Bukan menjadi rahasia lagi, bahkan maid di rumah ini sudah tahu semua bahwa Lexi memang sering membawa teman wanitanya untuk menghabiskan malam berlumur dosa di dalam kamar ini, dan Ira lah yang biasanya mendapatkan tugas untuk menangani sisa-sisa bercinta mereka. Wanita yang datang ke kamar ini hampir selalu berbeda-beda dan setelah mendapatkan apa yang di mau sang wanita pemuas itu akan selalu pergi dengan kondisi acak-acakan. Sementara Lexi tidak akan pernah peduli dengan teman kencana, hubunganya hanya proses jual beli. Apabila ada yang menginginkan lebih atau mempersulit hidupnya, itu tandanya wanita itu sudah bosan hidup.
Namun selama Ira bekerja dengan tuanya itu baru kali ini ada gadis yang bernasib sangat buruk. Bahkan mungkin gadis itu tidak tahu bahwa ia masih berada di dalam dunia yang penuh warna ini, tetapi Elin sepertinya sudah mulai kehilangan warna pelangi itu. Pelangi kehidupan yang dulu selalu ada dalam hidupnya dan terlihat nampak indah sekarang sudah tak berwarna lagi, hidupnya sudah gelap gulita.
Setelah membersihkan badan Elin, kini Ira pun akan memasangkan pakaian, wanita malang itu. Di mana pakaian itu berserakan di mana saja. Ira dengan sabar lagi-lagi memunguti pakaian Elin, dan akan memakaikan kebali pada tubuh yang tak bedaya itu.
"Mohon maaf Tuan, pakaian ini sudah tidak bisa terpakai," ucap Ira, wanita berumur sekitar empat puluhan tahun, dan hanya Ira yang diizinkan Lexi untuk bisa masuk ke kamar ini bahkan boleh berinterasi lebih dengan dirinya, sementara para maid yang lain hanya boleh mengurus rumah mewah ini, dan bahkan untuk sekedar menyapa Lexi, para maid dan pekerja lain tidak berani.
Entah nasih Ira yang baik malah buruk, karena ia bisa berinteraksi lebih dengan Lexi dan itu tandanya makin besar juga kesempatan dia untuk selalu kena omel dari tuan mudanya itu. Harus benar-benar sempurna kerja di bawa pengawasan langsung lexi.
"Kamu ambilah pakainku yang sekiranya bisa menutupi tubuh kucing kampung itu. aku tidak mau dokter yang memeriksa dia nanti jelalatan apabila melihat tubuhnya," ucap Lexi, suaranya yang berat terdengar sangat mengerikan. Seolah laki-laki itu tengah menahan marah.
Tanpa banyak bertanya lagi, yang bisa mengakibatkan kemaran Lexi, Ira pun membuka lemari pakian yang berada di walk in closet, di mana lagi-lagi di ruangan itu lemari-lemari besar dan mewah terjajar rapih, tentu isi dalam lemarinya juga bukan yang harga pasar malam, belainkan daro brand-brand ternama. Diambilnya kemeja Lexi yang berukuran lebih besar, padahal hampir semua pakaian yang Lexi punya sangat pas di tubuhnya, tetapi untungnya setelah di cari-cari ada satu kemeja yang berukuran lebih besar, sehingga bisa Ira gunakan untuk menutupi tubuh gadis malang itu.
"Maaf Nona aku akan memakaikan pakaian Anda," ucap Ira dengan lembut dan tanpa menunggu jawaban dari Elin, Ira segera memakaikan pakaian gadis itu. Setelahnya Ira juga merapihkan rambut Elin yang nampak berantakan sehingga kini lebih rapih dan segar.
Pyar... botol bekas minuman keras yang belum sempat Ira bereskan, Lexi lempar ke sembarang tempat. Setelah ia membaca pesan Lucas yang menginginkan agar tawanan s*knya di bunuh saja, itu tandanya Lucas menginginkan ke matian Elin. Gigi-gigi yang saling beradu dan menimbulkan suara bunyi gemelutuk yang cukup membuat bulu kuduk berdiri ketika mendengarnya. Ira yang baru selesai memakaikan pakaian untuk Elin pun terkejut dan memegangi dadanya, ia tidak tahu apa yang terjadi dengan tuanya sehingga Ira tidak berani bertanya. Ia mengambil alat kompres dan mencoba mengompres dahi Elin, mungkin panasnya akan turun. Ira tidak tega ketika melihat tubuh Elin dengan banyaknya noda merah, dan juga kondisi Elin yang mungki apabila dalam istilah medis Elin kali ini berada di kondisi yang kritis. "Kira-kira apa yang gadis ini lakukan hingga ia harus bernasib naas seperti ini," batin Ira, dengan menatap iba pada Elin.
Bertepatan dengan itu, dokter keluarga, Arya pun datang dengan setelan jas berwarna putih dan kacamata bertenger di atas hidungnya yang runcing, sehingga menambah penampilanganya yang sungguh bisa membuat banyak pasien wanita tergila-gila.
"Laki-laki yang terpilih menjadi dokter keluarga rajaya dan philip itu terkejut ketika membuka pintu, tetapi suara pecahan botol langsung menyambutnya, seolah itu adalah acara penyambutan yang di peruntukan untuk dirinya.
"Ada apa dengan mu, Lex. Kenapa bisa kacau seperti ini?" tanya Arya, di mana usia Arya lebih tua lima tahun dari Lexi maupun Lucas, tidak hanya itu Arya juga sebenarnya masih ada hubungan darah dengan keluarga Philip.
Bisa dibilang Arya adalah sepupu dari Lucas, dan itu tandanya sepupu Elin juga.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 249 Episodes
Comments
Runa💖💓
Lucas kamu pastinya nanti akan mendapatkan kehancuran dan Kesakitan yg luar biasa dari Kesakitan yg kamu berikan kepada Ayahmu dan adikmu
2022-12-20
3
Wina Yuliani
ya ampun dendam lucas udh bener bener dech ah, semga bbang dkter bisa bantuin elin 😉
2022-10-03
2