DI CAMPAKAN

BRAAAAGGGKH.

Suara benda jatuh hampir mengenai kaki Luna.

"Kau harus jelaskan. Kegiatanmu kali ini sungguh memalukan!"

Triis menatap kejam pada Luna. Karena ia telah sampai di rumah lebih awal. Bagaimana ini, apa yang harus aku katakan padanya. batin Luna.

Ia menatap foto di bawah kakinya. lalu berusaha ingin menjelaskan. Luna pun mengambil semua foto yang diberikan pada Triis.

"Ada apa. Apa dia tidak aneh, memfoto semua gerak langkah aku?"

"Semua itu hanya kegiatan sama seperti biasa. Melamar kerja pada umumnya. Bukankah saya di perbolehkan bekerja Tuan?"

"Kau harus jaga sikapmu. Jika itu yang kau pilih. Tidak boleh tau siapa dan di mana kau tinggal. Mengerti!"

Praaagh! Sebuah asbak terjatuh. karena lemparan sengaja Triis. Ia pergi memperingati begitu saja. Luna terdiam pias. Ketika itu ia ingin pergi masuk, mengekor pada langkah Triis. Tapi sebuah pintu kamar tertutup rapat.

"Tuan, ijinkan aku mengambil bajuku, ku mohon bukalah!"

Luna masih terhipnotis. Ia masih bingung dan membalikan tubuhnya di depan pintu kamar. Ia duduk berjongkok melamun. Sebenarnya Triis mengijinkan ia bekerja tapi mengapa marah, lagi pula saat pria di sampingnya berbicara padanya. Ia tak bicara satu halpun, Apa aku membuat kesalahan fatal. Triis kau membuat hidupku menjadi bermasalah, rasa bersalah dan selalu salah. lirih Luna.

Ke esok harinya, Luna membereskan segala hal. Lalu ia menunggu Triis lebih dulu pergi. Kegiatannya yang masuk bekerja di hari pertama pukul sembilan adalah hal menyenangkan. Baginya ia akan menghirup nafas tanpa memikirkan pernikahan dan pernjanjian Triis padanya setiap hari. Lagi pula, Luna memanglah pengantin pengganti karena hutang ayah segunung dan pesakitan. Terlebih karena kakaknya Anton, sehingga kehidupannya dan sang ayah terbebani.

'Aku ga boleh nyerah, lagi pula semua demi ayah sehat dan kehidupan yang layak! Pegobatan ayah yang sakit tidak terhenti.'

"Pria seram ini, kenapa lelet sekali sarapan?" gumam Luna. Ia menatap Triis yang makan dengan santai. Ia melahap sandwich dan secangkir Teh.

Luna pun menawarkan apa ingin makan, sebab ia telah memasak nasi goreng. Tapi Triis menatap jam yang melingkar dan tak menjawab pertanyaan Luna kala itu. Sikap yang masih sama acuh dan tak menganggap Luna ada.

Beberapa jam kemudian, Luna lari tebirit birit dari sebuah lorong bawah tanah. Lalu ia pun menyesali dan berharap bisa tepat waktu di hari pertama ia bekerja.

"Akhirnya, aku sampai juga. Maaf pak saya tidak terlambat kan?"

Pria paruh baya, berkepala plontos itu memutar kursi dan menatap jam dan berkata, Baguslah, tersisa lima detik lagi. Jika tidak kau akan tau akibatnya. Asal kau tau dalam pekerjaan ini tak bisa seenaknya datang. aturan yang ada, tiga kali telat. Get out !!

"Mengerti kau Luna?"

"Ya pak, Maafkan saya." balas Luna.

Luna telah berganti kemeja kancing, tertulis catering SG. Yang terpampang di area kanan dan nama itu sangat jelas. Ia kini diminta untuk mengantar sebuah makanan. Lalu ia menutupi semua rambutnya dengan topi hitam, rambut yang tergerai ia selipkan di lobang kecil dan tak lupa ia menutup dengan sebuah masker hitam serupa dengan topi dan perpaduan seragamnya.

"Baiklah. Luna ayo semangat, ini hari pertamamu mengantar pesanan!" menyemangati diri sendiri.

Saat jam makan siang. Luna terdiam di bantu dengan Ikhsan yang mengendarai membawa pesanan bersamanya.

"Luna, aku akan ke lantai lima. Kau cepat ke lantai tujuh. Setelah itu kita bertemu kembali di sini!"

"Baiklah. Terimakasih atas bimbingannya. Saya bisa lancar di hari pertama dengan mudah."

Ikhsan tersenyum. "Ya tak apa, tapi kau harus berhati hati. Makanan untuk Pria yang kau antar itu sangat protektif. Ia akan menatap bentuk, segi kebersihan dan kerapihan pada pesanan makanan siangnya. Jika tidak habislah dia tak akan membayarnya. Jika kau disulitkan, hubungi aku segera ya!" Luna mengangguk tanda mengerti.

Ketika mereka berpisah, suara pintu lift terdengar jelas. Gedung bangunan yang menjulang ini membuatnya takjub. Terlebih saat security mengantarnya ke arah ruangan privasi dapur karyawan. Di sana ia menatap pria seperti yang ia kenal berada dalam satu ruangan.

Triliiing... BRaaaaagh.

Tbc.

Episodes
1 SAHABAT BARU
2 DIAM BINGUNG
3 BERHARAP LUNA SEPAKAT
4 SALAH PAHAM
5 MENJENGKELKAN
6 PILIHAN BERAT
7 LOUNCHING
8 TERNYATA BOS MAFIA
9 MERINDING
10 MERUBAH SANDIWARA
11 MENCARI PENGGANTI
12 MISI PERTAMA
13 SIAPA LUNA
14 BRUTAL SEKALI
15 BAHAGIA & DERITA
16 APARTEMENT
17 DI PERLAKUKAN ANEH
18 AMARAH PRIA
19 DI CAMPAKAN
20 DI TOLONG LAGI
21 SALAH SASARAN
22 AKU BUKAN KEIY
23 DROP DARAH
24 CARI BUKTI
25 MERTUA VS SUAMI
26 MENGEJAR SUAMI BERMASALAH
27 NONA BINTANG BAHAYA
28 LUNA SAKIT
29 BERNEGO BAIK
30 PESTA ARISAN
31 AKU CINTA
32 MEREBUT HATI SUAMIKU
33 KARTU MATIMU
34 ANCAMANKU PAHIT
35 KEHILANGAN DIAMOND
36 BERTEMU MANTAN
37 BERSAING HEBAT
38 SI KUCING ELANG
39 RENCANA GAGAL
40 BERHENTI BERHARAP
41 5 THN KEMUDIAN
42 PERGI DENGAN MANTAN
43 MENCARI INFORMASI
44 TRAUMA BERTEMU
45 MENYANDRA ANAKKU
46 ANCAMAN MANTAN
47 KEJUTAN LUNA
48 KEKASIHKU KRITIS
49 BUKAN ERLAND
50 BUKAN LUNA YANG DULU
51 ANAK KU SAKIT
52 RUJUKAN PENANG
53 SELALU ADA TRISS
54 KULIAH LAGI
55 TIBA TIBA KHAWATIR
56 CURANGNYA KAMU
57 LANCANG TRIIS
58 DI GREBEK
59 PERGI KE MALANG
60 DI TEGUR USTAD
61 DI KEJAR MANTAN
62 SAHABATKU APIKU
63 INGIN HIDUP KEDUA
64 KARENA ANAK
65 PEMAKSAAN DIA
66 TERLAMBAT DATANG
67 KEGILAAN TRIIS
68 MENIKAH LAGI
69 SAYAPKU
70 SINGAPORE
71 ACARA E FILM
72 BERTEMU SEAN
73 MANSION MERTUA
74 GEMAS
75 MADUKU SAHABATKU
76 SESAKIT DULU
77 MELUPAKAN SAKIT
78 GAGAL LAGI
79 KETAKUTAN TRISS
80 BELENGGU SUAMIKU
81 APA AKU BODOH
82 APA AKU HALUSINASI
83 PAPA MERTUA TAHU
84 FIRASAT ISTRI
85 BERUSAHA SABAR
86 SUAMIKU PUNYA MUSUH
87 PERGI DIAM DIAM
88 BERLANJUT KAH
Episodes

Updated 88 Episodes

1
SAHABAT BARU
2
DIAM BINGUNG
3
BERHARAP LUNA SEPAKAT
4
SALAH PAHAM
5
MENJENGKELKAN
6
PILIHAN BERAT
7
LOUNCHING
8
TERNYATA BOS MAFIA
9
MERINDING
10
MERUBAH SANDIWARA
11
MENCARI PENGGANTI
12
MISI PERTAMA
13
SIAPA LUNA
14
BRUTAL SEKALI
15
BAHAGIA & DERITA
16
APARTEMENT
17
DI PERLAKUKAN ANEH
18
AMARAH PRIA
19
DI CAMPAKAN
20
DI TOLONG LAGI
21
SALAH SASARAN
22
AKU BUKAN KEIY
23
DROP DARAH
24
CARI BUKTI
25
MERTUA VS SUAMI
26
MENGEJAR SUAMI BERMASALAH
27
NONA BINTANG BAHAYA
28
LUNA SAKIT
29
BERNEGO BAIK
30
PESTA ARISAN
31
AKU CINTA
32
MEREBUT HATI SUAMIKU
33
KARTU MATIMU
34
ANCAMANKU PAHIT
35
KEHILANGAN DIAMOND
36
BERTEMU MANTAN
37
BERSAING HEBAT
38
SI KUCING ELANG
39
RENCANA GAGAL
40
BERHENTI BERHARAP
41
5 THN KEMUDIAN
42
PERGI DENGAN MANTAN
43
MENCARI INFORMASI
44
TRAUMA BERTEMU
45
MENYANDRA ANAKKU
46
ANCAMAN MANTAN
47
KEJUTAN LUNA
48
KEKASIHKU KRITIS
49
BUKAN ERLAND
50
BUKAN LUNA YANG DULU
51
ANAK KU SAKIT
52
RUJUKAN PENANG
53
SELALU ADA TRISS
54
KULIAH LAGI
55
TIBA TIBA KHAWATIR
56
CURANGNYA KAMU
57
LANCANG TRIIS
58
DI GREBEK
59
PERGI KE MALANG
60
DI TEGUR USTAD
61
DI KEJAR MANTAN
62
SAHABATKU APIKU
63
INGIN HIDUP KEDUA
64
KARENA ANAK
65
PEMAKSAAN DIA
66
TERLAMBAT DATANG
67
KEGILAAN TRIIS
68
MENIKAH LAGI
69
SAYAPKU
70
SINGAPORE
71
ACARA E FILM
72
BERTEMU SEAN
73
MANSION MERTUA
74
GEMAS
75
MADUKU SAHABATKU
76
SESAKIT DULU
77
MELUPAKAN SAKIT
78
GAGAL LAGI
79
KETAKUTAN TRISS
80
BELENGGU SUAMIKU
81
APA AKU BODOH
82
APA AKU HALUSINASI
83
PAPA MERTUA TAHU
84
FIRASAT ISTRI
85
BERUSAHA SABAR
86
SUAMIKU PUNYA MUSUH
87
PERGI DIAM DIAM
88
BERLANJUT KAH

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!