Waktu yang di tentukan untuk menjalani ritual pernikahan telah tiba. Anming datang mengetuk pintu dan mengabarkan bahwa semuanya telah siap.
"Mohon ampun yang mulia. Saya datang mengabarkan jika acara pernikahan telah siap. Mohon yang mulia untuk segera tiba," ucap Anming memberitahu.
Xiao Zhan yang sedang bersama dengan Jia Li, saling pandang. Dan secepat kilat Jia Li melepas dirinya dari Kaisar Hantu itu. Melihat Jia Li yang mencoba menjauh dari nya, Xiao Zhan tersenyum kecil dan secepat kilat menyambar tubuh itu, menghilang dan membawanya ke altar pernikahan.
Wuuus...
Kedua nya kini telah sampai di tengah-tengah altar pernikahan. Banyak pasang mata mengelilingi mereka, menyaksikan pernikahan kaisar mereka. Sedangkan Jia Li yang kini ada bersama Xiao Zhan tiba-tiba tubuhnya tidak berkutik, tidak bisa berbicara atau bergerak semaunya. Entah kenapa tubuhnya seolah kaku dan menurut dengan perintah Xiao Zhan.
"Kemarilah calon istri ku," perintah Xiao Zhan dan langsung membuat Jia Li menurut, tanpa adanya penolakan sedikitpun.
Tubuh itu bergerak sendiri, mendekat ke arah Xiao Zhan. Dan sial nya lagi tangannya tiba-tiba bergerak menggandeng tangan pria itu. Xiao Zhan yang melihat tentu saja senang melihat Jia Li yang menurut padanya.
Sedangkan Jia Li bingung dengan dirinya sendiri, karena mematuhi perintah itu. "Apa yang terjadi dengan tubuh ku? Kenapa aku tidak bisa mengontrolnya? Dan kenapa tubuh ku mematuhi perintah nya?" batinnya bingung dengan tubuhnya sendiri.
Jika dia mengingat, sepertinya Xiao Zhan tidak melakukan apapun padanya, ia hanya membawanya menghilang dari tempat itu dan tidak melakukan apapun dengan tubuhnya.
Namun Jia Li tetap saja berpikir, bahwa semua itu adalah ulah pria yang saat ini di gandeng nya. "Sialan!" umpatnya kesal dalam hati.
Keduanya kini melakukan pernikahan sesuai dengan langkah-langkah ritual pernikahan. Hingga akhirnya semuanya pun berjalan lancar tanpa ada gangguan. Dan kini Jia Li sudah resmi menjadi istri dari seorang penguasa dunia bawah, Kaisar Hantu. Seorang kaisar yang memiliki kekuasaan dan kekuatan tinggi.
Semua warga di kekaisaran dan anak buah Xiao Zhan bertepuk tangan, mengucapkan selamat kepada yang mulia mereka karena telah memiliki pendamping hidup yang akan mendampingi raja mereka memimpin kekaisaran.
Setelah selesai, kini Xiao Zhan duduk di singgah sananya dengan di temani Jia Li yang duduk di sampingnya.
Para jenderal dan mentri di kekaisaran membungkuk memberi selamat kepada yang mulia mereka, mengucapkan selamat atas pernikahan itu.
"Selamat yang mulia, akhirnya kini kekaisaran memiliki permaisuri," ucap seorang jenderal perang, Fu Ming. Dan di angguki Xiao Zhan.
Jia Li yang sekarang ada di pangkuan Xiao Zhan ingin sekali meninju wajah tampan itu. Namun karena dirinya tidak bisa menggerakkan tubuhnya sendiri, akhirnya dia hanya bisa menurut saja. Namun dalam hati, ingin sekali ia membunuh pria di depannya yang seenak nya saja membuat dirinya menikah dengan nya tanpa persetujuan darinya.
"Sialan! Jika tubuh ini bisa ku kontrol sendiri, aku akan langsung membunuh pria ini. Dan sebenarnya siapa pria ini? Kenapa semua orang menghormatinya?" batinnya bertanya-tanya.
Xiao Zhan yang melihat Jia Li terus menatapnya, mengelus wajah mulus itu. Ia tahu pasti istrinya berpikir banyak tentang nya. Ia beralih menatap bawahannya dan setelah mengibaskan tangan, meminta mereka pergi dari sana. Semuanya yang melihat perintah itu langsung menghilang dari tempatnya, meninggalkan yang mulia mereka bersama dengan permaisuri nya.
Melihat semua bawahannya pergi, Xiao Zhan menatap istri cantiknya. Tersenyum dengan begitu manisnya. Namun senyum itu tidak lah berarti bagi Jia Li yang saat ini sedang marah dengannya.
"Apa kamu bahagia dengan pernikahan kita ini sayang?" tanyanya saat melihat Jia Li terus menatap nya.
Jia Li tidak menjawab pertanyaan itu, namun dalam hati ia mengumpat kesal. "Siapa juga yang bahagia dengan pernikahan ini? Tidak sama sekali. Bagi ku pernikahan ini tidak lah nyata. Dan aku tidak akan pernah menganggap pernikahan ini ada untuk ku," batinnya menjawab pertanyaan itu.
Xiao Zhan yang tidak mendengar jawaban itu menaikkan sebelah alisnya, bingung dengan istrinya yang biasanya banyak berbicara menjadi diam.
"Kenapa tidak menjawab pertanyaan ku?" tanyanya dan membuat Jia Li semakin jengkel.
"Apa kamu pikun sialan! Bukankah kamu sendiri yang membuat ku tidak bisa menjawab pertanyaan bodoh mu itu," kesalnya dengan perasaan marah.
Cukup lama Xiao Zhan mengamati Jia Li, akhirnya dia mengingat apa yang di lakukan nya pada istri nya itu. "Oh aku lupa, kenapa kamu tidak bicara jika aku membuat mu bungkam?" ucap Xiao Zhan semakin membuat Jia Li bertambah marah.
Sebelum Xiao Zhan melepas mantra di tubuh Jia Li, Xiao Zhan membawa Jia Li ke kamar pengantin mereka.
Saat sampai di kamar mereka, Xiao Zhan langsung melepas mantra nya, dan itu langsung membaut Jia Li memberontak dan menjauh dari Xiao Zhan yang santai di atas ranjang sambil menopang kepalanya.
"Dasar pria sialan! Kurang ajar. Kenapa kau membuat ku menikah dengan mu? Kita tidak saling mengenal dan jangan harap pernikahan ini aku mengakuinya. Karena sampai kapan pun aku tidak akan mengakuinya," ucap Jia Li menatap tajam Xiao Zhan.
Sedangkan Xiao Zhan yang mendapatkan kemarahan itu hanya menatap santai. Dia tidak memperdulikan ucapan itu. Dan malah sebaliknya ia memerintah Jia Li untuk mendekat kearahnya. "Kemari-lah," perintahnya membaut Jia Li mengerutkan kening. Apa-apaan suaminya itu, pikirnya. Bukannya menanggapi ucapannya, malah sebaliknya, memerintah-nya untuk mendekat ke arahnya.
"Apa yang kau inginkan? Jangan harap kau bisa menyentuh ku," ucap Jia Li menutup dadanya dengan kedua tangannya.
Xiao Zhan yang mendengar itu tertawa keras. Sungguh lucu sekali istri kecilnya itu.
Hahahaha .....
Tawanya menggelegar di kamar itu sampai terdengar di telinga penjaga yang menjaga kamar mereka. Xiao Zhan menghilang dari atas ranjang dan secepat kilat kini dia berada di belakang Jia Li, memeluk tubuh istri nya itu.
"Apa kamu pikir aku tidak bisa menyentuh mu, sayang? Sangat mudah bagi ku untuk menelanjangi mu. Namun untuk saat ini jika kamu belum berkenan aku tidak akan memaksa, karena aku tahu kamu pasti belum siap melihat semuanya," jawab Xiao Zhan di telinga Jia Li dan itu langsung membaut pikiran Jia Li traveling tentang kata semuanya itu.
Entah kenapa wajah Jia Li tiba-tiba bersemu merah, karena berhayal tentang yang di pikirannya. Jia Li dengan cepat mengusir pikiran mesum nya, ia menginjak kaki Xiao Zhan. Namun karena Xiao Zhan bukanlah manusia. Tubuhnya malah menjadi asap dan membuat injakan itu tidak berhasil melukai Xiao Zhan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 78 Episodes
Comments
Narimah Ahmad
ha ha ha 🤭🤭🤭
2023-08-27
0
Dewi Sulistiyani
terlalu banyak kt sialan
2023-06-03
0
Martha
definisi lawan menyentuh bisa bgt, diri sendiri mao menyentuh lawan gagal terus.. itu tuh keq, aq merasakan pelukanmu tapi tak bisa memelukmu 🤣🤣🤪
2022-09-24
1