Apa yang membuatmu berubah seperti ini sayang?" tanya Triis.
Aku ingin kita menyetujui kesepakatan. Beri aku waktu untuk mencarikan wanita lebih perfect dariku, akan ku buat kau tak menyesal untuk menikahinya!
Triis mendorong tubuh Keiy. Ia tak menyetujuinya. Lalu pergi dan berkata.
"Jika kau melakukan hal bodoh, aku tidak segan memberimu hukuman Keiy."
Keiy terdiam, ia telah membuat surat perjanjian. Di bantu oleh kosim, ia segera menelpon dan berbicara panjang.
"Bagaimana sudah ada kandidat?" tanya Keiy.
Keiy segera melaju langkah, ia meminta Tala untuk mengurangi jadwal padatnya. Tak lama ia berpapasan dengan Erico. Mata itu saling menatap. Keiy tak bisa menahan kerinduan, andai saja kamu mau menolongku Co, aku sedang membuat Triis amat membenciku. Tapi apalah aku tak bisa menahanmu untuk tinggal. Semoga rasa cintaku amat dalam berubah dan menghilang, setelah berhasil aku akan pergi ke luar negeri, menjalani hidupku dengan baik tanpa kalian kakak, adik yang membuatku lelah.
"Keiy, bisakah kita bicara?" Erico menahan tangan Keiy.
ia pun terdiam, tak ingin Triis membuat kesalahpahaman, ia pun melepas dan menolak. Berlalu begitu saja meninggalkan Erico.
"Maaf, Co. Aku membutuhkan waktu. Triis sedang menatap kita dari jauh. Aku tak ingin kamu celaka." lirihnya.
Beberapa Jam kemudian, Keiy bertemu tiga wanita yang memang cantik. Tapi ia mendapat pengakuan mereka tidaklah gadis lagi. Ia kembali meminta Kosim, tapi tak ada yang cocok sesuai kriteria sehingga ia menyudahi dan berlalu pergi.
"Tunggu, Nona Keiy. Aku rasa kamu harus mencobanya. Aku pasti akan membuat Triis jatuh hati. Aku akan memuaskannya di ranjang!" ucap wanita itu.
Ciieh.. bodoh. Kau wanita rendahan. Triis membutuhkan istri perfect, untuk bisa mendampinganya sebagai nyonya Triis. Bagaimana bisa aku menikah tanpa cinta. Bagaimana bisa ia menikahiku karna satu hal, ia tak baik pada mama tiri dan berniat buruk padanya.
Maafkan aku Triis. Keiy berjalan pergi dan meninggalkan wanita itu. Sudah beberapa hari kini harus dinyatakan gagal. Ia harus menerima takdir untuk menerima menikah dengan Triis.
Striiiith... Aaaaauww. "Kosim, apa yang kau lakukan?"
Keiy turun, ia tak ingin seseorang yang hampir tertabrak menuntutnya.
"Maaf semua itu, karna wanita itu tiba saja berlari."
Keiy menghampiri wanita yang berjongkok. Lalu ia menatap wanita itu dengan tak sengaja dan perlahan Keiy mengajaknya masuk kedalam mobil untuk berniat mengantarnya.
Tapi tiba saja ia berkata untuk mampir ke cafe Star sejenak.
"Anda tidak seharusnya menolong saya, tadi itu kakak tiri saya berulah meminjam pada rentenir. Saya dikejar karna harus menikah dengannya!"
Keiy melirik Kosim dengan tersenyum. Ia tau apa yang ada dibenak Nona Keiy. Wanita sukses yang mendapat penghargaan, ketenaran dalam sebuah bakat membuatnya namanya melambung.
Triis mengejarnya, karna memang ia sebanding kriteria wanita cantik bak dongeng.
"Aku akan membantumu kali ini, tapi tidak gratis. Aku hanya membutuhkan kerja kerasmu untuk menaklukan hati pria ini!"
Keiy, memberi sebuah foto Triis. Ia terkejut akan pria yang pernah ia lihat dan ilfill.
"Apa, pria ini kan sombong, angkuh. Bukannya ia akan menikahi Nona Keiyra sang bintang itu ya?"
Eheuuum.. Kosim mendeheum. Ia tak sadar jika ia telah di tolong oleh orang yang ia bicarakan. Keiy pun menaikan alis saat wanita itu banyak bicara.
"Wanita itu cantik, tapi kenapa selalu direbutin pria ya. Trus pria sombong ini selalu minta di carikan gadis untuk semalam kan? Aakh.. tidak bagaimana mungkin. Sebentar saya cek google. Anda harus lihat wanita tenar itu, aku kesal padanya karna dibuat iri. Bahkan saat dahulu pernah bertemu!"
Keiy melirik Kosim, sepertinya wanita ini ga sadar aku adalah orang yang dibicarakan. Dan ia tidak sadar atau memang dasarnya polos membuat ia tertawa tak percaya.
"Aaaauw.. wanita terkenal ini. Haaah.. mirip sekali dengan anda. Tunggu maaf Nona, itu anda ya?" Beberapa saat tersadar.
Keiy menatap dan menanyakan kembali.
"Aku akan menolongmu. Asalkan kamu mau menolongku. Buat pria ini jatuh cinta, jadilah pengganti pengantinku!"
"Tapi, bagaimana bisa. Aku wanita yang miskin. Bau dan bahkan dia pernah mengatakan itu padaku?"
Keiy terdiam, ia bicara pada Kosim. Jadi kalian pernah bertemu, aku yakin pertemuan tak indah akan berakhir baik kelak untuk kalian!
Wanita itu menunduk tak percaya diri.
"Luna ku mohon, pikirkanlah. Kamu tak perlu bekerja paruh waktu. Aku akan membuatmu menjadi wanita perfect. Tapi aku ingin kamu berusaha sendiri untuk menaklukannya!"
Luna telah sampai di kediaman rumahnya, seorang pria paruh baya tertatih penasaran. Siapa disana, kenapa mobil mewah itu tidak asing. Dan berhenti digubuk reotnya.
Terlihat sang anak bungsu turun dan menunduk terimakasih, pada penumpang di dalam mobil hitam pekat itu.
"Saya akan memikirkannya, tapi saya tidak yakin itu akan berhasil."
Keiy tersenyum, ia memberi semangat dan menyatakan jika ia pasti bisa, dengan percaya diri dan jati diri apa adanya. Lalu Kosim pun menjalankan mobil menjauh tak turun.
"Apa anda yakin, wanita itu akan berhasil. bagaimana rencana kita gagal?"
"Tetaplah di pihak ku, dan lindungi aku Kosim!"
ia pun menatap Wanita kesayangan Tuan Erico, menyandarkan dirinya dan memejamkan mata setelah meminum pil penenang.
Apa anda tak ingin Erico ikut andil masuk. Ia perlu tau hal apa dan kondisi kesehatan anda Nona? Keiy hanya menggeleng untuk kosim tetap merahasikannya.
Aku tidak bisa, andai Erico tau. Apa yang ia lakukan, aku pasti akan pergi dari kehidupan mereka. Itu saja dan mengejar impianku untuk melanjutkan kuliah ku dengan baik. batin Keiy.
"Apa nak, jadi dia mau membantu melunasi hutang 150juta. Asalkan menjadi pengganti pengantinnya, Aneh bagaimana mungkin?"
Entahlah, ayah harus bantu Luna. Tapi luna juga ga mau di nikahi pria tua bangka si lintah darat itu. Jika dipikir luna menerima tawarannya. Tapi Luna yakin pasti akan makan hati. Dia pasti akan merendahkan Luna kelak, wanita terkenal itu apa benar sebaik yang orang pikirkan.
"Aaaaakh... Luna penat ayah?" ia berteriak dan masuk ke kamar. Tak lama Ayah duduk lemas, ia tak tega anak bungsu satu satunya harus menerima pilihan sulit.
"Maafkan Ayah. Luna, andai saja Ayah kaya. Andai saja kakakmu tak membuat masalah, sudah pasti kamu tak terlibat." lirih Ayah.
Tak lama, pintu terbuka dengan keras. Anton sang anak sulung, ia begitu memalukan membuat masalah. Mabuk, judi dan pulang selalu dengan keadaan mengenaskan.
Ayah, aku sudah mendengar soal Luna, ada baiknya ia menerima tawaran wanita terkenal itu. Agar hutang lunas selesai, tidak tinggal di gubuk reot ini lagi. Atau aku akan menemuinya untuk meminta Apartement mewah, uang bulanan lima puluh juta setiap bulan sebagai pesangon. Ada lagi nih yah, atau menjadi asistennya dan memacarinya haaaaaaa .. bagus kan ideku ayah. Kita kaya tak perlu capek?
Plaaaaak.. tamparan keras. Ayah Bari terhadap anaknya.
"Anton, ubahlah sikapmu. Jaga sikapmu, karna hal seperti ini kamu membuat ayah malu, dan membuat nyawa dan kehidupan masa depan luna terancam!"
Anton begitu sakit, ia duduk dengan wajah sayu sambil mengelus pipinya. Separuh sadar dan tidak ia masih mengkhayal untuk membujuk Luna menerima tawaranya agar ia bisa kaya mendadak.
"Apa yang kamu rencanakan padaku Keiy?"
Triis mendongak dan mendekatkan wajah pada Keiy. Meski gugup ia tetap berusaha tenang. Aku memintamu mempercepat pernikahan tiga hari lagi, aku tak ingin penolakan! Triis menaikan alis, ia sedikit bingung. Namun mengingat tiga hari ia harus kejepang untuk pertemuan bisnis penting terhadap musuh biadap.
"Tidak bisa, karena ada hal penting Keiy."
"Kalau begitu, aku memintamu untuk sederhana ijab kabul. Setelah itu kamu bisa mengatur resepsi besar besaran Triis. Tapi ada syaratnya."
"Syarat apa?" tanya Triis. Ia semakin mendekat dan penasaran lalu menaikan alis.
"Aku ingin memakai tudung, dan menutupi wajah cantik dengan masker. Lalu disaat malam pengantin aku akan memakai kacamata pesta, dan dirimu juga harus memakai kacamata topeng untuk malam yang berbeda bukan?"
Triis tertawa, ia semakin keras dan menyosongkan diri tak percaya.
"Kau yakin, sayang?"
Haaaaahaaaahaa .. Aku tak menyangka dirimu bisa mengatakan seperti ini Keiy.
Hingga beberapa menit terdiam, ia menoleh ke arah Keiy kembali.
"Baiklah, aku setuju."
Keiy tersenyum lega, ia tiba saja mengatur nafas dan berlalu pergi. Setelah Triis pergi dengan sebuah mobil yang tiba saja tadi ia mengikuti dan menghentikan tiba tiba. Bagus saja ia kehilangan jejak saat mengantar Luna
"Kosim, pastikan Luna menyetujuinya. Lebih hati hati, aku harap jangan terlalu bocor pada Ebon sang kakak. Karena aku yakin, suatu saat terjadi sesuatu ia tak bisa berbuat banyak padamu meski ia sang kakak terbaikmu. Dia pasti lebih memihak Triis kelak!"
Kosim pun terdiam, ia menunduk dan sedikit tegang saat rencana idenya, disambut dan Keiy membuat rencana lebih pandai. Pantas saja Tuan Triis sangat mengagumi nona Keiy, terlebih ia mengetahui untuk menyelamatkan mama Maya, istri baru yang notabane pacar tersayang di masa lalu Tuan Besar.
ia menikah dengan mama Triis karena pernikahan bisnis, setelah tau ia pergi sedang mengandung dan pergi, kini papa Stevanus menikahinya dan menjadi mama sambung Triis. Meski bertolak belakang. Keadaan Triis selalu kasar dan tak menganggap ia seorang Mama.
"Aku harap, rencanaku kali ini berhasil. Tuhan bantu aku!" lirih Keiy. Ia mendongak wajah menatap langit dengan banyak sinar cahaya, bintang bulan jadi saksi saat ia merenung dan berharap.
Tbc.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 88 Episodes
Comments