Elin gadis berumur dua puluh delapan tahu, ia adalah gadis yang ceria dan pekerja keras. Elin dan papahnya, baru pindah ke kota Jakarta. Sebelumnya Elin dan papahnya tinggal di kota kecil di daerah Jawa tengah. Namun papahnya memiliki keinginan mencari tahu kondisi mantan istrinya alias ibunya Elin, yang sejak Elin dan kakaknya lahir mereka di pisahkan paksa oleh orang tua mamih mereka.
Semuanya hanya karena Eric yang hanya rakyak miskin. Si miskin selamanya tidak akan pernah bisa bersatu dengan si kaya. Seperti itu kira-kira kisah Eric dan Darya. Tidak hanya Eric di pisahkan dari Darya tetapi juga dari Erlan sodara kembar Elin. Oh iya sebenarnya nama Elin itu Erlin tetapi karena orang-orang lebih gampang panggiil Elin, sehingga huruf R dibuang dalam nama panggilannya itu.
"Pah... Papah Elin dapat kerja Pah," pekik Elin antusias dari ambang pintu. Eric berbinar gembira ketika putri satu-satunya mengabarkan bahwa ia mendapatkan kerjaan.
"Kerja apan Ndok? Tempatnya jauh ndak?" tanya Eric dengan pangilan kesayangan untuk Elin yaitu genduk (Panggilan anak perempuan di suku jawa).
"Enggak Pah, di rumah sakit jiwa di ujung jalan itu.(Elin menunjuk lokasi tempatnya di terima bekerja yaitu rumah sakit jiwa) Bagian dapur Pah, bantu masak-masak buat makan para pasien di rumah sakit itu," jawab Elin, wajahnya masih tergurat kebahagiaan. Yah, Elin sangat bahagia karena ia tahu mencari kerja di kota Jakarta itu sulit. Terlebih seperti Elin yang hanya lulusan SMA. Keberuntungan mungkin yang membuatnya diterima di rumah sakit itu.
Berbeda dengan Elin yang nampak bahagia bisa bekerja di rumah sakit jiwa itu, Eric justru nampak cemas dan ada rasa takut dengan keselamatan putrinya. "Apa nanti tidak bahaya kamu kerja disana Ndok, rumah sakit jiwa biasanya isinya orang-orang dengan gangguan jiwa dan bisa saja mencelakai kamu loh Ndok," ujar Eric, tidak begitu setuju ketika Elin memutuskan bekerja di sana.
Lebih baik Elin membantu dirinya di rumah. Di mana Eric membuka warung kelontong sama seperti dulu ia tinggal di kampung dan juga Eric akan mencoba memulai usaha yang sama dengan di kampungnya dulu. Laki-laki berumur lima puluh lima tahun itu akan kembali membuat menu ayam ungkep untuk pecel ayam. Sehingga bisa di simpan di kulkas cukup lama, dan apabila orang-orang akan makan tinggal mengolahnya dengan di goreng atau bisa juga di panggang.
Yah, dari usaha ayam ungkep itu Eric bisa mengumpulkan pundi-pundi rupiah sampai ia bisa membeli hunian sederhana dipingiran kota Jakarta. Bermodalkan foto dan pengetahuan mantan istrinya ia akan mencoba mencari Darya istrinya. Eric masih sangat mencintai Rya (Rya adalah pangilan sayang Eric untuk istrinya). Meskipun mereka berpisah hampir dua puluh delapan tahun, tetapi rasa cinta Eric masih terjaga dengan sempurna. Eric dulu pernah berjanji bahwa ia akan selalu cinta dengan Rya ibu dari anak-anaknya. Dan kini waktunya ia akan membuktikanya, bahwa hidup bahagia bukan selalu dengan harta tetapi dengan kasih dan sayang. Seperti dirinya yang berasal dari keluarga miskin mencintai Rya yang saat itu teman kampusnya, karena terhalang restu mereka memutuskan kabur dan memulai hidup dengan cinta tanpa harus bermewah-mewah. Istrinya pun nampak sangat mencintai Eric, terlebih Eric pria yang sangat bertanggung jawab, kepiawaianya mengolah segala jenis masakan ia manfaatkan dan dari situ hidup Eric dan Rya perlahan-lahan membaik sampai Rya hamil dan melahirkan. Rumah tangga yang di bangun tanpa restu itu porak poranda oleh orang tua Darya yang mengetahui persembunyian mereka.
Eric dan Darya di paksa berpisah dan membawa anak masing-masing di mana memang pasangan suami istri itu memiliki anak kembar. Eric di kasih tanggung jawab membesarkan Erlin dan Darya membawa Erlan.
Elin tertawa renyah ketika mendengan kepanikan papahnya. "Enggak pah, di sana juga banyak perawat dan dokter. Apalagi Elin juga bekerjanya di dapur, jauh dari gedung perawatan Pah," ucap Elin mencoba menenagkan papahnya yang panik dengan kondisi anak perempuanya.
"Ya udah papah bisa menerima keputusan kamu, kalo kami mau kerja di sana, tapi ingat kamu harus tetap waspada dan jangan lengah takutnya ada pasien yang mencelakai kamu," ujar Eric, kalo memang anaknya sudah berkehendak ia bisa apa? Hanya bisa mendoakan semoga Elin di beri keselamatan dan perlindungan Tuhan.
"Terima kasih papah, tapi papah tenang sajah Elin masuk kerja jam lima pagi dan nanti pulang jam satu siang dan shift malam, masuk jam satu pulang jam sembilan. Jadi Elin tetap akan bantu papah buat jaga warung dan antar pesanan ayam ungkap JUARA," ujar Elin dengan tersenyum semangat.
Mereka memang baru pindah dua minggu di pinggiran kota Jakarta, dan baru satu minggu ini papahnya membuka warung kelontong untuk mencari nafkah selama mereka tinggal di sana, dan selama satu minggu ini juga papahnya memperkenalkan dagangan sampinganya ayam ungkep, pada tetangga dan grup RT yang baru ia ikuti beberapa hari setelah mendaftar menjadi warga lingkungan sekitar.
Ternyata sambutan mereka sangat bagus baru satu hari di promosikan jualan ayam ungkepnya sudah ada beberapa yang memesan dan karena memang bumbu rempah yang Eric gunakan sangat berasa dan gurih sehingga makin hari yang memesan ayam ungkep semakin bertambah.
Selama Elin belum bekerja memang Elin lah yang membantu papahnya untuk mengantar-antarkan pesanan tetangganya. Menggunakan sepedah Elin dengan riang dan penuh suka cita membantu sang papah. Goesan demi goesan Elin terus mengelilingi komplek rumahnya tinggal, mengetuk pintu satu persatu yang memsan dan akan mengucapkan terima kasih ketika telah selesai bertransaksi. Sifat ceria dan ramah Elin banyak disukai oleh warga sehingga warga sekitar cepat yang akrab dengan Elin.
Hubungan Elin dengan papahnya tergolong sangat dekat, bahkan Elin bisa dibilang sangat dekat dengan papahnya. Karena Eric bisa menjadi papah dan ibu buat Elin dan yang paling Elin suka dari papahnya yaitu dia sangat setia. Buktinya sang papah bisa bertahan dengan setatus dudanya, meskipun tidak jarang banyak janda atau bahkan gadis yang dengan suka rela ingin menjadi ibu sambungnya.
Namun setiap ada yang mendekat denganya Eric selalu bilang bahwa ia hanya ingin sendiri dan lebih fokus membesarkan anaknya.
Terbukti sampai Elin berumur dua puluh delapan Elin tumbuh dengan sangat baik, semua kebutuhanya tercukupi meskipun bisa di bilang hidup mereka hanya pas-pasaan.
Dari TK sampai sekolah SMA papahnya lah yang selalu mengantar jemput sekolah, dan juga selalu hadir ketika ada momen-momen penting di sekolah. Tidak pernah sekali pun Eric lalai akan kewajibanya dengan Elin. Baginya Elin adalah separuh hidupnya maka dari itu Eric sangat sayang dengan anak gadisnya.
Eric akan melakukan apapun untuk kebahagiaan putrinya itu. Walaupun nyawa sebagai taruhanya akan ia berikan karena hanya Elin yang ia punya. Setelah semuanya terenggut paksa oleh orang yang berkuasan. Si miskin akan kembali merana karena tanpa daya bisa melawan, si miskin hanya bisa meratapi hidupnya yang keras.
Bahkan dulu pernah rumahnya di bakar sama orang, yah di bakar. Sebab ada botol bekas bensin di samping rumahnya untung ia dan Elin kecil selamat. Harta bendanya hangus tanpa sisa. Eric memulai hidupnya dari nol lagi. Bantuan dari para tetangga dan suka relawan yang membantu Eric membangun rumah bilik dan memberikan modal lagi untuk usahanya, dari situ Eric tahu bahwa ada yang mengincar nyawanya. Tapi Eric tidak tahu siapa yang mengincar nyawa dan ingin membuatnya sengsara. Dua tahun dari kejadian pembakaran rumahnya Eric memutuskan pindah bersembunyi ke daerah Jawa yang bahkan bisa di bilang pelosok. Di desa itulah Eric memulai kehidupan yang baru hanya dengan Elin kecil, sampai di umur anak gadisnya dua puluh delapan tahun, Eric memutuskan kembali ke tempat kelahiranya, Jakarta dan akan memulai hidup yang baru lagi dengan mencari cinta pertama dan tentunya ibu dari anak-anaknya.
#Dukung terus kisah Elin yah🙏🙏🙏
yuk kenalan sama othor follow ig othor yuk...
Onasih_Abilcake
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 249 Episodes
Comments
endang silaban
kukira masih umur 20 an, ternyata 28 udh tua
2023-02-27
1
Runa💖💓
Kasihan banget Elin, hidup tanpa kasih sayang ibu...hanya karena keegoisan orangtua ibunya😒😒
2022-12-19
3
Pao_pao
Pengin cari suami kaya om eric...🤭🤭
2022-09-19
4