Terpikat Senyum Manis

"Maaf Mba mau tanya alamat ini. Kira-kira Mba tau nggak yah?" ucap seseorang berpakain kemeja hitam yang berada di balik kemudi.

Elin dengan dengan penuh waspada, mendekat dan mencoba melihat kertas yang orang itu sodorkan. Elin mencoba membaca kertas itu dengan jeli, mencoba mengenali alamat yang tertulis di kertas satu lembar itu. Namun berhubung ia baru dua minggu tinggal di lingkunga ini, sehingga biarpun ia berusaha dengan keras mengenali alamat itu, tetapi tetap saja dia tidak mengetahuinya.

"Mohon maaf Mas, saya tidak tahu. Kebetulan saya juga warga baru di komplek ini, baru pidah ke kota ini sekitar dua minggu tinggal di sini," ucap Elin dengan sopan dan mengembalikan kertas itu lalu mengatupkan kedua tanganya. Sebagai ucapan maaf dari dirinya, padahal tanpa melakukan itu juga Elin tidak masalah tetapi kebiasaan yang papah nya ajarkan selalu menjunjung sopan santun sehingga Ellin bersikap lebih sopan lagi.

Di kursi belakang Lexi duduk bersandar dengan kedua tangan ia lipat diatas dadanya, dan juga kaki ia biarkan bersilang di hadapanya. Kaca mata hitam berengger di atas hidung mancungnya, menutupi mata indahnya. Kaca mata yang ia gunakan memang gelap apabila nampak dari luar tetapi berbanding terbalik dengan yang Lexi lihat, nampak sangat jelas melihat setiap wajah cantik Elin, senyum yang Elin berikan sangat manis, membuat Lexi tidak bisa berkedip di balik kaca mata hitamnya, terlebih gigi gingsul menambah kemanisan senyum gadis berparas ayu tersebut.  Suara lembut mendayu-dayu membuat Lexi semkain di buat gila oleh adik tiri Lucas.

"Ini kalo mobil masuk sini bisa nggak Mba?" tanya sang super lagi. Yah mereka memang segaja memperlama obrolan dengan Elin, karena Lexi yang memintanya agar bisa menatap lebih lama gadis berwajah ayu itu.

Elin yang tahu dengan jalan yang akan di lewati mobil itu pun menujukan jalan yang sekiranya bisa di lewati oleh mobil mewah itu. Karena memang jalan yang Elin lewati saat ini tidak terlalu lebar sehingga  mereka takut apabila tidak bisa di lewati oleh mobil yang ia tumpangi. Cukup lama Elin berbicara dengan orang asing itu, dari bertanya alamat sampai jalan dan bertanya yang kira-kira mau menjual rumah atau tanah sekitar sini. Namun karena Elin yang tidak begitu mengetahui keadaan tempat tinggalnya yang baru, sehingga jawaban yang ia berikan lebih banyak tidak tahu. 

"Kalo gitu terima kasih yah Mba, atas waktunya," ucap sang sopir dan mereka akan kembali melanjutkan perjalananya. Sementara Elin yang melihat di bagian belakan sopir ada pria dengan tampang yang tampan, tetapi tidak ada senyum sama sekali, sehingga terlihat sangat dingin, tetapi Elin tetap tersenyum menyapa laki-laki dingin tersebut dan menganggukan kepalanya sebagai sapaan pertemuanya.

Lexi pun melihat dengan jelas senyum Elin, dan sejak tadi dia memperhatikan penampilan Elin yang sangat sederhana dan tanpa polesan make up sama sekali, tetapi Elin bisa telihat cantik dan tentunya berhasil menarik perhatian Lexi. Elin dengan wajah polos tetapi bisa menyetarakan wajah wanita yang sering menemani dirinya, di mana wanita-wanita itu terpoles oleh make up dengab sempurna. Berbeda dengan Elin alisnya tebal natural, bukan alis tebal buatan.  Bulu mata lentik meskipun tanpa menggunaka maskara dan bulu mata palsu. Bibir berwarna pink meski sepertinya tanpa lipstik. Bibir tipisnya menambah keinginan Lexi menyesapnya saat itu juga. Kulit putih kemerahan karena tersorot sinar matahari menambah ketertarikan Lexi. Dia membayangkan wajah merah itu di atas pembaringan karena hukuman darinya. Otaknya sudah benar-benar tidak waras lagi. Sehingga yang ada dalam fikiranya saat ini adalah wajah merah merona Elin dan ringisan kesakitan dari hukumannya.

Mobil perlahan meninggalkan Elin yang masih berdiri di samping sepedahnya. Lexi membalikan tubuhnya dan menatap Elin dengan penuh hasrat.

Sesampainya di rumah, Lexi melempar botol minuman keras yang sudah habis ia minum sejak dalam perjalanan, otaknya panas dan berdenyut. baru kali ini dia menginginkan wanita sampai tidak nafsu dengan wanita yang lain.

Lexi kembali menghubung Lucas. "Kapan loe pulang ke Indonesia?" tanya Lexi dengan nada membunuh.

Ia sudah tidak sabar ingin menikmati Elin, tetapi Lucas selalu memintanya untuk menunggu sampqi dia pulang, karena dia juga ingin membuat perhitungan dengan sodara kembarnya yang dia ketahu sodara tiri itu.

"Apa tidak ada pertanyaan lain selain pertanya itu terus? Apa kamu tidak bisa menahan barang sejenak saja. Kamu bisa cari wanita manapun yang ingin kamu nikmati, tapi jangan dulu wanita sok lugu itu, soal tarif biar nanti gue yang bayar. Loe mau pakai berapa pun nikmatin lah, tagihan loe bisa kirim ke gue dan gue yang akan membayarnya, jangan takut soal bayaran tinggi semua akan aman di tangan gue," ucap Lucas seolah ia tengah merendahkan Lexi.

"Loe pikir gue miskin sampe gue harus ngemis sama loe buat bayar wanita pemuas nafsu gitu? Ini bukan masalah uang Lucas, ini soal kejantanan yang selalu  bangun ketika melihat adik tiri loe. Pokoknya loe pulang malam ini juga! Dan besok kita beraksi. Gue udah nggak kuat pengin nikmatin adik tiri loe!" bentak Lexi di layar pintarnya.

Sementara di sebrang telpon sana Lucas tengah mengumpat tidak jelaa dengan Lexi. Dia sedang ada perjalanan bisnis menggantikan kakeknya, tetali Lexi memintanya pulang malam ini juga.

"Ah dasar casanova satu itu, kalo sudah di kasih mangsa suka nggak sabar. Coba Elin bukan sodara tiri gue dan dia anak pelakor ibu gue sudah pasti gue yang menikmati gadis sok lugu itu," dengus Lucas.

"Siapkan cet pribadi malam ini juga," ucap Lucas pada asisten pribadinya.

Yah, mau tidak mau Lucas harus mengikuti kemauan Lexi juga mengingat ini juga menyangkut akan dendamnya pada Elin. Anak pelakor yang menghancurkan masa depan mamihnya.

****

Elin begitu mobil itu sudah pergi sempat terperangah melihat laki-laki dingin yang duduk di kusi penumpang belakang. Wajah tampan dan dingin berhasil membuat Elin terkesima. "Gila orang itu makan apa yah bisa ganteng banget," batin Elin, tetapi buru-buru ia menepis pikiranya yang membayangkan wajah pria dingin itu apabila kaca matanya di buka.

Gadis periang itu melanjutkan tujuanya mengantarkan pesanan ayam ungkap ke tetangganya. Satu persatu ayam ungkep diantar ke pemesanya.

Obrolan ringan beberapa kali Elin lakukan hal ity agar ia semakin kenap dengan para pelanggan ayam buatan Papahnya. Tidak lupa Elin juga meminta para pelangganya untuk bantu mempromosikan ayam ungkep juara yang rasanya tidak perlu diragukan lagi, selalu juara tentunya. Karena dari jualan ayam itu Elin dan Papahnya bisa ada di kota ini untuk mencari keberadaan ibu kandungnya. Elin sangat ingin bertemu dengan Ibunya selama ini dia kenal dengan bundanya hanya dari foto dan cerita papahnya. Foto yang Eric miliki pun hanya foto cetak yang sudah lusuh karena ia sering membukanya ketika kangen dengan cinta sejatinya.

Terpopuler

Comments

Nuranita

Nuranita

tertarik baca krn cukup menarik....hanya ngasih saran penulisan....kurangi typox....sopir bukan super😁😁😁😁😁😁....jet bukan cat.....maaf y tho....lucu gtu baca....untung aq paham dan ngerti maksud....

2023-01-03

1

Runa💖💓

Runa💖💓

Aku koq nggak tega ya jika Elin yg jadi Korban Lexi,
benar2 kasihan Elin gadis manis jadi mangsa para Casanova🤨🤨🤨

2022-12-19

1

Wina Yuliani

Wina Yuliani

blm apa apa udh kena pelet c neng aja nih bambang 😊

2022-09-22

1

lihat semua
Episodes
1 Dendam Masa Lalu
2 Si Miskin dan Si Kaya
3 Papah Terhebat
4 Dunia Gelap Lexi dan Lucas
5 Terpikat Senyum Manis
6 Tipu Muslihat
7 Kucing Kampung
8 Kepanikan Eric
9 Gadis Sanderaan
10 Tawanan
11 Negosiasi yang gagal
12 Kesedihan Seorang Ayah
13 Di ambang Kematin
14 Penantian di Ujung Pagi
15 Keinginan Lucas
16 Kejanggalan
17 Serangan Yang Tiba-Tiba
18 Wanita Misterius
19 Kepanikan Yang Melanda
20 Cacat Fisik
21 Permintaan Elin
22 Bernegosiasi
23 Tetes Harapan
24 Kabar Bahagia
25 Dendam Tanpa Logika
26 Kesedihan yang Mendalam
27 Rakyat Kecil Bisa Apa?
28 Nasiha Arya
29 Sehangat Pelukan Ibu
30 Cinta Seorang Ayah
31 Dugaan Dokter Arya
32 Keputusan Lucas
33 Keliling Kota
34 Teka-Teki yang Membingungkan
35 Permintaan Arya
36 Izinkan Aku Melindungimu
37 Sesak Hati Melanda
38 Gadis Berhijab 'Jiara'
39 Terbayang Wajahnya
40 Sang Pesulap
41 Dukungan Dari Sang Papah
42 Beradu Mulut
43 Hati Bergetar
44 Permintaan Elin
45 Berpura-pura Mengalah
46 Ucapan Terima kasih 'Eric'
47 Penuh Kepura-puraan
48 Persahabatan yang Kandas
49 Rasa Sakit yang Menyerang
50 Tetangga Terbaik
51 Pingsan
52 Sekretaris Hati
53 Tidak Akan Ada Maaf
54 Bos Baru
55 Terhipnotis
56 Fisik Yang Cacat
57 Ancaman dan Kebohongan
58 Lucas Yang Misterius
59 Rencana Arya dan Jiara
60 Kematian Palsu
61 Kebohongan Yang Terencana
62 Bos Posesef
63 Saling Mendoakan
64 Ikatan Batin Yang Kuat
65 Pelukan Hangat Seorang Ibu
66 Dunia Gelap Untuk Jiara
67 Duta Kata Tapi
68 Kabar Gembira Untuk Elin
69 Kembali Sakit
70 Perasaan Gelisah
71 Dosa Yang Muncul Menghantui
72 Api Kemarahan
73 Berpisah Untuk Berjuang
74 Terhukum Oleh Kesalahan
75 Hari Pertama Bekerja
76 PTW. Episode 76
77 PTW #Episode 77
78 PTW #Episode 78
79 PTW #Episode 79
80 PTW #Episode 80
81 PTW #Episode 81
82 PTW #Episode 82
83 PWT #Episode 83
84 PWT #Episode 84
85 PWT #Episode 85
86 PWT #Episode 86
87 PWT #Episode 87
88 PWT #Episode 88
89 PWT #Episode 89
90 PWT #Episode 90
91 PWT #Episode 91
92 PWT #Episode 92
93 PWT #Episode 93
94 PTW #Episode 94
95 PWT #Episode 95
96 PWT #Episode
97 PWT #Episode 97
98 PWT #Episode 98
99 PWT #Episode 99
100 PTW #Episode 100
101 PTW #Episode 101
102 Pelangi Tanpa Warna #Episode 102
103 Pelangi Tanpa Warna Bab 103
104 Pelangi Tanpa Warna #Episode 104
105 Pelangi Tanpa Warna #Episode 105
106 Pelangi Tanpa Warna. #episode 106
107 Pelangi Tanpa Warna #Episode
108 PTW #Episode 108
109 PTW #Episode 109
110 Pelangi Tanpa Warna 110
111 Pelangi Tanpa Warna #Episode 111
112 Pelangi Tanpa Warna #Episode 112
113 Pelangi Tanpa Warna #Episode 113
114 Pelangi Tanpa Warna #Episode 114
115 Pelangi Tanpa Warna #Episode 115
116 Pelangi Tanpa Warna #Episode 116
117 Pelangi Tanpa Warna #Episode 117
118 Pelangi Tanpa Warna #Episode 118
119 Pelangi Tanpa Warna #Episode 119
120 Pelangi Tanpa Warna #Episode 120
121 Pelangi Tanpa Warna #Episode 121
122 Pelangi Tanpa Warna #Episode 122
123 Pelangi Tanpa Warna #Episode 123
124 Pelangi Tanpa Warna #Episode 124
125 Pelangi Tanpa Warna #Episode 125
126 Pelangi Tanpa Warna #Episode 126
127 Pelangi Tanpa Warna #Episode 127
128 Pelangi Tanpa Warna #Episode 128
129 Pelangi Tanpa Warna #Episode 129
130 Pelangi Tanpa Warna #Episode 130
131 Pelangi Tanpa Warna #Episode 131
132 Pelangi Tanpa Warna #Episode 132
133 Pelangi Tanpa Warna #Episode 133
134 Pelangi Tanpa Warna #Episode 134
135 Pelangi Tanpa Warni #Episode 135
136 Pelangi Tanpa Warna #Episode 135
137 Pelangi Tanpa Warna #Episode 137
138 Pelangi Tanpa Warna #Episode 138
139 Pelangi Tanpa Warna #Episode 139
140 Pelangi Tanpa Warna #Episode 140
141 Pelangi Tanpa Warna #Episode 141
142 Pelangi Tanpa Wanrna #Episode 142
143 Pelangi Tanpa Warna #Episode 143
144 Pelangi Tanpa Warna #Episode 144
145 Pelangi Tanpa Warna #Episode 145
146 Pelangi Tanpa Warna #Episode 146
147 #Pelangi Tanpa Warna Bab 147
148 Pelangi Tanpa Warna #Episode
149 Pelangi Tanpa Warna #Episode 149
150 Pelangi Tanpa Warna #Episode 150
151 Pelangi Tanpa Warna #Episode 151
152 Pelangi Tanpa Warna #Episode 152
153 Pelangi Tanpa Warna #Episode 153
154 Pelangi Tanpa Warna #Episode 154
155 Pelangi Tanpa Warna #Episode 155
156 Pelangi Tanpaa Warna #Episode 156
157 Pelangi Tanpa Warna #Episode 157
158 Pel #Episodeangi Tanpa Warna 158
159 Pelangi Tanpa Warna #Episode 159
160 Pelangi Tanpa Warna #Episode 160
161 Pelangi Tanpa Warna # Episode 162
162 Pelangi Tanpa Warna #Episode 161
163 Pelangi Tanpa Warna #Episode 163
164 Pelangi Tanpa Warna #Episode 164
165 Pelangi Tanpa Warna #Episode
166 Pelangi Tanpa Warna #Episode 166
167 Pelangi Tanpa Warna #Episode 167
168 Pelangi Tanpa Warna #Episode 168
169 Pelangi Tanpa Warna #Episode 169
170 Pelangi Tanpa Warna #Episode 170
171 Pelangi Tanpa Warna #Episode 171
172 Pelangi Tanpa Warna #Episode
173 Pelangi Tanpa Warna, #Episode 173
174 Pelangi Tanpa Warna Bab 174
175 Pelangi Tanpa Warna #Episode 175
176 Pelangi Tanpa Warna bab 174
177 Pelangi Tanpa Warna #Episode 177
178 Pelangi Tanpa Warna #Bab 178
179 Pelangi Tanpa Warna Bab 179
180 Pelangi Tanpa Warna Bab 180
181 Pelangi Tanpa warna Bab 181
182 Pelangi Tanpa Warna #Episode 182
183 Pelangi Tanpa Warna #Episode 183
184 Cinta Berselimut Dendam #Episode 184
185 Pelangi Tanpa Warna #Episode 185
186 Pelangi Tanpa Warna #Episode 186
187 Pelangi Tanpa Warna # Episode 187
188 Pelamgi Tanpa Warna #Episode 188
189 Pelangi Tanpa Warna #Episode 189
190 Pelangi Tanpa Warna #Episode 190
191 Pelangi Tanpa Warna #Episode 191
192 Pelangi Tanpa Warna #Episode 192
193 Pelangi Tanpa Warna #Episode 193
194 Pelangi Tanpa Warna #Episode 194
195 Pelangi Tanpa Warna #Episode 195
196 Pelangi Tanpa Warna #Episode 196
197 Pelangi Tanpa Warna #Episide 197
198 Pelangi Tanpa Warna #Episode 198
199 Pelangi Tanpa Warna #Episode 199
200 Pelangi Tanpa Warna #Episode 200
201 Pelangi Tanpa Warna #Episode 201
202 Pelangi Tanpa Warna #Episode
203 Pelangi Tanpa Warna #Episode 203
204 Pelangi Tanpa Warna. #Episode 204
205 Pelangi Tanpa Warna #Episode 205
206 Pelangi Tanpa Warna #Episode 206
207 Pelangi Tanpa Warna #Episode 207
208 Pelangi Tanpa Warna #Episode 208
209 Pelangi Tanpa Warna #Episode 209
210 Pelangi Tanpa Warna #Episode 210
211 Pelangi Tanpa Warna #Episode 211
212 Pelangi Tanpa Warna #Episode 212
213 Pelangi Tanpa Warna. #Episode 213
214 Pelangi Tanpa Warna #Episode
215 Pelangi Tanpa Warna #Episode
216 Pelangi Tanpa Warna #Episode 216
217 Pelangi Tanpa Warna #Episode 217
218 Pelangi Tanpa Warna #Episode 218
219 Pelangi Tanpa Warna #Episode 219
220 Pelangi Tanpa Warna #Episode 120
221 Pelangi Tanpa Warna #Episode bab 221
222 Pelangi Tanpa Warna #bab 222
223 Pelangi Tanpa Warna #Bab 223
224 Pelangi Tanpa Warna #Episode 224
225 Pelangi Tanpa Warna #Episode 225
226 Pelangi Tanpa Warna #Eoisode 226
227 Pelangi Tanpa Warna #Episode
228 Pelangi Tanpa Warna #Episode 228
229 Pelangi Tanpa Warna #Episode 229
230 Pelangi Tanpa Warna #Episode 230
231 Pelangi Tanpa Warna #Episode 231
232 Pelangi Tanpa Warna #Episode 232
233 Pelangi Tanpa Warna #Episode
234 Pelangi Tanpa Warna. #Episode 234
235 Pelangi Tanpa Warna # Bab 235
236 Pelangi Tanpa Warna bab 236
237 Pelangi Tanpa Warna #Episode 237
238 Pelangi Tanpa Warna #Episode 238
239 Pelangi Tanpa Warna #Episode 239
240 Pelangi Tanpa Warna #Episode 240
241 Pelangi Tanpa Warna bab 241
242 Pelangi Tanpa Warna #Episode
243 Pelangi Tanpa Warna #Episode 243
244 Pelangi Tanpa Warna #Episode 234
245 Pelangi Tanpa Warna # Episode 245
246 Pelangi Tanpa Warna #Episode 246
247 Pelangi Tanpa Warna #Episode 247
248 Pelangi Tanpa Warna #Episode 248
249 Pelangi Tanpa Warna Bab 249
Episodes

Updated 249 Episodes

1
Dendam Masa Lalu
2
Si Miskin dan Si Kaya
3
Papah Terhebat
4
Dunia Gelap Lexi dan Lucas
5
Terpikat Senyum Manis
6
Tipu Muslihat
7
Kucing Kampung
8
Kepanikan Eric
9
Gadis Sanderaan
10
Tawanan
11
Negosiasi yang gagal
12
Kesedihan Seorang Ayah
13
Di ambang Kematin
14
Penantian di Ujung Pagi
15
Keinginan Lucas
16
Kejanggalan
17
Serangan Yang Tiba-Tiba
18
Wanita Misterius
19
Kepanikan Yang Melanda
20
Cacat Fisik
21
Permintaan Elin
22
Bernegosiasi
23
Tetes Harapan
24
Kabar Bahagia
25
Dendam Tanpa Logika
26
Kesedihan yang Mendalam
27
Rakyat Kecil Bisa Apa?
28
Nasiha Arya
29
Sehangat Pelukan Ibu
30
Cinta Seorang Ayah
31
Dugaan Dokter Arya
32
Keputusan Lucas
33
Keliling Kota
34
Teka-Teki yang Membingungkan
35
Permintaan Arya
36
Izinkan Aku Melindungimu
37
Sesak Hati Melanda
38
Gadis Berhijab 'Jiara'
39
Terbayang Wajahnya
40
Sang Pesulap
41
Dukungan Dari Sang Papah
42
Beradu Mulut
43
Hati Bergetar
44
Permintaan Elin
45
Berpura-pura Mengalah
46
Ucapan Terima kasih 'Eric'
47
Penuh Kepura-puraan
48
Persahabatan yang Kandas
49
Rasa Sakit yang Menyerang
50
Tetangga Terbaik
51
Pingsan
52
Sekretaris Hati
53
Tidak Akan Ada Maaf
54
Bos Baru
55
Terhipnotis
56
Fisik Yang Cacat
57
Ancaman dan Kebohongan
58
Lucas Yang Misterius
59
Rencana Arya dan Jiara
60
Kematian Palsu
61
Kebohongan Yang Terencana
62
Bos Posesef
63
Saling Mendoakan
64
Ikatan Batin Yang Kuat
65
Pelukan Hangat Seorang Ibu
66
Dunia Gelap Untuk Jiara
67
Duta Kata Tapi
68
Kabar Gembira Untuk Elin
69
Kembali Sakit
70
Perasaan Gelisah
71
Dosa Yang Muncul Menghantui
72
Api Kemarahan
73
Berpisah Untuk Berjuang
74
Terhukum Oleh Kesalahan
75
Hari Pertama Bekerja
76
PTW. Episode 76
77
PTW #Episode 77
78
PTW #Episode 78
79
PTW #Episode 79
80
PTW #Episode 80
81
PTW #Episode 81
82
PTW #Episode 82
83
PWT #Episode 83
84
PWT #Episode 84
85
PWT #Episode 85
86
PWT #Episode 86
87
PWT #Episode 87
88
PWT #Episode 88
89
PWT #Episode 89
90
PWT #Episode 90
91
PWT #Episode 91
92
PWT #Episode 92
93
PWT #Episode 93
94
PTW #Episode 94
95
PWT #Episode 95
96
PWT #Episode
97
PWT #Episode 97
98
PWT #Episode 98
99
PWT #Episode 99
100
PTW #Episode 100
101
PTW #Episode 101
102
Pelangi Tanpa Warna #Episode 102
103
Pelangi Tanpa Warna Bab 103
104
Pelangi Tanpa Warna #Episode 104
105
Pelangi Tanpa Warna #Episode 105
106
Pelangi Tanpa Warna. #episode 106
107
Pelangi Tanpa Warna #Episode
108
PTW #Episode 108
109
PTW #Episode 109
110
Pelangi Tanpa Warna 110
111
Pelangi Tanpa Warna #Episode 111
112
Pelangi Tanpa Warna #Episode 112
113
Pelangi Tanpa Warna #Episode 113
114
Pelangi Tanpa Warna #Episode 114
115
Pelangi Tanpa Warna #Episode 115
116
Pelangi Tanpa Warna #Episode 116
117
Pelangi Tanpa Warna #Episode 117
118
Pelangi Tanpa Warna #Episode 118
119
Pelangi Tanpa Warna #Episode 119
120
Pelangi Tanpa Warna #Episode 120
121
Pelangi Tanpa Warna #Episode 121
122
Pelangi Tanpa Warna #Episode 122
123
Pelangi Tanpa Warna #Episode 123
124
Pelangi Tanpa Warna #Episode 124
125
Pelangi Tanpa Warna #Episode 125
126
Pelangi Tanpa Warna #Episode 126
127
Pelangi Tanpa Warna #Episode 127
128
Pelangi Tanpa Warna #Episode 128
129
Pelangi Tanpa Warna #Episode 129
130
Pelangi Tanpa Warna #Episode 130
131
Pelangi Tanpa Warna #Episode 131
132
Pelangi Tanpa Warna #Episode 132
133
Pelangi Tanpa Warna #Episode 133
134
Pelangi Tanpa Warna #Episode 134
135
Pelangi Tanpa Warni #Episode 135
136
Pelangi Tanpa Warna #Episode 135
137
Pelangi Tanpa Warna #Episode 137
138
Pelangi Tanpa Warna #Episode 138
139
Pelangi Tanpa Warna #Episode 139
140
Pelangi Tanpa Warna #Episode 140
141
Pelangi Tanpa Warna #Episode 141
142
Pelangi Tanpa Wanrna #Episode 142
143
Pelangi Tanpa Warna #Episode 143
144
Pelangi Tanpa Warna #Episode 144
145
Pelangi Tanpa Warna #Episode 145
146
Pelangi Tanpa Warna #Episode 146
147
#Pelangi Tanpa Warna Bab 147
148
Pelangi Tanpa Warna #Episode
149
Pelangi Tanpa Warna #Episode 149
150
Pelangi Tanpa Warna #Episode 150
151
Pelangi Tanpa Warna #Episode 151
152
Pelangi Tanpa Warna #Episode 152
153
Pelangi Tanpa Warna #Episode 153
154
Pelangi Tanpa Warna #Episode 154
155
Pelangi Tanpa Warna #Episode 155
156
Pelangi Tanpaa Warna #Episode 156
157
Pelangi Tanpa Warna #Episode 157
158
Pel #Episodeangi Tanpa Warna 158
159
Pelangi Tanpa Warna #Episode 159
160
Pelangi Tanpa Warna #Episode 160
161
Pelangi Tanpa Warna # Episode 162
162
Pelangi Tanpa Warna #Episode 161
163
Pelangi Tanpa Warna #Episode 163
164
Pelangi Tanpa Warna #Episode 164
165
Pelangi Tanpa Warna #Episode
166
Pelangi Tanpa Warna #Episode 166
167
Pelangi Tanpa Warna #Episode 167
168
Pelangi Tanpa Warna #Episode 168
169
Pelangi Tanpa Warna #Episode 169
170
Pelangi Tanpa Warna #Episode 170
171
Pelangi Tanpa Warna #Episode 171
172
Pelangi Tanpa Warna #Episode
173
Pelangi Tanpa Warna, #Episode 173
174
Pelangi Tanpa Warna Bab 174
175
Pelangi Tanpa Warna #Episode 175
176
Pelangi Tanpa Warna bab 174
177
Pelangi Tanpa Warna #Episode 177
178
Pelangi Tanpa Warna #Bab 178
179
Pelangi Tanpa Warna Bab 179
180
Pelangi Tanpa Warna Bab 180
181
Pelangi Tanpa warna Bab 181
182
Pelangi Tanpa Warna #Episode 182
183
Pelangi Tanpa Warna #Episode 183
184
Cinta Berselimut Dendam #Episode 184
185
Pelangi Tanpa Warna #Episode 185
186
Pelangi Tanpa Warna #Episode 186
187
Pelangi Tanpa Warna # Episode 187
188
Pelamgi Tanpa Warna #Episode 188
189
Pelangi Tanpa Warna #Episode 189
190
Pelangi Tanpa Warna #Episode 190
191
Pelangi Tanpa Warna #Episode 191
192
Pelangi Tanpa Warna #Episode 192
193
Pelangi Tanpa Warna #Episode 193
194
Pelangi Tanpa Warna #Episode 194
195
Pelangi Tanpa Warna #Episode 195
196
Pelangi Tanpa Warna #Episode 196
197
Pelangi Tanpa Warna #Episide 197
198
Pelangi Tanpa Warna #Episode 198
199
Pelangi Tanpa Warna #Episode 199
200
Pelangi Tanpa Warna #Episode 200
201
Pelangi Tanpa Warna #Episode 201
202
Pelangi Tanpa Warna #Episode
203
Pelangi Tanpa Warna #Episode 203
204
Pelangi Tanpa Warna. #Episode 204
205
Pelangi Tanpa Warna #Episode 205
206
Pelangi Tanpa Warna #Episode 206
207
Pelangi Tanpa Warna #Episode 207
208
Pelangi Tanpa Warna #Episode 208
209
Pelangi Tanpa Warna #Episode 209
210
Pelangi Tanpa Warna #Episode 210
211
Pelangi Tanpa Warna #Episode 211
212
Pelangi Tanpa Warna #Episode 212
213
Pelangi Tanpa Warna. #Episode 213
214
Pelangi Tanpa Warna #Episode
215
Pelangi Tanpa Warna #Episode
216
Pelangi Tanpa Warna #Episode 216
217
Pelangi Tanpa Warna #Episode 217
218
Pelangi Tanpa Warna #Episode 218
219
Pelangi Tanpa Warna #Episode 219
220
Pelangi Tanpa Warna #Episode 120
221
Pelangi Tanpa Warna #Episode bab 221
222
Pelangi Tanpa Warna #bab 222
223
Pelangi Tanpa Warna #Bab 223
224
Pelangi Tanpa Warna #Episode 224
225
Pelangi Tanpa Warna #Episode 225
226
Pelangi Tanpa Warna #Eoisode 226
227
Pelangi Tanpa Warna #Episode
228
Pelangi Tanpa Warna #Episode 228
229
Pelangi Tanpa Warna #Episode 229
230
Pelangi Tanpa Warna #Episode 230
231
Pelangi Tanpa Warna #Episode 231
232
Pelangi Tanpa Warna #Episode 232
233
Pelangi Tanpa Warna #Episode
234
Pelangi Tanpa Warna. #Episode 234
235
Pelangi Tanpa Warna # Bab 235
236
Pelangi Tanpa Warna bab 236
237
Pelangi Tanpa Warna #Episode 237
238
Pelangi Tanpa Warna #Episode 238
239
Pelangi Tanpa Warna #Episode 239
240
Pelangi Tanpa Warna #Episode 240
241
Pelangi Tanpa Warna bab 241
242
Pelangi Tanpa Warna #Episode
243
Pelangi Tanpa Warna #Episode 243
244
Pelangi Tanpa Warna #Episode 234
245
Pelangi Tanpa Warna # Episode 245
246
Pelangi Tanpa Warna #Episode 246
247
Pelangi Tanpa Warna #Episode 247
248
Pelangi Tanpa Warna #Episode 248
249
Pelangi Tanpa Warna Bab 249

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!