Queisha sering menerima kekerasan dari ibu tiri dan adik tirinya. Queisha harus membereskan rumah, memasak, dan mencari uang yang banyak untuk mereka. jika queisha melakukan kesalahan mereka tidak memberi queisha makan bahkan mengurung queisha semalaman dikamar dalam keadaan kelaparan.
Namun, semua itu berubah ketika sang papa meninggal dunia. Queisha menjadi sosok yang melawan kepada mama tirinya. bahkan jika di pukul pun queisha membalas memukul mereka.
hari ini tepat hari satu tahunnya sang papa meninggal.
"ma, dek kalian nggak ke makam papa untuk ziarah. ini hari ke setahunnya papa meninggalkan kita" ucap queisha
"kalo lho mau pergi ya pergi aja. ngapain juga ngajak-ngajak kita. ntar sepatu aku yang baru beli ini kotor" ucap viola adik tirinya queisha
"nggak tahu tuh, buang-buang waktu saja. mana panas lagi. bisa-bisa kebakar kulit kita. baru kemarin kita kesalon untuk perawatan. dan biayanya itu tidak semurah sendal jepitmu itu" ucap raya mama tirinya Queisha
"aku heran sama kalian, semenjak papa meninggal kalian selalu berfoya-foya membeli pakaian mahal. dari mana kalian mendapatkan uang itu. apa yang itu uang papa yang Kalian simpan, kalau iya kenapa kalian tega memberhentikan pengobatan papa dengan alasan kekurangan biaya. padahal aku selama ini mati-matian cari uang untuk pengobatan papa dan kebutuhan kita di rumah"
"enak saja. uang papamu itu sudah habis semuanya nggak sepeser pun tertinggal"
"terus kalian dapat uang itu dari mana"
"itu urusan kita, apa masalahnya denganmu. dan terserah kita mau membelanjakannya apa saja. gajimu setahun saja, bahkan tidak cukup untuk membayar perawatan" ucap viola
"terserah kalian saja." ucap queisha beranjak pergi menuju makam papanya.
"ihhh benar-benar nyebelin tuh Shakira. semenjak papa meninggal dia sangat berani pada kita" ucap viola
"kamu tenang saja sayang. hari ini penderitaan Shakira akan di mulai"
"maksud mama?"
"apa kamu lupa? di saat mama meminjam uang kepada tuan Vigo mama mengatakan akan mengembalikan uang itu setelah satu tahu. Mama menjadikan Shakira sebagai jaminannya kalo mama nggak bisa bayar uang itu, mereka boleh bawa Shakira ikut mereka"
"bearti mama ngejual Shakira dong"
"that's right sayang"
"tapi, Shakira akan hidup enak dong sekarang, bisa tinggal di mansion sebesar itu."
"kamu pikir tuan Vigo akan menyukainya. palingan dia akan di jadikan budak oleh tuan Vigo. karena penampilannya yang kampungan nggak mungkin tuan Vigo akan menyukainya"
"Mama benar juga"
"sekarang kita pergi dari sini. sebelum orang-orangnya tuan Vigo datang kemari untuk menagih. dan biarkan saja sih Shakira yang menanggung semuanya"
"Mama benar. ayo ma, cepat-cepat kita berkemas".
dilain sisi queisha telah selesai mendo'akan ayahnya
"pah, aku pergi dulu ya. nanti aku datang lagi. papa yang tenang disana. aku bahagia sekarang. papa tidak perlu mengkhawatirkanku" ucap queisha lalu mencium nisan papanya.
dengan air mata yang berlinangan queisha meninggalkan daerah pemakaman.
"makam mama jauh dari sini, mah aku sangat merindukan mama" ucap queisha berjalan tanpa arah
dari kejauhan queisha mendengar suara tembakan. queisha pun mendekati sumber suara.
disana ada lima orang memakai pakaian serba hitam dan dua orang memakai pakaian merah.
satu orang yang berpakaian merah itu, sudah tertembak dan terkapar dijalanan.
"berani-beraninya kau berkhianat padaku dan masuk ke dalam anggota red trucha. rupanya kau ingin bermain-main denganku" ucap vigo yang berjalan mengelilingi orang yang berbaju merah itu dengan menodongkan pistol.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
Kisti
lanjut baca ya thor
2023-06-17
0