Bab 15
Vigo dan jhosua menaiki helikopter, menembak lawan dari atas.
"Ini pasti ulah Mark! bedabah itu. Berani-beraninya dia menyerang mansion, sedangkan dia sendiri tidak berani keluar dari sarangnya" ucap Vigo
"Pasukannya banyak sekali, Daffa tidak bisa mengatasi mereka sendirian"
"Kau tetaplah di sini. Aku akan turun mencari Mark, dia pasti bersembunyi di suatu tempat"
Vigo turun dari helikopter menggunakan tali, dia mencari-cari keberadaan Mark, dan malawan musuh yang menghadang jalannya.
Sementara itu, queisha tersadar. Dia mendengar suara tembakan dimana-mana.
"Kenapa suara tembakan terdengar begitu keras. Apa yang terjadi" ucapnya.
queisha beranjak keluar dari kamarnya, dia tidak melihat satu orangpun di mansion itu.
"Tidak ada orang. Ini adalah kesempatan untuk pergi dari sini. Tapi mengapa suara tembakan terdengar di mana-mana"
queisha berjalan ke pintu utama mansion, dia melihat Daffa yang sedang berkelahi melawan musuh.
"Kak Daffa. Kenapa dia hanya sendirian. Kemana dua orang yang selalu bersamanya itu".
queisha melihat dari kejauhan ada seseorang yang ingin menembak Daffa.
"Kak Daffa, awasss!" Ucap queisha berlari kearah Daffa dia lalu menabrakkan tubuhnya ke tubuh Daffa. Sehingga keduanya terjatuh.
"Kau kenapa disini. Cepat kembali ke mansion dan bersembunyi" ucap daffa
"Kak lihat! Di sana tadi ada orang yang ingin nembak kakak"
"Itu pasti Mark! Kau pergi dari sini dan bersembunyi. Aku akan mengejar orang itu. Bawa ini" ucap daffa memberikan sebuah pistol pada Queisha.
"Tapi kak"
"SEKARANG!!" teriak Daffa.
queisha beranjak berlari dari sana. Sedangkan Daffa mengejar sosok yang di sangka sebagai Mark.
queisha berlari menuju ke halaman belakang mansion. Untungnya setiap ada musuh yang ingin mencelakainya, selalu ada orang-orang vigo yang menjaganya.
Di halaman belakang mansion, queisha melihat Vigo seorang diri berkelahi melawan 11 orang.
queisha bersembunyi, agar tidak terlihat oleh mereka. queisha memperhatikan orang-orang yang melawan Vigo.
queisha melihat di balik pohon, ada seseorang yang sedang bersiap-siap untuk menembak Vigo.
Queisha binggung antara ingin menolong Vigo agar tidak tertembak, tetapi kehilangan kesempatan untuk kabur. Atau menolong Vigo tapi tetap terkurung di mansion.
Sementara itu, Vigo sudah mulai melemah, Energinya sudah terkuras. Tertambah lagi dia tidak membawa senjata. Pistolnya terjatuh Ntah kemana.
Vigo adalah mafia terkuat.dia bisa saja melwan 11 orang itu dengan hitungan detik. namun, untuk melawan musuh yang semuanya membawa senjata berupa rantai panjang, kayu, besi, pisau dan pistol. Dia kewalahan menghindari serangan dari mereka.
Melihat Vigo, sudah melemah. Mark keluar dari persembunyiannya.
"Segini saja kemampuanmu. Bahkan aku belum turun tangan tapi kau sudah tepar"
"Bedebah! Kau terus sembunyi dan setelah aku melemah kau baru keluar. Dasar banci!"
"Apa kau bilang! Banci. Baiklah, sekarang hidupmu akan berakhir di tangan banci ini" ucap Mark menodongkan pistol pada Vigo.
"Aku beri kau kesempatan untuk mengatakan kata-kata terakhirmu"
"Cehhh, kau kira bisa membunuhku semudah itu"
"Sepertinya tidak ada. Baiklah, siap-siap untuk menerima ajalmu"
DOORRR
Bukan Mark yang menembak Vigo, tapi queisha yang menembak Mark tepat mengenai tangannya. Sehingga pistol yang di pegang Mark terjatuh.
***Baca terus kelanjutan ceritanya ya☺️
Dan jangan lupa baca juga karya author lainnya yang berjudul "COULD CEO IN LOVE" dan "BAD GIRL" ya reader's tercinta ☺️🙏🏻
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
Kisti
uhhh ikut deg2an 🙃bntar thor,ambil napas dulu saya yaaaa 🙈
2023-06-17
1
MinSuga98
lanjut thor
2022-09-23
1
MinSuga98
lanjut thor 😀
2022-09-21
1