Chapter 14 - Fajar-Ku

Selesai semuanya makan, satu persatu mulai membubarkan diri untuk kembali ke kegiatan masing-masing. Ada juga beberapa pemain SMKN 2 yang berlatih di lapangan SMA Harapan selagi mereka di sana.

Laga yang terbilang panas itu akhirnya mendingin ketika mereka makan bersama layaknya keluarga. Namun, mereka jelas akan kembali bertemu di Youth Tournament yang akan digelar dalam 2 minggu dari sekarang.

Tentunya setiap sekolah yang ada di sektor Sulawesi Tengah sedang mempersiapkan skuad terbaik untuk berlaga dalam pagelaran semusim sekali tersebut.

Youth Tournament sendiri memiliki sektor Provinsi yang di dalamnya ada 34 provinsi. Ketika setiap provinsi berakhir pada akhir musim, posisi 1 adalah pemenangnya dan berhak melaju ke tingkat nasional.

Sebuah tim akan bertanding bersama 33 tim terbaik lainnya. Namun, itu adalah impian dari ratusan tim di setiap sektor.

Untuk SMA Harapan, tentunya harapan besar akan kembalinya mereka di National Youth Tournament. Mereka ingin membalaskan dendam kepada SMA Jaya Bangsa asal Luwuk setelah mereka harus ditekuk pada laga penentuan sekaligus laga terakhir kedua tim pada musim 2021/2022 di Youth Tournament untuk memperebutkan tiket National Youth Tournament.

Harapan itu akan ada pada setiap lubuk hati pemain SMA Harapan. Apalagi dengan anggota baru yang cukup potensial, mereka semakin percaya bahwa mampu bersaing kembali di turnamen tingkat nasional. Namun, mereka harus menunjukkan taring terlebih dahulu di tingkat provinsi, terlebih lagi membalaskan dendam!

Sulawesi Tengah sendiri memiliki 20 klub sepakbola sekolah terbaik yang berlaga di divisi utama Youth Tournament.

Ada 7 dari Palu, 5 dari Luwuk, 3 dari Ampana, 3 dari Poso, dan 2 dari Toli-toli. Hanya itu klub sepakbola sekolah yang mampu bersaing, yang lainnya harus menunggu waktunya.

Sekarang, Reza benar-benar tak tahu harus apa. Mereka diperintahkan untuk beristirahat dan keesokan hari harus latihan di akhir pelajaran sekolah. Ini adalah hari luang bagi Reza setelah jadwal padat setiap harinya.

Dalam perjalanan menuju rumah, dia menerima sebuah panggilan telepon dari nomor tak dikenal. Dengan rasa penasaran kuat, Reza mengangkat panggilan telepon tersebut.

“Halo, ini dengan siapa, yaa?” Reza berbicara dengan nada yang terbilang sopan.

“Heemm … halo-halo … apakah ada yang bisa dibanting?”

Sontak Reza terkejut ketika mendengar suara yang benar-benar familiar baginya, apalagi candaan tidak masuk akal itu. Tak terasa mulutnya bergetar, jantungnya berdegup kencang.

“Ka-kau …?”

“Yo! Apa ini Si Eca cengeng yang Fajar kenal dulu?” Nada candaan dari seberang terdengar.

Tubuh Reza bergetar, dia tak tahan. Dia lantas berlari mempercepat langkah menuju rumahnya yang hanya tersisa beberapa rumah lagi. Beberapa saat, dia sampai dan langsung memasuki rumah tanpa permisi sekalipun.

Kebetulan ibunya pergi berbelanja, jika tidak, maka dia akan dimarah habis-habisan karena tidak permisi bahkan kepada rumah sendiri. Adab baik itu selalu diajarkan oleh ibunya.

“He-hei! Ada apa, Eca?”

Suara kekacauan terjadi. Reza membanting pintu kamarnya, segera dia mencari sebuah berkas-berkas yang dia simpan rapi di dalam lemarinya.

Di sana, dia mendapati sebuah foto saat dia masih berusia 7 tahun bersama seorang lelaki berkulit putih dengan senyuman melengkung menambah kelucuannya, dia sedikit lebih tinggi. Reza pun membalik foto dan tertulis, Eca umur 7, Fajar-Ku umur 10.

“Kak Fajar?”

“Ah! Ternyata masih mengingatku. Sulit sekali mendapatkannya, aku dapat dari ibumu yang mendapatkan kontak ibuku terlebih dahulu, jadi … begitulah, untuk lebih jelasnya tanyakan saja pada ibumu!”

“Betul ternyata! Kak Fajar, Fajar-Ku! Kakak kemana saja! Bertahun-tahun, Kak!” Tak kuasa, Reza sedikit meneteskan bulir air mata.

“Yaah … seperti itulah. Sekarang Fajar-Mu ini sudah menjadi striker berbahaya loh. Sudah lama yaa tak melihatmu, sejak ….”

Visual ingatan dari Reza pun muncul.

...***...

8 tahun silam.

Dua orang anak laki-laki sedang bermain dengan riangnya. Mereka saling bertukar canda tawa, ketika yang kecil terluka, maka yang besar akan panik dan meminta pertolongan kepada orangtuanya.

Jika yang besar terluka, maka si kecil tak kalah panik, bahkan sangking paniknya hanya suara tangisan keluar dari mulutnya.

“Hahaha! Eca cengeng!”

“Iihh! Kak Fajar!”

Mereka berdua bermain layaknya anak seusia mereka, yaa, walaupun di antara keduanya ada jarak 3 tahun, tetapi tak menutup mereka tak boleh berteman atau bermain.

Namun, kesenangan itu berakhir ketika orangtua anak bernama Fajar harus pindah ke Ibukota. Fajar pun meninggalkan Reza kecil tanpa teman lagi.

“Eca! Jadilah kiper yang menjaga gawang di masa depan, sesuai cita-cita mu itu!

Kakak … akan membobol gawangmu!”

Karena keduanya suka sepakbola, maka cita-cita keduanya juga menyangkut sepakbola. Meskipun Reza kecil bercita-cita menjadi kiper, Fajar malah menjadi penyerang handal untuk membobol gawang yang dijaga Reza!

“Uhum! Eca akan jadi kiper!”

Keduanya pun berpisah dengan tangis haru. Orangtua Fajar juga enggan membuat anaknya harus bersedih kehilangan teman, tetapi mereka tak bisa berbuat apa-apa, menyangkut pekerjaan yang harus diselesaikan tanpa kompromi.

Dari situlah hubungan mereka terputus. Reza kecil benar-benar menjadi penyendiri, sebelum teman-teman sekolahnya mulai mengajaknya bermain. Bahkan sepakbola, dia dipilih jadi kiper, dalam permainan bertema kesenangan itu, Reza kecil harus kebobolan banyak gol.

...***...

Reza hanya bisa mengingat kenangan menyedihkan itu, dia bahkan tak menyadari perkataan dari Fajar.

“Oi! Dengerin dulu, hari Jumat, 17 Juni klub Kakak, Persija U-20 akan tandang ke Persipal U-20, di Palu!” Fajar berkata dengan bahagianya.

Dia juga ingin sekali bertemu dengan teman, tidak, seorang teman yang dia anggap adalah adiknya sendiri. Dia benar-benar nostalgia ketika masa-masa bermain bersama.

“Kak Fajar masuk Persija U-20 ?!”

“Yoi! Bentar lagi kalau Kakak bisa menunjukkan performa baik, Kakak akan promosi ke tim utama! Persija Jakarta yang bermain di liga 1 Indonesia!”

Reza benar-benar bangga dengan teman yang dia anggap adalah kakaknya itu. Dia tidak menyangka dalam 8 tahun tak berhubungan, sekarang dia mendapatkan kabar bahagia.

“Eca juga jadi kiper loh! Di SMA Harapan! Dan … Kakak tahu apa? Eca secara langsung diundang dalam pelatihan dan seleksi U-17 dalam laga Kualifikasi Piala Asia U-17 2023!”

Sontak dari seberang terdengar keributan bahkan suara tersedak benar-benar terdengar jelas.

“Iya?! Wah beruntung sekali!”

Keduanya pun saling berbincang tentang 8 tahun kehidupan mereka setelah berpisah. Itu benar-benar menghabiskan waktu hingga matahari benar-benar berada di atas kepala, itu tepat tengah hari.

Perbincangan itu juga didengar oleh Citra yang sudah pulang berbelanja mingguan. Dia merasa bersyukur mendapatkan nomor ibunya Fajar yang membuat kedua keluarga ini bisa saling berhubungan membentuk tali silaturahmi.

“Sudah dulu, yaa! Kak Fajar mau BAB!”

“Diam! Eca lagi ngemil ini!” Reza tentu sedikit kesal dengan pembicaraan yang tiba-tiba langsung ke hal kotor tersebut selagi dengan mengemil makanan ringan.

“Hahaha! Kena kau! Dadahh … sampai jumpa di hari Jumat!”

Perbincangan di antaranya pun terhenti. Reza juga segera disuruh mandi oleh Citra dan makan siang dengan masakan yang sudah disediakan.

“Kak Fajar, akan Eca tunjukkan betapa bagusnya kiper ini.”

Reza dengan sorot mata tajam membuat dia terlihat bersungguh-sungguh.

“Yaa … walaupun pakai sistem curang, tehe~”

Terpopuler

Comments

Al

Al

Jadi Semangat Baca 😋

2023-05-22

1

glanter

glanter

ayo masukan bolanya.....

2023-02-05

3

Penyuka Novel

Penyuka Novel

sy jadi baper( ꈍᴗꈍ)

2022-11-20

3

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01 - Kiper Gagal
2 Chapter 02 - Sistem Sepakbola
3 Chapter 03 - Tes Masuk Klub Sepakbola SMA Harapan
4 Chapter 04 - Tes Terakhir
5 Chapter 05 - Tim Baru Vs. Timnas U-16
6 Chapter 06 - Tes Terakhir Selesai
7 Chapter 07 - Keputusan
8 Chapter 08 - Sedikit Menyombongkan Diri
9 Chapter 09 - Pertandingan Persahabatan
10 Chapter 10 - Reza Kusuma Vs. I Nyoman Wardhana
11 Chapter 11 - Tendangan Mematikan
12 Chapter 12 - Kegigihan I Nyoman
13 Chapter 13 - Makan Enak!
14 Chapter 14 - Fajar-Ku
15 Chapter 15 - Evaluasi Pertandingan
16 Chapter 16 - Solusi
17 Chapter 17 - Laga Persija U-20 Vs. Persipal U-20
18 Chapter 18 - Laga Perdana Youth Tournament
19 Chapter 19 - Ditembusnya Laba-laba Hitam
20 Chapter 20 - Pembalasan
21 Chapter 21 - Akhir Pertandingan
22 Chapter 22 - Hadiah Dari Ibu
23 Chapter 23 - Porsi Latihan Tambahan
24 Chapter 24 - Gadis Menawan
25 Chapter 25 - Hari yang Santai
26 Chapter 26 - Murid Baru
27 Chapter 27 - Laga Kedua!
28 Chapter 28 - Adrian Sang Tembok Raksasa Gesit
29 Chapter 29 - Tarik Ulur dan Pelanggaran
30 Chapter 30 - 7 Penyelamatan Memukau
31 Chapter 31 - Kemenangan Beruntun
32 Chapter 32 - Babak Baru
33 Chapter 33 - Tiba di Jakarta
34 Chapter 34 - Latihan Menjelang Laga
35 Chapter 35 - Guam (1)
36 Chapter 36 - Guam (2)
37 Chapter 37 - Guam (3)
38 Chapter 38 - Uni Emirat Arab (1)
39 Chapter 39 - Uni Emirat Arab (2)
40 Chapter 40 - Uni Emirat Arab (3)
41 Chapter 41 - Uni Emirat Arab (4)
42 Chapter 42 - Palestina (1)
43 Chapter 43 - Palestina (2)
44 Chapter 44 - Palestina (3)
45 Chapter 45 - Konferensi Pers Pasca Pertandingan
46 Chapter 46 - Malaysia (1)
47 Chapter 47 - Malaysia (2)
48 Chapter 48 - Malaysia (3)
49 Chapter 49 - Membuka Peluang dan Liburan
50 Chapter 50 - Bertemu Ibu dan Bersenang-senang
51 Chapter 51 - Kembali Ke Palu
52 Chapter 52 - Bertemu Bryan
53 Chapter 53 - Laga Kedelapan Belas!
54 Chapter 54 - Ada Hati
55 Chapter 55 - Sedikit Goyah, Terlalu Terlena!
56 Chapter 56 - Perjuangan Dramatis
57 Chapter 57 - Akhirnya Tawaran Datang
58 Chapter 58 - Kontrak Awal
59 Chapter 59 - Agen Bryan Adams
60 Chapter 60 - Mimpi Perlahan Mengungkap
61 Chapter 61 - Bertemu Lagi, Febri.
62 Chapter 62 - Tangan ‘Sakti’ Saktiawan
63 Chapter 63 - Tes Medis dan Kontrak Agen
64 Chapter 64 - Terlalu Dilebih-lebihkan
65 Chapter 65 - Rekap Setengah Musim
66 Chapter 66 - Tiba Di Slovakia
67 Chapter 67 - Latihan untuk Beradaptasi & Misi Sistem
68 Chapter 68 - Pekan Ke Sembilan Belas Liga Slowakia
69 Chapter 69 - Gol Debut
70 Chapter 70 - Babak Kedua Melawan Banská Bystrica
71 Chapter 71 - Debut Gemilang Membawa Kontrak Profesional
72 Chapter 72 - Motivasi
73 Chapter 73 - Lanjutan Liga Super Slowakia
74 Chapter 74 - Berakhir Seri? Tidak!
75 Chapter 75 - Knuckle Shoot
76 Chapter 76 - Spartak Trnava (1)
77 Chapter 77 - Spartak Trnava (2)
78 Chapter 78 - Sedikit Ulasan Reza dan Piala Slowakia
79 Chapter 79 - Laga Terakhir Liga Super Slowakia Musim 2022/2023
80 Chapter 80 - Scorpion Kick untuk Cetak Skor!
81 Chapter 81 - Slovan Bratislava –Semifinal Piala Slowakia– (1)
82 Chapter 82 - Slovan Bratislava –Semifinal Piala Slowakia– (2)
83 Chapter 83 - Final Piala Slowakia (1)
84 Chapter 84 - Final Piala Slowakia (2)
85 Pengumuman!
86 Chapter 85 - I'm Coming Back to Indonesia!
87 Chapter 86 - Sedikit Bersenang-senang
88 Chapter 87 - Pemusatan Latihan Dimulai
89 Chapter 88 - Tiba di Jepang
90 Chapter 89 - Laga Pembuka, Jepang U-17 Vs. Indonesia U-17
91 Chapter 90 - Timnas U-17 Jepang yang Kuat
92 Chapter 91 - Hasil yang Baik
93 Chapter 92 - Musuh dari Asia Tenggara, Thailand.
94 Chapter 93 - Terpaksa Imbang
95 Chapter 94 - Insiden
96 Chapter 95 - Merasa Lega bagai Semua Beban Hilang
97 Chapter 96 - Perempat Final, Menghadapi Vietnam.
98 Chapter 97 - Mereka Tak Sportif
99 Chapter 98 - Lolos Semifinal!
100 Chapter 99 - Semifinal yang Terasa Mudah –Laga Cepat–
101 Chapter 100 - Lemparan Rekor Dunia!
102 Chapter 101 - Kemenangan!
103 Chapter 102 - Awal Musim yang Baik
104 Chapter 103 - The First Match In Champions League
105 Chapter 104 - Ketika Barca Dipecundangi
106 Chapter 105 - Bersama Kita Pasti Menang
107 Chapter 106 - Ternyata Tidak Sekompetitif Itu
108 Chapter 107 - Penyelamatan yang Memverifikasi Kemenangan
109 Chapter 108 - Tendangan yang Mematahkan Prediksi
110 Chapter 109 - Manuver Indah!
111 Chapter 110 - Kedatangan Orang yang Spesial
112 Chapter 111 - Road to 16 & Undangan Timnas!
113 Chapter 112 - Langsung ke Qatar
114 Chapter 113 - Persiapan & Laga Pertama Grup B
115 Chapter 114 - Pertandingan Menyenangkan!
116 Chapter 115 - Cukup Menang Tipis
117 Chapter 116 - Pengguna Sistem Lain
118 Chapter 117 - Tendangan Meriam dari Eldor Shukurov
119 Chapter 118 - Duel Antara Reza dan Eldor
120 Chapter 119 - Misi Nyaris Mustahil
121 Chapter 120 - Tendangan yang Nyaris Menghilangkan Nyawa
122 Chapter 121 - Enam Belas Besar, Menghadapi Jepang
123 Chapter 122 - Pemberi Kejutan
124 Chapter 123 - Menghadapi Tuan Rumah, Qatar –Pertandingan Cepat–
125 Chapter 124 - Keinginan
126 Chapter 125 - Memutuskan
127 Chapter 126 - Babak Adu Penalti Dimulai
128 Chapter 127 - Penghabisan
129 Chapter 128 - Hadiah Misi
130 Chapter 129 - Indonesia VS Korea Selatan
131 Chapter 130 - Kemenangan yang Terasa Aneh
132 Promosi
133 Chapter 131 - Perjamuan Makan Malam dari Presiden Indonesia
134 Chapter 132 - Balik ke Trenčín
135 Chapter 133 - AS Trenčín VS Juve –Enam Belas Besar UCL– (1)
136 Chapter 134 - AS Trenčín VS Juve –Enam Belas Besar UCL– (2)
137 Chapter 135 - Manchester Unity!
138 Chapter 136 - Menang, Tetapi Ricuh!
139 Chapter 137 - Semifinal yang Menentukan!
140 Chapter 138 - Cedera dan Pembalasan Diakhir
141 Chapter 139 - Tendangan Kylian dan Naymar!
142 Chapter 140 - Final UCL Terpanas dan Terseru!
143 Chapter 141 - Mencetak Sejarah Baru!
144 Chapter 142 - Klub Profesional Reza Kedua!
145 Chapter 143 - Debut di Piala Super Italia
146 Chapter 144 - Nominasi Penghargaan
147 Chapter 145 - Perjalanan Panjang
148 Chapter 146 - Piala Dunia 2026
149 Chapter 147 - Indonesia Vs. Argentina (1)
150 Chapter 148 - Indonesia Vs. Argentina (2)
151 Chapter 149 - Indonesia Vs. Argentina (3)
152 Chapter 150 - Indonesia Vs. Jerman (1)
153 Chapter 151 - Indonesia Vs. Jerman (2)
154 Chapter 152 - Indonesia Vs. Jerman (3)
155 Chapter 153 - Indonesia Vs. Italia
156 Chapter 154 - Enam Belas Besar Piala Dunia 2026!
157 Chapter 155 - Hari yang Indah Bagi Indonesia
158 Chapter 156 - Reuni Rival Lama dan Frederic Kiper Andal
159 Chapter 157 - Indonesia Vs. Prancis (1)
160 Chapter 158 - Indonesia Vs. Prancis (2)
161 Chapter 159 - Segel Nol Kedua Kiper
162 Chapter 160 - Sistem Sepakbola : Pembunuh Tendangan
163 Chapter 161 - Hari yang Tenang
164 Chapter 162 - Menghadapi “Mantan” Penjajah
165 Chapter 163 - Tiket Emas Final
166 Chapter 164 - Puncak Panggung Dunia!
167 Chapter 165 - Pelajaran Terakhir dari Tae-yong
168 Chapter 166 - Sejarah Baru Piala Dunia!
169 Chapter 167 - Perayaan Besar
170 Chapter 168 - Mengikat Janji Suci Bersama Vera
171 Chapter 169 - Pertemuan Tak Terduga
172 Chapter 170 - Penjelasan
173 Chapter 171 - Terungkap Segala Rahasia
174 Chapter 172 - Menatap Senja (Tamat)
Episodes

Updated 174 Episodes

1
Chapter 01 - Kiper Gagal
2
Chapter 02 - Sistem Sepakbola
3
Chapter 03 - Tes Masuk Klub Sepakbola SMA Harapan
4
Chapter 04 - Tes Terakhir
5
Chapter 05 - Tim Baru Vs. Timnas U-16
6
Chapter 06 - Tes Terakhir Selesai
7
Chapter 07 - Keputusan
8
Chapter 08 - Sedikit Menyombongkan Diri
9
Chapter 09 - Pertandingan Persahabatan
10
Chapter 10 - Reza Kusuma Vs. I Nyoman Wardhana
11
Chapter 11 - Tendangan Mematikan
12
Chapter 12 - Kegigihan I Nyoman
13
Chapter 13 - Makan Enak!
14
Chapter 14 - Fajar-Ku
15
Chapter 15 - Evaluasi Pertandingan
16
Chapter 16 - Solusi
17
Chapter 17 - Laga Persija U-20 Vs. Persipal U-20
18
Chapter 18 - Laga Perdana Youth Tournament
19
Chapter 19 - Ditembusnya Laba-laba Hitam
20
Chapter 20 - Pembalasan
21
Chapter 21 - Akhir Pertandingan
22
Chapter 22 - Hadiah Dari Ibu
23
Chapter 23 - Porsi Latihan Tambahan
24
Chapter 24 - Gadis Menawan
25
Chapter 25 - Hari yang Santai
26
Chapter 26 - Murid Baru
27
Chapter 27 - Laga Kedua!
28
Chapter 28 - Adrian Sang Tembok Raksasa Gesit
29
Chapter 29 - Tarik Ulur dan Pelanggaran
30
Chapter 30 - 7 Penyelamatan Memukau
31
Chapter 31 - Kemenangan Beruntun
32
Chapter 32 - Babak Baru
33
Chapter 33 - Tiba di Jakarta
34
Chapter 34 - Latihan Menjelang Laga
35
Chapter 35 - Guam (1)
36
Chapter 36 - Guam (2)
37
Chapter 37 - Guam (3)
38
Chapter 38 - Uni Emirat Arab (1)
39
Chapter 39 - Uni Emirat Arab (2)
40
Chapter 40 - Uni Emirat Arab (3)
41
Chapter 41 - Uni Emirat Arab (4)
42
Chapter 42 - Palestina (1)
43
Chapter 43 - Palestina (2)
44
Chapter 44 - Palestina (3)
45
Chapter 45 - Konferensi Pers Pasca Pertandingan
46
Chapter 46 - Malaysia (1)
47
Chapter 47 - Malaysia (2)
48
Chapter 48 - Malaysia (3)
49
Chapter 49 - Membuka Peluang dan Liburan
50
Chapter 50 - Bertemu Ibu dan Bersenang-senang
51
Chapter 51 - Kembali Ke Palu
52
Chapter 52 - Bertemu Bryan
53
Chapter 53 - Laga Kedelapan Belas!
54
Chapter 54 - Ada Hati
55
Chapter 55 - Sedikit Goyah, Terlalu Terlena!
56
Chapter 56 - Perjuangan Dramatis
57
Chapter 57 - Akhirnya Tawaran Datang
58
Chapter 58 - Kontrak Awal
59
Chapter 59 - Agen Bryan Adams
60
Chapter 60 - Mimpi Perlahan Mengungkap
61
Chapter 61 - Bertemu Lagi, Febri.
62
Chapter 62 - Tangan ‘Sakti’ Saktiawan
63
Chapter 63 - Tes Medis dan Kontrak Agen
64
Chapter 64 - Terlalu Dilebih-lebihkan
65
Chapter 65 - Rekap Setengah Musim
66
Chapter 66 - Tiba Di Slovakia
67
Chapter 67 - Latihan untuk Beradaptasi & Misi Sistem
68
Chapter 68 - Pekan Ke Sembilan Belas Liga Slowakia
69
Chapter 69 - Gol Debut
70
Chapter 70 - Babak Kedua Melawan Banská Bystrica
71
Chapter 71 - Debut Gemilang Membawa Kontrak Profesional
72
Chapter 72 - Motivasi
73
Chapter 73 - Lanjutan Liga Super Slowakia
74
Chapter 74 - Berakhir Seri? Tidak!
75
Chapter 75 - Knuckle Shoot
76
Chapter 76 - Spartak Trnava (1)
77
Chapter 77 - Spartak Trnava (2)
78
Chapter 78 - Sedikit Ulasan Reza dan Piala Slowakia
79
Chapter 79 - Laga Terakhir Liga Super Slowakia Musim 2022/2023
80
Chapter 80 - Scorpion Kick untuk Cetak Skor!
81
Chapter 81 - Slovan Bratislava –Semifinal Piala Slowakia– (1)
82
Chapter 82 - Slovan Bratislava –Semifinal Piala Slowakia– (2)
83
Chapter 83 - Final Piala Slowakia (1)
84
Chapter 84 - Final Piala Slowakia (2)
85
Pengumuman!
86
Chapter 85 - I'm Coming Back to Indonesia!
87
Chapter 86 - Sedikit Bersenang-senang
88
Chapter 87 - Pemusatan Latihan Dimulai
89
Chapter 88 - Tiba di Jepang
90
Chapter 89 - Laga Pembuka, Jepang U-17 Vs. Indonesia U-17
91
Chapter 90 - Timnas U-17 Jepang yang Kuat
92
Chapter 91 - Hasil yang Baik
93
Chapter 92 - Musuh dari Asia Tenggara, Thailand.
94
Chapter 93 - Terpaksa Imbang
95
Chapter 94 - Insiden
96
Chapter 95 - Merasa Lega bagai Semua Beban Hilang
97
Chapter 96 - Perempat Final, Menghadapi Vietnam.
98
Chapter 97 - Mereka Tak Sportif
99
Chapter 98 - Lolos Semifinal!
100
Chapter 99 - Semifinal yang Terasa Mudah –Laga Cepat–
101
Chapter 100 - Lemparan Rekor Dunia!
102
Chapter 101 - Kemenangan!
103
Chapter 102 - Awal Musim yang Baik
104
Chapter 103 - The First Match In Champions League
105
Chapter 104 - Ketika Barca Dipecundangi
106
Chapter 105 - Bersama Kita Pasti Menang
107
Chapter 106 - Ternyata Tidak Sekompetitif Itu
108
Chapter 107 - Penyelamatan yang Memverifikasi Kemenangan
109
Chapter 108 - Tendangan yang Mematahkan Prediksi
110
Chapter 109 - Manuver Indah!
111
Chapter 110 - Kedatangan Orang yang Spesial
112
Chapter 111 - Road to 16 & Undangan Timnas!
113
Chapter 112 - Langsung ke Qatar
114
Chapter 113 - Persiapan & Laga Pertama Grup B
115
Chapter 114 - Pertandingan Menyenangkan!
116
Chapter 115 - Cukup Menang Tipis
117
Chapter 116 - Pengguna Sistem Lain
118
Chapter 117 - Tendangan Meriam dari Eldor Shukurov
119
Chapter 118 - Duel Antara Reza dan Eldor
120
Chapter 119 - Misi Nyaris Mustahil
121
Chapter 120 - Tendangan yang Nyaris Menghilangkan Nyawa
122
Chapter 121 - Enam Belas Besar, Menghadapi Jepang
123
Chapter 122 - Pemberi Kejutan
124
Chapter 123 - Menghadapi Tuan Rumah, Qatar –Pertandingan Cepat–
125
Chapter 124 - Keinginan
126
Chapter 125 - Memutuskan
127
Chapter 126 - Babak Adu Penalti Dimulai
128
Chapter 127 - Penghabisan
129
Chapter 128 - Hadiah Misi
130
Chapter 129 - Indonesia VS Korea Selatan
131
Chapter 130 - Kemenangan yang Terasa Aneh
132
Promosi
133
Chapter 131 - Perjamuan Makan Malam dari Presiden Indonesia
134
Chapter 132 - Balik ke Trenčín
135
Chapter 133 - AS Trenčín VS Juve –Enam Belas Besar UCL– (1)
136
Chapter 134 - AS Trenčín VS Juve –Enam Belas Besar UCL– (2)
137
Chapter 135 - Manchester Unity!
138
Chapter 136 - Menang, Tetapi Ricuh!
139
Chapter 137 - Semifinal yang Menentukan!
140
Chapter 138 - Cedera dan Pembalasan Diakhir
141
Chapter 139 - Tendangan Kylian dan Naymar!
142
Chapter 140 - Final UCL Terpanas dan Terseru!
143
Chapter 141 - Mencetak Sejarah Baru!
144
Chapter 142 - Klub Profesional Reza Kedua!
145
Chapter 143 - Debut di Piala Super Italia
146
Chapter 144 - Nominasi Penghargaan
147
Chapter 145 - Perjalanan Panjang
148
Chapter 146 - Piala Dunia 2026
149
Chapter 147 - Indonesia Vs. Argentina (1)
150
Chapter 148 - Indonesia Vs. Argentina (2)
151
Chapter 149 - Indonesia Vs. Argentina (3)
152
Chapter 150 - Indonesia Vs. Jerman (1)
153
Chapter 151 - Indonesia Vs. Jerman (2)
154
Chapter 152 - Indonesia Vs. Jerman (3)
155
Chapter 153 - Indonesia Vs. Italia
156
Chapter 154 - Enam Belas Besar Piala Dunia 2026!
157
Chapter 155 - Hari yang Indah Bagi Indonesia
158
Chapter 156 - Reuni Rival Lama dan Frederic Kiper Andal
159
Chapter 157 - Indonesia Vs. Prancis (1)
160
Chapter 158 - Indonesia Vs. Prancis (2)
161
Chapter 159 - Segel Nol Kedua Kiper
162
Chapter 160 - Sistem Sepakbola : Pembunuh Tendangan
163
Chapter 161 - Hari yang Tenang
164
Chapter 162 - Menghadapi “Mantan” Penjajah
165
Chapter 163 - Tiket Emas Final
166
Chapter 164 - Puncak Panggung Dunia!
167
Chapter 165 - Pelajaran Terakhir dari Tae-yong
168
Chapter 166 - Sejarah Baru Piala Dunia!
169
Chapter 167 - Perayaan Besar
170
Chapter 168 - Mengikat Janji Suci Bersama Vera
171
Chapter 169 - Pertemuan Tak Terduga
172
Chapter 170 - Penjelasan
173
Chapter 171 - Terungkap Segala Rahasia
174
Chapter 172 - Menatap Senja (Tamat)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!