Aku tak bersembunyi padamu Erico. Memang apa yang kamu pikirkan? tanya Keiy. Erico segera memeluk dan berbisik pada tunangan- nya itu. Aku tidak tau, apa yang kamu sembunyikan.
Tapi mungkin aku akan mencari tau sendiri! batin.
Kamu pasti salah paham. Keiy pun memeluk erat Erico dengan erat. Lalu tak terasa air mata kepanikan itu begitu mengalir, ia tak tahan akan perlakuan Triis beberapa silam. Erico semakin panik akan perubahan wajah tunangannya itu.
***
Sementara di berbeda tempat.
"Bagaimana hasil kelanjutannya?"
Triis, mengerahkan anak buah, lalu menuju lokasi hutan untuk meringkuk saingan bisnis yang mengahalanginya. Beberapa orang dengan liar mengambil pistol di tempelkan ke kening pria itu. Dengan mata yang ditutup dan mulut yang dibungkam, ia pun segera mengisi peluru dan memasukannya dengan sempurna.
Ceglek .. Ckreeeek.
1 2 3 .... Doooooor.
"Aaakh, tidak ku mohon. Saya akan ada di pihak anda. Maafkan saya, saya berjanji. jangan lakukan itu!"
Triis senyum menyeringai, ada kepuasan untuk menggertak pesaing bisnis, meski dengan cara ekstrem. Peluru itu ia tembak keatas pohon yang menjulang menghadap langit.
"Baiklah!"
Triis meminta anak buahnya membereskan sisanya. Dia mengelap tangan dengan sapu tangan, lalu ia segera menghampiri sebuah mobil.
"Bon, apa ada kabar?"
"Nona Keiy. Akan ada model pengiklanan lusa malam. Tuan!"
"Pastikan, pertemuan adikku yang ingin membuat surprise menjadi malam yang tak di lupakan. Aku ingin pernikahan mereka batal!"
Ebon, pengawal setia Triis. ia hanya mencerna tak habis pikir. Mengapa begitu mencintai Nona Keiy yang harusnya jadi adik ipar. Padahal yang ia tau, setiap minggu ia selalu meminta dicarikan gadis untuk hasrat yang tertunda dengan bayaran mahal.
Bagaimanapun Triis pria normal meski kejam dalam bisnis, tapi entah mengapa sangat tergila pada wanita bernama Keiy ia akan luluh dan tak menyerah.
***
Ke esokan harinya, Keiy sudah dikamar ia mengambil ponsel. Ia menatap layar pesan, jika ia akan hadir nanti malam untuk menemaninya pemotretan iklan.
ia antusias senang pertamakalinya akan di temani Erico. ia selalu sibuk akhir ini. Sudah pasti Triis yang membuatnya seperti itu. Tapi usaha keluarga adalah terpenting, mana mungkin Erico akan menurutinya untuk keluar dari perusahaan.
"Andai aku yang menafkahimu Co? tapi bagaimana pun jika kamu keluar dari bisnis keluarga. Triis akan menyebar reputasiku cepat sirna hancur. Aku ga tega kalau kamu susah." benak Keiy.
ia menahan nafas panjang, Lalu segera bersiap untuk mandi. Apartment yang menjulang tinggi. Dan terpisah tak tinggal di rumah di saat pekerjaannya padat. Tentu saja Apartment khusus yang diberikan Erico. Sehingga kapan saja ia selalu datang menemui dengan mudah.
"Aku akan datang!"
Keiy menatap ponselnya kembali. Dengan balutan handuk piyama, Ia terkejut akan pesan dari Erico. Tapi tak berselang lama, sebuah bel berbunyi ia segera membukanya.
"Tunggu, honey. Bukannya kamu tau kode paswordnya ya?" teriaknya.
Cegleek!! pintu terbuka, lalu Keiy menutup rapat namun ditepis oleh tangan kokoh, dengan membulat ia segera berlari. Triis tersenyum lebar ia menutup pintu dan terkunci otomatis.
"Kamu mau apa, kenapa bisa kesini?"
Apartmen ini milik adik ku, otomastis milikku juga. Salah sendiri kau tidak mencerna siapa yang datang bukan. Aku akan disini sampai malam tiba, menemanimu pemotretan! balas Triis. Duduk menyilangkan kedua kaki.
"Enggak, Erico sebentar lagi datang. Jangan lakukan ini. Aku mohon pergilah!"
Triis mendekat, ia menyibak rambut Keiy. Hingga ia menepi di ujung kolam. Tubuh tinggi Triis melebihi Erico yang ideal, tapi wajah dan sorot matanya membuat orang takut seperti gangster atau tokoh model mafia di film action.
Sreeeth... tali piyama handuk itu ditarik dalam sekejap, Keiy yang memakai kemben dan celana streth pendek begitu takut, ia mencari karet untuk membungkus kembali tubuhnya. Karena cekatan tangan Triis, tali piyama itu lepas begitu saja.
"Jangan lakukan ini padaku, ku mohon!"
"Tidak usah memelas, Keiy aku tau. Kamu mencintaiku seharusnya aku menyingkirkan Erico lebih dulu, agar aku bisa memilikimu!"
Jangan gila, dia adikmu. Aku tau kegiatanmu yang ekstrem. Jika papamu tau, dia pasti akan..? belum selesai bicara ranum bibir di tutup.
Mmmmmmh ..Ayo bicaralah. Eeeeuuum... Eeeuuuukh... Hmmmm. Sluuurph!
Sebelum Keiy mengatakan sempurna. Triis telah meraih, memeluk erat dan menutup nafasnya dengan menyatukan pada wanitanya. Terlihat jelas Keiy membulat dan lemas. Lalu menutup bibirnya setelah dilepas olehnya.
"Kenapa, kamu ingin lagi sayang?"
"Cciiiieh.. bedebah kamu!"
Triis tak akan membiarkan wanita yang ia cintai, merusak segala hal. Ia mencengkram wajah Keiy dengan halus dan berbisik.
"Sebelum kamu hancurkan, aku yang akan menghancurkan hubungan kalian lebih dulu!"
"Mau apa kamu, jangan lakukan seperti ini!"
Keiy memundurkan tapi satu dua langkah, ia terjatuh ke kolam renang. Dengan balutan piyama yang terlepas, membuat Aroma tubuh Triis bergairah. Ia segera melepas jas dan bajunya, ia menyebur dengan singlet dan celana panjang yang masih menempel di tubuhnya.
Erico dari ujung lift, ia segera sampai di Apartment Keiy. Ia masuk dengan kode yang ia buat, setelah masuk ia terkejut akan ruang tamu yang berantakan.
"Ada apa ini?" gumam Erico.
ia segera mencari keberadaan tunangan-nya itu dengan kata sayang dan manis.
Keiy, yang terjatuh kedalam kolam dua meter lebih.
ia segera ingin naik dan menghempaskan tubuhnya di ujung kolam. Ia meraih tiang tangga kolam, namun tangan kokoh itu merangkul pingganganya. Di dalam kolam Triis tau jika wanita itu tahan didalam air selama dua puluh menit bahkan satu jam, dalam aksi apapun, ia segera meraih wajah dan membekap bibirnya. Memeluk erat hingga terasa sesuatu yang terasa dalam air.
Tubuh itu memeluk erat dalam air, ada sesuatu yang tumbuh halus dan berdiri sempurna. Mata Keiy berubah menohok. Mulutnya yang berbusa gelembung air, di tutup oleh nafas mulut Triis.
'Aku yang akan memaksamu untuk menikah denganku!' batin di dalam air.
Ku mohon, Triis jangan lakukan ini. Erico tolong aku!! Batin.
Keiy dan Triis saling menghempas tubuh, tapi tubuh Triis yang tak bisa menahan, ia segera menarik erat segala hal di dalam air.
BYUUUUURG.... Triis dan Keiy bersamaan keluar dalam kolam, kepala dan wajah mereka bersamaan ingin keluar, Keiy menuju pergi dan naik keatap tangga. Triis pun tetap mengejarnya.
"Pergi, aku mohon jangan lakukan ini!"
ia segera membalut dengan piyama handuk. Saat ditepi atas kolam, tubuhnya ditarik oleh Triis. Mereka pun terjatuh dengan sempurna dan nahas dibalik dinding Keiy pasrah akan perlakuan tubuhnya yang dikunci. Air mata mengalir di pipi Keiy.
"Apa yang kakak lakukan pada tunanganku?"
Bruuugh!! Memukul.
Erico menarik bahu sang kaka, ia segera menghempas tubuhnya. Triis menatap tajam, ingin sekali ia menuntaskan agar ia bisa menikahi Keiy dengan paksa untuk segera di suntingnya.
"Bagus kamu menyaksikan, seperti yang kau lihat kami sedang bersenang senang di belakangmu!" lirih Triis, membuat panas sang adik.
Keiy, menutup mulut dan tubuhnya. Ia masih menangis dan mengelengkan kepalanya. Berharap Erico tak mempercayai segala hal tuduhan yang tidak benar, Keiy menatap sekeliling ia melihat bucket bunga cantik itu terjatuh begitu saja.
"Keiy, katakan apa yang terjadi!"
"Co, ak- akuu. Aku minta maaf, semua ini tidak seperti yang kamu kira. Triis dia memaksaku, aku pikir bell itu kamu."
"Kebohongan apa lagi Keiy, kita sudah bertemu diam diam. Bahkan berkali kali sembunyi dari Erico. Bukankah bukan begitu?" tepis Triis seolah tawa puas.
Keiy terkejut, semua yang diucapkan Triis adalah fitnah. Erico menghapus airmata dan mengira ia telah di khianati. Keiy memohon perlindungan tapi sayang, Erico salah menerka dan mempercayai perkataan sang kakak.
"Kita akan membatalkan pernikahan ini, aku dan hubungan kita berakhir. Aku tak akan pernah mendekatimu lagi. Kamu bisa bebas menikah dengan kakakku. Keiy!" ujar Erico, membuat hati keiy Amora menangis, hubungan mereka tidaklah sedikit dijalani dari keadaan nol hingga sama sama sukses.
"No, Erico.. kembali. Aku mohon dengarkan penjelasanku!" teriak Keiy mengejar.
ERICO TUNGGU!!
Tbc.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 88 Episodes
Comments
Bogor Kota
Ceritanya keren tapi sepi koment. Asli drama orang kaya bisa jadi nih.
2022-10-14
0
Maria Ozawa
terlalu sekali ya
2022-10-12
0