BAB 2 Pangeran D

Bukan tanpa alasan kenapa Dea menyetujui pernikahan yang tidak masuk akal ini. Hanya orang gila yang mau menikah dengan hantu gentayangan dan tak diketahui asal usulnya. Namun, hidup Dea sudah berat, ia hanya sebatang kara dan semua orang membencinya. Hanya pemuda ini yang mau bicara dan bersikap baik padanya sehingga gadis itu merasa bisa mengandalkan sosok hantu ini.

Hati Dea berkata, mungkin kehidupannya bakal lebih baik bila ia ada di dekat sang hantu tampan. Dea sendiri juga tidak tahu kenapa ia memutuskan ingin bersama dengan sosok makhluk astral asing ini, hati dan jiwanya merasa tenang saat Dea ada didekat makhluk tak kasat mata yang bahkan sampai sekarang Dea tidak tahu siapakah makhluk tersebut. Namanyapun gadis itu juga tidak tahu. Sayangnya, Dea merasa kalau pemuda tampan itu menolak kehadirannya dan Dea cuma bisa berharap bahwa dirinya adalah wanita yang ditakdirkan untuk pria tampan yang termenung menatap kobaran api unggun dalam diam.

Sosok pemuda yang ternyata merupakan seorang pangeran dari dunia lain itu terdiam seribu bahasa tanpa bicara sepatah katapun. Sebenarnya, alasan pria itu diam karena ia sudah tak ingin lagi berurusan dengan wanita yang membuatnya mendapat kutukan dan berakhir di dalam goa ini.

Meskipun Dea telah berhasil mematahkan kutukan tersebut, tetap saja, pengeran D, begitulah sebutannya, tak ingin menikahi wanita yang tidak ia cintai. Iapun juga tak ingin menceritakan pada Dea siapakah ia sebenarnya meski terang-terangan gadis itu mau menikah dengannya.

Malam itu … dua insan tak saling kenal dan berbeda dunia terpaksa bermalam di dalam goa sampai hujan disertai badai mereda. Dea memilih tidur dengan memakai jaketnya yang sudah kering. Sebenarnya ia risih karena semua pakaiannya kotor dan dipenuhi dengan lumpur. Namun apa boleh buat, ia tak punya pakaian ganti apalagi sampai membersihkan diri.

Tak berselang lama, Deapun terlelap dalam tidurnya tanpa ia sadari bahwa sepasang mata elang pangeran D sedang menatapnya tajam.

“Pangeran,” ujar sesosok makhluk tak kasat mata yang mendadak hadir dan bersimpuh di hadapan pengeran D tepat setelah Dea pergi ke alam mimpi.

Sosok makhluk tak kasat mata itu biasa dipanggil dengan sebutan pak Po dan menjadi penjaga pengeran D sejak sang pangeran demit dilahirkan. Dan begitu tahu pangerannya terbebas, pak Po langsung bergegas kemari.

“Aku tak bisa menikahi gadis ini pak Po,” ujar pangeran D langsung curhat pada pengasuh ghaibnya. Hantu tampan ini sangat tahu maksud kedatangan pak Po kemari.

Sebenarnya, pak Po ini sudah kangen berat dengan pengerannya, lama juga putra kedua dari raja dedemit Refald terkurung dalam goa akibat kutukan ayahnya sendiri, tapi pocong tampan itu mencoba meredam rasa rindunya setelah melihat kegalauan yang dirasakan oleh sang pangeran demit asuhannya. Tanpa dijelaskanpun, pak Po juga tahu situasi yang terjadi saat ini. Sekilas, pak Po melirik tubuh Dea yang sedang terlelap dalam tidurnya.

“Anda harus menikahinya, Pangeran. Jika tidak … nyawa Anda dalam bahaya.” Sosok demit yang dipanggil pak Po mengingatkan konsekuensi kutukan yang diterima sang pangeran demit. Sebagai abdi setia dari turun temurun, tak ada yang tidak diketahui oleh pak Po dan sudah tugas pak Po pula untuk mengingatkan jika tuannya melakukan kesalahan.

“Tetap saja aku tidak bisa, pak Po. Katakan pada ayahku, si raja kesayanganmu itu, lebih baik aku mati daripada menikah dengan wanita yang tidak aku cintai.”

“Pangeran …”

“Keputusanku sudah bulat pak Po, aku … lebih memilih lenyap dari dunia ini daripada harus menikahi gadis asing itu.”

“Kenapa Pangeran menolaknya? Dia cantik, hatinya juga baik, kurang apalagi? Ehm … agak dekil sedikit sih, tapi gampanglah itu Pangeran, masih bisa dipermak dan dipoles,” ujar pak Po asal jeplak.

“Sudah tidak ada cinta dihatiku, pak Po. Meski aku menikahinya, aku hanya akan menyiksanya karena aku tak bisa mencintai siapapun lagi. Kuharap kau mengerti dan sampaikan keputusanku pada ayah dan ibuku. Pergilah!” keputusan pemuda tampan itu sudah bulat dan meminta salah satu pasukan Raja dedemit dari dunia lain untuk menyampaikan keputusan yang ia buat.

“Baik Pangeran, tapi Anda masih bisa berubah pikiran. Percayalah … gadis itu … sudah ditakdirkan untuk Tuan. Bunga mawar merah itu tidak akan layu selama ada digenggamannya, artinya … gadis itu istimewa. Dialah satu-satunya wanita yang akan mendampingi Anda kelak. Anda akan tahu keistimewaannya begitu Anda menikah dengannya.”

Setelah berucap demikian, pak Po pun akhirnya memilih pamit undur diri. Tentu saja percakapan singkat antara dua penghuni dunia lain ini tak diketahui oleh Dea karena ia tertidur sangat lelap saking lelahnya. Lelah fisik dan lelah hati juga menghadapi hiruk pikuknya dunia fana.

Pangeran D menatap tubuh lemah yang ada didepannya. Ia memikirkan ucapan pengasuh ghaibnya barusan. Sekian lama berada di dalam goa ini, tak satupun orang bisa mencabut mawar merah yang tumbuh subur di atas batu besar tempatnya disegel. Hanya Dealah yang bisa mencabut bunga mawar merah tersebut dengan mudah tanpa mengalami kesulitan seolah bunga itu memang sengaja menunggu kedatangan Dea.

Memang benar, gadis itu istimewa. Namun, Pangeran D merasa kasihan pada Dea atas segala hal yang menimpanya selama berada di dunia, makanya ia tak ingin mengikat gadis ini dengan sebuah pernikahan beda alam ini. Karena pangeran D tahu, menikahinya sama saja dengan membunuh Dea pelan-pelan.

“Hidupmu sudah dipenuhi penderitaan, jika kau menikah denganku … kau bisa mati, tapi … jika aku tidak menikah denganmu … maka akulah yang akan lenyap dari dunia ini selamanya. Huh, takdir ini lucu sekali dan kenapa malah kau yang terpilih?” ujar pangeran D lirih dan menyembuhkan luka-luka yang ada di tubuh Dea dengan hanya meletakkan tangan di atas kening Dea.

Secara ajaib, tubuh Dea yang terlihat letih langsung kembali bugar. Luka-luka lecet yang gadis itu peroleh saat di kejar singa hutan mulai sembuh seperti sedia kala. Semakin lelaplah Dea dalam tidurnya dan untuk pertama kalinya dalam hidup Dea. Gadis itu bermimpi indah.

Pangeran D bahkan tersenyum ketika ia tahu apa isi mimpi dari wanita yang ditakdirkan menjadi istrinya ini. Yaitu sebuah pesta pernikahan megah.

***

Keesokan harinya, suara kicauan burung terdengar merdu di pagi hari, dan berhasil membangunkan Dea yang tertidur pulas di atas batu besar berukuran ranjang untuk satu orang. Gadis itu tergolek karena tubuhnya serasa kaku gara-gara tidur di atas batu. Nyawa gadis itu belum sepenuhnya terkumpul dan ia mencoba mengingat-ingat apa yang terjadi dihidupnya setiap kali ia terjaga. Bayangan wajah orangtua Dea yang kini mendekam di penjara selalu membuat Dea tersadar dari mimpi indah yang baru saja menghiasi tidurnya.

Raut kesedihan seketika memenuhi wajah Dea yang seketika berubah suram. Namun, ia tak punya pilihan lain selain menjalani hidup karena ini sudah suratan takdir yang harus ia terima meskipun semua penderitaan yang Dea alami bukan karena kesalahannya. Gadis itu segera tersadar dan terbangun dari posisinya tidur, iapun menatap sekeliling goa seolah sedang mencari-cari sesuatu.

“Apa hantu tampan itu sudah pergi? Tanpa pamit padaku? Tanpa berterimakasih padaku? Padahal aku sudah membebaskannya? Huh, ini sungguh lucu, dan tidak masuk akal juga. Ah sudahlah, ini pasti cuma mimpi. Aku pasti sudah gila jika aku jatuh cinta padanya, apa … aku tidak normal? Masa aku jatuh cinta sama hantu?” gumam Dea pada dirinya sendiri. Sekali lagi ia mengamati sekeliling dan dinding-dinding goa yang mulai tampak jelas dibandingkan semalam.

Tidak ada siapa-siapa lagi di goa ini selain Dea sendiri, bau asap api unggun membuat Dea yakin kalau pertemuannya dengan sosok hantu tampan bukanlah mimpi belaka. Itu nyata karena pemuda tampan itulah yang menyalakan api unggun semalam. Bau asap api tersebut sangat menyengat di hidung gadis itu dan membuatnya kelaparan. Karena cuaca sudah kembali cerah, Dea bergegas keluar goa dan bermaksud kembali kerumahnya untuk menjalani hidup sehari-hari seperti biasanya.

Dalam hati, Dea akan menganggap apa yang ia alami selama berada di hutan ini hanya mimpi. Bahkan ia menganggap tak pernah bertemu dengan pemuda tampan itu lagi meskipun Dea sempat terpesona akan ketampanan pria aneh yang masih belum Dea tahu siapakah namanya. Tak lupa, ia juga membawa sekuntum mawar merah yang ia cabut semalam sebagai bentuk kenangan terakhir sebelum gadis itu meninggalkan tempat ini dan melupakan semuanya meski ia tidak rela. Wajah pria tampan itu sangat sayang dilupakan begitu saja.

“Padahal dia hantu, tapi kenapa wajahnya selalu memenuhi ruang kepalaku?” gumam Dea lemah tak berdaya. Ia berpikir bahwa dirinya ditolak mentah-mentah oleh sang hantu tampan.

“Kau mau ke mana?” tanya seseorang yang langsung mengagetkan Dea dari balik punggungnya.

Gadis itu menoleh dan menatap sang pemuda sudah berganti pakaian biasa seperti para pria pada umumnya, bukan seperti hantu yang Dea lihat semalam. Hanya saja kaki sosok astral tersebut masih melayang-layang di udara. Hantu itu semakin terlihat tampan karena ia tak lagi memakai jubah putih bermahkota layaknya raja. Setelan kaos warna biru tua dibalut dengan kemeja hitam dan celana hitam sangat cocok dikenakan oleh pria yang bernama Pangeran D ini.

“Pa-pakaianmu …” tanya Dea terbata-bata saking terpesonanya.

“Aku juga menyiapkan satu untukmu,” ujar pangeran D dan melempar sebuah baju agar bisa dikenakan Dea. “Aku tidak tahu apakah pakaian itu cocok untukmu karena tidak tahu berapa ukuranmu, masuklah ke dalam dan ganti pakaian kotormu itu. Aku akan menunggumu di sini.” Pangeran D melayang melewati Dea dan berdiri di bibir pintu keluar goa sambil membelakangi Dea.

Tepat di depan mata Dea, sebuah sepatu snakers putih tiba-tiba saja muncul secara ajaib tepat di bawah kaki sang hantu dan pemuda tampan itu langsung memakainya. Kini hantu tersebut benar-benar menginjakkan kakinya di atas permukaan tanah layaknya manusia normal seperti Dea.

“Mustahil,” gumam Dea antara percaya dan tidak percaya pada apa yang dilihatnya.

Bukannya takut, gadis itu malah semakin terkagum-kagum dengan sosok pengeran demit didepannya itu yang sengaja menunjukkan kekuatan ghaibnya.

Dia ganteng banget, stay cool dan charming banget, batin Dea.

BERSAMBUNG

***

Terpopuler

Comments

Nurwana

Nurwana

jdi sebangsa poci tho....

2023-05-11

0

Luzi

Luzi

ktmu Pak PO lagi 😁😁😁😁😘😘😘😘

2023-04-21

0

Maz Andy'ne Yulixah

Maz Andy'ne Yulixah

kalau hantu nya ganteng q jga pasti tersepona dea,eh slah terpesona🤣🤣

2023-03-09

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 Bertemu Hantu Tampan
2 BAB 2 Pangeran D
3 BAB 3 Kita Menikah Saja!
4 BAB 4 Masih Mau Menikah Denganku?
5 BAB 5 Bahaya
6 BAB 6 Aku adalah Dewa
7 BAB 7 Hukuman Dari sang Pangeran Demit
8 BAB 8 Bertemu Mantan
9 BAB 9 Pernikahan Dadakan
10 BAB 10 Pernikahan
11 BAB 11 Dekatlah Padaku!
12 BAB 12 Penjelasan
13 BAB 13 Permintaan
14 BAB 14 TITAH
15 BAB 15 Iman dan Imron yang Sedang Diuji
16 BAB 16 Pak Jin
17 BAB 17 Perkelahian
18 BAB 18 Jahilnya Pengeran D
19 BAB 19 Amarah Pangeran Dewa
20 BAB 20 Ada Cinta di Mata Dewa
21 BAB 21 Aku ... Ikhlas Mencintaimu
22 BAB 22 Ternyata Sakitnya tuh Disitu
23 BAB 23 Ada Apa dengan Dewa
24 BAB 24 Kejutan dari Dewa
25 BAB 25 Aku, akan Menjagamu
26 BAB 26 Dewa dan Dea
27 BAB 27 Kata Sakti Dea
28 BAB 28 Apa itu Cinta?
29 BAB 29 Hukuman dari Dewa
30 BAB 30 Pengakuan Cinta Dewa
31 BAB 31 Aku Pasrah!
32 BAB 32 Serangan 3 Cogan
33 BAB 33 Miring Sebelah
34 BAB 34 Aku Mencintaimu
35 BAB 35 Aoda vs Jubi
36 BAB 36 RITUAL
37 BAB 37 Masa Lalu
38 BAB 38 Ketulusan Cinta Dea untuk Dewa
39 BAB 39 Aku Bukan Dewa, Aku Ardewa Refey Dilagara
40 BAB 40 Jubi dan Aoda yang Berjelaga
41 BAB 41 Korban Perasaan
42 BAB 42 Dua Bersudara
43 BAB 43 Ada Apa denganmu Dea ....
44 BAB 44 Sekian Sampai Di sini!
45 BAB 45 Galau
46 BAB 46 Hukuman dari Dewa
47 BAB 47 Perang Shinobi Dewa dan Dea
48 BAB 48 Curi Dengar
49 Bab 49 Pedang-pedang Keluarga Refald
50 BAB 50 Serangan dan Kekuatan Cinta Dea untuk Dewa
51 BAB 51 Bangkitnya Ular Goa Raksasa
52 BAB 52 Perasaan Dewa dan Refald
53 BAB 53 Si Bengek Hans dan Ulahnya
54 BAB 54 Pesta
55 BAB 55 Hamil?
56 BAB 56
57 BAB 57
58 BAB 58 Dewi yang Menikahi Seorang Dewa
59 BAB PENGUMUMAN NOVEL BARU
60 PENGUMUMAN NOVEL BARU
61 PENGUMUMAN NOVEL BARU ADA KISAH DHEA DAN DEWA DI NOVEL INI
62 PENGUMUMAN NOVEL BARU
Episodes

Updated 62 Episodes

1
BAB 1 Bertemu Hantu Tampan
2
BAB 2 Pangeran D
3
BAB 3 Kita Menikah Saja!
4
BAB 4 Masih Mau Menikah Denganku?
5
BAB 5 Bahaya
6
BAB 6 Aku adalah Dewa
7
BAB 7 Hukuman Dari sang Pangeran Demit
8
BAB 8 Bertemu Mantan
9
BAB 9 Pernikahan Dadakan
10
BAB 10 Pernikahan
11
BAB 11 Dekatlah Padaku!
12
BAB 12 Penjelasan
13
BAB 13 Permintaan
14
BAB 14 TITAH
15
BAB 15 Iman dan Imron yang Sedang Diuji
16
BAB 16 Pak Jin
17
BAB 17 Perkelahian
18
BAB 18 Jahilnya Pengeran D
19
BAB 19 Amarah Pangeran Dewa
20
BAB 20 Ada Cinta di Mata Dewa
21
BAB 21 Aku ... Ikhlas Mencintaimu
22
BAB 22 Ternyata Sakitnya tuh Disitu
23
BAB 23 Ada Apa dengan Dewa
24
BAB 24 Kejutan dari Dewa
25
BAB 25 Aku, akan Menjagamu
26
BAB 26 Dewa dan Dea
27
BAB 27 Kata Sakti Dea
28
BAB 28 Apa itu Cinta?
29
BAB 29 Hukuman dari Dewa
30
BAB 30 Pengakuan Cinta Dewa
31
BAB 31 Aku Pasrah!
32
BAB 32 Serangan 3 Cogan
33
BAB 33 Miring Sebelah
34
BAB 34 Aku Mencintaimu
35
BAB 35 Aoda vs Jubi
36
BAB 36 RITUAL
37
BAB 37 Masa Lalu
38
BAB 38 Ketulusan Cinta Dea untuk Dewa
39
BAB 39 Aku Bukan Dewa, Aku Ardewa Refey Dilagara
40
BAB 40 Jubi dan Aoda yang Berjelaga
41
BAB 41 Korban Perasaan
42
BAB 42 Dua Bersudara
43
BAB 43 Ada Apa denganmu Dea ....
44
BAB 44 Sekian Sampai Di sini!
45
BAB 45 Galau
46
BAB 46 Hukuman dari Dewa
47
BAB 47 Perang Shinobi Dewa dan Dea
48
BAB 48 Curi Dengar
49
Bab 49 Pedang-pedang Keluarga Refald
50
BAB 50 Serangan dan Kekuatan Cinta Dea untuk Dewa
51
BAB 51 Bangkitnya Ular Goa Raksasa
52
BAB 52 Perasaan Dewa dan Refald
53
BAB 53 Si Bengek Hans dan Ulahnya
54
BAB 54 Pesta
55
BAB 55 Hamil?
56
BAB 56
57
BAB 57
58
BAB 58 Dewi yang Menikahi Seorang Dewa
59
BAB PENGUMUMAN NOVEL BARU
60
PENGUMUMAN NOVEL BARU
61
PENGUMUMAN NOVEL BARU ADA KISAH DHEA DAN DEWA DI NOVEL INI
62
PENGUMUMAN NOVEL BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!