Jia Li yang kini sudah memegang kotak itu mengamati bentuk dan pola yang ada di atas kotak, nampak unik dan asing. "Aku tidak pernah melihat bentuk pola unik seperti ini," ucapnya sambil membolak-balikkan kotak hitam di tangan nya.
Karena rasa penasaran nya, Jia Li pun membuka kotak hitam itu. Namun saat mau membukanya lagi-lagi kotak itu tidak bisa di buka.
"Kenapa tidak bisa di buka?" Gumamnya berusaha membuka kotak itu.
Pria yang sejak tadi berbicara dengan Jia Li menghela nafas, melihat Jia Li yang berusaha membuka kotak itu. "Apa gadis ini menjadi bodoh, karena rasa penasarannya dengan isi kotak ini?" Batinnya melihat Jia Li yang masih berusaha.
"Dasar sialan! Kenapa susah sekali di buka," gerutunya kesal dan ingin membanting kotak hitam itu. Melihat Jia Li ingin membantunya, pria itu langsung menahan.
"Tidak bisakah kamu pintar sedikit? Apa kamu tidak melihat jika di pola itu ada sedikit titik formasi pengunci?"
Jia Li yang mendengar menaikkan sebelah alisnya. "Benarkah?" Lihatnya dengan teliti pada titik pola unik itu. Cukup lama meneliti setiap garis di pola itu, matanya melihat sebuah titik yang memiliki sebuah formasi pengunci. "Hah, ternyata memang ada. Sungguh merepotkan. Memang apa sih isinya sampai-sampai harus terkunci dengan sebuah formasi. Menyebalkan," gerutunya kesal dengan tangan membuat sebuah simbol membuka kunci formasi.
Wuuus….
Sebuah aura kuat keluar lewat sela kotak hitam itu saat Jia Li berhasil membuka formasi kunci. Jia Li hanya mengerutkan kening saat merasakan aura kuat itu.
"Aura yang sangat kuat," batinnya dan perlahan membuka kotak itu.
Siiing…
Sebuah kilauan cahaya berwarna merah terang memancar dalam kotak itu. Perlahan Kilauan merah itu meredup dan terlihatlah sebuah cincin bermata merah yang sangat cantik di dalam nya. Jia Li yang melihat terpana dengan apa yang di lihat.
"Sungguh cantik sekali," gumamnya dengan mata tak beralih dari cincin merah itu. Cincin yang tak lain adalah Cincin Keramat Kaisar Hantu, Xiao Zhan.
Perlahan Jia Li mengambilnya, namun lagi-lagi Jia Li kesusahan karena cincin itu sangat lah berat. "Dasar cincin sialan. Sebenarnya kau ini apa sampai membuat ku susah," gerutunya dengan kesal.
Kaisar hantu yang tak lain adalah Xiao Zhan terkekeh mendengar gerutuan Jia Li yang menurutnya lucu. Jia Li yang mendengar mendengus kesal. "Berani kau menertawakan ku! Akan ku bunuh kau," kesalnya dan malah semakin membuat Xiao Zhan tertawa keras. Pikirnya gadis ini sangat unik. Membunuhnya? Hm, apakah mampu, pikirnya masih menertawakan Jia Li.
Hahahaha…..
Jia Li yang mendengar tawa Xiao Zhan semakin keras, mengumpat dengan wajah merah karena marah. "Keluar kau! Jangan beraninya bersembunyi!" Teriak nya dengan keras.
"Jangan marah cantik, akan hilang cantiknya jika kamu marah seperti itu," ucap Xiao Zhan malah membuat Jia Li semakin marah
"Persetan dengan kecantikan. Aku tidak peduli. Sekarang kaluar kau! Akan ku bunuh kau sialan!"
"Uh, benarkah? Tapi aku tidak yakin kau akan bisa membunuh ku gadis manis," ejeknya seolah mengatakan jika Jia Li lemah
Jia Li benar-benar marah. "Jika berani berbicara lagi akan ku hancurkan cincin ini," ancamnya, namun tidak membuat Xiao Zhan takut. Ia malah menaikan sebelah alisnya mendengar itu.
Saat ini Xiao Zhan bersedekap dada menatap Jia Li dari dalam cincin bermata merah itu dengan senyum manis di bibirnya.
"Lihat lah cincin itu. Aku yakin kamu tidak akan setega itu menghancurkan cincin cantik yang ada di kotak hitam itu," ucapnya meminta Jia Li melihat cincin bermata merah.
Jia Li menuruti perintah itu, menatap dengan seksama cincin bermata merah itu. Namun cukup lama ia menatap, terlihat seorang pria berwajah tampan tersenyum kepadanya. Jia Li yang melihat terkejut karena ada wajah yang sangat-sangat tampan di dalam cincin itu.
"Tidak mungkin, aku pasti berhalusinasi," gumamnya sambil mengucek mata.
Jia Li kembali menatap cincin itu memastikan bahwa dirinya pasti berhalusinasi. Namun saat dirinya memandangi cincin itu kembali, lagi-lagi Jia ku melihat pria berwajah tampan itu.
"Sialan! Benarkah ini nyata? Tapi tidak mungkin. Bagaimana bisa ada wajah pria tampan di dalam cincin? Mustahil," batinnya berpikir keras.
Namun semuanya sebenarnya bukanlah halusinasi, melainkan kenyataan. Bahwa benar di dalamnya memang ada seorang pria berwajah tampan tersenyum manis padanya. Di dalam cincin itu sebenarnya Xiao Zhan berbentuk sebuah arwah yang tersegel dalam cincin itu. Jiwa yang di segel oleh seorang pertapa sakti saat dirinya membuat ulah di dunia atas.
Pertapa sakti itu menyegel jiwa Xiao Zhan karena saat itu Xiao Zhan mencoba menghancurkan dan menguasai dunia atas. Namun sialnya dirinya malah kalah oleh seorang pertapa sakti yang memiliki kekuatan lebih tinggi dari nya. Dan akhirnya jiwanya di tarik dan di masukkan kedalam sebuah cincin dan di buang di dunia manusia serta menempatkan beberapa formasi untuk mengurungnya agar dirinya tidak lepas dari cincin itu.
Xiao Zhan yang jiwanya di tarik paksa oleh pertapa sakti itu tentu saja marah. Namun saat pertapa sakti itu mengatakan dirinya bisa lepas dari dalam cincin itu dengan adanya aura bulan atau darah dari pemilik aura bulan, ia menjadi senang. Karena menurutnya itu akan mudah menemukan orang yang memiliki aura bulan.
Namun semuanya tidak berjalan mulus seperti yang dia pikirkan, ternyata ia harus menunggu cukup lama hingga puluhan ribu tahun lamanya. Hingga sampai tibalah Jia Li datang di tempatnya, melepaskan segel formasi yang mengurungnya.
Xiao Zhan tentu saja tidak akan melepaskan begitu saja saat dirinya merasakan aura bulan di diri Jia Li saat berada di sekitarnya, ia pun menuntun Jia Li agar menuju gua dimana dia berada. Dan membuka formasi yang menyegelnya. Dan cukup lama penantiannya, akhirnya dirinya akan segera bebas dari kekangan pertapa sakti itu.
Namun saat melihat kecantikan yang di miliki oleh Jia Li, ia malah memiliki niat terselubung, menginginkan wanita yang akan membebaskannya menjadi istrinya. Senyum licik terbit di bibirnya saat memikirkan rencananya itu.
"Akan ku jadikan kau permaisuri ku di istana ku," gumamnya begitu menginginkan Jia Li.
Jia Li yang masih mengamati cincin itu dikagetkan mendengar suara Xiao Zhan lagi. "Ambillah. Aku yakin sekarang kamu akan mudah mengambilnya," perintahnya memberitahu.
"Benarkah?" Tanya Jia Li tidak percaya.
"Aku tidak akan membohongi mu," jawab Xiao Zhan. Dan akhirnya Jia Li mengambilnya. Dan benar saja, Jia Li berhasil mengambilnya.
Jia Li yang berhasil mengambilnya tentu saja senang. Ia berencana membawa pulang cincin itu ke rumahnya. Karena menurutnya cincin secantik itu tidak benar jika berada di dalam gua yang dingin. Ia pun memasangkan cincin itu di jari manisnya. Namun saat ia memakai cincin itu jari nya tergores oleh ujung permata itu hingga membuatnya terluka dan akhirnya darah menetes mengenai permata itu.
Xiao Zhan yang mendapatkan darah dari pemilik aura bulan tersenyum senang karena akhirnya dirinya bisa keluar dari dalam cincin.
.
.
.
Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 78 Episodes
Comments
Narimah Ahmad
senang jln ceritanya
2023-08-27
0
Liswati Angelina
pasti senang tuh kaisar hantu bisa keluar dari cincin itu
2022-09-21
0