Raja Iblis pergi dan tidak memperdulikan Hao Da yang bertarung, entah mati atau tidak baginya iblis rendahan itu tidak berguna. Saat dirinya memberikan racun iblis itu hanyalah iseng belaka. Namun kenyataan nya malah membuat pihak kekaisaran memburunya.
"Heh, kalian pikir setelah mengetahui bahwa itu racun iblis bisa menangkap ras ku, tidak akan pernah bisa," gumamnya yang saat ini mencari aura yang membuat nya menginginkannya. Aura yang tak lain adalah milik Jia Li yang tak jauh dari tempat Jenderal Chang Li bertarung.
..
..
Anming yang saat itu bersama Kaisar Xiao Zhan mendengar suara pertarungan saling pandang. Kaisar Xiao Zhan memerintahkan Anming untuk melihat apa yang terjadi. Sedangkan dirinya masih mengawasi istrinya yang berlatih.
Anming yang telah pergi dari hadapan tuannya kini berada di tempat pertarungan. Ia melihat dari atas pohon. Keningnya mengkerut saat melihat siapa yang saat ini sedang bertarung, Yang Li dan Jenderal Chang Li, keluarga permaisuri tuannya. Dan apalagi saat melihat siapa yang di lawan oleh mereka, iblis.
"Iblis? Bagaimana bisa ada iblis di hutan ini?" gumamnya melihat iblis yang bertarung dengan Yang Li. "Tapi sepertinya iblis ini belum sepenuhnya menjadi iblis. Ia hanya manusia rendahan yang sedang berevolusi menjadi iblis sungguhan."
Anming memberitahukan kepada tuannya lewat telepati, mengatakan bahwa dimana saat ini dirinya berada kakak dan ayah permaisuri sedang bertarung dengan seorang iblis rendahan.
Kaisar Hantu yang mendengar tidak peduli, baginya ras iblis bukanlah hal menarik baginya. Ia hanya mengatakan jika mertuanya dalam bahaya harus segera membantunya.
"Bantu mereka jika mereka tidak sanggup melawan iblis rendahan itu," perintahnya.
"Baik Yang Mulia," jawab Anming fokus dengan apa yang di lihatnya .
Sedangkan dimana Kaisar Hantu berada, ia seakan merasakan sesuatu. Aura yang tidak asing baginya. Ia menghilang dari tempatnya dan mencari asal aura itu.
Di tempat Raja Iblis berada, saat ini ia sedang menatap seorang wanita yang sedang berlatih dengan giat dengan pandangan penuh seringai.
Ia tidak tahu jika wanita yang saat ini di perhatikan nya adalah wanita milik musuh kaisar nya.
Jia Li yang merasa ada yang memperhatikan, berhenti dan mencari sekeliling tempat itu.
"Kenapa seperti ada yang mengawasi ku?" Batinnya masih mencari. Namun saat mengingat suaminya yang setiap hari mengekori-nya, ia berpikir mungkin itu adalah suami hantunya. "Mungkin pria mesum itu," gumamnya dan tidak memperdulikan lagi.
Sedangkan Raja iblis Zao Chen, yang menyakini bahwa aura itu milik Jia Li, ia memiliki niat harus mendapatkan nya untuk kaisar-nya yang kini telah bangkit. Jika perlu menculiknya untuk di berikan kepada tuannya agar dapat memulihkan kekuatan Yang Mulianya yang saat ini sedang lemah.
Setelah mengatahui siapa pemilik aura bulan itu, Raja Iblis Zao Chen menghilang dari tempatnya dan pergi meninggalkan tempat itu.
Kaisar hantu yang mencari asal aura itu kini tidak bisa menemukan dimana pemilik aura itu berada. Dan akhirnya dia mengabaikan nya.
"Aku yakin itu adalah aura milik iblis," gumamnya dan menghilang.
.
.
Sedangkan Yang Li yang bertarung kini berhasil membuat Hao Da tidak berdaya. Dan saat ini dirinya sedang menodongkan pedangnya ke arah iblis itu.
Berani kamu melawan kami, maka kematian-lah yang harus kau dapat," Pedang itu secepat kilat menebas kepala Iblis Hao Da. Dan akhirnya Hao Da mati di tangan Yang Li.
Sedangkan Jenderal Chang Li yang melihat hanya diam. Namun tiba-tiba ia merasakan aura yang mengerikan dan kuat tak jauh darinya yang tak lain adalah aura milik Anming. Ia yang mengatahui asal aura itu berada melempar pedangnya.
Syuuut....
Anming yang melihat pedang itu mengarah padanya menghilang. Membelah tubuhnya menjadi asap hingga membuat dirinya tidak terkena pedang milik Jenderal Chang Li.
Jenderal Chang Li yang melihat menatap tajam, ia mengambil pedangnya dengan kekuatannya, membuat pedang itu kembali padanya.
"Keluar kau!" perintahnya dengan teriak.
Yang Li yang tidak mengatahui siapa yang diminta ayah nya keluar, menghampiri ayahnya berada.
"Siapa ayah?"
"Kau akan tahu nanti," jawabnya menatap arah aura itu berasal.
Anming yang ketahuan perlahan menampakkan diri. Asap hitam yang mengepul itu perlahan berubah menjadi dirinya, dan kini berdiri di depan Jenderal Chang Li dan pasukannya.
"Salam tuan," sapa nya dengan santai, namun tidak di tanggapi oleh mereka.
Jenderal Chang Li yang melihat aura yang sangat pekat dan mengerikan keluar dari tubuh Anming, membuat dirinya berpikir, bahwa pemuda yang ada yang di depannya bukanlah orang baik.
"Siapa kau?" tanya Yang Li menodongkan senjata
Anming tidak menjawab, karena menurutnya ia sangat malas menjawab pertanyaan itu.
Yang Li yang tidak mendapatkan jawaban itu, entah kenapa tiba-tiba ia berpikir bahwa pemuda di hadapannya ada sangkut paut nya dengan iblis yang baru saja di bunuh nya. Dan tanpa bertanya lagi, Yang Li langsung menyerang Anming. Dan pertarungan pun kembali terjadi.
Kekuatan Anming yang lebih tinggi dari Yang Li membuat dirinya sangat mudah menghadapi Yang Li. Sedangkan Yang Li sekuat tenaga mengeluarkan semua kekuatannya untuk mengalah pemuda itu, hingga membuat ledakan-ledakan terus terjadi di tempat itu. Sampai akhirnya pertarungan sengit keduanya sampai terdengar di telinga Jia Li.
Jia Li yang mendengar itu langsung pergi ke arah asal suara. Dan saat sampai di tempat itu, betapa terkejutnya ia melihat kakak dan ayah nya serta pasukan ayahnya bertarung mengeroyok Anming, orang kepercayaan suami hantunya.
"Apa yang terjadi? Kenapa mereka bertarung?" bingung nya yang tidak tahu apa-apa.
Jia Li yang tidak mengetahui, jika di kekaisaran terjadi hal yang menghebohkan membuat dirinya bingung. Padahal pertarungan antara ayah, kakak dan Anming berasal dari permasalahan yang terjadi di kekaisaran yang tidak di ketahui olehnya.
Ia pun bertanya-tanya kenapa mereka bisa bertarung. Tapi saat tidak mendapatkan jawaban, ia pun akhirnya mencoba untuk menghentikan mereka, karena ia tahu ayahnya pasti tidak akan menang melawan Anming, orang kepercayaan suaminya itu.
Sedangkan Kaisar Xiao Zhan malah begitu santai menonton pertunjukan itu, walaupun ia tahu istrinya telah mengetahui Anming bertarung dengan keluarganya. Ia tidak menghentikan Anming, karena ia ingin melihat apakah pengawal pribadi nya itu masih gesit dalam bertarung atau tidak.
.
.
.
Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 78 Episodes
Comments