BAB 13 Permintaan

Hati istri mana yang tidak tersentak mengetahui fakta tak terduga dari suaminya. Fakta itu sekaligus memporak-porandakan suasana hati Dea karena ternyata pangeran D punya wanita lain selain dirinya dihatinya. Ingin rasanya Dea marah, tapi ia tidak tahu harus marah pada siapa dan karena apa.

Tanpa sadar, Dea ikutan keluar istana untuk menenangkan hati dan perasaannya yang sedang kacau balau karena patah hati disaat ia jatuh cinta lagi. Dea tidak bisa dan tidak mau mundur sekarang karena bagaimanapun juga, ia sudah resmi menikah dengan pangeran D. Apalagi dia beneran cinta dengan sosok demit itu, jauh sebelum Dea tahu kalau ada wanita lain di hati pangeran D.

Berkali-kali pangeran demit itu juga menolak Dea namun dia bersikukuh tetap ingin menikah dengan pangeran D. Dea bahkan bersedia mati demi demit tampan itu. Aneh bila hanya karena Dea tahu ada wanita lain, gadis itu langsung menyerah begitu saja.

Dengan kata lain, bukan salah Dewa jika kahirnya Dea tahu yang sebenarnya dan hatinya memang serasa sangat sesak sekarang. Namun, bukan berarti Dea harus menyerah sebelum bertarung. Wanita yang dicintai pangeran D tidak mencintainya. Artinya, Dea masih punya kesempatan untuk mendapatkan cinta suaminya sendiri.

Yang menjadi masalah adalah, bagaimana caranya agar Dea bisa merebut hati sang pangeran dan membuat suaminya melupakan wanita yang dulu pernah singgah di hati suami Dea. Inilah yang harus Dea lakukan sekarang. Dea tidak boleh mundur hanya karena masa lalu pria yang ia cintai.

Benar, aku tidak boleh menyerah, aku harus maju tak gentar dan mendapatkan cintaku. Batin Dea menguatkan dirinya sendiri.

"Anda mau ke mana, Tuan Putri?" tanya salah satu pasukan demit Refald sengaja mengagetkan Dea yang kebetulan sedang berjaga di istana sekitar kediaman Dea dan Dewa. Sosok demit tersebut melihat Dea berjalan keluar istana dan langsung menghampiri istri pangeran D.

"Siapa kau?" tanya Dea mengamati demit yang ada dihadapanya.

"Kami adalah pengawal yang ditugaskan untuk mengawal Anda selama berada di dalam istana ini Putri," terang sosok tampan yang tak lain dan tak bukan adalah pak Po. Tugasnya memang menjaga pengeran D. Namun karena sang pangeran sudah menikah maka pak Po juga bertugas mengawal istrinya.

"Aku mau pulang," ujar Dea dan beranjak pergi hendak meninggalkan istana.

Pak Po melesat cepat dan menghadang langkah Dea. "Pulang ke mana Putri? Sekarang istana ini adalah rumah Anda juga."

"Pulang ke rumahkulah, ini bukan rumahku. Ini rumah suamiku. Minggir!" cetus Dea tetap ngotot ingin pulang ke rumahnya sendiri.

"Saya akan mengantar Anda pulang bila memang Anda memaksa ingin pulang karena ini sudah menjadi tugas saya. Katakan, dimana rumah Anda?" Pak Po bersiap mengawal Dea jika istri pangerannya ini memang bersikukuh meninggalkan dunia lain ini.

"Dekat dengan rumah tetanggaku," jawab Dea seenaknya.

"Eee ... rumah tetangga Anda di mana?" tanya pak Po masih bingung.

"Ya di sebelah rumahkulah," jawab Dea lagi muter-muter dan membuat pak Po semakin bingung saja.

"Iya, tahu Putri kalau rumah tetangga Anda dekat dengan rumah Anda. Masalahnya rumah tetangga Anda ini lokasinya di mana?" tanya pak Po mulai kesal dengan jawaban Dea yang mirip roller coaster, muter-muter nggak jelas.

"Rumah tetanggaku ada di sebelah rumahku. Pokoknya di situ," terang Dea. Sepertinya ia sengaja memancing emosi pak Po.

"Putri, lokasi rumah tetangga Anda yang ada di sebelah rumah Anda itu di manaaaaaaa?" pak Po benar-benar kesal sekarang. Tinggal tunjuk lokasi dan alamat rumah Dea aja ribet amat.

"Kenapa malah tanya rumah tetanggaku? Kan aku pulangnya ke rumahku sendiri? Bukan rumah tetanggaku. Gimana sih?" Sewot Dea jadi ikutan kesal dengan pak Po.

Kepala pak Po sudah serasa keluar asap mendengar ucapan Dea yang sukses bikin dia dongkol akut. "Lah tadi kan Putri bilang kalau rumah Anda dekat dengan tetangga, ya apa salahnya tanya rumah tetangga Anda. Kok jadi saya yang salah sih? Ah sudahlah terserah!" seru pak Po kesal dan iapun menghilang. Ia tak jadi mengawal Dea pergi karena kepalang emosi dibuat istri pangeran D itu.

Dea tersenyum menang karena merasa berhasil mengusir pengganggunya. Sebenarnya, Dea tidak bermaksud pulang karena ia tidak tahu bagaimana jalan pulang kembali ke rumahnya. Dea ingin memutari seluruh istana ini sembari mencari-cari petunjuk sesuatu. Ia tidak begitu paham apa yang dia cari, tapi hatinya berkata kalau ia butuh banyak tahu soal istana ini beserta seluk beluknya. Gadis itu tak ingin dikawal atau ditemani oleh siapapun juga tak ingin diganggu sekarang ini. Ia hanya ingin sendiri dan mengekspresikan diri. Untuk seukuran Dea, dia adalah gadis pemberani. Bahkan mungkin Dea adalah orang pertama yang membuat seorang pak Po menjadi kesal.

Ketika melewati sebuah taman tak jauh dari kediaman Dea, gadis itu tak sengaja mendengar percakapan seseorang di mana salah satu suara itu sangat familiar di telinga Dea. Yah, tidak salah lagi, Dea mendengar suara suaminya sedang bicara dengan seseorang dan betapa terkejutnya gadis itu ketika tahu siapa yang sedang diajak bicara oleh pangeran D fi bawah pohon besar tepatnya ada di tengah taman yang dipenuhi dengan berbagai macam bunga.

"Sampai kapan kau membenciku seperti ini, Sekar? Ayah sudah menghukumku atas perbuatan yang kulakukan. Kenapa kau masih saja menatap benci padaku?" tanya pengeran D pada wanita yang bernama Sekar.

Wanita itu memang cantik, anggun, tinggi semampai dan berkulit putih. Dia adalah wujud wanita tercantik sempurna di mata Dea. Pantas bila suaminya pernah jatuh hati pada wanita ini. Jangankan seorang pangeran, mungkin hampir semua sosok pria di dunia lain ini pasti juga mengagumi kecantikannya.

Hati Dea jadi teriris melihat betapa mesranya tatapan mata suaminya pada wanita yang dulu pernah singgah dihati Dewa. Ingin sekali Dea beranjak pergi dari taman ini tapi langkah kakinya serasa sangat berat seolah ia tak boleh meninggalkan tempat ini dan tetap mencuri dengar pembicaraan mereka berdua.

Bagus, sekarang aku jadi penguntit suamiku sendiri, ujar Dea dalam hati.

Dan benar saja, wajah Dea langsung menegang ketika wanita bernama Sekar itu mengatakan sesuatu kalimat yang jelas itu sangat tidak mungkin bisa diwujudkan.

"Aku akan memaafkanmu ... jika kau bisa menghidupkan kembali tunanganku yang kau bunuh. Hidupkan dia ... maka dengan begitu ... aku bisa melupakan semua kesalahan yang pernah kau lakukan padaku dan juga pada calon suamiku." mata Sekar menatap tajam pangeran D yang langsung tertegun, begitupula dengan Dea yang ikut terkejut di balik semak-semak taman bunga.

BERSAMBUNG

***

Terpopuler

Comments

Abinaya Albab

Abinaya Albab

gimana rasanya pak po klo dibikin kesel 😂😂

2023-12-25

0

narti

narti

pak po dapat lawan... wkwkwkwkwk

2023-08-25

0

🍾⃝ʙͩaᷞiͧ ǫᷠiͣɴƓǫɪɴƓ 💞🇵🇸

🍾⃝ʙͩaᷞiͧ ǫᷠiͣɴƓǫɪɴƓ 💞🇵🇸

boleh gak si aku cubit dea nya?

2023-05-23

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 Bertemu Hantu Tampan
2 BAB 2 Pangeran D
3 BAB 3 Kita Menikah Saja!
4 BAB 4 Masih Mau Menikah Denganku?
5 BAB 5 Bahaya
6 BAB 6 Aku adalah Dewa
7 BAB 7 Hukuman Dari sang Pangeran Demit
8 BAB 8 Bertemu Mantan
9 BAB 9 Pernikahan Dadakan
10 BAB 10 Pernikahan
11 BAB 11 Dekatlah Padaku!
12 BAB 12 Penjelasan
13 BAB 13 Permintaan
14 BAB 14 TITAH
15 BAB 15 Iman dan Imron yang Sedang Diuji
16 BAB 16 Pak Jin
17 BAB 17 Perkelahian
18 BAB 18 Jahilnya Pengeran D
19 BAB 19 Amarah Pangeran Dewa
20 BAB 20 Ada Cinta di Mata Dewa
21 BAB 21 Aku ... Ikhlas Mencintaimu
22 BAB 22 Ternyata Sakitnya tuh Disitu
23 BAB 23 Ada Apa dengan Dewa
24 BAB 24 Kejutan dari Dewa
25 BAB 25 Aku, akan Menjagamu
26 BAB 26 Dewa dan Dea
27 BAB 27 Kata Sakti Dea
28 BAB 28 Apa itu Cinta?
29 BAB 29 Hukuman dari Dewa
30 BAB 30 Pengakuan Cinta Dewa
31 BAB 31 Aku Pasrah!
32 BAB 32 Serangan 3 Cogan
33 BAB 33 Miring Sebelah
34 BAB 34 Aku Mencintaimu
35 BAB 35 Aoda vs Jubi
36 BAB 36 RITUAL
37 BAB 37 Masa Lalu
38 BAB 38 Ketulusan Cinta Dea untuk Dewa
39 BAB 39 Aku Bukan Dewa, Aku Ardewa Refey Dilagara
40 BAB 40 Jubi dan Aoda yang Berjelaga
41 BAB 41 Korban Perasaan
42 BAB 42 Dua Bersudara
43 BAB 43 Ada Apa denganmu Dea ....
44 BAB 44 Sekian Sampai Di sini!
45 BAB 45 Galau
46 BAB 46 Hukuman dari Dewa
47 BAB 47 Perang Shinobi Dewa dan Dea
48 BAB 48 Curi Dengar
49 Bab 49 Pedang-pedang Keluarga Refald
50 BAB 50 Serangan dan Kekuatan Cinta Dea untuk Dewa
51 BAB 51 Bangkitnya Ular Goa Raksasa
52 BAB 52 Perasaan Dewa dan Refald
53 BAB 53 Si Bengek Hans dan Ulahnya
54 BAB 54 Pesta
55 BAB 55 Hamil?
56 BAB 56
57 BAB 57
58 BAB 58 Dewi yang Menikahi Seorang Dewa
59 BAB PENGUMUMAN NOVEL BARU
60 PENGUMUMAN NOVEL BARU
61 PENGUMUMAN NOVEL BARU ADA KISAH DHEA DAN DEWA DI NOVEL INI
62 PENGUMUMAN NOVEL BARU
Episodes

Updated 62 Episodes

1
BAB 1 Bertemu Hantu Tampan
2
BAB 2 Pangeran D
3
BAB 3 Kita Menikah Saja!
4
BAB 4 Masih Mau Menikah Denganku?
5
BAB 5 Bahaya
6
BAB 6 Aku adalah Dewa
7
BAB 7 Hukuman Dari sang Pangeran Demit
8
BAB 8 Bertemu Mantan
9
BAB 9 Pernikahan Dadakan
10
BAB 10 Pernikahan
11
BAB 11 Dekatlah Padaku!
12
BAB 12 Penjelasan
13
BAB 13 Permintaan
14
BAB 14 TITAH
15
BAB 15 Iman dan Imron yang Sedang Diuji
16
BAB 16 Pak Jin
17
BAB 17 Perkelahian
18
BAB 18 Jahilnya Pengeran D
19
BAB 19 Amarah Pangeran Dewa
20
BAB 20 Ada Cinta di Mata Dewa
21
BAB 21 Aku ... Ikhlas Mencintaimu
22
BAB 22 Ternyata Sakitnya tuh Disitu
23
BAB 23 Ada Apa dengan Dewa
24
BAB 24 Kejutan dari Dewa
25
BAB 25 Aku, akan Menjagamu
26
BAB 26 Dewa dan Dea
27
BAB 27 Kata Sakti Dea
28
BAB 28 Apa itu Cinta?
29
BAB 29 Hukuman dari Dewa
30
BAB 30 Pengakuan Cinta Dewa
31
BAB 31 Aku Pasrah!
32
BAB 32 Serangan 3 Cogan
33
BAB 33 Miring Sebelah
34
BAB 34 Aku Mencintaimu
35
BAB 35 Aoda vs Jubi
36
BAB 36 RITUAL
37
BAB 37 Masa Lalu
38
BAB 38 Ketulusan Cinta Dea untuk Dewa
39
BAB 39 Aku Bukan Dewa, Aku Ardewa Refey Dilagara
40
BAB 40 Jubi dan Aoda yang Berjelaga
41
BAB 41 Korban Perasaan
42
BAB 42 Dua Bersudara
43
BAB 43 Ada Apa denganmu Dea ....
44
BAB 44 Sekian Sampai Di sini!
45
BAB 45 Galau
46
BAB 46 Hukuman dari Dewa
47
BAB 47 Perang Shinobi Dewa dan Dea
48
BAB 48 Curi Dengar
49
Bab 49 Pedang-pedang Keluarga Refald
50
BAB 50 Serangan dan Kekuatan Cinta Dea untuk Dewa
51
BAB 51 Bangkitnya Ular Goa Raksasa
52
BAB 52 Perasaan Dewa dan Refald
53
BAB 53 Si Bengek Hans dan Ulahnya
54
BAB 54 Pesta
55
BAB 55 Hamil?
56
BAB 56
57
BAB 57
58
BAB 58 Dewi yang Menikahi Seorang Dewa
59
BAB PENGUMUMAN NOVEL BARU
60
PENGUMUMAN NOVEL BARU
61
PENGUMUMAN NOVEL BARU ADA KISAH DHEA DAN DEWA DI NOVEL INI
62
PENGUMUMAN NOVEL BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!