Setelah para pemuda itu di bawa ketempat eksekusi untuk di bunuh demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, beberapa prajurit berdiri di belakang mereka siap menebas kepala setiap pemuda. Dan saat aba-aba di berikan oleh kaisar, prajurit itu pun langsung membunuh para pemuda itu di depan orang mereka.
Kepala mereka menggelinding dan mereka pun langsung mati seketika. Namun satu keanehan terjadi, saat satu prajurit menebaskan senjata nya di leher pemuda itu yang tak lain adalah putra Hao Yu, senjatanya bukannya berhasil menebas leher itu melainkan malah patah karena kerasnya kulit Hao Da.
Semua orang yang melihat terkejut, begitupun Jenderal Chang Li dan kaisar. Mereka tidak percaya, dan apalagi saat melihat Hao Da yang tiba-tiba mengamuk dan menarik rantai yang mengikatnya hingga lepas. Hak itu sontak saja membuat geger orang yang ada di tempat itu, karena tiba-tiba Hao Da menghilang dari tempatnya dan mencekik leher seseorang yang ada di sana.
Beberapa prajurit yang melihat langsung mengepung Hao Da dan menodongkan senjatanya. Hao Da yang kini sudah seperti iblis menatap tajam mereka dengan mata merahnya, ia seakan tidak takut sama sekali dengan mereka dan tangan nya yang mencekik leher seseorang itu langsung di patahkan seketika.
Kraak.....
Jenderal Chang Li, dan yang lainnya yang berada di sana langsung melesat ke arah Hao Da untuk menghentikan itu. Namun semuanya gagal karena tiba-tiba sayap di punggungnya tumbuh dan ia mengibaskan sayak nya ke arah mereka.
Wuuus...
Para pendekar spiritual menahan tekanan itu. Sedangkan Jenderal Chang Li yang sama sekali tidak merasakan tekanan itu melesat dengan cepat dan menyerang Hai Da dengan pedangnya.
Trang....
Satu tebasan nya berhasil di halau dengan tangannya yang sudah berubah hitam. Melihat itu Jenderal Chang Li tidak berhenti sampai di sana, ia kembali menyerang dan pertarungan pun terjadi.
Yang Li yang melihat tidak tinggal diam, ia juga melesat kearah mereka untuk membantu ayahnya membunuh Hao Da. Dan pertarungan sengit pun terjadi hingga membuat ledakan yang hancurnya bangunan di dekat mereka.
Duuar...
Duuar...
Duuar...
Para rakyat yang menyaksikan itu berteriak ketakutan, berlari kesana-sini untuk menghindari dampak kekuatan dan ledakan mereka.
Jenderal Chang Li dan Yang Li terus menyerang tanpa henti. Sedangkan Hao Da yang baru saja berubah menjadi iblis, tentu saja bukan lawan Jenderal Chang Li. Dan akhirnya dia mengalami luka cukup dalam di tubuhnya. Karena tidak ingin mati, Hao Da, melesat kabur untuk menyelamatkan diri agar tidak mati di tangan sang jenderal. Ia pergi ke arah hutan kabut untuk meloloskan diri.
Jenderal Chang Li yang melihat Hao Da kabur langsung menghadap kaisar, melaporkan bahwa dirinya gagal menghentikan Iblis Hao Da.
Kaisar yang melihat itu hanya menghela napas, dan akhirnya dia memberikan perintah kepada Jenderal Chang Li dan pasukannya untuk masuk kedalam hutan, membunuh Hao Da dan menyelidiki apakah di hutan itu benar-benar ada Iblis lainnya.
.
.
Jenderal Chang Li dan pasukannya pun langsung bergegas pergi kedalam hutan, menyusuri hutan itu, mencari keberadaan iblis yang mungkin saja ada selain Hao Da.
"Kita berpencar. Jika menemukan hal janggal atau menemukan iblis itu beri tanda agar semua nya tahu," perintah Chang Li pada pasukannya.
"Baik jenderal," jawab mereka dan langsung pergi ke arah lain, mencari keberadaan iblis itu di dalam hutan berkabut itu.
Para pasukan kekaisaran sibuk mencari asal pemberi kutukan itu. Sedangkan sang pemberi kutukan malah dengan santainya menemani istrinya berlatih, seolah tidak merasa melakukan sesuatu hal sama sekali. Dan hasil perbuatannya itu malah memberikan tuduhan kepada klan iblis, bahwa perbuatannya adalah ulah dari para iblis.
Namun tanpa di ketahui olehnya, satu di antara pemuda memang benar kenyataan nya, bahwa itu adalah perbuatan dari iblis yang saat itu ikut jahil memberi pelajaran pada pemuda itu. Dan hasil perbuatan iblis itu terjadi pada Hao Da yang kini telah menjadi iblis.
.
.
Sedangkan Jenderal Chang Li dan rombongannya terus mencari, berharap segera menemukan biang keladinya. Ia merasa bersalah kepada setiap pemuda dsn orang tua mereka karena awal mula hal ini terjadi adalah karena ulahnya dan putrinya. Maka dari itu ia harus segera menemukan iblis itu dan membunuhnya.
Cukup lama mencari, akhirnya Jenderal Chang Li menemukan keberadaan Hao Da yang terluka.
Hao Da yang melihat rombongan Jenderal Chang Li menatap bengis, marah karena mereka berani mengikutinya.
"Bunuh iblis itu, jangan biarkan dia hidup dan membuat kekacauan di kekaisaran kita nantinya," perintah Chang Li dengan lantang.
Para pasukan nya yang mendapat perintah itu langsung maju dan menyerang iblis itu.
"Serang....!!!"
Hao Da yang melihat mereka mengepungnya, marah. Ia melawan pasukan jenderal itu dan menyerang mereka dengan sungguh-sungguh. Ia mengeluarkan kekuatan barunya yang hanya dimiliki para iblis. Walaupun ia baru saja menjadi iblis, namun kekuatannya tidak main-main. Ia tiba-tiba menjadi kuat setelah kabur dari kekaisaran tadi karena ternyata ia baru saja bertemu majikannya, yang tak lain adalah Raja Iblis yang memberikan kekuatan untuk nya.
Pertarungan itu benar-benar membuat jenderal Chang Li terkejut, karena melihat Hao Da yang tiba-tiba menjadi sangat kuat. Padahal tadi saat dirinya melawannya, Hao Da tidak sekuat itu.
"Apa yang terjadi? Kenapa iblis ini menjadi sangat kuat?" batin Jenderal melihat pasukannya yang satu persatu kalah.
Melihat itu, ia tidak ingin pasukannya mati di tangan iblis baru itu. Yang Li yang menemani ayahnya berkata bahwa harus segera membunuh iblis itu agar tidak terjadi korban di pasukan nya.
"Ayah, lebih baik kita segera bunuh iblis itu. Jika tidak pasukan kita akan mati di tangannya," ucap Yang Li dan di angguki Jenderal Chang Li.
Wuuus...
Mereka berdua melesat ke arah Hao Da dan menyerangnya.
Syuut...
Syuut...
Syuut...
Duuar...
Yang Li menebaskan pedangnya, mengeluarkan kekuatannya yang di arahkan ke Iblis Hao Da hingga membuat ledakan besar karena Hao Da juga menangkis kekuatan itu dengan kekuatan nya.
"Cih! Iblis rendahan, berani sekali kau melawan ku. Lihatlah, akan ku buat kau mati mengenaskan," marah Yang Li dan melesat secepat kilat menyerang Hao.
Craas....
Craas....
Craas....
Sayatan bertubi dengan kecepatan kilat membuat Hao Da tidak dapat menahannya, hingga membuat tubuh itu terluka sangat parah.
Sedangkan Raja iblis yang melihat berdecih, "Tidak berguna," gumamnya dan menghilang, mencari sesuatu yang di rasa sangat menggiurkan. Aura yang begitu nikmat.
..
..
..
Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 78 Episodes
Comments