Papah Terhebat

Pagi hari seperti biasa Eric akan bangun lebih awal, masjid yang ada di sebrang jalan adalah tujuanya bangun sebelum Adzan berkumandang. Eric yang sudah biasa menjalankan ibadah sholat berjamaah, menjadikan sholat ja'maah di masjid sebagai ajang mendekatkan diri juga dengan warga sekitar.

"Ndook... ayo bangun ndok ini sudah jam empat! Katanya kemarin kerja masuk jam lima, ayo siap-siap! Papah mau kemasjid dulu yah. Sholat jangan lupa!" Eric sebelum melaksanakan sholat jamaah di masjid lebih dulu membangunkan putrinya, Elin sangat antusias kerja di hari pertamanya. Bahkan dari semalam sudah mengingatkan terus sama papahnya agar dibangunkan lebih awal, karena akan berangkat kerja pagi. Dan Eric menanggapinya dengan seulas senyum teduhnya, terlalu bahagia melihat anaknya yang sangat bersemangat kerja.

"Hemz... Elin lagi mimpi indah Pah, ketemu sama pangeran kuda putih dan menculik Elin ke istana," gumam Elin lirih, tetapi tak ayal ia bangun dan duduk di atas ranjangnya. Pertama-tama adalah mengumpulkan kepingan nyawa yang masih tercerai berai.

"Hemz... males banget yah harus bangun pagi dan kerja, tapi demi masa depan yang indah aku harus rajin!!" Elin langsung beranjak dari atas kasur sebelum mandi merapihkanya lebih dulu, lalu ia akan bersih-bersih dan menjalankan kewajibanya sebagai seorang muslim. Kalau tidak mau di ceramahin sama papahnya.

Eric sepulang dari masjid, laki-laki paruh baya itu dengan cekatan meracik bumbu nasi goreng kampung untuk sarapan anak kesayanganya. "Ndok... sarapan sudah matang ayo buruan dandanya," seru Eric agar putrinya segera menyelesaikan kegiatanya di dalam kamar.

Tidak lama berselang Elin keluar dengan setelan kemeja putih dan celana hitam, rambut di kuncil satu dan sedikit polesan di wajahnya, sudah sangat cantik. "Kamu mirip banget sama Rya, Nak," batin Eric hatinya lagi-lagi bergetar ketika membayangkan dirinya dan Rya, istri tercintanya.

"Huhhhm... harumnya wangi banget Pah, jadi enggak sabar pengin abisin makananaya," ujar Elin, masakan papahnya memang juara itu sebabnya ayam ungkepnya di beri nama ayam ungkep JUARA. Bahkan masakan Elin tidak seenak masakan papahnya. Biar di kata laki-laki, tapi untuk racikan bubunya tidak pernah gagal. Saat di kampung juga Eric sering di minta masak ketika ada tetangganya yang hajatan. Dan dengan senang hati Eric akan membantu tetangganya yang sedang ada hajat.

"Habiskan saja biar badanya enggak kurus kaya gitu. Padahal makan udah banyak tapi badamu kurus bae, ndok," balas Eric justru senang ketika anaknya akan menghabiskan nasi goreng yang dia olah.

"Heheh... papah kayak enggak tau ajah, kan bawaan orok udah kecil," jawab Elin singkat sementara bibirnya penuh dengan nasi goreng buatan papah tercintanya.

"Oh iya ndok, nanti kalo istirahat mau diantar makanan atau gimana? Kalo diantar nanti papah sempatkan antar ke tempat kerja kamu?" tanya Eric dengan suara halus nan teduh. Bahkan Eric tidak pernah marah kecuali kalau Elin lalai dengan kewajiban utama seorang muslim dia akan menasihatinya panjang lebar. Sifat sabar dan menenangkanya yang mbuat Elin sangat sayang dengan laki-laki terhebatnya.

"Enggak usah Pah, kata kepala rumah sakit, nanti bakal dapat jatah makan siang. Lagian Elin kerja di dapur, di mana kerjaanya ngolah makanan pasti berlimpah makanan Pah, jadi papah nggak usah pikirin soal makan siang," jawab Elin sembari mengembangkan senyum terindah pagi ini.

Selanjutnya Eric mengantar Elin untuk berangkat kerja menggunakan motor metic yang ia beli second, tetapi masih layak pakai. Setiap bertemu dengan tetangga yang tengah melakukan aktifitasnya tidak lupa Eric dan Elin menyapa basa basi.

"Nyapu Bu?"

"Yang bersih Bu."

"Permisi numpang lewat."

Itu adalah sapaan yang Eric lontarkan, tujuanya agar tetangga tidak meng'capnya sebagai warga yang sombong. Elin pun karena selalu diajarkan dengan kesopan santunan yang tinggi sehingga mengikuti jejak papahnya.

"Papah habis ini mau ke pasar kan?" tanya Elin begitu sampai di pintu belakang rumah sakit. Yah karena ia bertugas di dapur sehingga Elin lebih memilih masuk dari pintu belakang, kalau dari pintu depan ia harus berjalan cukup jauh sehingga memilih dari pintu belakang yang hanya bisa di lewati oleh pejalan kaki. Memang dibuat pintu itu untuk membuang sampah dan kegiatan karyawan lainya, tetapi tetap saja ada petugas yang berjaga di pintu itu. Agar tidak ada pasien yang kabur. Dan juga selain karyawan tidak di bolehkan keluar masuk lewati pintu itu.

"Iya ndok kan beli ayam sama bumbu-bumbu," jawab Eric.

"Kalo gitu hati-hati yah Pah, jangan ngebut, tengok kanan kiri kalo mau nyebrang." Elin memperingatkan papahnya, padahal tanpa di ingatkan juga Eric sudah hafal pesan putrinya itu.

"Iya Ndok, kamu juga kerjanya ati-ati di dapur itu banyak minyak dan air panas, kamu hati-hati jangan teledor jangan ngelamun." Eric tidak lupa memberikan wejangan juga pada Elin.

Gadis cantik itu membalasnya dengan senyum manisnya dan setelah bersalamanan dan mencium punggung tangan papahnya dengan penuh takzim. Elin pun masuk ke dalam lingkungan rumah sakit.

"Bismillahirahmannirahim... hari pertama kerja semoga di berik kelapangan dan kemudahan." Doa Elin lantunkan di dalam hatinya. Langkahnya yang riang dan gembira menandakan bahwa ia sudah sangat siap mengawali hari yang indah, meskipun langit masih gelap. Sang surya belum menampakan sinar hangatnya.

"Pagi Bu," sapa Elin pada Bu Maryam salah satu teman Elin yang sudah sangat lama kerja di rumah sakit ini, menurut beliau bekerja sudah lebih dari sepuluh tahun. Sehingga beliau di angkat menjadi penanggung jawab urusan dapur rumah sakit ini.

"Loh, Lin kamu udah datang. Ini masih kurang dari jam masuk loh, rajin banget. Udah sarapan belum kalo belum sarapan dulu, itu ada nasi sama sayur sisa semalam tapi masih bisa di makan buat sarapan enggak basi kok," ucap Maryam dengan senyum mengembang.

"Iya Bu, tadi sekalian berangkat sama Papah mau belanja ke pasar buat jualan, dan kebetulan Elin udah sarapan," jawab Elin tidak kalah ramah dan senyum cerianya masih terlukis dengan indah.

"Kalo gitu kamu kupasin sayur itu ajah nanti di potong-potong, biar kalo Budhe Darmi datang sudah tinggal olah saja." Maryam memberi tahukan tugas-tugas Elin, maklum ini hari pertama Elin kerja sehingga masih butuh penyesuaian dan arahan dari para senior di dapur rumah sakit itu. Sedangkan Budhe Darmi adalah juru masak di jam pagi.

Elin yang sudah biasa mengerjakan pekerjaan rumah dan suka membantu papahnya ketika masak tentu kerja mengupas sayur dan memotongnya, termasuk ke dalam pekerjaan yang sangat gampang, tangan lentik nan mungil dengan cekatan mengerjakan pekerjaanya.

Sementara di luar rumah sakit tanpa Eric dan Elin ketahui, dua pasang mata mengamatinya sejak keluar komplek. Dia adalah anak buat Lexi yang ditugaskan untuk memata-matai Elin. Kira-kira apa yang akan di lakukan orang-orang suruhan Lexi?

Terpopuler

Comments

Wina Yuliani

Wina Yuliani

hati hati elin ada predator bermobil sedang mengintai 😈😈😈😈
ku kira bakl main mafia2an ternyata msih selingin nilai agama, good job 👍👍

2022-09-18

1

lihat semua
Episodes
1 Dendam Masa Lalu
2 Si Miskin dan Si Kaya
3 Papah Terhebat
4 Dunia Gelap Lexi dan Lucas
5 Terpikat Senyum Manis
6 Tipu Muslihat
7 Kucing Kampung
8 Kepanikan Eric
9 Gadis Sanderaan
10 Tawanan
11 Negosiasi yang gagal
12 Kesedihan Seorang Ayah
13 Di ambang Kematin
14 Penantian di Ujung Pagi
15 Keinginan Lucas
16 Kejanggalan
17 Serangan Yang Tiba-Tiba
18 Wanita Misterius
19 Kepanikan Yang Melanda
20 Cacat Fisik
21 Permintaan Elin
22 Bernegosiasi
23 Tetes Harapan
24 Kabar Bahagia
25 Dendam Tanpa Logika
26 Kesedihan yang Mendalam
27 Rakyat Kecil Bisa Apa?
28 Nasiha Arya
29 Sehangat Pelukan Ibu
30 Cinta Seorang Ayah
31 Dugaan Dokter Arya
32 Keputusan Lucas
33 Keliling Kota
34 Teka-Teki yang Membingungkan
35 Permintaan Arya
36 Izinkan Aku Melindungimu
37 Sesak Hati Melanda
38 Gadis Berhijab 'Jiara'
39 Terbayang Wajahnya
40 Sang Pesulap
41 Dukungan Dari Sang Papah
42 Beradu Mulut
43 Hati Bergetar
44 Permintaan Elin
45 Berpura-pura Mengalah
46 Ucapan Terima kasih 'Eric'
47 Penuh Kepura-puraan
48 Persahabatan yang Kandas
49 Rasa Sakit yang Menyerang
50 Tetangga Terbaik
51 Pingsan
52 Sekretaris Hati
53 Tidak Akan Ada Maaf
54 Bos Baru
55 Terhipnotis
56 Fisik Yang Cacat
57 Ancaman dan Kebohongan
58 Lucas Yang Misterius
59 Rencana Arya dan Jiara
60 Kematian Palsu
61 Kebohongan Yang Terencana
62 Bos Posesef
63 Saling Mendoakan
64 Ikatan Batin Yang Kuat
65 Pelukan Hangat Seorang Ibu
66 Dunia Gelap Untuk Jiara
67 Duta Kata Tapi
68 Kabar Gembira Untuk Elin
69 Kembali Sakit
70 Perasaan Gelisah
71 Dosa Yang Muncul Menghantui
72 Api Kemarahan
73 Berpisah Untuk Berjuang
74 Terhukum Oleh Kesalahan
75 Hari Pertama Bekerja
76 PTW. Episode 76
77 PTW #Episode 77
78 PTW #Episode 78
79 PTW #Episode 79
80 PTW #Episode 80
81 PTW #Episode 81
82 PTW #Episode 82
83 PWT #Episode 83
84 PWT #Episode 84
85 PWT #Episode 85
86 PWT #Episode 86
87 PWT #Episode 87
88 PWT #Episode 88
89 PWT #Episode 89
90 PWT #Episode 90
91 PWT #Episode 91
92 PWT #Episode 92
93 PWT #Episode 93
94 PTW #Episode 94
95 PWT #Episode 95
96 PWT #Episode
97 PWT #Episode 97
98 PWT #Episode 98
99 PWT #Episode 99
100 PTW #Episode 100
101 PTW #Episode 101
102 Pelangi Tanpa Warna #Episode 102
103 Pelangi Tanpa Warna Bab 103
104 Pelangi Tanpa Warna #Episode 104
105 Pelangi Tanpa Warna #Episode 105
106 Pelangi Tanpa Warna. #episode 106
107 Pelangi Tanpa Warna #Episode
108 PTW #Episode 108
109 PTW #Episode 109
110 Pelangi Tanpa Warna 110
111 Pelangi Tanpa Warna #Episode 111
112 Pelangi Tanpa Warna #Episode 112
113 Pelangi Tanpa Warna #Episode 113
114 Pelangi Tanpa Warna #Episode 114
115 Pelangi Tanpa Warna #Episode 115
116 Pelangi Tanpa Warna #Episode 116
117 Pelangi Tanpa Warna #Episode 117
118 Pelangi Tanpa Warna #Episode 118
119 Pelangi Tanpa Warna #Episode 119
120 Pelangi Tanpa Warna #Episode 120
121 Pelangi Tanpa Warna #Episode 121
122 Pelangi Tanpa Warna #Episode 122
123 Pelangi Tanpa Warna #Episode 123
124 Pelangi Tanpa Warna #Episode 124
125 Pelangi Tanpa Warna #Episode 125
126 Pelangi Tanpa Warna #Episode 126
127 Pelangi Tanpa Warna #Episode 127
128 Pelangi Tanpa Warna #Episode 128
129 Pelangi Tanpa Warna #Episode 129
130 Pelangi Tanpa Warna #Episode 130
131 Pelangi Tanpa Warna #Episode 131
132 Pelangi Tanpa Warna #Episode 132
133 Pelangi Tanpa Warna #Episode 133
134 Pelangi Tanpa Warna #Episode 134
135 Pelangi Tanpa Warni #Episode 135
136 Pelangi Tanpa Warna #Episode 135
137 Pelangi Tanpa Warna #Episode 137
138 Pelangi Tanpa Warna #Episode 138
139 Pelangi Tanpa Warna #Episode 139
140 Pelangi Tanpa Warna #Episode 140
141 Pelangi Tanpa Warna #Episode 141
142 Pelangi Tanpa Wanrna #Episode 142
143 Pelangi Tanpa Warna #Episode 143
144 Pelangi Tanpa Warna #Episode 144
145 Pelangi Tanpa Warna #Episode 145
146 Pelangi Tanpa Warna #Episode 146
147 #Pelangi Tanpa Warna Bab 147
148 Pelangi Tanpa Warna #Episode
149 Pelangi Tanpa Warna #Episode 149
150 Pelangi Tanpa Warna #Episode 150
151 Pelangi Tanpa Warna #Episode 151
152 Pelangi Tanpa Warna #Episode 152
153 Pelangi Tanpa Warna #Episode 153
154 Pelangi Tanpa Warna #Episode 154
155 Pelangi Tanpa Warna #Episode 155
156 Pelangi Tanpaa Warna #Episode 156
157 Pelangi Tanpa Warna #Episode 157
158 Pel #Episodeangi Tanpa Warna 158
159 Pelangi Tanpa Warna #Episode 159
160 Pelangi Tanpa Warna #Episode 160
161 Pelangi Tanpa Warna # Episode 162
162 Pelangi Tanpa Warna #Episode 161
163 Pelangi Tanpa Warna #Episode 163
164 Pelangi Tanpa Warna #Episode 164
165 Pelangi Tanpa Warna #Episode
166 Pelangi Tanpa Warna #Episode 166
167 Pelangi Tanpa Warna #Episode 167
168 Pelangi Tanpa Warna #Episode 168
169 Pelangi Tanpa Warna #Episode 169
170 Pelangi Tanpa Warna #Episode 170
171 Pelangi Tanpa Warna #Episode 171
172 Pelangi Tanpa Warna #Episode
173 Pelangi Tanpa Warna, #Episode 173
174 Pelangi Tanpa Warna Bab 174
175 Pelangi Tanpa Warna #Episode 175
176 Pelangi Tanpa Warna bab 174
177 Pelangi Tanpa Warna #Episode 177
178 Pelangi Tanpa Warna #Bab 178
179 Pelangi Tanpa Warna Bab 179
180 Pelangi Tanpa Warna Bab 180
181 Pelangi Tanpa warna Bab 181
182 Pelangi Tanpa Warna #Episode 182
183 Pelangi Tanpa Warna #Episode 183
184 Cinta Berselimut Dendam #Episode 184
185 Pelangi Tanpa Warna #Episode 185
186 Pelangi Tanpa Warna #Episode 186
187 Pelangi Tanpa Warna # Episode 187
188 Pelamgi Tanpa Warna #Episode 188
189 Pelangi Tanpa Warna #Episode 189
190 Pelangi Tanpa Warna #Episode 190
191 Pelangi Tanpa Warna #Episode 191
192 Pelangi Tanpa Warna #Episode 192
193 Pelangi Tanpa Warna #Episode 193
194 Pelangi Tanpa Warna #Episode 194
195 Pelangi Tanpa Warna #Episode 195
196 Pelangi Tanpa Warna #Episode 196
197 Pelangi Tanpa Warna #Episide 197
198 Pelangi Tanpa Warna #Episode 198
199 Pelangi Tanpa Warna #Episode 199
200 Pelangi Tanpa Warna #Episode 200
201 Pelangi Tanpa Warna #Episode 201
202 Pelangi Tanpa Warna #Episode
203 Pelangi Tanpa Warna #Episode 203
204 Pelangi Tanpa Warna. #Episode 204
205 Pelangi Tanpa Warna #Episode 205
206 Pelangi Tanpa Warna #Episode 206
207 Pelangi Tanpa Warna #Episode 207
208 Pelangi Tanpa Warna #Episode 208
209 Pelangi Tanpa Warna #Episode 209
210 Pelangi Tanpa Warna #Episode 210
211 Pelangi Tanpa Warna #Episode 211
212 Pelangi Tanpa Warna #Episode 212
213 Pelangi Tanpa Warna. #Episode 213
214 Pelangi Tanpa Warna #Episode
215 Pelangi Tanpa Warna #Episode
216 Pelangi Tanpa Warna #Episode 216
217 Pelangi Tanpa Warna #Episode 217
218 Pelangi Tanpa Warna #Episode 218
219 Pelangi Tanpa Warna #Episode 219
220 Pelangi Tanpa Warna #Episode 120
221 Pelangi Tanpa Warna #Episode bab 221
222 Pelangi Tanpa Warna #bab 222
223 Pelangi Tanpa Warna #Bab 223
224 Pelangi Tanpa Warna #Episode 224
225 Pelangi Tanpa Warna #Episode 225
226 Pelangi Tanpa Warna #Eoisode 226
227 Pelangi Tanpa Warna #Episode
228 Pelangi Tanpa Warna #Episode 228
229 Pelangi Tanpa Warna #Episode 229
230 Pelangi Tanpa Warna #Episode 230
231 Pelangi Tanpa Warna #Episode 231
232 Pelangi Tanpa Warna #Episode 232
233 Pelangi Tanpa Warna #Episode
234 Pelangi Tanpa Warna. #Episode 234
235 Pelangi Tanpa Warna # Bab 235
236 Pelangi Tanpa Warna bab 236
237 Pelangi Tanpa Warna #Episode 237
238 Pelangi Tanpa Warna #Episode 238
239 Pelangi Tanpa Warna #Episode 239
240 Pelangi Tanpa Warna #Episode 240
241 Pelangi Tanpa Warna bab 241
242 Pelangi Tanpa Warna #Episode
243 Pelangi Tanpa Warna #Episode 243
244 Pelangi Tanpa Warna #Episode 234
245 Pelangi Tanpa Warna # Episode 245
246 Pelangi Tanpa Warna #Episode 246
247 Pelangi Tanpa Warna #Episode 247
248 Pelangi Tanpa Warna #Episode 248
249 Pelangi Tanpa Warna Bab 249
Episodes

Updated 249 Episodes

1
Dendam Masa Lalu
2
Si Miskin dan Si Kaya
3
Papah Terhebat
4
Dunia Gelap Lexi dan Lucas
5
Terpikat Senyum Manis
6
Tipu Muslihat
7
Kucing Kampung
8
Kepanikan Eric
9
Gadis Sanderaan
10
Tawanan
11
Negosiasi yang gagal
12
Kesedihan Seorang Ayah
13
Di ambang Kematin
14
Penantian di Ujung Pagi
15
Keinginan Lucas
16
Kejanggalan
17
Serangan Yang Tiba-Tiba
18
Wanita Misterius
19
Kepanikan Yang Melanda
20
Cacat Fisik
21
Permintaan Elin
22
Bernegosiasi
23
Tetes Harapan
24
Kabar Bahagia
25
Dendam Tanpa Logika
26
Kesedihan yang Mendalam
27
Rakyat Kecil Bisa Apa?
28
Nasiha Arya
29
Sehangat Pelukan Ibu
30
Cinta Seorang Ayah
31
Dugaan Dokter Arya
32
Keputusan Lucas
33
Keliling Kota
34
Teka-Teki yang Membingungkan
35
Permintaan Arya
36
Izinkan Aku Melindungimu
37
Sesak Hati Melanda
38
Gadis Berhijab 'Jiara'
39
Terbayang Wajahnya
40
Sang Pesulap
41
Dukungan Dari Sang Papah
42
Beradu Mulut
43
Hati Bergetar
44
Permintaan Elin
45
Berpura-pura Mengalah
46
Ucapan Terima kasih 'Eric'
47
Penuh Kepura-puraan
48
Persahabatan yang Kandas
49
Rasa Sakit yang Menyerang
50
Tetangga Terbaik
51
Pingsan
52
Sekretaris Hati
53
Tidak Akan Ada Maaf
54
Bos Baru
55
Terhipnotis
56
Fisik Yang Cacat
57
Ancaman dan Kebohongan
58
Lucas Yang Misterius
59
Rencana Arya dan Jiara
60
Kematian Palsu
61
Kebohongan Yang Terencana
62
Bos Posesef
63
Saling Mendoakan
64
Ikatan Batin Yang Kuat
65
Pelukan Hangat Seorang Ibu
66
Dunia Gelap Untuk Jiara
67
Duta Kata Tapi
68
Kabar Gembira Untuk Elin
69
Kembali Sakit
70
Perasaan Gelisah
71
Dosa Yang Muncul Menghantui
72
Api Kemarahan
73
Berpisah Untuk Berjuang
74
Terhukum Oleh Kesalahan
75
Hari Pertama Bekerja
76
PTW. Episode 76
77
PTW #Episode 77
78
PTW #Episode 78
79
PTW #Episode 79
80
PTW #Episode 80
81
PTW #Episode 81
82
PTW #Episode 82
83
PWT #Episode 83
84
PWT #Episode 84
85
PWT #Episode 85
86
PWT #Episode 86
87
PWT #Episode 87
88
PWT #Episode 88
89
PWT #Episode 89
90
PWT #Episode 90
91
PWT #Episode 91
92
PWT #Episode 92
93
PWT #Episode 93
94
PTW #Episode 94
95
PWT #Episode 95
96
PWT #Episode
97
PWT #Episode 97
98
PWT #Episode 98
99
PWT #Episode 99
100
PTW #Episode 100
101
PTW #Episode 101
102
Pelangi Tanpa Warna #Episode 102
103
Pelangi Tanpa Warna Bab 103
104
Pelangi Tanpa Warna #Episode 104
105
Pelangi Tanpa Warna #Episode 105
106
Pelangi Tanpa Warna. #episode 106
107
Pelangi Tanpa Warna #Episode
108
PTW #Episode 108
109
PTW #Episode 109
110
Pelangi Tanpa Warna 110
111
Pelangi Tanpa Warna #Episode 111
112
Pelangi Tanpa Warna #Episode 112
113
Pelangi Tanpa Warna #Episode 113
114
Pelangi Tanpa Warna #Episode 114
115
Pelangi Tanpa Warna #Episode 115
116
Pelangi Tanpa Warna #Episode 116
117
Pelangi Tanpa Warna #Episode 117
118
Pelangi Tanpa Warna #Episode 118
119
Pelangi Tanpa Warna #Episode 119
120
Pelangi Tanpa Warna #Episode 120
121
Pelangi Tanpa Warna #Episode 121
122
Pelangi Tanpa Warna #Episode 122
123
Pelangi Tanpa Warna #Episode 123
124
Pelangi Tanpa Warna #Episode 124
125
Pelangi Tanpa Warna #Episode 125
126
Pelangi Tanpa Warna #Episode 126
127
Pelangi Tanpa Warna #Episode 127
128
Pelangi Tanpa Warna #Episode 128
129
Pelangi Tanpa Warna #Episode 129
130
Pelangi Tanpa Warna #Episode 130
131
Pelangi Tanpa Warna #Episode 131
132
Pelangi Tanpa Warna #Episode 132
133
Pelangi Tanpa Warna #Episode 133
134
Pelangi Tanpa Warna #Episode 134
135
Pelangi Tanpa Warni #Episode 135
136
Pelangi Tanpa Warna #Episode 135
137
Pelangi Tanpa Warna #Episode 137
138
Pelangi Tanpa Warna #Episode 138
139
Pelangi Tanpa Warna #Episode 139
140
Pelangi Tanpa Warna #Episode 140
141
Pelangi Tanpa Warna #Episode 141
142
Pelangi Tanpa Wanrna #Episode 142
143
Pelangi Tanpa Warna #Episode 143
144
Pelangi Tanpa Warna #Episode 144
145
Pelangi Tanpa Warna #Episode 145
146
Pelangi Tanpa Warna #Episode 146
147
#Pelangi Tanpa Warna Bab 147
148
Pelangi Tanpa Warna #Episode
149
Pelangi Tanpa Warna #Episode 149
150
Pelangi Tanpa Warna #Episode 150
151
Pelangi Tanpa Warna #Episode 151
152
Pelangi Tanpa Warna #Episode 152
153
Pelangi Tanpa Warna #Episode 153
154
Pelangi Tanpa Warna #Episode 154
155
Pelangi Tanpa Warna #Episode 155
156
Pelangi Tanpaa Warna #Episode 156
157
Pelangi Tanpa Warna #Episode 157
158
Pel #Episodeangi Tanpa Warna 158
159
Pelangi Tanpa Warna #Episode 159
160
Pelangi Tanpa Warna #Episode 160
161
Pelangi Tanpa Warna # Episode 162
162
Pelangi Tanpa Warna #Episode 161
163
Pelangi Tanpa Warna #Episode 163
164
Pelangi Tanpa Warna #Episode 164
165
Pelangi Tanpa Warna #Episode
166
Pelangi Tanpa Warna #Episode 166
167
Pelangi Tanpa Warna #Episode 167
168
Pelangi Tanpa Warna #Episode 168
169
Pelangi Tanpa Warna #Episode 169
170
Pelangi Tanpa Warna #Episode 170
171
Pelangi Tanpa Warna #Episode 171
172
Pelangi Tanpa Warna #Episode
173
Pelangi Tanpa Warna, #Episode 173
174
Pelangi Tanpa Warna Bab 174
175
Pelangi Tanpa Warna #Episode 175
176
Pelangi Tanpa Warna bab 174
177
Pelangi Tanpa Warna #Episode 177
178
Pelangi Tanpa Warna #Bab 178
179
Pelangi Tanpa Warna Bab 179
180
Pelangi Tanpa Warna Bab 180
181
Pelangi Tanpa warna Bab 181
182
Pelangi Tanpa Warna #Episode 182
183
Pelangi Tanpa Warna #Episode 183
184
Cinta Berselimut Dendam #Episode 184
185
Pelangi Tanpa Warna #Episode 185
186
Pelangi Tanpa Warna #Episode 186
187
Pelangi Tanpa Warna # Episode 187
188
Pelamgi Tanpa Warna #Episode 188
189
Pelangi Tanpa Warna #Episode 189
190
Pelangi Tanpa Warna #Episode 190
191
Pelangi Tanpa Warna #Episode 191
192
Pelangi Tanpa Warna #Episode 192
193
Pelangi Tanpa Warna #Episode 193
194
Pelangi Tanpa Warna #Episode 194
195
Pelangi Tanpa Warna #Episode 195
196
Pelangi Tanpa Warna #Episode 196
197
Pelangi Tanpa Warna #Episide 197
198
Pelangi Tanpa Warna #Episode 198
199
Pelangi Tanpa Warna #Episode 199
200
Pelangi Tanpa Warna #Episode 200
201
Pelangi Tanpa Warna #Episode 201
202
Pelangi Tanpa Warna #Episode
203
Pelangi Tanpa Warna #Episode 203
204
Pelangi Tanpa Warna. #Episode 204
205
Pelangi Tanpa Warna #Episode 205
206
Pelangi Tanpa Warna #Episode 206
207
Pelangi Tanpa Warna #Episode 207
208
Pelangi Tanpa Warna #Episode 208
209
Pelangi Tanpa Warna #Episode 209
210
Pelangi Tanpa Warna #Episode 210
211
Pelangi Tanpa Warna #Episode 211
212
Pelangi Tanpa Warna #Episode 212
213
Pelangi Tanpa Warna. #Episode 213
214
Pelangi Tanpa Warna #Episode
215
Pelangi Tanpa Warna #Episode
216
Pelangi Tanpa Warna #Episode 216
217
Pelangi Tanpa Warna #Episode 217
218
Pelangi Tanpa Warna #Episode 218
219
Pelangi Tanpa Warna #Episode 219
220
Pelangi Tanpa Warna #Episode 120
221
Pelangi Tanpa Warna #Episode bab 221
222
Pelangi Tanpa Warna #bab 222
223
Pelangi Tanpa Warna #Bab 223
224
Pelangi Tanpa Warna #Episode 224
225
Pelangi Tanpa Warna #Episode 225
226
Pelangi Tanpa Warna #Eoisode 226
227
Pelangi Tanpa Warna #Episode
228
Pelangi Tanpa Warna #Episode 228
229
Pelangi Tanpa Warna #Episode 229
230
Pelangi Tanpa Warna #Episode 230
231
Pelangi Tanpa Warna #Episode 231
232
Pelangi Tanpa Warna #Episode 232
233
Pelangi Tanpa Warna #Episode
234
Pelangi Tanpa Warna. #Episode 234
235
Pelangi Tanpa Warna # Bab 235
236
Pelangi Tanpa Warna bab 236
237
Pelangi Tanpa Warna #Episode 237
238
Pelangi Tanpa Warna #Episode 238
239
Pelangi Tanpa Warna #Episode 239
240
Pelangi Tanpa Warna #Episode 240
241
Pelangi Tanpa Warna bab 241
242
Pelangi Tanpa Warna #Episode
243
Pelangi Tanpa Warna #Episode 243
244
Pelangi Tanpa Warna #Episode 234
245
Pelangi Tanpa Warna # Episode 245
246
Pelangi Tanpa Warna #Episode 246
247
Pelangi Tanpa Warna #Episode 247
248
Pelangi Tanpa Warna #Episode 248
249
Pelangi Tanpa Warna Bab 249

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!