11. Jeruk Makan Jeruk

...🍁🍁🍁...

Suasana ruang makan itu begitu hening. Maria menunduk, menatap makanan dalam piring. Mengaduknya perlahan hingga sesekali menyuapkannya ke mulut.

Bukan tak selera makan. Akan tetapi, keberadaan Gibran lah yang membuat lidahnya mendadak terasa sepat. Betapa tidak, kejadian kemarin membuatnya malu hingga tak berdaya.

Hebatnya Gibran masih bisa biasa saja seolah tak terjadi apa pun di antara mereka. Padahal Maria hampir telanjang. Ya Tuhan, rasanya ia sudah kehilangan muka di hadapan Gibran.

Jika tidak ada keperluan, Maria mana mau satu meja makan dengan pria itu.

Perlahan matanya melirik pergerakan Gibran. Sang suami tengah makan dengan tenang. Sepanjang mengenalnya, Maria hampir tak menemui arus pada wajahnya. Bahkan kecanggungan kemarin tak mampu menghadirkan riak segaris pun.

Maria berdehem sesaat. "Ko Gibran yang transfer uang ke rekening aku?" tanyanya dengan suara pelan. Cenderung hati-hati menatap pria di hadapannya.

Berani tak berani Maria membuka suara. Karena ia perlu memastikan praduganya perihal notifikasi aplikasi banking yang kemarin diterimanya.

"Hm." Pertanyaan itu hanya dijawab oleh gumaman.

Maria kembali menunduk mengaduk makanannya. "Ko Gibran gak perlu lakukan itu," bisiknya sebelum menyendok Omelet ke mulut. Mengunyahnya malas lalu menelannya dengan paksa.

Ia lakukan itu untuk menghindari kegugupan karena ditatap oleh Gibran. Tak ayal mata tajamnya terasa menusuk hingga ke relung jiwa. Maria ketar-ketir tatkala suasana berubah mencekam. Atau dia yang terlalu berlebihan menjabarkannya?

"Kenapa?"

Pertanyaan bernada dingin itu membuat Maria tersentak. Kontan tangannya yang memegang sendok berhenti di udara.

"Itu ... karena aku gak butuh," jawabnya setelah beberapa saat. "Bagaimanapun ...."

Terdengar denting sendok dan garpu yang ditaruh di atas piring. Tubuh jangkung itu berdiri, mengancing jasnya sebelum kemudian mengambil ponsel yang tergeletak di atas meja.

Hal tersebut berhasil menarik atensi Maria hingga menghentikan ucapannya.

"Terserah. Mau kamu pakai atau tidak, aku hanya memenuhi kewajibanku."

Setelah mengatakan itu Gibran langsung berlalu dari sana. Meninggalkan kesunyian yang memang sedari awal menyelimuti keduanya.

Sementara di tempatnya, Maria menganga tak percaya. Apa-apaan pria itu. Ia belum selesai bicara. Main pergi-pergi saja.

Tadi Maria ingin mengatakan, bagaimana pun uang itu mungkin tak akan terpakai. Di mana Maria harus belanja? Ia saja tidak tahu sedang tinggal di mana. Belanja online pun membutuhkan alamat yang akurat.

Apa yang harus Maria lakukan dengan uang tersebut? Pasalnya bukan hanya satu atau dua juta, tapi 2 milyar. Apa Gibran sudah gila?

Bisa-bisanya dia menggelontorkan uang layaknya membuang sampah. Maksud Maria, meski status mereka sudah sah menjadi suami dan istri, mereka masihlah dua orang asing yang baru saling mengenal.

Sederhananya Gibran memberi uang sebesar itu pada Maria yang bisa dibilang bukan siapa-siapa. Statusnya sebagai istri hanya tertulis di atas kertas. Entah bagaimana hubungan mereka ke depannya. Maria sendiri sudah siap apabila Gibran ingin menceraikannya saat ini juga. Bagaimana pun Maria sadar, Gibran adalah korban keegoisannya yang ingin menyelamatkan keluarga.

Maria menarik nafas dalam, menghembuskannya dengan kasar, lantas beranjak dari ruang makan.

Piringnya masih penuh. Bahkan mungkin masih utuh karena ia hanya menyuapnya beberapa sendok.

"Nyonya, kenapa tidak dihabiskan?" tanya Laura yang tergopoh mengikutinya.

"Malas," jawab Maria singkat.

Keduanya pergi ke lantai atas. Melihat raut tuannya yang setengah kusut, Laura pun tak berani bertanya macam-macam. Ia tidak bisa begitu saja mencampuri urusan rumah tangga sang nyonya.

Lebih baik ia diam dan pura-pura tak mendengar.

***

"Nyonya, Anda tahu? Semenjak Anda datang rumah ini terasa jauh lebih hangat."

"Saya dan pelayan lain ikut senang, akhirnya Tuan membawa anggota keluarga baru ke rumah besar dan megah bak istana ini."

Laura mengoleskan kutek dengan penuh kehati-hatian. Kuku-kuku Maria sangat cantik. Jemarinya putih dan lentik. Ia yang memiliki kulit kuning langsat saja terlihat kontras.

"Tuan lama tinggal di luar negeri. Entah bagaimana cara beliau mengurus perusahaan di sini. Anda sendiri mungkin tahu dengan rumah sebesar dan semewah ini, tidak mungkin perusahaannya hanya satu."

Maria mengangguk membenarkan. Ia fokus menatap pergerakan Laura yang tengah menghias tangannya. Kendati pikirannya berlarian ke mana-mana. Laura tidak tahu saja ia tengah berusaha keras mengenyahkan Gibran dari otaknya. Setiap kali mengingat pria itu, Maria selalu dirundung rasa malu.

Dan Laura dengan ketidaktahuannya malah menyebut-nyebut nama lelaki itu.

"Kamu sudah berapa lama kerja di sini?" tanya Maria mengalihkan pembicaraan.

"Sudah sepuluh tahun, Nyonya. Saya ikut Ibu sejak kecil."

"Ooh ...."

Hening sesaat. Laura tampak serius dengan pekerjaannya.

Maria merapatkan selendang yang melingkupi bahunya. Meski sudah siang, udara tetap saja terasa dingin. Ditambah angin yang berhembus membelai permukaan kulit. Begitu menggigil dan membuat Maria ingin terus bergelung dalam selimut.

"Semenjak Tuan dan Nyonya Besar bercerai, hubungan keluarga ini agak sedikit berantakan," ucap Laura tiba-tiba.

"Tapi meski begitu hubungan anak dan ayah antara Tuan Gibran dan Tuan Wiranata tidak putus. Walau mereka jarang bertemu karena Tuan Gibran ikut Nyonya Besar tinggal di luar negeri."

Maria menoleh menatap gadis di bawahnya. Laura yang bersimpuh di atas karpet tampak sepenuh hati mempercantik kuku Maria.

Maria tidak tahu kenapa Laura mendadak menceritakan hal itu. Ia memang tahu mengenai status Papa Abhi yang duda, hal tersebut sudah menjadi rahasia umum.

Ia juga pernah mendengar nama Gibran sebelumnya. Papa Abhi mau pun Gabriel kerap bercerita selewat-selewat. Entah sengaja atau tidak sengaja. Tapi, Gabriel seringkali mengalihkan pembicaraan mengenai kakaknya itu.

"Sebetulnya, sebagian dari pelayan di sini dulunya adalah pekerja di rumah besar Wiranata."

"Oya?"

"Iya, Nyonya. Termasuk saya dan Ibu saya."

"Ibu kamu sekarang bekerja di sini?"

Raut Laura berubah sedikit sendu. Mata itu sedikit menghilangkan keceriaannya. Laura menarik senyum yang jatuhnya terkesan dipaksakan di mata Maria.

"Ibu saya sudah meninggal beberapa tahun lalu," bisiknya menjawab rasa penasaran Maria.

Maria yang tidak enak hati seketika meringis. "Ma-Maaf."

"Tidak apa-apa, Nyonya. Sejak Ibu tiada saya memang kesepian. Tapi, sejak Nyonya datang saya kembali menemukan semangat." Laura menunduk malu.

"Maaf saya lancang. Tapi, Nyonya sudah seperti kakak bagi saya," ucapnya seraya memilin pakaian.

Maria mendengus geli.

"Laura," panggilnya.

Laura mendongak, "Kenapa, Nyonya?"

"Terima kasih," ucap Maria sembari tersenyum.

"Ke-Kenapa Nyonya yang berterima kasih?"

"Karena kamu juga mengobati rasa sepi saya di sini."

Hening. Tiba-tiba saja Maria dikejutkan oleh Laura yang menumpukan kepalanya di pangkuan Maria. Gadis itu tersedu dengan bahu bergetar.

'Lha, nangis?' batin Maria.

"Nyonya ... Kami tidak tahu harus bersyukur bagaimana lagi. Tuan telah membawa Bidadari ke rumahnya ..." tangis Laura.

Maria berkedip sembari mengangkat alis. Hatinya meringis geli. Tidakkah itu terlalu berlebihan? Bidadari, katanya. Aduh, Maria jadi salting. Namun di saat yang bersamaan ia jadi percaya diri.

"Tapi ... saya juga kasihan dengan Nyonya. Untuk ke depannya Nyonya harus lebih bersabar lagi, ya ..."

Kening Maria berkerut. "Kenapa?"

Laura mendongak dengan bibir mencebik. "Karena yang saya dengar, Tuan tidak suka wanita," ucapnya sekonyong-konyong.

Satu detik, dua detik.

Sunyi. Maria berkedip, berusaha memperjelas daya serap otaknya dalam menerima informasi. Tak ayal perkataan Laura memunculkan asumsi-asumsi negatif dalam kepala.

"Apa?" tanya Maria setelah beberapa saat.

"Nyonya belum tahu, ya? Seluruh penghuni kediaman ini sudah mafhum dengan kelainan Tuan yang satu itu. Bahwa sebetulnya Tuan itu ..." Laura menjeda perkataannya. Ia menggerakkan kedua tangannya dengan jari jemari mengerucut, membentuk dua orang yang hendak berciuman. "Gay."

"Ya?!" seru Maria tanpa sadar.

Laura mengangguk lesu. Wajahnya iba memandang Maria.

"Betul, Nyonya. Jeruk makan jeruk."

Terpopuler

Comments

Erfiana ana

Erfiana ana

beneran ga ni Lau infonya, bisa dipercaya ga, jangan2 berita hoax lgi hadeeuhh🤦

2025-01-22

1

𝐋α◦𝐒єησяιтꙷαᷜ 🇵🇸🇮🇩

𝐋α◦𝐒єησяιтꙷαᷜ 🇵🇸🇮🇩

duhhhh laura bikin gosip dehhh,, 😂

2023-09-02

0

𝐋α◦𝐒єησяιтꙷαᷜ 🇵🇸🇮🇩

𝐋α◦𝐒єησяιтꙷαᷜ 🇵🇸🇮🇩

lhaa iya kok Laura nangis 😅

bahasa nya kek aku klo ngobrol sma tmn2 ku yaaak

2023-09-02

0

lihat semua
Episodes
1 1. Pilu di Balik Hujan
2 2. Menikah dengan Kakak Ipar
3 3. Tempat Asing
4 4. Tangis Kerinduan
5 5. Buku Bersampul Biru
6 6. Tenggelam dalam Kegelapan
7 7. Salah Paham
8 8. Sulit Dimengerti
9 9. Ruang Spa
10 10. Oleh-oleh dari Paris
11 11. Jeruk Makan Jeruk
12 12. Elusif
13 13. Pelukan
14 14. Sisi Lain Gibran
15 15. Tamu tak Diduga
16 16. Perhatian Gibran
17 17. Rayan dan Gibran
18 18. Labirin Berbahaya
19 19. Pagutan Hangat
20 20. Tidur Bersama
21 21. Crazy Rich
22 22. Saling Mendekat
23 23. Tamu dari Jepang
24 24. Intimate
25 25. Totality Kiss
26 26. Awkward
27 27. Blue Shappire
28 28. Special Earrings
29 29. Someone and Incident
30 30. Reality
31 31. Sweet and Closer
32 32. Swing
33 33. Sky Dinner
34 34. Valencia's Boyfriend
35 35. Complicated
36 36. Rumors
37 37. Maid
38 38. Escapement
39 39. Persuasion
40 40. Fearful
41 41. Eschew
42 42. Indignation
43 43. Conversation
44 44. Consequence
45 45. Husband's Role
46 46. Concession
47 47. Pasar Buah
48 48. Something in Forest
49 49. Blue Lake
50 50. Complementary
51 51. Grandfather
52 52. Family Destruction
53 53. Rustling Gym
54 54. Something in the Past
55 55. Changed
56 56. Hesitated
57 57. Soft and Cuddly [18+]
58 58. Little Things
59 59. Elevator
60 60. His Claim
61 61. Meet After a Long Time
62 62. Bad Offer
63 63. Encounter
64 64. Incursion
65 65. Maria's Concerns
66 66. Bedroom Talk
67 67. Jealousy
68 68. That Woman
69 69. Publication [18+]
70 70. Pair Happiness
71 71. Bagas and His Reality
72 72. Fact in Past
73 73. Emergency
74 74. Maria's Afraid
75 75. Affection
76 76. Imagination
77 77. Hasty Tasty [18+]
78 78. Odd Message [18+]
79 79. Hot Ice Cream [18+]
80 80. Man in Slumber [18+]
81 81. Voyage (Go to New York)
82 82. Instability Hearts
83 83. Presumption
84 84. Weird Feeling
85 85. Maria's Behavior
86 86. Longing and Passion [18+]
87 87. Rendezvous
88 88. Homeward
89 89. Pregnancy
90 90. Cooking Night
91 91. Cravings
92 92. Morning Call
93 93. Brothers Secret
94 94. Punishment
95 95. Reminder
96 96. Monster
97 97. Long in Danger
98 98. Bloody Gloom
99 99. Miss and Mission
100 100. One of the Past
101 101. Come Back
102 102. Storm Closer
103 103. Gibran's Attempted
104 104. Missed Touch [18+]
105 105. Tragedy of Night
106 106. Solace [18+]
107 107. Gibran's Secrecy
108 108.
109 109. warning 18+
110 110. warning 18+
111 111.
112 112. Jakarta
113 113. Ceriosity
114 114. Attached Feeling
115 115. In the Light of
116 116. Say Love [18+]
117 117. Intricacy
118 118. The Treasure
119 119. A Wise for Husband
120 120. Two-sided
121 121. Cares
122 122. Indignant
123 123. A Piece of Memory
124 124. Apology
125 125. A Familiar Bag
126 126. Machination
127 127. Scream on Fire
128 128. Outrage
129 129. A Guilt
130 130. Bleeding Night
131 131. Why Always Me?
132 132. His Slip
133 133. Whiny Teary
134 134. Not Say but Do
135 135. Was Astonished
136 136. A S**t Restrictions
137 137. Claret
138 138. Heartache
139 139. Melancholy
140 140. Vengeance
141 141. A Dream
142 142. Small Talk
143 143. M and G
144 144. Rentwine
145 145. A Collapse
146 146. Meet the Ex
147 147. Disclosed
148 148. Falseness
149 149. Distant by Nigh
150 150. Flights at Night
151 151. Decide on Engagement
152 152. The Lost Thing
153 153. Undermine
154 154. Infect
155 155. Revenge
156 156. Terror
157 157. Chasing on the Road
158 158. A Necklace
159 159. Wrecked
160 160. Distress
161 161. Sugary
162 162. Preliminary
163 163. A Danger
164 164. Misdirected
165 165. Hope and Dismay
166 166. Hounding Hunt
167 167. Trapping
168 168. Seek in Chase
169 169. Take a Pain
170 170. Bidder
171 171. Return of Memory
172 172. FLASHBACK : The Beginning of Love
173 173. FLASHBACK : Elegy of Twilight
174 174. Mastermind
175 175. Be Over
176 176. Paid Off : Downfall of the Willis Family
177 177. Honesty and Misery
178 178. Beautiful Place for Sandra
179 179. Heroine : Goodness in the Dark
180 180. Finally : The Real Family
181 181. Regret : Our Promise
182 182. Recluse : Misunderstanding
183 183. Broken: When Love is Forced Out
184 184. Wicked : Wounds that Breed Cruelty
185 185. New Life : Harmony
186 186. Silly and Desire
187 187. Whises and Denial
188 188. Surprised : Our Blessing
189 189. Ending : Happy Pleasure
190 190. Heaven : Beautiful Destiny of Sandra and Abhi
191 Short Story : Alisandra
192 Calibra : Rasa yang Tertunda
193 AFTER HIS PURPOSE
194 Karya Baru
195 Karya Baru 2
196 AFTER HIS PURPOSE 2
197 Info Sekuel
Episodes

Updated 197 Episodes

1
1. Pilu di Balik Hujan
2
2. Menikah dengan Kakak Ipar
3
3. Tempat Asing
4
4. Tangis Kerinduan
5
5. Buku Bersampul Biru
6
6. Tenggelam dalam Kegelapan
7
7. Salah Paham
8
8. Sulit Dimengerti
9
9. Ruang Spa
10
10. Oleh-oleh dari Paris
11
11. Jeruk Makan Jeruk
12
12. Elusif
13
13. Pelukan
14
14. Sisi Lain Gibran
15
15. Tamu tak Diduga
16
16. Perhatian Gibran
17
17. Rayan dan Gibran
18
18. Labirin Berbahaya
19
19. Pagutan Hangat
20
20. Tidur Bersama
21
21. Crazy Rich
22
22. Saling Mendekat
23
23. Tamu dari Jepang
24
24. Intimate
25
25. Totality Kiss
26
26. Awkward
27
27. Blue Shappire
28
28. Special Earrings
29
29. Someone and Incident
30
30. Reality
31
31. Sweet and Closer
32
32. Swing
33
33. Sky Dinner
34
34. Valencia's Boyfriend
35
35. Complicated
36
36. Rumors
37
37. Maid
38
38. Escapement
39
39. Persuasion
40
40. Fearful
41
41. Eschew
42
42. Indignation
43
43. Conversation
44
44. Consequence
45
45. Husband's Role
46
46. Concession
47
47. Pasar Buah
48
48. Something in Forest
49
49. Blue Lake
50
50. Complementary
51
51. Grandfather
52
52. Family Destruction
53
53. Rustling Gym
54
54. Something in the Past
55
55. Changed
56
56. Hesitated
57
57. Soft and Cuddly [18+]
58
58. Little Things
59
59. Elevator
60
60. His Claim
61
61. Meet After a Long Time
62
62. Bad Offer
63
63. Encounter
64
64. Incursion
65
65. Maria's Concerns
66
66. Bedroom Talk
67
67. Jealousy
68
68. That Woman
69
69. Publication [18+]
70
70. Pair Happiness
71
71. Bagas and His Reality
72
72. Fact in Past
73
73. Emergency
74
74. Maria's Afraid
75
75. Affection
76
76. Imagination
77
77. Hasty Tasty [18+]
78
78. Odd Message [18+]
79
79. Hot Ice Cream [18+]
80
80. Man in Slumber [18+]
81
81. Voyage (Go to New York)
82
82. Instability Hearts
83
83. Presumption
84
84. Weird Feeling
85
85. Maria's Behavior
86
86. Longing and Passion [18+]
87
87. Rendezvous
88
88. Homeward
89
89. Pregnancy
90
90. Cooking Night
91
91. Cravings
92
92. Morning Call
93
93. Brothers Secret
94
94. Punishment
95
95. Reminder
96
96. Monster
97
97. Long in Danger
98
98. Bloody Gloom
99
99. Miss and Mission
100
100. One of the Past
101
101. Come Back
102
102. Storm Closer
103
103. Gibran's Attempted
104
104. Missed Touch [18+]
105
105. Tragedy of Night
106
106. Solace [18+]
107
107. Gibran's Secrecy
108
108.
109
109. warning 18+
110
110. warning 18+
111
111.
112
112. Jakarta
113
113. Ceriosity
114
114. Attached Feeling
115
115. In the Light of
116
116. Say Love [18+]
117
117. Intricacy
118
118. The Treasure
119
119. A Wise for Husband
120
120. Two-sided
121
121. Cares
122
122. Indignant
123
123. A Piece of Memory
124
124. Apology
125
125. A Familiar Bag
126
126. Machination
127
127. Scream on Fire
128
128. Outrage
129
129. A Guilt
130
130. Bleeding Night
131
131. Why Always Me?
132
132. His Slip
133
133. Whiny Teary
134
134. Not Say but Do
135
135. Was Astonished
136
136. A S**t Restrictions
137
137. Claret
138
138. Heartache
139
139. Melancholy
140
140. Vengeance
141
141. A Dream
142
142. Small Talk
143
143. M and G
144
144. Rentwine
145
145. A Collapse
146
146. Meet the Ex
147
147. Disclosed
148
148. Falseness
149
149. Distant by Nigh
150
150. Flights at Night
151
151. Decide on Engagement
152
152. The Lost Thing
153
153. Undermine
154
154. Infect
155
155. Revenge
156
156. Terror
157
157. Chasing on the Road
158
158. A Necklace
159
159. Wrecked
160
160. Distress
161
161. Sugary
162
162. Preliminary
163
163. A Danger
164
164. Misdirected
165
165. Hope and Dismay
166
166. Hounding Hunt
167
167. Trapping
168
168. Seek in Chase
169
169. Take a Pain
170
170. Bidder
171
171. Return of Memory
172
172. FLASHBACK : The Beginning of Love
173
173. FLASHBACK : Elegy of Twilight
174
174. Mastermind
175
175. Be Over
176
176. Paid Off : Downfall of the Willis Family
177
177. Honesty and Misery
178
178. Beautiful Place for Sandra
179
179. Heroine : Goodness in the Dark
180
180. Finally : The Real Family
181
181. Regret : Our Promise
182
182. Recluse : Misunderstanding
183
183. Broken: When Love is Forced Out
184
184. Wicked : Wounds that Breed Cruelty
185
185. New Life : Harmony
186
186. Silly and Desire
187
187. Whises and Denial
188
188. Surprised : Our Blessing
189
189. Ending : Happy Pleasure
190
190. Heaven : Beautiful Destiny of Sandra and Abhi
191
Short Story : Alisandra
192
Calibra : Rasa yang Tertunda
193
AFTER HIS PURPOSE
194
Karya Baru
195
Karya Baru 2
196
AFTER HIS PURPOSE 2
197
Info Sekuel

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!