2. Menikah dengan Kakak Ipar

Beberapa menit sebelumnya, Maria masih menunduk, termenung dengan air mata berhamburan saat telinganya menangkap suara Paman Liem dan sang ayah yang tengah berbincang di luar kamar. Maria tak begitu mendengar, pikirannya kacau dengan perasaan carut marut.

Tanpa ia sadari seseorang masuk dari pintu penghubung di belakangnya. Langkahnya sangat pelan hingga hampir tak terdengar. Sesaat kemudian sebuah suara memanggil namanya.

"Maria?" panggil orang itu.

Maria tersentak. Perlahan kepalanya terangkat, lalu menoleh dan mendapati lelaki paruh baya berdiri di sana. Ia mendekat, kemudian berjongkok menyamakan tingginya dengan Maria yang tengah bersimpuh di lantai.

"Papa Abhi ..."

Abhimanyu Wiranata. Dia adalah ayah Gabriel, sekaligus calon mertuanya yang mungkin sebentar lagi akan menjadi mantan calon mertua.

"Nak." Abhimanyu menyentuh bahu Maria. Merangkul dan membawanya ke pelukan.

Lelaki itu berusaha menyalurkan kekuatan dan kehangatan dalam waktu bersamaan. Maria diam dengan tatapan kosong. Kepalanya bersandar di dada bidang yang rasanya hampir menyamai milik sang ayah.

"Atas nama Gabriel, Papa ingin minta maaf. Secara tidak langsung Papa juga ikut andil dalam masalah ini. Papa gagal mendidik Gabriel hingga dia menjadi pria bajingan yang tak bertanggung jawab seperti ini. Papa benar-benar minta maaf," bisik Abhimanyu di atas kepalanya.

Maria memandang sendu ke arah jendela. Langit seolah mengekspresikan kesedihannya. Pagi kelabu menjadi saksi hancurnya harapan dan mimpi. Hatinya direnggut, diremas dan dilemparkan pada kubangan luka yang menganga.

Mulutnya bungkam. Ia tak tahu harus menanggapi bagaimana. Perasaannya remuk redam. Berusaha tegar pun tak ada gunanya. Faktanya, keadaan ini memang sangat menyakitinya.

"Papa minta maaf, Nak." Berkali-kali Abhimanyu mengucapkan kata maaf dengan raut bersalah.

"Papa sangat menyesalkan apa yang terjadi. Papa juga tidak mengerti apa yang dipikirkan Gabriel sampai bisa setega itu."

"Papa berjanji akan menegur dan menghukumnya jika dia kembali. Asal kamu tahu, Nak. Kamu memang calon menantu. Tapi bagi Papa kamu juga anak perempuan Papa yang perlu Papa jaga. Papa sayang kamu, mau itu dulu atau sekarang. Mau kamu jadi menantu Papa atau tidak, Papa tetap sayang kamu."

"Jadi Papa berharap kamu tidak membenci Papa atas masalah yang terjadi saat ini. Papa betul-betul minta maaf yang sebesar-besarnya sama kamu. Rasa malu ini sungguh mencoreng muka Papa di hadapan kamu dan Papa kamu. Papa minta maaf." Terdengar sebaris getar yang berusaha lelaki itu tahan.

Maria berusaha menelan ludah. Ia menggeleng membalas pelukan Abhimanyu. "Ini bukan salah Papa. Yang seharusnya meminta maaf bukan Papa, tapi Gabriel."

"Gabriel ..." Maria tak bisa melanjutkan kata-katanya. Suara yang tercekat menandakan bahwa satu kata berupa nama itu teramat sulit dilontarkan.

Hatinya sesak sampai rasanya sangat sulit untuk bernafas dengan normal.

"Sudah. Jangan berkata apa-apa lagi. Papa mengerti perasaan kamu. Intinya keluarga kami lah yang bersalah."

Dalam keharuan itu, samar-samar ia kembali mendengar suara sang ayah dari luar. Suasana yang hening membuat percakapannya terdengar cukup jelas.

Maria terdiam di pelukan Abhimanyu. Tampaknya lelaki itu juga mendengarkan perdebatan Rayan dan Liem di balik pintu.

"Sederhananya, jika pernikahan Nona dan Tuan Muda dibatalkan, bukan hanya berdampak pada saham perusahaan, musuh-musuh Anda juga akan bergerak lebih gencar karena menganggap hal ini adalah celah yang tepat untuk membidik kelengahan Anda."

"Tuan ...."

"Arsena Group, penyuplai terbesar perusahaan kita mendadak ingin memutus kerja sama."

Maria tersentak. Apa maksud Paman Liem? Kenapa masalah pernikahan bisa merembet ke perusahaan?

Maria tercenung sesaat. Baru beberapa detik kekeruhan terjadi, tapi perusahaan ayahnya sudah terancam seperti ini. Apa yang harus Maria lakukan.

Gabriel bukan hanya menempatkan kekacauan di hatinya, tapi juga bisnis orang tuanya. Salahkah jika Maria sedikit membenci Gabriel sekarang?

Maria memang mencintai Gabriel, tapi ia tak bisa jika melihat ayahnya hancur. Perusahaan yang dibangun sedemikian rupa dengan keringat dan usaha lelaki itu sejak muda, serta-merta harus pailit hanya karena gagalnya pernikahan Maria.

Ini tidak bisa dibiarkan.

Maria tidak tahu apa pernikahan memang bisa berdampak pada bisnis. Ia dan Gabriel menikah karena keinginan masing-masing. Bukan perjodohan yang bertujuan menyatukan kekuatan.

"Bukan hanya klien, Papa kamu juga terancam kehilangan seluruh vendornya di perusahaan."

"Tapi kamu tidak perlu khawatir, Papa sebisa mungkin akan bantu jika ia kesulitan. Mungkin tak bisa seratus persen, tapi setidaknya Papa bisa bantu sampai keadaan menjadi stabil."

Maria tercenung. Dia tahu apa stabil yang dimaksud Abhimanyu. Stabil yang dimaksud adalah perusahaan tidak lagi menunggak hutang namun sulit untuk menarik pendapatan. Ini sama saja berada di ujung tanduk. Hancur perlahan-lahan.

"Papa ..." Maria mendongak menatap mertuanya.

"Apa ada cara untuk mencegah kekacauan itu? Maria tidak mau Papa Rayan kesulitan karena masalah ini."

Abhimanyu terdiam. Matanya menatap lekat pada Maria.

"Ada," jawabnya pelan.

"Apa?"

"Kamu menikah dengan putra sulung Papa."

Dan di sinilah ia sekarang, berdiri di atas altar bersama Gibran. Putra sulung Wiranata yang semula adalah calon kakak iparnya.

Maria mematung kala pria itu membuka veil yang menutupi wajahnya dengan perlahan.

Sejenak mata mereka bertatapan. Jujur saja ini pertama kali Maria menatap langsung kakak dari Gabriel setelah sekian lama hanya mendengar namanya.

Dan Maria dibuat tersentak oleh mata setajam elang itu. Pupilnya menyorot datar tanpa ekspresi.

Ya Tuhan, kenapa menyeramkan sekali.

"Dan hari ini, saya sebagai hamba Tuhan menyampaikan kepada saudara-saudara semua. Mereka bukan lagi dua orang yang terpisahkan. Tetapi mereka sudah resmi, sudah sah menjadi suami istri. Tuan dan Nyonya Gibran Wiranata. Untuk kemuliaan Tuhan, mari kita beri tepuk tangan sepuluh kali lebih meriah dari itu. Untuk kebahagiaan mereka dalam nama Yesus. Aamiin ... Aamiin ..."

Gemuruh tepuk tangan memenuhi aula luas tempat berlangsungnya acara. Mereka baru saja selesai melakukan pemberkatan dan tukar cincin.

"Saudara dan saudari mempelai. Silakan ditatap wajah pasangannya. Dan inilah istri tercinta, suami tercinta. Beri ciuman yang paling mesra!"

Seruan itu disusul oleh sorakan para tamu yang meriah.

Jantung Maria kelonjatan. Haruskah seperti ini? Mereka tidak saling mencintai. Kenal saja tidak. Bertemu juga baru sekarang. Apa iya harus berciuman?

Maria meneguk ludah. Ia tersentak karena Gibran tiba-tiba mengikis jarak. Tangan lelaki itu merengkuh pinggangnya. Wajahnya lantas mendekat. Hidung mereka hampir bersentuhan. Tentu Maria semakin kewalahan. Apalagi saat pria itu memiringkan wajah hendak menciumnya.

Apa? Mencium? Astaga, ini gila!

Refleks Maria memejamkan mata. Tuhan, meski bukan Gabriel, setidaknya ia memiliki wajah di atas rata-rata. Baiklah, ini hanya ciuman. Mudah bagi Maria melakukannya.

Namun, hingga beberapa detik berlalu tak ada yang ia rasakan. Alih-alih ciuman, ia malah merasakan hembusan nafas menerpa pipinya.

Maria mengernyit. Tahu-tahu tepuk tangan memenuhi pendengaran. Ia membuka mata. Gibran sudah menjauh. Pria itu tak menciumnya?

Maria hanya merasakan ujung hidung yang menempel di permukaan kulitnya.

Maria berkedip. Dengan sedikit linglung ia berbalik menghadap tamu undangan. Berdiri di samping Gibran dengan senyum canggung sekaligus bingung.

Semuanya mengira mereka berciuman, bahkan pastor yang menikahkan mereka pun tersenyum puas. Bagaimana cara Gibran melakukannya?

Ia menoleh menatap Gibran. Wajahnya yang tanpa ekspresi membuat Maria tergagap, apalagi saat tanpa sengaja mata mereka bertemu.

Maria berdehem kecil untuk menghilangkan kegugupan. Tahu-tahu pria itu mengulurkan tangan.

Maria berkedip. "A-Apa?"

Gibran tak menjawab. Hey, apa pria itu bisu?

Akhirnya mau tidak mau Maria menerima uluran tangan Gibran. Ia tak sejahat itu mempermalukan lelaki yang secara tidak langsung sudah menyelamatkan keluarganya dari rasa malu dan kebangkrutan.

Baiklah. Sepertinya Maria harus bersikap baik pada pria itu. Bagaimana pun dia korban.

Rupanya Gibran mengajaknya untuk menyapa tamu. Ternyata begini cara beramah-tamah pria kaku. Wajahnya datar, hanya mengulas senyum tipis sebagai balasan.

Orang berbondong-bondong mengucapkan selamat. Selama itu pula Maria harus berusaha keras mengukir senyum kendati matanya ingin menangis.

Ia masih menyesalkan kejadian ini. Ini bukanlah pernikahan yang ia harapkan.

Kenapa Gabriel sejahat itu? Maria juga tidak peka dengan perubahan pria itu akhir-akhir ini.

Seharusnya ia sadar, Gabriel mulai berubah sejak beberapa minggu lalu. Entah kenapa, tapi Maria merasa pria itu jadi lebih sering melamun dan tak fokus.

Beberapa kali Gabriel juga bersikap gugup di depannya, seolah ia menyembunyikan sesuatu darinya.

Sebenarnya apa yang kamu sembunyikan, El?

Apa yang membuatmu begitu tega meninggalkan hari bahagia kita?

Atau, kamu memang tidak pernah bahagia saat bersamaku?

Maria menunduk mendapati pemikiran itu. Sakit. Hatinya bagai ditusuk ribuan jarum.

Hampir saja air matanya menetes saat sebuah tarikan pelan ia rasakan di tangan. Maria mendongak. Refleks ia mengikuti langkah Gibran yang mengajaknya untuk mendekat pada orang tua mereka.

Maria melihat Papa Abhi yang tersenyum, namun matanya sedikit sendu. Mungkin ia masih menyesali perbuatan putranya.

Lantas Maria menoleh pada Rayan. Sang ayah tak mampu menyembunyikan raut keberatannya. Memang, sejak Maria mengatakan setuju untuk mengganti calon mempelai, pria itu langsung menentang keras pernyataannya.

Tapi, Maria sudah memutuskan. Ia rela mengesampingkan hatinya demi Rayan.

"Papa sudah merawat Maria sejak kecil. Melindungi Maria dari segala marabahaya. Berkat Papa, Maria tak pernah kekurangan kasih sayang meski tak ada Mama. Sekarang izinkan Maria untuk melindungi Papa dari kehancuran," ucapnya kala itu yang membuat seorang Rayan Adibrata Tjandra, pria keras kepala dengan wajah tanpa perasaan, mengeluarkan air mata.

Papa memang seberharga itu bagiku.

Terpopuler

Comments

Anonymous

Anonymous

aku kirimkan kembang yah kak, semangat

2024-02-17

2

𝐋α◦𝐒єησяιтꙷαᷜ 🇵🇸🇮🇩

𝐋α◦𝐒єησяιтꙷαᷜ 🇵🇸🇮🇩

Gabriel di panggilnya El?

2023-09-01

0

epifania rendo

epifania rendo

keren ceritanya thor

2023-08-09

0

lihat semua
Episodes
1 1. Pilu di Balik Hujan
2 2. Menikah dengan Kakak Ipar
3 3. Tempat Asing
4 4. Tangis Kerinduan
5 5. Buku Bersampul Biru
6 6. Tenggelam dalam Kegelapan
7 7. Salah Paham
8 8. Sulit Dimengerti
9 9. Ruang Spa
10 10. Oleh-oleh dari Paris
11 11. Jeruk Makan Jeruk
12 12. Elusif
13 13. Pelukan
14 14. Sisi Lain Gibran
15 15. Tamu tak Diduga
16 16. Perhatian Gibran
17 17. Rayan dan Gibran
18 18. Labirin Berbahaya
19 19. Pagutan Hangat
20 20. Tidur Bersama
21 21. Crazy Rich
22 22. Saling Mendekat
23 23. Tamu dari Jepang
24 24. Intimate
25 25. Totality Kiss
26 26. Awkward
27 27. Blue Shappire
28 28. Special Earrings
29 29. Someone and Incident
30 30. Reality
31 31. Sweet and Closer
32 32. Swing
33 33. Sky Dinner
34 34. Valencia's Boyfriend
35 35. Complicated
36 36. Rumors
37 37. Maid
38 38. Escapement
39 39. Persuasion
40 40. Fearful
41 41. Eschew
42 42. Indignation
43 43. Conversation
44 44. Consequence
45 45. Husband's Role
46 46. Concession
47 47. Pasar Buah
48 48. Something in Forest
49 49. Blue Lake
50 50. Complementary
51 51. Grandfather
52 52. Family Destruction
53 53. Rustling Gym
54 54. Something in the Past
55 55. Changed
56 56. Hesitated
57 57. Soft and Cuddly [18+]
58 58. Little Things
59 59. Elevator
60 60. His Claim
61 61. Meet After a Long Time
62 62. Bad Offer
63 63. Encounter
64 64. Incursion
65 65. Maria's Concerns
66 66. Bedroom Talk
67 67. Jealousy
68 68. That Woman
69 69. Publication [18+]
70 70. Pair Happiness
71 71. Bagas and His Reality
72 72. Fact in Past
73 73. Emergency
74 74. Maria's Afraid
75 75. Affection
76 76. Imagination
77 77. Hasty Tasty [18+]
78 78. Odd Message [18+]
79 79. Hot Ice Cream [18+]
80 80. Man in Slumber [18+]
81 81. Voyage (Go to New York)
82 82. Instability Hearts
83 83. Presumption
84 84. Weird Feeling
85 85. Maria's Behavior
86 86. Longing and Passion [18+]
87 87. Rendezvous
88 88. Homeward
89 89. Pregnancy
90 90. Cooking Night
91 91. Cravings
92 92. Morning Call
93 93. Brothers Secret
94 94. Punishment
95 95. Reminder
96 96. Monster
97 97. Long in Danger
98 98. Bloody Gloom
99 99. Miss and Mission
100 100. One of the Past
101 101. Come Back
102 102. Storm Closer
103 103. Gibran's Attempted
104 104. Missed Touch [18+]
105 105. Tragedy of Night
106 106. Solace [18+]
107 107. Gibran's Secrecy
108 108.
109 109. warning 18+
110 110. warning 18+
111 111.
112 112. Jakarta
113 113. Ceriosity
114 114. Attached Feeling
115 115. In the Light of
116 116. Say Love [18+]
117 117. Intricacy
118 118. The Treasure
119 119. A Wise for Husband
120 120. Two-sided
121 121. Cares
122 122. Indignant
123 123. A Piece of Memory
124 124. Apology
125 125. A Familiar Bag
126 126. Machination
127 127. Scream on Fire
128 128. Outrage
129 129. A Guilt
130 130. Bleeding Night
131 131. Why Always Me?
132 132. His Slip
133 133. Whiny Teary
134 134. Not Say but Do
135 135. Was Astonished
136 136. A S**t Restrictions
137 137. Claret
138 138. Heartache
139 139. Melancholy
140 140. Vengeance
141 141. A Dream
142 142. Small Talk
143 143. M and G
144 144. Rentwine
145 145. A Collapse
146 146. Meet the Ex
147 147. Disclosed
148 148. Falseness
149 149. Distant by Nigh
150 150. Flights at Night
151 151. Decide on Engagement
152 152. The Lost Thing
153 153. Undermine
154 154. Infect
155 155. Revenge
156 156. Terror
157 157. Chasing on the Road
158 158. A Necklace
159 159. Wrecked
160 160. Distress
161 161. Sugary
162 162. Preliminary
163 163. A Danger
164 164. Misdirected
165 165. Hope and Dismay
166 166. Hounding Hunt
167 167. Trapping
168 168. Seek in Chase
169 169. Take a Pain
170 170. Bidder
171 171. Return of Memory
172 172. FLASHBACK : The Beginning of Love
173 173. FLASHBACK : Elegy of Twilight
174 174. Mastermind
175 175. Be Over
176 176. Paid Off : Downfall of the Willis Family
177 177. Honesty and Misery
178 178. Beautiful Place for Sandra
179 179. Heroine : Goodness in the Dark
180 180. Finally : The Real Family
181 181. Regret : Our Promise
182 182. Recluse : Misunderstanding
183 183. Broken: When Love is Forced Out
184 184. Wicked : Wounds that Breed Cruelty
185 185. New Life : Harmony
186 186. Silly and Desire
187 187. Whises and Denial
188 188. Surprised : Our Blessing
189 189. Ending : Happy Pleasure
190 190. Heaven : Beautiful Destiny of Sandra and Abhi
191 Short Story : Alisandra
192 Calibra : Rasa yang Tertunda
193 AFTER HIS PURPOSE
194 Karya Baru
195 Karya Baru 2
196 AFTER HIS PURPOSE 2
197 Info Sekuel
Episodes

Updated 197 Episodes

1
1. Pilu di Balik Hujan
2
2. Menikah dengan Kakak Ipar
3
3. Tempat Asing
4
4. Tangis Kerinduan
5
5. Buku Bersampul Biru
6
6. Tenggelam dalam Kegelapan
7
7. Salah Paham
8
8. Sulit Dimengerti
9
9. Ruang Spa
10
10. Oleh-oleh dari Paris
11
11. Jeruk Makan Jeruk
12
12. Elusif
13
13. Pelukan
14
14. Sisi Lain Gibran
15
15. Tamu tak Diduga
16
16. Perhatian Gibran
17
17. Rayan dan Gibran
18
18. Labirin Berbahaya
19
19. Pagutan Hangat
20
20. Tidur Bersama
21
21. Crazy Rich
22
22. Saling Mendekat
23
23. Tamu dari Jepang
24
24. Intimate
25
25. Totality Kiss
26
26. Awkward
27
27. Blue Shappire
28
28. Special Earrings
29
29. Someone and Incident
30
30. Reality
31
31. Sweet and Closer
32
32. Swing
33
33. Sky Dinner
34
34. Valencia's Boyfriend
35
35. Complicated
36
36. Rumors
37
37. Maid
38
38. Escapement
39
39. Persuasion
40
40. Fearful
41
41. Eschew
42
42. Indignation
43
43. Conversation
44
44. Consequence
45
45. Husband's Role
46
46. Concession
47
47. Pasar Buah
48
48. Something in Forest
49
49. Blue Lake
50
50. Complementary
51
51. Grandfather
52
52. Family Destruction
53
53. Rustling Gym
54
54. Something in the Past
55
55. Changed
56
56. Hesitated
57
57. Soft and Cuddly [18+]
58
58. Little Things
59
59. Elevator
60
60. His Claim
61
61. Meet After a Long Time
62
62. Bad Offer
63
63. Encounter
64
64. Incursion
65
65. Maria's Concerns
66
66. Bedroom Talk
67
67. Jealousy
68
68. That Woman
69
69. Publication [18+]
70
70. Pair Happiness
71
71. Bagas and His Reality
72
72. Fact in Past
73
73. Emergency
74
74. Maria's Afraid
75
75. Affection
76
76. Imagination
77
77. Hasty Tasty [18+]
78
78. Odd Message [18+]
79
79. Hot Ice Cream [18+]
80
80. Man in Slumber [18+]
81
81. Voyage (Go to New York)
82
82. Instability Hearts
83
83. Presumption
84
84. Weird Feeling
85
85. Maria's Behavior
86
86. Longing and Passion [18+]
87
87. Rendezvous
88
88. Homeward
89
89. Pregnancy
90
90. Cooking Night
91
91. Cravings
92
92. Morning Call
93
93. Brothers Secret
94
94. Punishment
95
95. Reminder
96
96. Monster
97
97. Long in Danger
98
98. Bloody Gloom
99
99. Miss and Mission
100
100. One of the Past
101
101. Come Back
102
102. Storm Closer
103
103. Gibran's Attempted
104
104. Missed Touch [18+]
105
105. Tragedy of Night
106
106. Solace [18+]
107
107. Gibran's Secrecy
108
108.
109
109. warning 18+
110
110. warning 18+
111
111.
112
112. Jakarta
113
113. Ceriosity
114
114. Attached Feeling
115
115. In the Light of
116
116. Say Love [18+]
117
117. Intricacy
118
118. The Treasure
119
119. A Wise for Husband
120
120. Two-sided
121
121. Cares
122
122. Indignant
123
123. A Piece of Memory
124
124. Apology
125
125. A Familiar Bag
126
126. Machination
127
127. Scream on Fire
128
128. Outrage
129
129. A Guilt
130
130. Bleeding Night
131
131. Why Always Me?
132
132. His Slip
133
133. Whiny Teary
134
134. Not Say but Do
135
135. Was Astonished
136
136. A S**t Restrictions
137
137. Claret
138
138. Heartache
139
139. Melancholy
140
140. Vengeance
141
141. A Dream
142
142. Small Talk
143
143. M and G
144
144. Rentwine
145
145. A Collapse
146
146. Meet the Ex
147
147. Disclosed
148
148. Falseness
149
149. Distant by Nigh
150
150. Flights at Night
151
151. Decide on Engagement
152
152. The Lost Thing
153
153. Undermine
154
154. Infect
155
155. Revenge
156
156. Terror
157
157. Chasing on the Road
158
158. A Necklace
159
159. Wrecked
160
160. Distress
161
161. Sugary
162
162. Preliminary
163
163. A Danger
164
164. Misdirected
165
165. Hope and Dismay
166
166. Hounding Hunt
167
167. Trapping
168
168. Seek in Chase
169
169. Take a Pain
170
170. Bidder
171
171. Return of Memory
172
172. FLASHBACK : The Beginning of Love
173
173. FLASHBACK : Elegy of Twilight
174
174. Mastermind
175
175. Be Over
176
176. Paid Off : Downfall of the Willis Family
177
177. Honesty and Misery
178
178. Beautiful Place for Sandra
179
179. Heroine : Goodness in the Dark
180
180. Finally : The Real Family
181
181. Regret : Our Promise
182
182. Recluse : Misunderstanding
183
183. Broken: When Love is Forced Out
184
184. Wicked : Wounds that Breed Cruelty
185
185. New Life : Harmony
186
186. Silly and Desire
187
187. Whises and Denial
188
188. Surprised : Our Blessing
189
189. Ending : Happy Pleasure
190
190. Heaven : Beautiful Destiny of Sandra and Abhi
191
Short Story : Alisandra
192
Calibra : Rasa yang Tertunda
193
AFTER HIS PURPOSE
194
Karya Baru
195
Karya Baru 2
196
AFTER HIS PURPOSE 2
197
Info Sekuel

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!