Setelah mendapatkan persetujuan dari Xiao Zhan. Jia Li pun bersiap untuk kembali ke kediaman Jenderal. Dua dayang yang setia menemaninya, menemani Jia Li yang menunggu kedatangan suaminya.
"Yang Mulia, apakah anda benar-benar akan meninggalkan istana?" tanya dayang bernama Xianlun.
"Tentu saja," jawabnya senang, karena akhirnya dia akan pergi meninggalkan istana ini.
"Apa Yang Mulia tidak senang tinggal disini?" satu pertanyaan yang membuat Jia Li langsung menatap mereka, meletakkan cangkir teh yang di pegang nya.
"Kenapa? Apa kalian sedih karena aku pergi?" tanyanya saat melihat wajah sedih keduanya.
"Tentu saja Yang Mulia. Kami baru saja melayani anda, namun kini yang mulia harus pergi," jawab Lunxia sedih.
"Sudah jangan sedih, aku pasti akan sering mengunjungi kalian," ucapnya menghibur, walau dalam hati sebenarnya ia tidak sudi lagi datang kekaisaran ini.
"Oh ya, bolehkan aku bertanya pada kalian?" tanya Jia Li ingin mengetahui tentang siapa suaminya ini. Mumpung dia belum kembali ketempat asalnya, Ia ingin mencari tahu, siapa suaminya itu. Agar kelak dia bisa berjaga-jaga untuk tidak memprovokasi Xiao Zhan, yang menurut nya bukanlah orang biasa.
"Silahkan Yang Mulia. Jika kami dapat menjawab, kami akan menjawabnya," jawab Lunxia
Jia Li melihat sekeliling, takut ada yang mematainya. Anming, pria muda tampan yang selalu ada tak jauh darinya saat tuannya sedang tidak bersama dengan dirinya.
Merasa aman, Jia Li berkata pelan, takut ada mahluk halus yang mendengarnya. Entah kenapa ia selalu berpikir di istana itu penuh dengan mahluk halus. Dan tanpa Jia Li ketahui, dua dayang yang dia ajak mengobrol itu sebenarnya adalah bagian dari makhluk halus tersebut.
"Bisakah kalian memberi tahuku siapa Xiao Zhan itu?" ucapnya begitu pelan dan membuat Lunxia dan Xuanlun saling pandang.
Keduanya bingung untuk menjawab pertanyaan itu. Jika mereka salah membicarakan tuan mereka, maka harga yang harus di bayar adalah kebinasaan mereka.
Glek,
Keduanya menelan ludah dengan kasar mendengar pertanyaan yang benar untuk mereka jawab.
"Katakan. Aku ingin mendengar penjelasan kalian tentang pria itu," pintanya lagi membuat mereka berdua bingung.
"Apa yang harus ku lakukan?" batin keduanya bingung, menjawab pertanyaan itu.
Xiao Zhan yang berada di aula utama beserta bawahan nya, mendengar pertanyaan Jia Li, tersenyum. Sungguh penasarannya kah istrinya itu dengan nya, pikirnya saat telinganya yang tajam itu mendengar semuanya.
Ingin melihat wajah terkejutnya istrinya, Xiao Zhan memerintahkan dua dayang itu menjelaskan siapa dirinya sebenarnya lewat telepati.
'Katakan saja," perintahnya masuk kedalam pikiran mereka.
Kedua dayang itu mengangguk. Mereka akan mengatakan dengan jelas siapa kaisar mereka sebenarnya.
Jia Li yang menunggu penjelasan itu dengan sungguh-sungguh, menatap mereka dengan wajah penasarannya. Lunxia dan Xuanlun yang di tatap hanya bisa menghela napasnya, serba salah. Takut apa yang di katakan nanti akan membuat kaisar nya marah.
"Mohon ampuni hamba Yang Mulia Kaisar, jika nanti apa yang saya jelaskan salah," batinnya memohon ampun.
"Cepat katakan," perintahnya lagi dengan tidak sabar.
Sebelum menjelaskan semuanya, kedua dayang itu menghela napasnya dengan berat. Dan setelah itu duduk bersimpuh di lantai untuk memulai menceritakan siapa junjungannya itu.
"Yang Mulia Permaisuri, sebelumnya saya memohon kepada anda untuk tidak meninggalkan Yang Mulia. Karena bagaimanapun Yang Mulia tetaplah suami anda." Jia Li mengangguk, menyetujui permintaan itu hanya karena rasa penasarannya.
"Baiklah. Sekarang cepat katakan siapa sebenarnya dia?"
"Biarkan saya yang menjawab pertanyaan anda Yang Mulia," jawab Lunxia dan di angguki Jia Li.
Lunxia pun mulai menceritakan siapa Kaisar Xiao Zhan sebenarnya. Yang ternyata adalah seorang Kaisar Hantu yang memiliki umur 10.000 tahun lama nya. Seorang kaisar yang menguasai dunia bawah, mahluk halus.
Mendengar cerita itu, Jia Li tentu saja terkejut. Ia mengira Xiao Zhan adalah manusia sama sepertinya. Hanya saja kekuatannya lebih tinggi dari nya makanya dia bisa menghilang. Tapi kenyataan nya suaminya itu bukanlah manusia, melainkan raja para raja mahluk halus. Yang berarti suaminya adalah Kaisar nya pada hantu.
Jia Li yang mengetahui kenyataan itu sungguh tidak menyangka jika dirinya harus terjerat pernikahan dengan seorang hantu. Ingin menyalahkan dewa cinta, karena benang merah yang mengikat mereka rasanya tidak mungkin. Dan mungkin inilah takdirnya, menjadi seorang permaisuri dari Kaisar Hantu lewat Cincin Keramat yang di temukan nya. Sungguh nasib sial, pikirnya.
"Tapi jika dia hantu kenapa wajah nya begitu tampan. Tidak menyeramkan seperti yang ku pikirkan? Dan kenapa wajahnya tidak menua? Bukankah dia sudah berumur 10.000 tahun?" gumamnya berpikir keras
Lunxia dan Xuanlun yang mendengar hanya diam. Ia tidak ingin mengatakan lebih banyak. Cukup menjelaskan itu saja.
Sedangkan Xiao Zhan yang mendengar gumaman Jia Li tertawa sambil menopang kepalanya, duduk di singgasana. Semua bawahannya yang mendengar gelak tawa itu hanya melihat sekilas, tidak berani menatap lama tuan mereka.
"Kalian lanjutkan saja. Aku ingin menemui permaisuri ku."
Xiao Zhan menghilang dari tempatnya menuju gazebo, dimana Jia Li sedang bersama dengan dua dayang nya.
Wuuus...
Dalam secepat kilat, kini Xiao Zhan sudah berdiri di belakang Jia Li. Memberi kode agar dua dayang itu diam.
Jia Li yang sedang berpikir tentang suaminya membuat dirinya berulangkali menggelengkan kepala. "Tidak, aku tetap tidak akan menerima pernikahan ini. Bagaimana jika dirinya menjadi hantu sungguhan yang mengerikan? Tidak mungkin aku akan bersamanya," gumamnya dapat di dengar oleh Xiao Zhan.
Sungguh saat ini Xiao Zhan ingin sekali menciumi wajah cantik itu bertubi-tubi, karena gemas dengan pemikiran Jia Li. Merasa tidak tahan, ia pun langsung mengangkat tubuh itu dalam gendongannya.
Jia Li yang merasakan tubuhnya melayang tentu saja terkejut. Setelah melihat siapa pelakunya, ia memukul dada itu dengan kesal. "Apa yang kau lakukan? Turunkan aku," pintanya meronta
"Diamlah. Aku akan membawa mu jalan-jalan dan setelah ini akan mengantarkan mu pulang. Bukankah kamu ingin pulang?" tanyanya dan diangguki Jia Li.
Jia Li pun diam dalam gendongan itu. Menatap bawah, melihat keindahan Kekaisaran Tai Zhan. Tiba-tiba dirinya di kejutkan datangnya seekor Naga hitam besar ke arahnya, yang ternyata itu adalah tunggangan milik Xiao Zhan.
Mereka berdua duduk di atas Naga itu, menikmati keindahan alam yang mereka lewati. Xiao Zhan yang berada di belakang Jia Li memeluknya dari belakang. "Apa kamu senang?" tanyanya dan diangguki. "Jadi apakah setelah ini kamu akan menganggap ku suami mu?" tanyanya lagi langsung mendapatkan tatapan tajam.
"Jangan harap. Itu tidak akan pernah," jawabnya dengan nada acuh. Xiao Zhan hanya tersenyum, tidak merasa sakit hati sama sekali. Malah ia senang melihat wajah nan jutek itu.
Jia Li tidak mengetahui jika Xiao Zhan akan membawanya kembali saat ini. Kini mereka tiba-tiba menghilang, dan muncul di hutan kabut, hutan dimana Kekaisaran Song berada.
Mereka berdua turun dari tubuh Naga besar itu. Dan secepat kilat Naga itu menghilang, kembali ke tempatnya. Jia Li yang melihat hanya diam, tidak ingin bertanya. Ia menatap sekeliling. Tidak asing dengan hutan itu.
"Bukankah ini hutan kabut?" batinnya masih melihat sekelilingnya.
"Ini memang hutan kabut, hutan di mana kekaisaran mu berada," jawab Xiao Zhan seolah tahu apa yang di pikirkan istrinya.
Jia Li yang melihat itu merasa was-was. Takut apapun yang ada di pikirannya di ketahui oleh suami hantunya. "Jangan-jangan dia tahu apapun yang aku pikirkan."
Melihat wajah itu, Xiao Zhan menyentil kening Jia Li. "Aku hanya menebaknya saja," padahal sebenarnya ia tahu apa yang di pikirkan istrinya itu. Namun agar istrinya tidak takut padanya akhirnya dia berbohong.
"Ayo, bukankah kamu ingin segera pulang menemui keluarga mu?" ucapnya dan langsung di angguki Jia Li.
Xiao Zhan pun membawa Jia Li menghilang dari hutan itu dan menuju kediaman Jenderal. Sesampainya di depan kediaman Jenderal Li, dua orang penjaga yang melihat begitu terkejut, karena tiba-tiba mereka melihat nona mudanya berdiri di depan mereka setelah satu minggu lebih menghilang.
.
.
Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 78 Episodes
Comments
Liswati Angelina
kaisar hantunya tidak kelihatan nih......
2022-09-26
0