Hao Yu dan Jenderal Chang Li yang saat ini sudah sampai di kediaman pemuda lainnya dan melihat keseluruhan setiap pemuda yang ikut dalam perburuan itu, mereka benar-benar terkejut karena ternyata semua pemuda kini menjadi sangat aneh.
Jenderal Chang Li yang melihat benar-benar tidak bisa diam, ia harus segera melaporkan semuanya para kaisar, bahwa ini adalah masalah yang benar-benar serius.
"Tuan Hao, maaf saya harus pergi. Saya harus menyampaikan semua ini pada kaisar tentang apa yang di alami para pemuda ini," pamitnya dan di angguki.
"Silahkan."
Jenderal Chang Li pun langsung pergi meninggalkan tempat itu menuju kerajaan. Setelah cukup lama menunggangi kuda, Jenderal Chang Li pun kahirnya sampai di pintu gerbang istana.
Dua penjaga yang menjaga pintu gerbang, menghampiri mengambil kuda itu serta mempersilahkan Jenderal mereka masuk.
"Silahkan jenderal," Chang Li mengangguk dan setelah itu masuk dengan gagahnya.
Walaupun usianya sudah tidak muda lagi, namun aura yang di pancarkan membuat semua enggan padanya, terutama karena ia adalah seorang jenderal perang kekaisaran.
Chang Li masuk dan langsung menemui kaisar-nya setelah meminta seorang penjaga mengatakan bahwa dirinya ingin bertemu.
Setelah sampai di tempat dimana kaisar menunggu nya, Chang Li langsung memberi hormat. Dan kaisar mengangguk, memintanya untuk bangun dan duduk.
"Duduk lah," perintah Kaisar Lue Yi
"Baik Yang Mulia."
Melihat Jenderal Chang Li sudah duduk, ia meminta dayang untuk menuangkan minuman di cangkir untuk mereka.
"Minumlah."
Chang Li pun meminum teh itu untuk menghormati kaisar-nya. "Terimakasih Yang Mulia."
"Katakan ada apa jenderal ingin menemui ku? Aku yakin pasti ada hal penting yang ingin kau sampaikan."
Dengan pelan, Chang Li menaruh cangkir itu dan mengangguk. "Benar Yang Mulia. Ada hal penting yang ingin hamba sampaikan," jawabnya dan membuat Kaisar Lue Yi mengangguk, meminta Jenderal Chang Li untuk melanjutkan, menjelaskan hal penting apa itu.
"Saya ingin menyampaikan jika ada banyak pemuda yang mengalami hal aneh di kekaisaran kita, setelah mereka pergi ke hutan kabut kemaren hari," jelasnya membuat Kaisar Lue Yi mengerutkan kening.
"Hal aneh? Hal aneh apa?" tanyanya meminta penjelasan.
"Dari yang saya lihat dan dari laporan itu, mereka terkena racun iblis. Tapi ada sebagian dari pemuda itu tidak terkena racun iblis. Namun mereka seperti layaknya zombie."
"Racun iblis? Zombie?"
"Bisa kamu jelaskan keseluruhannya," pintanya dan di angguki Chang Li.
Jenderal Chang Li pun menjelaskan secara rinci ciri-ciri yang terjadi pada semua pemuda itu dan menjelaskan kenapa mereka bisa ada di hutan kabut itu. Mendengar cerita itu, Kaisar Lue Yi sungguh terkejut. Bukankah berarti di kekaisaran nya ada iblis yang berkeliaran? Dan itu terdapat di hutan kabut? Jika itu memang ada tidak bisa di biarkan. Ia takut akan membahayakan masyarakat kekaisarannya.
"Aku akan melihat apakah itu benar ulah iblis atau bukan. Jika memang itu benar, aku akan meminta para tabib istana untuk mencoba mengobati mereka."
"Baik Yang Mulia."
.
.
Keesokan harinya Kaisar Lue Yi pun pergi bersama dengan Jenderal Chang Li dengan di kawal oleh pasukan kecilnya. Mereka pergi menuju tempat dimana kekediaman pemuda itu berada. Saat sampai di kediaman mereka masing-masing dan melihat kenyataan yang di alami para pemuda itu, ia benar terkejut. Tidak menyangka jika itu memang benar kenyataan nya, bahwa mereka benar-benar terkena racun Iblis.
Kaisar Lue Yi pun memerintahkan pengawalnya untuk segera memanggil semua tabib istana datang kekediaman para pemuda yang terkena racun iblis itu untuk memeriksa.
Setelah sampai dan di periksa oleh tabib istana yang handal dalam pengobatan dan mendiaknosa. Tabib itu mengatakan jika itu bukanlah racun iblis, melainkan sebuah kutukan. Kutukan Zombie. Kutukan yang perlahan jiwanya akan meninggalkan tubuh mereka dan tidak terkendali.
Kaisar Lue Yi dan Jenderal Chang Li yang mendengar terkejut, karena ternyata itu bukanlah racun iblis melainkan sebuah kutukan yang tidak akan bisa di hilangkan jika yang memberi kutukan tidak mencabut kembali kutukan itu. Dan satu-satu cara untuk menghilangkan kutukan itu dan menjaga keamanan kekaisaran dari para pemuda yang nantinya akan menjadi Zombie, maka mereka dengan terpaksa harus membunuh para pemuda itu agar pemuda yang akan menjadi zombie tersebut tidak mengamuk di kekaisaran song.
Para orang tua mereka yang mendengar kaisar menyatakan harus membunuh anak-anak mereka, tentu saja terkejut. Tidak tega jika putra mereka harus mati karena kutukan sialan itu.
"Yang Mulia, tidak bisakah putra kami di sembuhkan? Kami tidak bisa jika harus kehilangan putra kami," pinta mereka dengan sungguh-sungguh, berharap kaisar mereka memiliki cara lain.
"Hah, tidak ada cara lain," ucapnya menggelengkan kepala. "Jika itu racun iblis, mungkin tabib istana bisa mengobatinya. Namun ini lain, ini adalah sebuah kutukan. Dimana kutukan itu tidak akan hilang jika yang memberi kutukan tidak menarik kembali kutukan itu," jelasnya dan membuat para irang tua pemuda itu sedih.
Namun satu keanehan yang di lihat kaisar dari para muda itu. Yaitu putra dari Hao Yu, yang sepertinya memiliki gejala yang tidak sama seperti pemuda lainnya. Putra Hao Yu itu seolah tidak mendapatkan kutukan Zombie melainkan ia seperti akan berubah menjadi sesosok iblis, bukan Zombie. Karena dari tubuh itu perlahan kini berubah. Kuku-kukunya mulai memanjang hitam, dan muncul tanduk di keningnya serta matanya perlahan berubah menjadi merah.
Keanehan itu benar-benar membuat semua nya takut. Apalagi saat melihat putra Hao Yu merauung dan mencoba lepas dari jeratan rantai itu.
"Yang Mulia, sepertinya putra Hao Yu tidak seperti yang lainnya. Ia benar-benar seperti menjadi iblis kecil yang mulai perubahan," jelas Jenderal Chang Li melihat perubahan itu.
"Kau benar. Kita harus segera membunuh mereka sebelum mereka berubah sepenuhnya," jelasnya dan di angguki Chang Li.
Kaisar Lue Yi pun langsung meminta para prajuritnya membawa para pemuda itu di tempat eksekusi. Para orang tua mereka hanya bisa pasrah melihat anak mereka akan mati hari itu, karena mereka tidak bisa membantah sang kaisar demi menjaga keamanan kekaisaran.
Walaupun semua usaha telah di lakukan, mencari tabib handal untuk mengobati mereka. Namun kenyataan nya semua tabib tidak sanggup menyembuhkan putra mereka. Dan akhirnya menerima kematian putra mereka dengan lapang dada.
.
.
.
Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 78 Episodes
Comments
Frando Kanan
umm....ini bkn ulah raja hantu kn? gk mungkin ksh jd zombie atau iblis kn????
2022-12-06
0
Martha
kasian para peserta sayembara 🤧😢. oh kaisar hantu, apa ga kasian liat mereka jadi bgtu? kejam nya jgn banyak2 donk, kasian tau anak org.. masa mao dibunuh ddpan mata org tua nya 🤧🙈
2022-10-08
0