu hanya akan dipenuhi penyesalan, bahkan kamu akan lupa dengan apa yang dinamakan bahagia! Tunggu saja pembalasanku!”

Bersambung ....

Terpopuler

Comments

Ita Mariyanti

Ita Mariyanti

nah gt KEI jd strong mother 😘😘❤️❤️❤️

2025-02-28

0

S

S

Wahh pembalasan apa ya Key kayaknya serem bangett...benerqn ya bikin Athan muntah darah deh klo bisa 😄.

2024-05-14

1

Tri Nindiyah

Tri Nindiyah

dlm dunia nyata pelakor yg menang

2023-12-05

1

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Bab 1 : Awal Malapetaka
3 Bab 2 : Berubah
4 Bab 3 : Pelangi
5 Bab 4 : Kaktus
6 Bab 5 : Berbeda
7 Bab 6 : Balas Dendam
8 Bab 7 : Yuan Fahreza
9 Bab 8 : Pengakuan Cinta
10 Bab 9 : Kesempatan
11 Bab 10 : Status Yuan (Revisi)
12 Bab 11 : Introspeksi
13 Bab 12 : Senam Jantung
14 Bab 13 : Serius
15 Bab 14 : Cinta dan Selingkuh
16 Bab 15 : Tiara Kim
17 Bab 16 : Sisi Lain Yuan
18 Bab 17 : Usaha
19 Bab 18 : Ryunana
20 Bab 19 : Pendirian
21 Bab 20 : Masalah Baru
22 Bab 21 : Empat Mata
23 Bab 22 : Barter (Revisi)
24 Bab 23 : Tulus (Revisi)
25 Pengumuman
26 Bab 24 : Bahagia dan Luka
27 Bab 25 : Pulang (Revisi)
28 Bab 26 : Penyap (Revisi)
29 Bab 27 : Hukuman
30 Bab 28 : Gelora Seorang Tiara
31 Bab 29 : Kebenaran
32 Bab 30 : Karma
33 Bab 31 : Rara
34 Bab 32 : Sidang Pertama
35 Bab 33 : Masa Lalu Gio
36 Bab 34 : Quality Time
37 Bab 35 : Kenapa Dunia Terasa Begitu Sempit?
38 Bab 36 : Menata Masa Depan
39 Bab 37 : Selepas Perceraian
40 Bab 38 : Yuan, Suamiku!
41 Bab 39 : Dia Kembali
42 Bab 40 : Andai
43 Bab 41 : Teguran
44 Bab 42 : Janji
45 Bab 43 : Kesepakatan
46 Bab 44 : Wanita-Wanita Dalam Hidup Yuan
47 Bab 45 : Suara Hati Kainya
48 Bab 46 : Keinya Dalam Kenangan Keluarganya
49 Bab 47 : Wanita Ini Siapa?
50 Bab 48 : Keluarga Yuan
51 Bab 49 : Rara, Kimo, dan Yura
52 Bab 50 : Cemburu
53 Bab 51 : Cinta Pertama Yuan
54 Bab 52 : Cinta, Obsesi dan Luka
55 Bab 53 : Kepastian yang Tak Kunjung Rara Dapatkan
56 Bab 54 : Keseriusan Kimo (Revisi)
57 Bab 55 : Kimo, dan Rahasia Gio (Revisi)
58 Bab 56 : Wanita yang Kamu Sebut Ibu (Revisi)
59 Bab 57 : Tak Lagi Sama (Revisi)
60 Bab 58 : Lamaran
61 Bab 59 : Kabar Mengejutkan
62 Bab 60 : Kebersamaan
63 Bab 61 : Rencana Awal
64 Bab 62 : Me After You
65 Bab 63 : Bertemu Keinya
66 Bab 64 : Jebakan Untuk Kainya
67 Bab 65 : Pertemuan Tak Terduga
68 Bab 66 : Mengungkap Kebenaran
69 Bab 67 : Restu
70 Bab 68 : Perjodohan dan Kerja Sama
71 Bab 69 : Masih Tentang Restu
72 Bab 70 : Maaf
73 Bab 71 : Temu
74 Bab 72 : Titik Terang
75 Bab 73 : Mereka Kembali
76 Bab 74 : Kegilaan Tiara (Revisi)
77 Bab 75 : Tuhan, Aku Ingin Hidup
78 Bab 76 : Bertemu Mantan
79 Bab 77 : Selangkah Lagi
80 Bab 78 : Cerita Kita
81 Bab 79 : Tentang Status Janda
82 Visual Pemain dan Ucapan Terima Kasih (Revisi)
83 Bab 80 : Akhirnya
84 Bab 81 : Akhir Kisah
85 Bab 82 : Final Episode Season 1 [Epilog]
86 Selepas Perceraian Season 2 Bab 1 : Restu
87 Selepas Perceraian Season 2 Bab 2 : Drama Malam Pertama
88 Selepas Perceraian Season 2 Bab 3 : Bertemu Dengan Calon Mertua
89 Selepas Perceraian Season 2 Bab 4 : Derita Anak Pelakor
90 Selepas Perceraian Season 2 Bab 5 : Suasana Berbeda
91 Selepas Perceraian Season 2 Bab 6 : Menjelang Pernikahan
92 Selepas Perceraian Season 2 Bab 7 : Hadiah Untuk Pernikahan Rara
93 Selepas Perceraian Season 2 Bab 8 : Piera, Sang Penggoda
94 Selepas Perceraian Season 2 Bab 9 : Apa Maumu?
95 Selepas Perceraian Season 2 Bab 10 : Balada Pengantin Baru (1)
96 Selepas Perceraian Season 2 Bab 11 : Balada Pengantin Baru (2)
97 Season 2 Bab 12 : Wanita Hebat
98 Season 2 Bab 13 : Lamaran dari Athan
99 Season 2 Episode 14 : Ben Kecelakaan
100 Season 2 Episode 15 : Menentukan Pilihan
101 Season 2 Episode 16 : Berbakti Kepada Mertua
102 Season 2 Episode 17 : Pulang Kerja
103 Season 2 Bab 18 : Hukuman
104 Season 2 Bab 19 : Belum Berakhir
105 Season 2 Bab 20 : Jalan Pulang
106 Season 2 Bab 21 : Selamat Jalan, Bu!
107 Season 2 Bab 22 : Kencan
108 Season 2 Bab 23 : Meluluhkan Hati Kiara
109 Season 2 Bab 24 : Membahagiakan Pasangan
110 Season 2 Bab 25 : Tetangga Baru
111 Season 2 Bab 26 : Daniel
112 Season 2 Bab 27 : Kimo dan Rara Kecelakaan.
113 Season 2 Bab 28 : Pukulan Berat
114 Season 2 Bab 29 : Rahasia
115 Pengumuman : Visual Tokoh Pemain Selepas Perceraian Season 2 (Revisi)
116 Season 2 Bab 30 : Tekanan Batin
117 Season 2 Bab 31 : Skenario Palsu
118 Season 2 Bab 32 : Mengumpulkan Puing-puing Kebenaran
119 Season 2 Bab 33 : Cerai
120 Season 2 Bab 34 : Pengakuan Palsu (Revisi)
121 Season 2 Bab 35 : Kakak Adik
122 Season 2 Bab 36 : Penyakit Kainya
123 Season 2 Bab 37 : Melawan Steffy
124 Season 2 Bab 38 : Memulai Dari Awal
125 Season 2 Bab 39 : Tumbang
126 Season 2 Bab 40 : Keputusan Besar dan Menyerah
127 Season 2 Bab 41 : Kegamangan Hati
128 Season 2 Bab 42 : Kehilangan
129 Season 2 Bab 43 : Bukan Daniel, Tetapi Yuan.
130 Season 2 Bab 44 : Si Otak Rusak
131 Season 2 Bab 45 : Di Kafe Keinya
132 Season 2 Bab 46 : Keutuhan Keluarga
133 Season 2 Bab 46 : Keutuhan Keluarga
134 Season 2 Bab 47 : Melarikan Diri
135 Season 2 Bab 48 : Prioritas
136 Season 2 Bab 49 : Ancaman Besar
137 Season 2 Bab 50 : Terlambat
138 Season 2 Bab 51 : Menjaga Hatinya
139 Season 2 Bab 52 : Keadaan Steffy
140 Season 2 Bab 53 : Amnesia
141 Season 2 Bab 54 : (Bukan) Wanita Sempurna (Revisi)
142 Season 2 Bab 55 : Pendarahan
143 Season 2 Bab 56 : Kimo, ke Mana?
144 Season 2 Bab 57 : Kamu di Mana?
145 Season 2 Bab 58 : Maaf dan Kesempatan
146 Season 2 Bab 59 : Maaf
147 Season 2 Bab 60 : Kebersamaan di Rumah Sakit
148 Season 2 Bab 61 : Dengan Caraku
149 Season 2 Bab 62 : Kisah Lain
150 Season 2 Bab 63 : Menuju Episode Terakhir
151 Pernikahan Impian (Rahasia Jodoh)
152 Selepas Perceraian
153 Season 2 Bab 64 : Kimo vs Kiara
154 Season 2 Bab 65 : Athan dan Ryunana
155 Season 2 Bab 66 : Yuan, Pria yang Mencintai Keinya Dengan Sempurna
156 Season 2 Bab 67 : Menyerah
157 Season 2 Bab 68 : Satu Kamar
158 Season 2 Bab 69 : Aneh
159 Season 2 Bab 70 : Wanita Paling Bahagia
160 Season 2 Part 71 : Sebenarnya, Mau Itzy Apa?
161 Season 2 Bab 72 : Pertemuan Tak Terduga di Bioskop
162 Season 2 Bab 73: Pamit
163 Season 2 Bab 74 : Di Kediaman Kimo
164 Season 2 Bab 75 : Tragedi Kejatuhan Pigura dan Perjuangan Itzy
165 Season 2 Bab 76 : Drama Datang Bulan
166 Season 2 Bab 77 : Teror Dari Intan
167 Season 2 Bab 78 : Menghapus Masa Lalu
168 Season 2 Bab 79 : Aku Baik-Baik Saja
169 Season 2 Bab 80 : Kado-Kado Dari Intan
170 Season 2 Bab 81 : Ungkapan Cinta
171 Season 2 Bab 82 : Sarapan
172 Season 2 Bab 83 : Dua Kehidupan di Dalam Perut Rara
173 Season 2 Bab 84 : Mia
174 Season 2 Bab 85: Kejutan
175 Season 2 Bab 86 : Jika Waktu Bisa Kembali Diulang
176 Season 2 Bab 87 : Mencintai
177 Season 2 Bab 88 : Dia, Mencintai Wanita Lain
178 Season 2 Bab 89 : Indah Pada Waktunya
179 Season 2 Bab 90 : Bertemu Daniel Asli
180 Season 2 Bab 91 : Menatap Masa Depan
181 Season 2 Bab 92 : Menaklukkan Masa Depan
182 Season 2 Bab 93 : Pernikahan Kainya dan Steven
183 Season 2 Bab 94 : Lahirnya Si Kembar
184 Season 2 Bab 95 : Ibu Sempurna
185 Season 2 Bab 96 : Dean
186 Season 2 Bab 97 : Tujuh Belas Tahun Kemudian (Final)--Revisi
187 Pengumuman!
188 Selepas Perceraian Season 3!
189 Season 3 Bab 2: Kekasih Virtual
190 Season 3 Bab 3 : Makasih, Pa!
191 Season 3 Bab 4 : Waktu yang Cepat Berlalu
192 Season 3 Bab 5 : Dalang Penyadapan Ponsel Pelangi
193 Season 3 Bab 6 : Lamaran Untuk Pelangi
194 Season 3 Bab 7 : Si Kembar Sudah Pulang
195 Season 3 Bab 8 : Terjebak
196 Season 3 Bab 9 : Cinta Sendiri
197 Season 3 Bab 10 : Keputusan yang Harus Diambil
198 Season 3 Bab 11 : Satu Kelas
199 Season 3 Bab 12 : Rafaro, Pemuda yang Hangat
200 Bab 13 : Kunjungan Kim Jinnan dan Kakeknya
201 Season 3 Bab 14 : Sebatas Teman?
202 Season 3 Bab 15 : Munafik
203 Season 3 Bab 16 : Di Balkon Kamar Kishi
204 Season 3 Bab 17 : Hubungan
205 Season 3 Bab 18 : Dean dan Feaya, Pacaran?
206 Season 3 Bab 19 : Jadian
207 Season 3 Bab 20 : Rutinitas Baru
208 Season 3 Bab 21 : Sepenggal Kisah Tentang Kim Jinnan
209 Season 3 Bab 22 : Usaha Hingga Akhir
210 Season 3 Bab 23 : Kiriman Buket Mawar Misterius Untuk Pelangi
211 Season 3 Bab 24 : Tragedi
212 Season 3 Bab 25 : Kabar Mengejutkan
213 Season 3 Bab 26 : Menjemput Dean dan Kishi di Sekolah
214 Season 3 Bab 27 : Berjuang Hingga Akhir
215 Season 3 Bab 28 : Mofaro
216 Season 3 Bab 29 : Lampu Hijau Dari Keinya
217 Season 3 Bab 30 : Mendadak Risau
218 Season 3 Bab 31 : Masih Bingung
219 Season 3 Bab 32 : Kabar Dari Kim Jinnan
220 Season 3 Bab 33 : Kawin Gantung
221 Season 3 Bab 34 : Ancaman Perjodohan
222 Season 3 Bab 35 : Ajakan Menikah
223 Season 3 Bab 36 : Ciuman Kejutan
224 Season 3 Bab 37 : Tawaran Nikah Gantung
225 Season 3 Bab 38 : Wasiat Dari Feaya
226 Season 3 Bab 39 : Kesepakatan
227 Season 3 Bab 40 : Kabar Duka
228 Season 3 Bab 41 : Permintaan Menikah
229 Season 3 Bab 42 : Tentang Perpisahan dan Kehilangan
230 Season 3 Bab 43 : Pelangi Akan Menikah?
231 Season 3 Bab 44 : Patah Hati
232 Season 3 Bab 45 : Pernikahan Pelangi dan Kim Jinnan
233 Season 3 Bab 46 : Di Kediaman Kim Jinnan
234 Season 3 Bab 47 : Gara-gara Cecak
235 Season 3 Bab 48 : Kisah Pengantin Baru
236 Season 3 Bab 49 : Bertemu Rafaro
237 Season 3 Bab 50 : Menginap di Kediaman Pelangi
238 Season 3 Bab 51 : Beli ‘Sesuatu’
239 Season 3 Bab 52 : Obat Cantik?
240 Season 3 Bab 53 : Membahas Anak
241 Season 3 Bab 54 : Pertemuan Si Kembar
242 Season 3 Bab 55 : Syukuran Pernikahan Kim Jinnan dan Pelangi
243 Season 3 Bab 56 : Mengantar Elia ke Sekolah
244 Season 3 Bab 57 : Pembalasan Mofaro
245 Season 3 Bab 58 : Bertemu Rafaro
246 Season 3 Bab 59 : Hubungan Saudara
247 Season 3 Bab 60 : Kembali Bertengkar
248 Season 3 Bab 61 : Cemburu
249 Season 3 Bab 62 : Perang Dingin
250 Season 3 Bab 63 : Kembali Ke Kediaman Kim Jinnan
251 Season 3 Bab 64 : Hubungan Rafaro Dan Elia
252 Season 3 Bab 65: Keseriusan Mofaro
253 Season 3 Bab 66 : Pengakuan Cinta Atala
254 Season 3 Bab 67 : Rasa yang Aneh
255 Season 3 Bab 68 : Mengenai Kehamilan Irene dan Kim Jinnan
256 Season 3 Bab 69 : Kemungkinan Untuk Hamil
257 Season 3 Bab 70 : Masak
258 Season 3 Bab 71 : Duri Dalam Hubungan
259 Season 3 Bab 72 : Misi Kishi dan Dean
260 Season 3 Bab 73 : Menjadi Diri Sendiri
261 Season 3 Bab 74 : Dia, Kekasihku!
262 Season 3 Bab 75 : Menjalani Misi
263 Season 3 Bab 76 : Zean
264 Season 3 Bab 77 : Penyelesaian
265 Season 3 Bab 78 : Suami Masa Depan
266 Season 3 Bab 79 : Titik Terang
267 Season 3 Bab 80 : Kim Jinnan Menemui Irene
268 Season 3 Bab 81 : Papamu!
269 Season 3 Bab 82 : Akhir
270 Season 3 Bab 83 : Jebakan!
271 Season 3 Bab 84 : Kacau
272 Season 3 Bab 85 : Stop! Tolong!
273 Season 3 Bab 86 : Maaf
274 Season 3 Episode 87 : Gombalan
275 Season 3 Bab 88 : Sengketa Kloset dan Anak Pungut
276 Season 3 Bab 89 : Masa Muda
277 Season 3 Bab 90 : Jail dan Sirik
278 Season 3 Ban 91 : Resepsi Pernikahan Pelangi Dan Kim Jinnan
279 Season 3 Bab 92 : Move On
280 Season 3 Bab 93 : Satu Bulan Kemudian
281 Season 3 Bab 94 : Bukan Pelangi
282 Season 3 Bab 95 : Ngidam
283 Season 3 Bab 96 : Positif!
284 Season 3 Bab 97 : Kok, Ngi-ngie, Bisa Hamil?
285 Season 3 Bab 98 : Dua Gadis Berupa Sama
286 Season 3 Bab 99 : Kasus yang Harus Diselesaikan
287 Season 3 Bab 100 : Titik Terang
288 Season 3 Bab 101 : Spesial Menuju Ending
289 Season 3 Bab 102 : Menuju Masa Depan
290 Episode Final
291 NOVEL BARU YANG UPDATE TIAP HARI!!!!
292 Novel : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
293 Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
294 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
295 Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
Episodes

Updated 295 Episodes

1
Prolog
2
Bab 1 : Awal Malapetaka
3
Bab 2 : Berubah
4
Bab 3 : Pelangi
5
Bab 4 : Kaktus
6
Bab 5 : Berbeda
7
Bab 6 : Balas Dendam
8
Bab 7 : Yuan Fahreza
9
Bab 8 : Pengakuan Cinta
10
Bab 9 : Kesempatan
11
Bab 10 : Status Yuan (Revisi)
12
Bab 11 : Introspeksi
13
Bab 12 : Senam Jantung
14
Bab 13 : Serius
15
Bab 14 : Cinta dan Selingkuh
16
Bab 15 : Tiara Kim
17
Bab 16 : Sisi Lain Yuan
18
Bab 17 : Usaha
19
Bab 18 : Ryunana
20
Bab 19 : Pendirian
21
Bab 20 : Masalah Baru
22
Bab 21 : Empat Mata
23
Bab 22 : Barter (Revisi)
24
Bab 23 : Tulus (Revisi)
25
Pengumuman
26
Bab 24 : Bahagia dan Luka
27
Bab 25 : Pulang (Revisi)
28
Bab 26 : Penyap (Revisi)
29
Bab 27 : Hukuman
30
Bab 28 : Gelora Seorang Tiara
31
Bab 29 : Kebenaran
32
Bab 30 : Karma
33
Bab 31 : Rara
34
Bab 32 : Sidang Pertama
35
Bab 33 : Masa Lalu Gio
36
Bab 34 : Quality Time
37
Bab 35 : Kenapa Dunia Terasa Begitu Sempit?
38
Bab 36 : Menata Masa Depan
39
Bab 37 : Selepas Perceraian
40
Bab 38 : Yuan, Suamiku!
41
Bab 39 : Dia Kembali
42
Bab 40 : Andai
43
Bab 41 : Teguran
44
Bab 42 : Janji
45
Bab 43 : Kesepakatan
46
Bab 44 : Wanita-Wanita Dalam Hidup Yuan
47
Bab 45 : Suara Hati Kainya
48
Bab 46 : Keinya Dalam Kenangan Keluarganya
49
Bab 47 : Wanita Ini Siapa?
50
Bab 48 : Keluarga Yuan
51
Bab 49 : Rara, Kimo, dan Yura
52
Bab 50 : Cemburu
53
Bab 51 : Cinta Pertama Yuan
54
Bab 52 : Cinta, Obsesi dan Luka
55
Bab 53 : Kepastian yang Tak Kunjung Rara Dapatkan
56
Bab 54 : Keseriusan Kimo (Revisi)
57
Bab 55 : Kimo, dan Rahasia Gio (Revisi)
58
Bab 56 : Wanita yang Kamu Sebut Ibu (Revisi)
59
Bab 57 : Tak Lagi Sama (Revisi)
60
Bab 58 : Lamaran
61
Bab 59 : Kabar Mengejutkan
62
Bab 60 : Kebersamaan
63
Bab 61 : Rencana Awal
64
Bab 62 : Me After You
65
Bab 63 : Bertemu Keinya
66
Bab 64 : Jebakan Untuk Kainya
67
Bab 65 : Pertemuan Tak Terduga
68
Bab 66 : Mengungkap Kebenaran
69
Bab 67 : Restu
70
Bab 68 : Perjodohan dan Kerja Sama
71
Bab 69 : Masih Tentang Restu
72
Bab 70 : Maaf
73
Bab 71 : Temu
74
Bab 72 : Titik Terang
75
Bab 73 : Mereka Kembali
76
Bab 74 : Kegilaan Tiara (Revisi)
77
Bab 75 : Tuhan, Aku Ingin Hidup
78
Bab 76 : Bertemu Mantan
79
Bab 77 : Selangkah Lagi
80
Bab 78 : Cerita Kita
81
Bab 79 : Tentang Status Janda
82
Visual Pemain dan Ucapan Terima Kasih (Revisi)
83
Bab 80 : Akhirnya
84
Bab 81 : Akhir Kisah
85
Bab 82 : Final Episode Season 1 [Epilog]
86
Selepas Perceraian Season 2 Bab 1 : Restu
87
Selepas Perceraian Season 2 Bab 2 : Drama Malam Pertama
88
Selepas Perceraian Season 2 Bab 3 : Bertemu Dengan Calon Mertua
89
Selepas Perceraian Season 2 Bab 4 : Derita Anak Pelakor
90
Selepas Perceraian Season 2 Bab 5 : Suasana Berbeda
91
Selepas Perceraian Season 2 Bab 6 : Menjelang Pernikahan
92
Selepas Perceraian Season 2 Bab 7 : Hadiah Untuk Pernikahan Rara
93
Selepas Perceraian Season 2 Bab 8 : Piera, Sang Penggoda
94
Selepas Perceraian Season 2 Bab 9 : Apa Maumu?
95
Selepas Perceraian Season 2 Bab 10 : Balada Pengantin Baru (1)
96
Selepas Perceraian Season 2 Bab 11 : Balada Pengantin Baru (2)
97
Season 2 Bab 12 : Wanita Hebat
98
Season 2 Bab 13 : Lamaran dari Athan
99
Season 2 Episode 14 : Ben Kecelakaan
100
Season 2 Episode 15 : Menentukan Pilihan
101
Season 2 Episode 16 : Berbakti Kepada Mertua
102
Season 2 Episode 17 : Pulang Kerja
103
Season 2 Bab 18 : Hukuman
104
Season 2 Bab 19 : Belum Berakhir
105
Season 2 Bab 20 : Jalan Pulang
106
Season 2 Bab 21 : Selamat Jalan, Bu!
107
Season 2 Bab 22 : Kencan
108
Season 2 Bab 23 : Meluluhkan Hati Kiara
109
Season 2 Bab 24 : Membahagiakan Pasangan
110
Season 2 Bab 25 : Tetangga Baru
111
Season 2 Bab 26 : Daniel
112
Season 2 Bab 27 : Kimo dan Rara Kecelakaan.
113
Season 2 Bab 28 : Pukulan Berat
114
Season 2 Bab 29 : Rahasia
115
Pengumuman : Visual Tokoh Pemain Selepas Perceraian Season 2 (Revisi)
116
Season 2 Bab 30 : Tekanan Batin
117
Season 2 Bab 31 : Skenario Palsu
118
Season 2 Bab 32 : Mengumpulkan Puing-puing Kebenaran
119
Season 2 Bab 33 : Cerai
120
Season 2 Bab 34 : Pengakuan Palsu (Revisi)
121
Season 2 Bab 35 : Kakak Adik
122
Season 2 Bab 36 : Penyakit Kainya
123
Season 2 Bab 37 : Melawan Steffy
124
Season 2 Bab 38 : Memulai Dari Awal
125
Season 2 Bab 39 : Tumbang
126
Season 2 Bab 40 : Keputusan Besar dan Menyerah
127
Season 2 Bab 41 : Kegamangan Hati
128
Season 2 Bab 42 : Kehilangan
129
Season 2 Bab 43 : Bukan Daniel, Tetapi Yuan.
130
Season 2 Bab 44 : Si Otak Rusak
131
Season 2 Bab 45 : Di Kafe Keinya
132
Season 2 Bab 46 : Keutuhan Keluarga
133
Season 2 Bab 46 : Keutuhan Keluarga
134
Season 2 Bab 47 : Melarikan Diri
135
Season 2 Bab 48 : Prioritas
136
Season 2 Bab 49 : Ancaman Besar
137
Season 2 Bab 50 : Terlambat
138
Season 2 Bab 51 : Menjaga Hatinya
139
Season 2 Bab 52 : Keadaan Steffy
140
Season 2 Bab 53 : Amnesia
141
Season 2 Bab 54 : (Bukan) Wanita Sempurna (Revisi)
142
Season 2 Bab 55 : Pendarahan
143
Season 2 Bab 56 : Kimo, ke Mana?
144
Season 2 Bab 57 : Kamu di Mana?
145
Season 2 Bab 58 : Maaf dan Kesempatan
146
Season 2 Bab 59 : Maaf
147
Season 2 Bab 60 : Kebersamaan di Rumah Sakit
148
Season 2 Bab 61 : Dengan Caraku
149
Season 2 Bab 62 : Kisah Lain
150
Season 2 Bab 63 : Menuju Episode Terakhir
151
Pernikahan Impian (Rahasia Jodoh)
152
Selepas Perceraian
153
Season 2 Bab 64 : Kimo vs Kiara
154
Season 2 Bab 65 : Athan dan Ryunana
155
Season 2 Bab 66 : Yuan, Pria yang Mencintai Keinya Dengan Sempurna
156
Season 2 Bab 67 : Menyerah
157
Season 2 Bab 68 : Satu Kamar
158
Season 2 Bab 69 : Aneh
159
Season 2 Bab 70 : Wanita Paling Bahagia
160
Season 2 Part 71 : Sebenarnya, Mau Itzy Apa?
161
Season 2 Bab 72 : Pertemuan Tak Terduga di Bioskop
162
Season 2 Bab 73: Pamit
163
Season 2 Bab 74 : Di Kediaman Kimo
164
Season 2 Bab 75 : Tragedi Kejatuhan Pigura dan Perjuangan Itzy
165
Season 2 Bab 76 : Drama Datang Bulan
166
Season 2 Bab 77 : Teror Dari Intan
167
Season 2 Bab 78 : Menghapus Masa Lalu
168
Season 2 Bab 79 : Aku Baik-Baik Saja
169
Season 2 Bab 80 : Kado-Kado Dari Intan
170
Season 2 Bab 81 : Ungkapan Cinta
171
Season 2 Bab 82 : Sarapan
172
Season 2 Bab 83 : Dua Kehidupan di Dalam Perut Rara
173
Season 2 Bab 84 : Mia
174
Season 2 Bab 85: Kejutan
175
Season 2 Bab 86 : Jika Waktu Bisa Kembali Diulang
176
Season 2 Bab 87 : Mencintai
177
Season 2 Bab 88 : Dia, Mencintai Wanita Lain
178
Season 2 Bab 89 : Indah Pada Waktunya
179
Season 2 Bab 90 : Bertemu Daniel Asli
180
Season 2 Bab 91 : Menatap Masa Depan
181
Season 2 Bab 92 : Menaklukkan Masa Depan
182
Season 2 Bab 93 : Pernikahan Kainya dan Steven
183
Season 2 Bab 94 : Lahirnya Si Kembar
184
Season 2 Bab 95 : Ibu Sempurna
185
Season 2 Bab 96 : Dean
186
Season 2 Bab 97 : Tujuh Belas Tahun Kemudian (Final)--Revisi
187
Pengumuman!
188
Selepas Perceraian Season 3!
189
Season 3 Bab 2: Kekasih Virtual
190
Season 3 Bab 3 : Makasih, Pa!
191
Season 3 Bab 4 : Waktu yang Cepat Berlalu
192
Season 3 Bab 5 : Dalang Penyadapan Ponsel Pelangi
193
Season 3 Bab 6 : Lamaran Untuk Pelangi
194
Season 3 Bab 7 : Si Kembar Sudah Pulang
195
Season 3 Bab 8 : Terjebak
196
Season 3 Bab 9 : Cinta Sendiri
197
Season 3 Bab 10 : Keputusan yang Harus Diambil
198
Season 3 Bab 11 : Satu Kelas
199
Season 3 Bab 12 : Rafaro, Pemuda yang Hangat
200
Bab 13 : Kunjungan Kim Jinnan dan Kakeknya
201
Season 3 Bab 14 : Sebatas Teman?
202
Season 3 Bab 15 : Munafik
203
Season 3 Bab 16 : Di Balkon Kamar Kishi
204
Season 3 Bab 17 : Hubungan
205
Season 3 Bab 18 : Dean dan Feaya, Pacaran?
206
Season 3 Bab 19 : Jadian
207
Season 3 Bab 20 : Rutinitas Baru
208
Season 3 Bab 21 : Sepenggal Kisah Tentang Kim Jinnan
209
Season 3 Bab 22 : Usaha Hingga Akhir
210
Season 3 Bab 23 : Kiriman Buket Mawar Misterius Untuk Pelangi
211
Season 3 Bab 24 : Tragedi
212
Season 3 Bab 25 : Kabar Mengejutkan
213
Season 3 Bab 26 : Menjemput Dean dan Kishi di Sekolah
214
Season 3 Bab 27 : Berjuang Hingga Akhir
215
Season 3 Bab 28 : Mofaro
216
Season 3 Bab 29 : Lampu Hijau Dari Keinya
217
Season 3 Bab 30 : Mendadak Risau
218
Season 3 Bab 31 : Masih Bingung
219
Season 3 Bab 32 : Kabar Dari Kim Jinnan
220
Season 3 Bab 33 : Kawin Gantung
221
Season 3 Bab 34 : Ancaman Perjodohan
222
Season 3 Bab 35 : Ajakan Menikah
223
Season 3 Bab 36 : Ciuman Kejutan
224
Season 3 Bab 37 : Tawaran Nikah Gantung
225
Season 3 Bab 38 : Wasiat Dari Feaya
226
Season 3 Bab 39 : Kesepakatan
227
Season 3 Bab 40 : Kabar Duka
228
Season 3 Bab 41 : Permintaan Menikah
229
Season 3 Bab 42 : Tentang Perpisahan dan Kehilangan
230
Season 3 Bab 43 : Pelangi Akan Menikah?
231
Season 3 Bab 44 : Patah Hati
232
Season 3 Bab 45 : Pernikahan Pelangi dan Kim Jinnan
233
Season 3 Bab 46 : Di Kediaman Kim Jinnan
234
Season 3 Bab 47 : Gara-gara Cecak
235
Season 3 Bab 48 : Kisah Pengantin Baru
236
Season 3 Bab 49 : Bertemu Rafaro
237
Season 3 Bab 50 : Menginap di Kediaman Pelangi
238
Season 3 Bab 51 : Beli ‘Sesuatu’
239
Season 3 Bab 52 : Obat Cantik?
240
Season 3 Bab 53 : Membahas Anak
241
Season 3 Bab 54 : Pertemuan Si Kembar
242
Season 3 Bab 55 : Syukuran Pernikahan Kim Jinnan dan Pelangi
243
Season 3 Bab 56 : Mengantar Elia ke Sekolah
244
Season 3 Bab 57 : Pembalasan Mofaro
245
Season 3 Bab 58 : Bertemu Rafaro
246
Season 3 Bab 59 : Hubungan Saudara
247
Season 3 Bab 60 : Kembali Bertengkar
248
Season 3 Bab 61 : Cemburu
249
Season 3 Bab 62 : Perang Dingin
250
Season 3 Bab 63 : Kembali Ke Kediaman Kim Jinnan
251
Season 3 Bab 64 : Hubungan Rafaro Dan Elia
252
Season 3 Bab 65: Keseriusan Mofaro
253
Season 3 Bab 66 : Pengakuan Cinta Atala
254
Season 3 Bab 67 : Rasa yang Aneh
255
Season 3 Bab 68 : Mengenai Kehamilan Irene dan Kim Jinnan
256
Season 3 Bab 69 : Kemungkinan Untuk Hamil
257
Season 3 Bab 70 : Masak
258
Season 3 Bab 71 : Duri Dalam Hubungan
259
Season 3 Bab 72 : Misi Kishi dan Dean
260
Season 3 Bab 73 : Menjadi Diri Sendiri
261
Season 3 Bab 74 : Dia, Kekasihku!
262
Season 3 Bab 75 : Menjalani Misi
263
Season 3 Bab 76 : Zean
264
Season 3 Bab 77 : Penyelesaian
265
Season 3 Bab 78 : Suami Masa Depan
266
Season 3 Bab 79 : Titik Terang
267
Season 3 Bab 80 : Kim Jinnan Menemui Irene
268
Season 3 Bab 81 : Papamu!
269
Season 3 Bab 82 : Akhir
270
Season 3 Bab 83 : Jebakan!
271
Season 3 Bab 84 : Kacau
272
Season 3 Bab 85 : Stop! Tolong!
273
Season 3 Bab 86 : Maaf
274
Season 3 Episode 87 : Gombalan
275
Season 3 Bab 88 : Sengketa Kloset dan Anak Pungut
276
Season 3 Bab 89 : Masa Muda
277
Season 3 Bab 90 : Jail dan Sirik
278
Season 3 Ban 91 : Resepsi Pernikahan Pelangi Dan Kim Jinnan
279
Season 3 Bab 92 : Move On
280
Season 3 Bab 93 : Satu Bulan Kemudian
281
Season 3 Bab 94 : Bukan Pelangi
282
Season 3 Bab 95 : Ngidam
283
Season 3 Bab 96 : Positif!
284
Season 3 Bab 97 : Kok, Ngi-ngie, Bisa Hamil?
285
Season 3 Bab 98 : Dua Gadis Berupa Sama
286
Season 3 Bab 99 : Kasus yang Harus Diselesaikan
287
Season 3 Bab 100 : Titik Terang
288
Season 3 Bab 101 : Spesial Menuju Ending
289
Season 3 Bab 102 : Menuju Masa Depan
290
Episode Final
291
NOVEL BARU YANG UPDATE TIAP HARI!!!!
292
Novel : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
293
Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
294
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
295
Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!